Anda di halaman 1dari 40

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN

DALAM MONITORING KEDALUARSA STIK/CASSETTE SEBAGAI


PENUNJANG ANALISA PADA LABORATORIUM IMUNOSEROLOGI
DI LABORATORIUM KESEHATAN PENGUJIAN KALIBRASI DAN
PENUNJANG MEDIS
DINAS KESEHATAN PROVINSI NTB

Oleh :

NAMA : Ni Luh Gita Dewi Lestari SST

NIP : 199403152019032008

JABATAN : Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama

UNIT KERJA : UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian


Kalibrasi dan Penunjang Medis

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DAN PENDIDIKAN PELATIHAN

PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

2019
HALAMAN PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI NILAI DASAR ASN

Judul : Monitoring Kedaluarsa Stik/Cassette Sebagai Penunjang


Analisa Pada Laboratorium Imunoserologi Di Laboratorium
Kesehatan Pengujian Kalibrasi Dan Penunjang Medis Dinas
Kesehatan Provinsi NTB

Penulis : Ni Luh Gita Dewi Lestari SST

Golongan : III/A

No. Absen : 23

Telah diperiksa dan disetujui untuk diseminarkan

Mataram, 2 Juli 2019

Penulis,

Ni Luh Gita Dewi Lestari SST


NIP. 199403152019032008

Mentor, Coach,

Edi Ramlan, SKM,.MPH Sally Salsabila, S.STP, M.P.P


NIP. 197111111992031006 NIP.198011041999122001

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................ i

HALAMAN PERSETUJUAN ................................................................................ ii

DAFTAR ISI .......................................................................................................... iii

DAFTAR TABEL ....................................................................................................v

DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. vi

BAB I.PENDAHULUAN ........................................................................................1

A. Latar Belakang ............................................................................................ 1

B. Tujuan.......................................................................................................... 3

1. Bagi Peserta ........................................................................................... 3

2. Bagi Organisasi ..................................................................................... 3

C. Ruang Lingkup Aktualisasi ......................................................................... 4

1. Sasaran Kerja Pegawai (SKP) .............. Error! Bookmark not defined.

2. Perintah Atasan .................................... Error! Bookmark not defined.

3. Inisiatif Sendiri ..................................... Error! Bookmark not defined.

BAB II.PENETAPAN ISU ......................................................................................5

A. Identifikasi Isu ............................................................................................. 5

B. Isu yang Diangkat ........................................................................................ 5

C. Dampak Jika Isu Tidak Dipecahkan ............................................................ 8

D. Gagasan Pemecahan Isu .............................................................................. 8

BAB III.RANCANGAN AKTUALISASI ............................................................10

A. Deskripsi Organisasi ................................................................................. 10

1. Nama Organisasi; Visi, Misi dan Tata Nilai Organisasi .............. Error!
Bookmark not defined.

2. Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi ................................................... 12

iii
3. Kedudukan Penulis dalam Struktur Organisasi ................................... 13

4. Tugas Pokok dan Fungsi Penulis ........................................................ 13

B. Nilai-nilai Dasar Profesi ASN ................................................................... 14

C. Rancangan Kegiatan .................................................................................. 18

D. Jadwal/Rencana Pelaksanaan Aktualisasi ................................................. 32

iv
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Analisis USG ............................................................................................ 5


Tabel 2. Indikator ANEKA ................................................................................... 15
Tabel 3. Rancangan Aktualisasi Nilai Dasar Profesi Apoteker Ahli Pertama ...... 18
Tabel 4. Timeline Kegiatan Aktualisasi ................................................................ 32

v
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Struktur Organisasi Puskesmas Bonjeruk .......... Error! Bookmark not


defined.

vi
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pegawai Negeri Sipil (ASN) memiliki peranan yang sangat
menentukan dalam mengelola potensi sumber daya alam dan manusia serta
demokrasi yang dapat mewujudkan visi dan misi negara sebagaimana
tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945. Untuk memainkan peran tersebut diperlukan sosok
PNS yang profesional, yaitu PNS yang mampu memenuhi standar
kompetensi jabatannya secara efektif dan efisien. Untuk dapat membentuk
PNS yang profesional maka perlu dilakukan pembinan melalui jalur
pelatihan.

Merujuk pada pasal 63 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 5


Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PNS wajib menjalanai masa
percobaan yang dilakasanakan melalui proses diklat terintegrasi untuk
membangun moral, kejujuran, semangat nasionalisme dan kebangsaan,
karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat
profesionalisme serta kompetensi bidang. Ketentuan tersebut dijelaskan
dalam Peraturan LAN Nomor 12 Tahun 2018 Pasal 5 ayat (1) dan (2),
Pelatihan Dasar CPNS bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS
yang dilakukan secara terintegrasi. Kompetensi sebagaimana dimaksud
diukur berdasarkan kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara;
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas
jabatannya; mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka
NKRI; dan menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan
sesuai dengan bidang tugas.

