Anda di halaman 1dari 21

Manfaat Pijat Laktasi Untuk Ibu Menyusui |

Definisi, Penyebab & Teknik


Manfaat Pijat Laktasi - Sebagian besar orang terutama wanita mungkin belum mengetahui
akan manfaat melakukan pijat laktasi. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan
mendasar akan hal tersebut. Untuk itu, kami sajikan beberapa manfaat pijat laktasi yang
memang sangat berguna untuk Anda.

Seperti yang kita tahu bahwa tidak semua wanita yang telah melahirkan memiliki produksi
ASI yang berlimpah. Hal tersebut tentunya disebabkan oleh beberapa faktor baik. Namun,
produksi ASI yang berlimpah tentunya menjadi sebuah harapan bagi setiap ibu yang telah
melahirkan. Bagaimanapun juga, ASI merupakan sumber makanan yang paling penting bagi
bayi. Penyebab inilah yang menjadikan seorang wanita menginginkan produksi ASI yang
cukup berlimpah untuk diberikan kepada si kecil.

Memiliki ASI yang berlimpah tentunya harus melakukan berbagai cara dan juga alternatif
yang dijalankan oleh seorang wanita. Hal ini dikarenakan tidak setiap wanita memproduksi
ASI yang berlimpah untuk diberikan kepada bayinya sehingga mereka merasa ada sesuatu
yang tidak sempurna. Cara dan juga alternatif yang paling sering dilakukan oleh seorang
wanita ialah dengan melakukan pijat laktasi.

Apa itu pijat laktasi? Apa saja manfaat yang akan ibu menyusui dapatkan dengan melakukan
pijat laktasi? Bagaimana melakukan teknik pijat laktasi yang paling tepat? Untuk menjawab
semua pertanyaan tersebut, tentunya kami akan sajikan penjelasan tersebut dalam beberapa
poin di bawah ini.

Apa Itu Pijat Laktasi


Seperti yang sudah kami paparkan di atas sedikitnya mengenai pijat laktasi. Tentunya,
mengetahui definisi mengenai apa itu pijat laktasi memang sangat penting adanya. Bagi Anda
yang sedang menyusui tentunya mengetahui dan juga menjalankan pijat laktasi memang
sangat penting adanya.

Pijat laktasi merupakan istilah yang merujuk pada pijat ibu menyusui. Pijat laktasi ini
memang dikhususkan untuk ibu menyusui karena memang menitikberatkan pada bagian
payudara. Pijat laktasi pada umumnya dilakukan oleh seorang wanita yang memiliki masalah
akan produksi ASI. Wanita yang memiliki produksi ASI tidak lancar bahkan tidak memiliki
ASI sama sekali menang sangat diwajibkan untuk melakukan pijat laktasi.

Tidak sedikit wanita yang telah melahirkan justru tidak memiliki ASI. Selain itu, pijat laktasi
juga dilakukan pada seorang ibu yang mengalami pembengkakan payudara. Melakukan pijat
laktasi memang sangat dianjurkan untuk setiap wanita yang terhambat akan produksi ASI
tersebut. Bagaimanapun juga, seorang ibu harus memberikan ASI eksklusif kepada si kecil
selama 6 bulan pertamanya. Maka dari itu, jangan tunda untuk melakukan pijat laktasi tepat
setelah Anda melahirkan.

Penyebab ASI Tidak Lancar

Memberikan ASI tentunya menjadi sebuah keharusan bagi wanita yang telah melahirkan.
Pasalnya, aktifitas menyusui memang dapat memberikan kebahagiaan dan juga kebanggaan
tersendiri bagi setiap wanita terlebih bagi anak pertama. Ibu menyusui tentunya
menginginkan produksi ASI yang berlimpah bagi si kecil. Hal ini dikarenakan ASI memiliki
kandungan nutrisi dan juga gizi yang memang sangat dibutuhkan oleh setiap bayi.

Akan tetapi, terdapat sebagian besar wanita yang mengalami produksi ASI yang tidak lancar.
Hal ini memang terjadi dikarenakan oleh beberapa sebab yang kerap menyerang ibu hamil.
Berikut ini beberapa penyebab ASI tidak lancar, diantaranya:
1. Kurang waktu istirahat
Penyebab utama ASI tidak lancar yaitu kurangnya waktu istirahat seorang ibu menyusui.
Waktu istirahat yang tidak cukup menjadikan seorang ibu menyusui kekurangan fokus. Hal
ini tentunya menyebabkan seorang ibu menyusui merasa kelelahan sehingga produksi ASI
menjadi sangat terhambat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa seorang ibu menyusui beraktifitas lebih ekstra dan juga lebih
berat. Pastinya, bergadang pada malam hari untuk memberikan ASI kepada si kecil menjadi
agenda yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang ibu menyusui. Untuk itu, ketika pada siang
hari, jika si kecil tidur sebaiknya ibu menyusui beristirahat juga.

