Anda di halaman 1dari 5

NOTULENSI KELOMPOK 5

KONSEP PENDAPATAN
AKUNTANSI A 2016

Nama Anggota :
1. Diah Nur Faidah (7211416003)
2. Elisabeth Putri (7211416011)
3. Dyah Windhari (7211416061)
4. Nur Indah Yuli P. (7211416064)
5. Rizka Amalia S. (7211416069)
6. Afifah Nurrahmasari (7211416077)

Sesi Diskusi Tahap 1

1. Tutut Rahayu (7211416008)


Pada buku Imam Ghozali halaman 329 poin 1 disebutkan pada tingkat potongan yang
rendah, jumlah yang relatif kecil tidak akan mempengaruhi pengukuran pendapatan.
Contohnya penjualan secara kredit, dengan potongan 10% dan akan dibayar dalam 60
hari, akan menghasilkan potongan kurang dari 2% dari total pendapatan (2/12x10%)
Pertanyaannya, potongan tersebut dialokasikan kemana?

Jawaban :
a. Diah Nur Faidah (7211416003)
Yang dimaksud dengan “tidak akan mempengaruhi pengukuran pendapatan”
dikarenakan pada potongan yang relatif kecil nilai transaksinya tidak begitu material
dan signifikan sehingga dapat diabaikan dalam konsep pendapatan secara teori.
Namun secara standar tentunya hal ini sudah diatur di PSAK sebagai pedoman mutlak
bagi akuntan. Untuk pengakuan dan alokasinya, potongan yang relatif kecil tetap
mengurangi jumlah pendapatan atau sebagai pengurang pendapatan, sehingga tidak
diberlakukan sebagai beban.

2. Siska Puji Lestari (7211416154)


Jelaskan yang dimaksud dengan pendapatan sebagai penurunan kewajiban!

Jawaban :
a. Afifah Nurrahmasari (7211416077)
Seperti sudah dijelaskan dalam karakteristik pendapatan yang merupakan aliran
masuk atau kenaikan aktiva atau penurunan kewajiban yang menandakan
pengaruhnya pada posisi keuangan perusahaan. Contoh sebagai penurunan kewajiban
bisa diliat pada saat perusahaan menerima pendapatan dimuka atau pembeli
membayar uang muka diawal sebelum adanya proses realisasi pendapatan berupa
produksi barang. Uang muka tersebut dicatat sebagai kewajiban (naik) kemudian akan
berkurang ketika proses realisasi selesai dan perusahaan menerima aliran masuk kas.
Sehingga berbarengan dengan pengakuan pendapatan tersebut, kewajiban yang
dimiliki perusahaan otomatis berkurang.

b. Diah Nur Faidah (7211416003)


Konsep pendapatan sebagai penurunan kewajiban dapat diilustrasikan
sebagai berikut :
 Proses Realisasi Pendapatan
Dalam transaksi secara normal, idealnya realisasi pendapatan dilakukan pada
saat pembayaran, yaitu ketika barang/jasa diserahkan kepada pembeli dan
pihak penjual menerima kas. Akan tetapi, dalam skema transaksi bisa saja
proses ini dilakukan di awal yaitu ketika ada uang muka maka timbul adanya
hutang atau kewajiban.
 Proses Pembentukan Pendapatan
Pembentukan pendapatan berupa proses produksi menyusul setelah timbulnya
kewajiban yang dimiliki perusahaan. Hal ini diakhiri dengan penyerahan
barang yang juga ditandai dengan penurunan kewajiban.

Dalam konsep pendapatan dalam kancah teori akuntansi, perusahaan baru boleh
mengakui pendapatan apabila memenuhi kedua proses ini, realisasi dan pembentukan.

3. Hisyam Alie (721416082)


Pada buku Imam Ghozali halaman 323 paragraf 1 bagian bawah disebutkan
pendapatan harus didefinisikan secara terpisah dari masalah pengukuran dan
pengakuan, bagaimana yang dimaksud dari pendapat tersebut?

Jawaban :
a. Diah Nur Faidah (7211416003)
Dalam konteks kalimat tersebut, pada paragraf satu kalimat kedua menyebutkan “Ada
kecenderungan bahwa pengertian pendapatan dikaitkan dengan masalah
pengukuran dan pengakuan pendapatan”. Hal ini mendasari menurut Imam
Ghozali, bahwa definisi pendapatan seharusnya dipisah dari masalah pengukuran dan
pengakuan. Mengapa? Jawabannya ada pada Hal. 324 kalimat teratas yang
mengatakan bahwa konsep pendapatan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan
pendapatan, misalnya karakteristik pendapatan, sifat pendapatan, dsb harus dijelaskan
lebih dahulu sebelum membicarakan masalah pengukuran dan pengakuan. Tapi tentu
secara konsep mungkin berbeda dengan pendapat orang lain.

b. Rizka Amalia S. (7211416069)


Jadi, dalam konsep pendapatan. Definisi dan hal-hal yang membentuk pendapatan itu
harus dijelaskan lebih dulu diawal, dari segi moneter atau fisik dan lain sebagainya
baru bisa menentukan pengukuran dan pengakuan.
Sesi Diskusi Tahap Dua

1. Dwi Utari (7211416013)


Apakah pendapatan bunga dapat didefinisikan sebagai keuntungan?

Jawaban :
a. Elizabeth Putri A.C (7211416011)
Menurut definisi pendapatan yaitu adanya aliran kas masuk atau kenaikan aktiva
ataupun penurunan kewajiban yang berasal dari kegiatan utama perusahaan, bisa
diartikan dari proses penyediaan barang/jasa, maka pendapatan bunga dianggap bukan
sebagai pendapatan bunga, akan tetapi diposisikan sebagai keuntungan yang ikut
menentukan perhitungan laba komprehensif perusahaan.