Dilihat dari Tugas Pokok dan Fungsi sarjana terapan teknologi


laboratorium medik di laboratorium kesehatan pengujian kalibrasi dan
penunjang medis, sebagai fungsional Analis kesehatan memiliki tugas

1
antara lain: mempersiapkan pasien untuk pemeriksaan laboratorium khusus
dan canggih,; melakukan pengambilan, penanganan serta menilai kualitas
spesimen laboratorium untuk pemeriksaan khusus dan canggih; mendeteksi
secara dini bila muncul penyimpangan dalam proses pemeriksaan di
laboratorium; menilai hasil pengujian kelaikan alat, metode, dan
bahan/reagensia (yang sudah ada dan baru), melakukan pemeriksaan dalam
bidang: kimia klinik (hematologi, biokimia klinik, imunologi,
imunohematologi), mikrobiologi (bakteriologi, parasitologi, mikologi,
virologi), diagnostik molekuler, biologi kedokteran, histoteknologi,
sitoteknologi, sitogenik dan toksikologi klinik sesuai bidang keahliannya;
membuat laporan hasil pemeriksaan laboratorium sesuai bidang
keahliannya; melakukan validasi secara analitis terhadap hasil pemeriksaan
laboratorium; merencanakan, mengevaluasi, menindaklanjuti program
pemantapan mutu laboratorium (internal dan eksternal); merencanakan dan
mengevaluasi program kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium;
merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program standarisasi
laboratorium; memberikan informasi secara analitis hasil pemeriksaan
laboratorium khusus dan canggih; membantu klinis dalam pemanfaatan data
laboratorium secara efektif dan efisien; merencanakan, melaksanakan
mengatur dan mengevaluasi kegiatan laboratorium; membimbing dan
membina ahli madya teknologi laboratorium medik dalam bidang teknik
kelaboratoriuman. Fungsi analis kesehatan di laboratorium adalah
membantu pekerjaan dan tugas kepala ruangan dalam pengelolaan dan
pencatatan reagen, stik/cassette dan melakukan pemeriksaan laboratorium
sesuai dengan formulir permintaan pemeriksaan.

Monitoring kedaluarsa stik/cassette di laboratorium imunoserologi


sangat untuk dilakukan karena akan berpengaruh terhadap jumlah
stik/cassette yang tersedia dan layak digunakan. Ketersediaan sik/cassette
yang cukup dan sesuai juga berdampak pada mutu pelayanan dan kepuasan
pasien. Tugas analis kesehatan adalah untuk menjamin ketersediaan

2
stik/cassette yang layak untuk pelayanan agar tidak terjadi kekosongan dan
ketidaksesuaian sehingga perlu dilakukan inovasi dalam proses monitoring
kedaluarsa stik/cassette di laboratorium imunoserologi.

Untuk menjalankan tugas dan pekerjaannya, ASN harus mengerti dan


mampu mengamalkan nilai-nilai dasar profesi ASN yang dikenal dengan
istilah ANEKA yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu dan Anti Korupsi. Dalam mengimplementasikan nilai-nilai dasar
tersebut, ASN juga dituntut untuk mampu bersikap dan bertindak
profesional sesuai dengan kompetensi masing-masing. Dalam menghadapi
tantangan dalam pekerjaannya, ASN juga harus mengerti kedudukan dan
perannya dalam manajemen ASN, menggunakan perspektif Whole of
Government dan dapat melayani publik dengan baik dan bertanggung jawab
sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku.

B. Tujuan
1. Bagi Peserta
Tujuan aktualisasi bagi peserta adalah:
a. Sebagai prasyarat kelulusan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil Golongan III Tahun Anggaran 2019 dengan pola baru,
b. Membentuk PNS yang memiliki integritas, profesional, netral dan
bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan
nepotisme. Hal tersebut dapat dibentuk dengan
menginternalisasikan nilai-nilai ANEKA serta mengerti kedudukan
dan perannya sebagai PNS dalam NKRI.

2. Bagi Organisasi
Tujuan dari aktualisasi nilai-nilai dasar PNS bagi organisasi adalah:
a. Untuk menciptakan lingkungan kerja yang mencerminkan nilai-
nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi).

3
b. Untuk menjadikan organisasi yang dapat memberikan pelayanan
yang berkualitas, khususnya dalam montoring kedaluarsa
stik/cassette,

C. Ruang Lingkup
Ruang lingkup dari aktualisasi ini yaitu pelaksanaan kegiatan
aktualisasi yang dilaksanakan selama 30 hari kerja terhitung mulai dari
tanggal 4 Juli sampai dengan 6 Agustus 2019 di lingkungan tempat kerja
yaitu UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi dan Penunjang
Medis, dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar akuntabilitas,
nasionalisme, etika, publik, komitmen mutu dan anti korupsi dalam
pelaksanaan jabatan sehari-hari khususnya peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan di UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi dan
Penunjang Medis.

4
BAB II
PENETAPAN ISU

A. Identifikasi Isu
Isu adalah sebuah masalah yang muncul pada sebuah instansi akibat
dari kesenjangan antara realita (kondisi saat ini) dengan kondisi ideal
(harapan para stakeholder). Rancangan aktualisasi ini dimulai dengan
mengidentifikasi isu yang muncul pada instansi kerja penulis di UPTD
Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi dan Penunjang Medis
Isu-isu yang ditemukan di UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian
Kalibrasi dan Penunjang Medis, antara lain sebagai berikut:
1. Kurangnya monitoring kedaluarsa reagen atau stik/cassette di
laboratorium Imunoserologi
2. Kurangnya monitoring suhu kulkas dan freezer di laboratorium
Imunoserologi
3. Kurangnya tindaklanjut terhadap kerusakan bagian-bagian peralatan di
laboratorium Imunoserologi
4. Kurang terstrukturnya susunan dan tata letak meja kursi dan ruang
pemeriksaan di laboratorium Imunoserologi
5. Kurangnya disiplin dalam menghadiri apel pagi.

B. Isu yang Diangkat


Dalam menganalisa isu-isu yang muncul tersebut, saya akan
menganalisa isu menggunakan alat penetapan isu berdasarkan APKL
(Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak). Aktual artinya benar-benar
terjadi dan sedang terjadi. Problematik artinya sebuah isu memiliki
permasalahan yang kompleks sehingga butuh dicarikan solusi
permasalahannya. Kekhalayakan artinya isu yang menyangkut hajat hidup
orang banyak. Layak artinya isu yang diangkat realistis dan masuk akal
untuk dipecahkan masalahnya.

5
Tabel 2.1 Pemilihan Isu melalui kriteria APKL
No Isu Kriteria Isu Total Rangking
Skor
A P K L
1 Kurangnya monitoring 5 5 4 4 18 1
kedaluarsa reagen atau
stik/cassette di laboratorium
Imunoserologi
2 Kurangnya monitoring suhu 3 3 2 3 11 5
kulkas dan freezer di
laboratorium Imunoserologi
3 Kurangnya tindaklanjut 4 4 3 4 15 2
terhadap kerusakan bagian-
bagian peralatan di
laboratorium Imunoserologi
4 Kurang terstrukturnya 3 3 3 3 12 4
susunan dan tata letak meja
kursi dan ruang pemeriksaan
di laboratorium
Imunoserologi
5 Kurangnya disiplin dalam 4 4 3 3 14 3
menghadiri apel pagi

Keterangan:
A: Aktual
P : Problematik
K : Kekhalayakan
L : Layak
Berdasarkan hasil dari analisa isu menggunakan metode APKL
(Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak) di atas, terdapat 2 buah isu
yang memenuhi kriteria. Diantaranya yaitu:

6
1. Kurangnya monitoring kedaluarsa reagen atau stik/cassette di
laboratorium Imunoserologi
2. Kurangnya tindaklanjut terhadap kerusakan bagian-bagian peralatan di
laboratorium Imunoserologi

Dari kedua isu tersebut, akan dilakukan analisa penetapan prioritas isu
menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness dan Growth). Urgency
artinya seberapa mendesaknya suatu isu untuk segera dibahas, dianalisis dan
ditindak lanjuti. Seriousness artinya seberapa serius suatu isu untuk segera
dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan. Growth adalah
seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani
segera.
Adapun analisis isu berdasarkan kriteria USG adalah sebagai berikut:

No Isu U S G Total Prioritas


1 Belum adanya monitoring 4 4 5 13 2
kedaluarsa reagen atau stik/
cassette di laboratorium
Imunoserologi
3 Kurangnya tindaklanjut terhadap 5 5 5 15 1
kerusakan bagian-bagian
peralatan di laboratorium
Imunoserologi
Tabel 2.2 Pemilihan Isu melalui kriteria USG
Keterangan:
U : Urgency Skor 5 : sangat USG
S : Seriousness Skor 4 : USG
G : Growth Skor 3 : cukup USG
Skor 2 : kurang USG
Skor 1 : tidak USG

7
Berdasarkan analisis isu menggunakan metode USG diatas dapat
disimpulkan bahwa isu nomor 1 mendapatkan jumlah terbesar sehingga
menjadi prioritas utama yang akan dipecahkan permasalahannya. Penulis
melihat tingkat urgency dari isu nomor 1 penting, hal ini dikarenakan jika
monitoring terhadap tanggal kedaluarsa stik/cassette kurang maka akan
berdampak kurang efektifnya pelayanan kesehatan di UPTD Laboratorium
Kesehatan Pengjian Kalibrasi dan Penunjang Medis. Isu tersebut juga
memberikan dampak serius (Seriousness) jika tidak segera ditangani, akan
menimbulkan masalah terhadap mutu pelayanan yang serius. Dari tingkat
Growth, jika isu tidak segera ditangani masalah ini akan berdampak pada
hilangnya pasien karena merasa pemeriksaan kurang lengkap.