Sanggahan
Uswatun Khasanah (7211416004)
Lalu, pada karakteristik pendapatan yang ada di slide menyatakan “Menyandang beberapa
nama atau mengambil beberapa bentuk (sales, fees,interests, dividends, royalties, and rents).”
Apakah itu berarti pendapatan bunga juga termasuk pendapatan?

Jawaban :
b. Nur Indah Yuli P. (7211416064)
Pendapatan adalah konsep yang bersifat generik dan mencakup semua pos dengan
berbagai bentuk dan nama apapun. Perusahaan jasa, menunjukkan kegiatan atau jenis
jasa yang diberikan seperti pendapatan sewa, pendapatan jasa angkut, pendapatan
bunga, dan lainnya. Dalam SFAC No. 6, prg. 79, FASB menyatakan bahwa:
... the transactions and events from which revenues arise and the revenues
them¬selves are in many forms and are called by various names—for example,
output, deliveries, sales, fees, interest, dividends, royalties, and rent—depending on
the kinds of operations involved and the way revenues are recognized.

Tambahan :
Ulfatun Nikmah (7211416010)
Mungkin yang dimaksud disini adalah penamaan pendapatan berbeda setiap perusahaan
bergantung pada aktivitas operasional dan core business entitas. Seperti bank misalnya, maka
dilihat dari aktivitas utama bank, maka pendapatan bunga bisa jadi merupakan pendapatan
bagi mereka namun akan berbeda perlakuannya bila dibandingkan dengan perusahaan lain
seperti manufaktur, perusahaan jasa dan lain sebagainya.
2. Ratna Purnasari (7211416204)
Pada buku Imam Ghozali halaman 328 paragraf 3 telah dijelaskan mengenai capital
gains.
a. Maksudnya tidak dijual kembali seperti apa ilustrasinya?
Contoh untung bukan sebagai investasi?

Jawaban :
a. Dyah Windhari (7211416061)
Menurut Martin, bahwa pendapatan bisa dari capital gains dari penjualan investasi
yang diperoleh bukan dengan maksud untuk dijual kembali. Maksudnya adalah bahwa
pemerolehan capital gains ini awalnya tidak dimaksudkan untuk dijual kembali,
hanya sebagai aktiva perusahaan. Sedangkan FASB beropini bahwa pendapatan hanya
berasal dari aktivitas operasional perusahaan, bukan dari pendapatan atau investasi
oleh pemilik.

Tambahan :
1. Chelly Aprilia Wardhani (7211416145)
Mungkin hal ini bisa diilustrasikan seperti PT Bukit Asam yang merupakan anak
perusahaan dari Inalum. Artinya ada kepemilikan saham oleh pihak Inalum sebagai
induk sehingga perusahaan bisa mengakui pendapatan dari aktivitas Bukit Asam
sebagai anak perusahaannya.

2. Uswatun Khasanah (7211416004)


Dalam investasi, kita mengenal ada 3 istilah yaitu :
a. Held to maturity yaitu investasi yang perolehannya dimaksudkan sebagai investasi
jangka panjang sampai jatuh tempo.
b. Available for Sale yaitu investasi yang disediakan bisa untuk investasi jangka
panjang saja atau suatu saat bisa juga dijual.
c. Trading yaitu investasi yang diperoleh memang dimaksudkan untuk dijual kepada
pihak lain
Mungkin yang dimaksud capital gains disini mirip seperti salah satu dari ketiga
tersebut.

Tambahan dari pak Agus :

Dalam pandangan teori akuntansi, masing-masing pendapat dari para ahli tidak bisa ditarik
garis lurus dan disamakan. Artinya, setiap orang memiliki pendapat dan pemikiran masing-
masing terhadap konsep pendapatan.
1. Dilihat dari halaman 327 yang mengatakan bahwa semua aliran kas masuk dalam
perusahaan bisa dikatakan sebagai pendapatan, akan tetapi pada kalimat selanjutnya
disanggah oleh beberapa ahli
2. Suwardjono berpendapat bahwa tidak semua jumlah rupiah yang masuk ke kas
perusahaan berasal dari berbagai transaksi sehingga harus didefinisikan transaksi
seperti apa yang diakui sebagai pendapatan. Pada pandangan yang lebih luas, bahwa
semua hasil kegiatan bisnis dan investasi masuk dalam pendapatan. Artinya aktivitas
investasi dan penjualan aktiva yang merupakan keuntungan juga bisa diakui sebagai
pendapatan disamping dari hasil operasi. Sedangkan pada pandangan yang sempit,
hanya pendapatan dari operasional perusahaan yang dapat diakui sebagai pendapatan.

Hal ini juga menjawab pertanyaan dari Dwi Utari yang bertanya apakah pendapatan
bunga masuk sebagai pendapatan. Tentu, jika itu mengacu pada pandangan yang lebih
luas dan tidak jika itu mengacu pada pandangan yang lebih sempit. Hal ini juga
menjawab pertanyaan dari Ratna mengenai perbedaan opini antara Martin (1978) dan
FASB. Opini Martin merujuk pada pandangan yang lebih luas sehingga aktivitas
penjualan investasi berupa capital gains dapat diakui sebagai pendapatan, namun berbeda
halnya dengan FASB yang merujuk pada pandangan sempit bahwa hanya aliran masuk
kas yang berasal dari kegiatan utama perusahaanlah yang berhak diakui sebagai
pendapatan.

Anda mungkin juga menyukai