C. Dampak Jika Isu Tidak Dipecahkan


Dampak jika isu tidak segera dipecahkan maka akan mengakibatkan
menurunnya kepercayaan dan kepuasan pasien terhadap pelayanan di UPTD
Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi dan Penunjang Medis, serta
mengakibatkan kerugian karena stik/cassette yang kedaluarsa tidak dapat
digunakan.

D. Gagasan Pemecahan Isu


Pemecahan isu yaitu “Kurangnya pengulangan materi medis mengenai
bantuan hidup dasar dan lanjutan untuk tenaga medis dan
paramedis”diperlukan langkah nyata untuk mengatasi isu tersebut. Untuk
melaksanakan rangkaian kegiatan penyelesaian isu, perlu dilakukan
implementasi nilai-nilai dasar ASN, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Adapun
berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan untuk menyelesaikan isi tersebut
adalah:
1) Konsultasi dengan Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Pengjian
Kalibrasi dan Penunjang Medis dan penanggung jawab ruangan
imunoserologi

8
2) Mengevaluasi kebutuhan stik/cassette dalam 1 tahun pada periode
sebelumnya
3) Membuat buku monitoring stok stik/cassette
4) Mengisi buku monitoring stok stik/cassette di laboratorium
imunoserologi
5) Menyusun stik/cassette yang tersedia berdasarkan waktul kedaluarsa
Menentukan jumlah safety stock
6) Membuat daftar permintaan reagen
7) Melakukan koordinasi dengan dokter penanggung jawab.

9
BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI

A. Deskripsi Organisasi
1. Struktur Organisasi Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi
dan Penunjang Medis
Awal berdiri tanggal 13 Oktober 1961 berdasarkan SK Gubernur
Provinsi NTB No. 763/Pen.47/I/21 tentang pembentukan Laboratorium
Kesehatan Daerah Tk.I Provinsi NTB.Tahun 1978 dialihkan sebagai
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Dengan SK Menkes No.
142/Menkes/SK/IV/1978 Tanggal 28 April 1978. Pada Tanggal 12
Desember 2000 Berdasarkan SK Bersama Menkes dan Menkessos
Nomor 1732/Menkes Kessos/2000, Balai Labkes Mataram
dikembalikan ke PEMDA Provinsi NTB.
Berdasarkan PERDA Provinsi NTB No. 13 Tahun 2001 Balai
Laboratorium Mataram berubah nama menjadi Balai Laboratorium
Kesehatan Masyarakat Pulau Lombok dan ditetapkan sebagai UPT
Dinas Kesehatan Provinsi NTB sampai Desember tahun 2016.
Berdasarkan PERGUB No.53 Tahun 2016, berubah menjadi Balai
Laboratorium Kesehatan Pengujian Dan Kalibrasi. Adapun uraian
tentang struktur organisasi UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian
Kalibrasi dan Penunjang Medis dijabarkan seperti pada gambar 2.1
berikut:

10
Gambar 2.1 Struktur Organisasi UPTD Laboratorium Kesehatan
Pengujian Kalibrasi dan Penunjang Medis

2. Visi Misi dan Nilai Organisasi


Sesuai dengan surat keputusan Kepala UPTD Laboratorium
Kesehatan Pengujian Kalibrasi dan Penunjang Medis memiliki visi,
“Menjadi Laboratorium Rujukan yang Berkualitas dan Terpercaya
Menuju NTB Gemilang”. Adapun misi adalah:
1. Meningkatkan Profesionalisme dan Mutu Sumber Daya
Laboratorium
2. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu Laboratorium sesuai Standar
Nasional dan Internasional
3. Meningkatkan Pelayanan Prima Dan Kemitraan

11
3. Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi
Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi
memiliki fungsi :
1) Penyusunan rencana program pemeriksaan laboratorium kesehatan
2) Pengkajian dan analisis teknis pemeriksaan laboratorium kesehatan
3) Pengujian dan penerapan teknologi laboratorium
4) Pelaksanaan kebijakan teknis laboratorium kesehatan
5) Pelaksanaan pemeriksaan laboratorium kesehatan perorangan
(LKP) yang meliputi pemeriksaan laboratorium klinik,
mikrobiologi, kimia, patologi dan imunologi dan specimen klinis
6) Pelaksanaan pemeriksaan laboratorium kesehatan masyarakat
(LKM) yang eliputi pemeriksaan laboratorium kesehatan
lingkungan, mikrobiologi, kimia dan fisika dari specimen
lingkungan.
7) Pelaksanaan kalibrasi, maintenance peralatan laboratorium dan
perbekalan.
8) Pelaksanaan pelayanan medis terbatas yang terdiri dari
pemeriksaan fisik – diagnostik, EKG, rontgen thoraks, konsultasi
pre dan post cek laboratorium
9) Pelaksanaan system rujukan terhadap hal-hal tersebut pada poin 5
dan 6 di atas serta pelaksanaan rujukan IPTEK
10) Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat
11) Penyelenggaraan administrasi umum dan keuangan.

12
4. Kedudukan Penulis dalam Struktur Organisasi

Penulis merupakan sarjana terapan teknologi laboratorium medik yang


menduduki jabatan fungsional sebagai pranata laboratorium kesehatan
ahli pertama di UPTD Laboratorium Kesehatan Pengujian Kalibrasi
Penunjang Medis, yang ditempatkan di Laboratorium Imunoserologi.

5. Tugas Pokok dan Fungsi Penulis


Tugas pokok dan Fungsi sarjana terapan teknologi
laboratorium medik:
a. Mempersiapkan pasien untuk pemeriksaan laboratorium khusus
dan canggih;
b. Melakukan pengambilan, penanganan serta menilai kualitas
spesimen laboratorium untuk pemeriksaan khusus dan canggih;
c. Mendeteksi secara dini bila muncul penyimpangan dalam proses
pemeriksaan di laboratorium;
d. Menilai hasil pengujian kelaikan alat, metode, dan
bahan/reagensia (yang sudah ada dan baru);
e. Melakukan pemeriksaan dalam bidang: kimia klinik (hematologi,
biokimia klinik, imunologi, imunohematologi), mikrobiologi
(bakteriologi, parasitologi, mikologi, virologi), diagnostik
molekuler, biologi kedokteran, histoteknologi, sitoteknologi,
sitogenik dan toksikologi klinik sesuai bidang keahliannya;
f. Membuat laporan hasil pemeriksaan laboratorium sesuai bidang
keahliannya;
g. Melakukan validasi secara analitis terhadap hasil pemeriksaan
laboratorium;
h. Merencanakan, mengevaluasi, menindaklanjuti program
pemantapan mutu laboratorium (internal dan eksternal);
i. Merencanakan dan mengevaluasi program kesehatan dan
keselamatan kerja di laboratorium;

13
j. Merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program
standarisasi laboratorium;
k. Memberikan informasi secara analitis hasil pemeriksaan
laboratorium khusus dan canggih;
l. Membantu klinis dalam pemanfaatan data laboratorium secara
efektif dan efisien;
m. Merencanakan, melaksanakan mengatur dan mengevaluasi
kegiatan laboratorium;
n. Membimbing dan membina ahli madya teknologi laboratorium
medik dalam bidang teknik kelaboratoriuman.

Fungsi analis kesehatan di laboratorium adalah membantu


pekerjaan dan tugas kepala ruangan dalam pengelolaan dan pencatatan
reagen, stik/cassette dan melakukan pemeriksaan laboratorium sesuai
dengan formulir permintaan pemeriksaan.

B. Nilai-nilai Dasar Profesi ASN


Dalam rangka menciptakan pelayanan prima kepada masyarakat, ASN
harus mengaktualisasikan nilai0-nilai dasar ASN yang dirumuskan dalam
ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi) seperti yang telah dijelaskan pada modul Diklat yang disusun
oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) dengan penjelasan sebagai
berikut:

1. Akuntabilitas
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau
institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah manifestasi kesadaran nasional yang mengandung
cita-cita dan pendorong bagi suatu bangsa, baik untuk merebut
kemerdekaan atau mengenyahkan penjajahan maupun sebagai

14
pendorong untuk membangun dirinya maupun lingkungan masyarakat,
bangsa dan negaranya.
3. Etika Publik
Etika publik merupakan refleksi tentang standar/norma yang
menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan
untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan
tanggung jawab pelayanan publik.
4. Komitmen Mutu
Mutu merupakan suatu kondisi dinamis berkaitan dengan produk, jasa,
manusia, proses dan lingkungan yang sesuai atau bahkan melebihi
harapan konsumen atau pengguna.
5. Anti Korupsi
Korupsi berasal dari bahasa latin yaitu corruption dan corruptus yang
berarti perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap, tidak
bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar norma-norma agama,
material, mental dan umum.

Nilai-nilai dasar ANEKA memiliki indikator-indikator sebagai


berikut:
Tabel 1. Indikator ANEKA

No Nilai Dasar Indikator


1 AKUNTABILITAS 1) Tanggung Jawab
2) Jujur
3) Kejelasan Target
4) Netral
5) Mendahulukan Kepentingan Publik
6) Adil
7) Transparan
8) Konsisten
9) Partisipatif

15
2 NASIONALISME 1) Religius (Patuh ajaran agama)
2) Hormat menghormati
3) Kerjasama
4) Tidak memaksakan kehendak
5) Jujur
6) Amanah (dapat dipercaya)
7) Adil
8) Persamaan derajat
9) Tidak diskriminatif
10) Mencintai sesama manusia
11) Tenggang rasa
12) Membela kebenaran
13) Persatuan
14) Rela berkorban
15) Cinta tanah air
16) Memelihara ketertiban
17) Disiplin
18) Musyawarah
19) Kekeluargaan
20) Tanggung jawab
21) Kepentingan bersama
22) Gotong royong
23) Sosial
24) Tidak menggunakan hak yang bukan
miliknya
25) Hidup sederhana
26) Kerja keras
27) Menghargai karya orang lain
3 ETIKA PUBLIK 1) Jujur
2) Bertanggung jawab
3) Integritas tinggi

16
4) Cermat
5) Disiplin
6) Hormat
7) Sopan
8) Taat pada peraturan perundang-
undangan
9) Taat perintah
10) Menjaga rahasia
4 KOMITMEN MUTU 1) Efektivitas
2) Efisiensi
3) Inovasi
4) Berorientasi Mutu
5 ANTI KORUPSI 1) Jujur
2) Disiplin
3) Tanggung Jawab
4) Kerja keras
5) Sederhana
6) Mandiri
7) Adil
8) Berani
9) Peduli

17
C. Rancangan Kegiatan
Kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan setelah kembali ke instansi atau unit kerja penulis, dijabarkan dengan
sistematis sejak awal hingga akhir kegiatan. Di dalam rangcangan aktualisasi juga dijelaskan mengenai tahapan kegiatan dan
hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut. Adapun rincian kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan sebagai berikut:

Tabel 2. Rancangan Aktualisasi Nilai Dasar

Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Konsultasi dengan  Konsultasi  Berita acara Akuntabilitas Melaksanakan Melalui kegiatan Dengan konsultasi
Kepala UPTD dengan Kepala konsultasi tanggung jawab koordinasi dengan dan penjabaran
Laboratorium UPTD dengan Kepala dengan atasan melalui rancangan aktualisai
Kesehatan Laboratorium UPTD berkonsultasi untuk diskusi didapatkan kepada atasan
Pengujian Kalibrasi Kesehatan Laboratorium mengajukan masukan dan kritik dengan
dan Penunjang Pengujian Kesehatan aktualisasi yang membangun menginternalisasikan
Medis dan Kalibrasi dan Pengujian sehingga dapat nilai tanggung
penanggung jawab Penunjang Medis Kalibrasi dan Nasionalisme Pada saat mendukung misi dan jawab, musyawarah,
ruang dan penanggung Penunjang berkonsultasi, saya visi UPTD menghargai
Imunoserologi jawab ruang Medis dan menjunjung tinggi Laboratorium pendapat, hormat
Imunoserologi penanggung musyawarah, Kesehatan Pengujian dan sopan, nilai
untuk jawab ruang menerima kritik Kalibrasi dan nasionalisme dan
mengajukan Imunoserologi dan saran serta Penunjang Medis komitmen mutu
gagasan menghargai untuk memberi organisasi dapat

18
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
pengangkatan isu  Notulen hasil pendapat beliau pelayanan medis dan ditingkatkan
 Meminta konsultasi non medis yang
masukan dan Etika Publik Pada saat prima.
saran tentang berdiskusi saya
rancangan akan menjunjung
aktualisasi tinggi kesopanan
 Mencatat hasil dan menghormati
konsultasi beliau selaku
 Meminta atasan dengan
persetujuan berkata sopan dan
kegiatan kepada tidak memaksakan
Kepala UPTD pendapat saya
Laboratorium
Kesehatan Komitmen Melakukan inovasi
Pengujian Mutu dengan
Kalibrasi dan memperhatikan
Penunjang Medis usulan dan saran
dan penanggung dari atasan.
jawab ruang
Imunoserologi

19
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
2 Mengevaluasi  Membuat table  Tabel daftar Akuntabilitas Sebagai bentuk Sebagai upaya Mengevaluasi
kebutuhan daftar pemakaian pemakaian tanggung jawab mewujudkan misi kebutuhan
stik/cassette dalam stik/cassette stik/cassette terhadap tugas dan UPTD Laboratorium stik/cassette dalam 1
1 tahun terakhir di  Menghitung selama 1 tahun fungsi di Kesehatan Pengujian tahun terakhir di
laboratorium jumlah  Jumlah instansi/tempat Kalibrasi dan laboratorium
Imunoserologi pemakaian pemakaian kerja sesuai dengan Penunjang Medis Imunoserologi
stik/cassette stik/cassette ketentuan yang melalui evaluasi dengan
dalam 1 tahun selama 1 tahun berlaku. kebutuhan menginternalisasikan
dengan melihat stik/cassette yaitu nilai tanggung
pada buku Nasionalisme Disiplin dalam menerapkan sistem jawab, disiplin,tertib
register pasien. pelayanan manajeman mutu administrasi, jujur ,
 Mengisikan hasil kesehatan dan laboratorium . dan menjaga mutu
perhitungan pada tertib administrasi pelayanan
table daftar dalam pencatatatan
pemakaian dan pelaporan demi
stik/cassette. kepentingan
bersama.

Etika Publik Jujur dan disiplin


dalam
melaksanakan

20
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
tugas dan tanggung
jawab terhadap
pekerjaan
pelayanan
kesehatan.

Komitmen Menjaga mutu


Mutu pelayanan dengan
selalu menjaga
kualitas data dan
menggali
kebenaran dalam
pengumpulan data
yang akurat dan
tepat sasaran.

Anti Korupsi Membuat tabel


daftar pemakaian
stik/cassette secara
jujur dan amanah.

21
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
3 Membuat buku  Mencari referensi  Buku Akuntabilitas Sebagai bentuk Sebagai upaya Membuat buku
monitoring stok. untuk membuat monitoring stok pertanggung mewujudkan misi monitoring stok
buku monitoring untuk jawaban dan UPTD Laboratorium stik/cassette dengan
stok mengendalikan transparansi Kesehatan Pengujian menginternalisasikan
 Menyiapkan stok stik/casette terhadap tugas Kalibrasi dan nilai tanggung
peralatan untuk di laboratorial yang diamanahkan. Penunjang Medis jawab,transparan
membuat buku imunoserologi melalui pembuatan disiplin,tertib
monitoring stok Nasionalisme Menjaga ketertiban buku monitoring administrasi, cermat,
 Menyusub buku administrasi dan stok stik/cassette dan berinovasi guna
monitoring stok. disiplin dalam yaitu menerapkan meningkatkan mutu
pelayanan sistem manajeman standar pelayanan
kesehatan. mutu laboratorium laboratorium.
sesuai standar
Etika Publik Cermat dan disiplin nasional dan
dalam internasional.
melaksanakan
tugas dan tanggung
jawab terhadap
pekerjaan.

22
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
Komitmen Melakukan inovasi
Mutu dengan membuat
buku monitoring
stok stik/cassette
sehingga jumlah
persediaan dapat
terus dikontrol.
4 Mengisi buku  Mengidentifikasi  Mengetahui Akuntabilitas Bertanggung Sebagai upaya dalam Mengisi buku
monitoring stok jumlah jumlah jawab, transparan menerapkan sistem monitoring stok
stik/cassette di stik/cassette yang stik/cassette dan jujur dalam manajemen mutu stik/cassette dengan
laboratorium tersedia di yang tersedia di menghitung jumlah laboratorium agar menginternalisasikan
imunoserologi laboratorium laboratorial stok dan kondisi sesuai standar nilai tanggung
imunoserologi imunoserologi stik/cassette. nasional dan jawab,transparan,
 Mengecek  Mengetahui internasional. jujur, disiplin,
kondisi kondisi Etika Publik Cermat, disiplin cermat, dan efektif
stik/cassette yang stik/cassette dan tanggung guna meningkatkan
tersedia yng masih jawab dalam mutu standar
 Mengisi tabel tersedia di melaksanakan pelayanan
jumlah stok laboratorial pekerjaan sesuai laboratorium serta
stik/cassette imunoserologi aturan yang meningkatkan
 Melakukan berlaku. kejujuran dalam

23
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
pencatatan Komitmen Dengan menghitung dan
jumlah stok Mutu dilakukannya mengecek kondidi
secara rutin pencatatan secara stok stik/cassette..
rutin terhadap
jumlah stok
stik/cassette yang
tersedia merupakan
langkah yang
efisien untuk
meningkatkan
mutu pelayanan

Anti korupsi Menghitung dan


nengecek kondisi
stik/cassette
dilakukan dengan
jujur
5 Menyusun  Membuat label  Tertatanya Akuntabilitas Sebagai bentuk Sebagai upaya dalam Menyusun
stik/cassette untuk susunan tanggung jawab menerapkan sistem stik/cassette
berdasarkan waktu membedakan stik/cassette terhadap tugas dan manajemen mutu berdasarkan waktu
kedaluarsa waktu kedaluarsa berdasarkan fungsi di laboratorium agar kedaluarsa dengan

24
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
stik/cassette waktu instansi/tempat sesuai standar menginternalisasikan
(merah:tahun ini kedaluarsa kerja sesuai dengan nasional dan nilai tanggung
dan biru: tahun  Penerapan ketentuan yang internasional. jawab, jujur, disiplin,
berikutnya) sistem FEFO berlaku dan inovasi guna
 Mengecek meningkatkan mutu
tanggal Etika Publik: Jujur dan disiplin standar pelayanan
kedaluarsa dalam laboratorium.
stik/cassette melaksanakan
 Memisahkan tugas dan tanggung
stik/cassette yang jawab terhadap
kedaluarsa tahun pekerjaan
ini dengan pelayanan
kedaluarsa kesehatan
berikutnya
 Menempelkan Komitmen Melakukan inovasi
label sesuai Mutu dalam penyusunan
dengan waktu stok stik/cassette
kedaluarsa yang tersedia
 Menyusun
stik/cassette ke
dalam kulkas

25
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
dengan susunan
label biru terlebih
dahulu baru tabel
merah
 Menerapkan
sistem FEFO
6 Menentukan  Mencari refernsi  Rumus Akuntabilitas Sebagai bentuk Sebagai upaya dalam Menentukan jumlah
jumlah safety stok terkait safety perhitungan pertanggung menerapkan sistem safety stok dengan
stock safety stok jawaban dan manajemen mutu menginternalisasikan
 Menghitung  Jumlah safety transparansi laboratorium agar nilai tanggung
jumlah safety stok masing- terhadap tugas sesuai standar jawab, transparan,
stok masing- masing yang diamanahkan. nasional dan tertib administrasi,
masing stik/cassette internasional dan disiplin,cermat dan
stik/cassette Nasionalisme Menjaga ketertiban dapat meningkatksn efisien guna
administrasi dan profesionalisme meminimalisir dana
disiplin dalam mutu sumber daya anggaran.
pelayanan laboratorium dengan
kesehatan. mendapat
pengetahuan baru.

26
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
Etika Publik Cermat dan disiplin
dalam
melaksanakan
tugas dan tanggung
jawab terhadap
pekerjaan.

Komitmen Dengan
Mutu dilakukannya
perhitungan jumlah
safety stok dapat
menekan
pengadaan yang
berlebihan
sehingga lebih
efisien
7 Mengisis daftar  Memperhatikan  Lembar daftar Akuntabilitas Sebagai bentuk Sebagai upaya dalam Mengisi daftar
permintaan reagen buku monitoring permintaan pertanggung menerapkan sistem permintaan reagen
stok dan jumlah reagen jawaban dan manajemen mutu dengan
safety stok transparansi laboratorium agar menginternalisasikan
 Menulis pada terhadap tugas sesuai standar nilai tanggung

27
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
lembar daftar yang di nasional dan jawab, integritas dan
permintaan amanahkan internasional. efisiensi waktu.
jumlah
stik/cassetteyang Etika Publik Cermat dan disiplin
jumlahnya dalam
kurang dari safety melaksanakan
stok tugas dan tanggung
 Mengajukan jawab terhadap
daftar permintaan pekerjaan.
reagen ke bagian
pengadaan Komitmen Membuat daftar
Mutu permintaan sesuai
dengan kebutuhan
sehingga lebih
efektif dan efisien
serta dapat
meningkatkan
mutu pelayanan

28
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
Anti Korupsi Bertanggung jawab
terhadap jumlah
permintaan
stik/cassette
8 Melakukan  Memperbaharui  Dokter Akuntabilitas Berkoordinasi Sebagai upaya dalam Melakukan
koordinasi dengan buku monitoring penanggung dengan tenaga menerapkan sistem koordinasi dengan
dokter penanggung stok stik/cassette jawab kesehatan lain manajemen mutu dokter penanggung
jawab  Melakukan mengetahui sebagai wujud laboratorium agar jawab dengan
koordinasi pemeriksaan partisipatif antar sesuai standar menginternalisasikan
yang tersedia di sesama petugas nasional dan nilai partisipatif,
laboratorium pelayanan internasional serta kerja sama,
imunoserologi kesehatan di terbentuknya bertanggung jawab,
UPTD pelayanan prima dan administrasi,
Laboratorium kemitraan karena disiplin,cermat dan
Kesehatan peningkatan mutu efisien guna
Pengujian Kalibrasi pelayanan. meminimalisir dana
dan Penunjang anggaran
Medis menuju
target kerja yang
jelas.

29
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
Nasionalisme Bekerjasama
dengan tenaga
kesehatan lain
dalam
meningkatkan
mutu pelayanan
kesehatan.

Etika Publik Bentuk tanggung


jawab dan
integritas terhadap
pekerjaan yang
sudah
diamanahkan.

Komitmen Meningkatkan
Mutu efisiensi waktu
pelayanan karena
sebelumnya dokter
penanggung jawab
sering kali bertanya

30
Tahapan/Prosedur Output/ Hasil Nilai-Nilai Teknik Aktualisasi Kontribusi terhadap Penguatan Nilai-
No. Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Dasar Nilai Dasar Visi-Misi Organisasi Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7 8
mengenai
ketersediaan
pemeriksaan
tertentu ke
laboratorium

31
D. Jadwal/Rencana Pelaksanaan Aktualisasi
Rancangan aktualisasi nilai dasar profesi PNS ini akan dilaksanakan selama masa off class dan habituasi yang
terhitung sejak tanggal 04 Juli 2019 sampai tanggal 06 Agustus 2019. Jadwal kegiatan aktualisasi dilakukan dengan
memperhatikan efektivitas dan efisiensi sehingga diharapkan semua rencana kegiatan aktualisasi dapat dilaksanakan dengan
baik.
Tabel 3. Timeline Kegiatan Aktualisasi

Juli Agustus
No Kegiatan
4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6

1 Konsultasi dengan Kepala


UPTD Laboratorium
Kesehatan Pengjian Kalibrasi
dan Penunjang Medis dan
penanggung jawab ruangan
imunoserologi
2 Mengevaluasi kebutuhan
stik/cassette dalam 1 tahun
pada periode sebelumnya
3 Membuat buku monitoring
stok stik/cassette

32
Juli Agustus
No Kegiatan
4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6

4 Mengisi buku monitoring stok


stik/cassette di laboratorium
imunoserologi
5 Menyusun stik/cassette yang
tersedia berdasarkan waktul
kedaluarsa
6 Menentukan jumlah safety
stock
7 Membuat daftar permintaan
reagen
8 Melakukan koordinasi dengan
dokter penanggung jawab.

33
34