2. Kurangnya asupan nutrisi

Jika seorang wanita sedang menyusui, tentunya diperlukan asupan nutrisi dan juga gizi yang
memang memberikan efek yang signifikan dalam melancarkan produksi ASI. Asupan nutrisi
seperti buah-buahan dan juga sayuran menjadi menu utama yang harus ada untuk dikonsumsi
oleh seorang wanita menyusui.

Menu makanan seperti pepaya dan daun katuk harus rutin dikonsumsi oleh setiap ibu
menyusui. Anda tentunya harus membuat daftar menu makanan yang bervariasi untuk
melancarkan produksi ASI. Untuk itu, makanan yang bernutrisi dan juga bergizi harus rutin
Anda lakukan setiap hari.

3. Mengalami masalah hormonal

Permasalahan yang sering menyerang wanita seperti kadar tiroid yang tinggi, hipertensi,
diabetes, dan juga darah yang tinggi. Ketika mereka sudah berhasil melahirkan tentunya
produksi ASI yang lancar menjadi suatu harapan bagi setiap wanita. Permasalahan hormonal
yang kerap menyerang wanita dapat menghambat produksi ASI sehingga menyebabkan ASI
tidak lancar.

4. Efek pemakaian alat kontrasepsi


Terdapat beberapa alat kontrasepsi yang digunakan oleh wanita yang bersifat hormonal
sehingga dapat menghambat produksi ASI. Pemilihan alat kontrasepsi seperti pil KB tentunya
dapat mempengaruhi menurunnya produksi ASI. Untuk itu, sangat penting jika seorang ibu
hamil menggunakan pil KB ketika si kecil sudah berusia sekitar empat bulan.

Cara untuk menghentikan hal ini tentunya sangat mudah, Anda dapat menghentikan pil kb
dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter dan juga bidan mengenai kontrasepsi apa
yang sebaiknya digunakan oleh ibu menyusui.

5. Jarang menyusui bayi saat malah hari


Bayi memang memiliki kualitas tidur yang cukup lama dibandingkan dengan balita. Akan
tetapi, membiarkan bayi tertidur sepanjang malam tentu tidaklah bagus. Pada saat malam hari
pun seorang ibu seharusnya menyusui anaknya dengan teratur.
Jika tidak maka akan menyebabkan produksi ASI yang bermasalah. Selain itu, bayi yang
sama sekali tidak menyusu, maka akan mengalami masalah peningkatan berat badan. Hal ini
menyebabkan berat badan pada seorang bayi menjadi terhambat. Faktanya, setiap ibu
memiliki kemampuan yang berbeda dalam menyimpan ASI di payudaranya. Jika tidak
diberikan kepada bayi, maka akan menyebabkan produksi ASI yang menurun. Kadar
prolaktin yang memberikan sinyal ke bagian payudara dalam memproduksi ASI menjadi
sedikit terhambat sehingga produksi ASI pun akan menurun dengan sendirinya.

6. Operasi Payudara
Jika seorang wanita telah mengalami operasi pada bagian payudara tentunya hal ini dapat
menjadi suatu penyebab produksi ASI yang menurun. Bagaimana tidak, tindakan operasi
pada bagian payudara ini dapat berpengaruh pada produksi ASI. Sebagian besar wanita yang
pernah melakukan operasi dapat melukai payudara sehingga dapat berpengaruh pada
produksi ASI. Pada sebagian besar ibu menyusui merasa kesulitan ketika memberikan ASI
kepada si kecil, namun ada juga yang tidak mengalami masalah sama sekali.

Setelah kita mengetahui beberapa penyebab ASI tidak lancar, tentunya diperlukan suatu cara
dan juga alternatif untuk membuat ASI kembali lancar. Dengan melakukan pijat laktasi
tentunya dipercaya dapat memperlancar produksi ASI pada ibu menyusui.

Manfaat Pijat Laktasi

Seperti yang kita tahu bahwa melakukan pijat tentunya memiliki manfaat yang diperoleh
untuk ibu hamil. Salah satu cara yang sering digunakan oleh ibu menyusui untuk
memperlancar ASI yaitu dengan teknik pijat dan juga relaksasi. Kedua cara tersebut
merupakan solusi untuk membuat seorang ibu menyusui memiliki produksi ASI yang lebih
berlimpah. Berikut kami sajikan beberapa manfaat pijat laktasi yang umum didapatkan oleh
ibu menyusui, diantaranya:

1. Memperlancar produksi ASI


Manfaat pertama yang diperoleh oleh ibu menyusui dengan teknik pijat laktasi, tidak lain
ialah untuk meningkatkan produksi ASI. Jika seorang wanita menyusui memiliki produksi
ASI yang tidak lancar, maka dapat dilakukan teknik pijat laktasi. Teknik pijat untuk
memperlancar ASI yaitu dengan melakukan pemijatan pada area payudara.

Pada umumnya, wanita yang telah melahirkan belum memiliki produksi ASI yang cukup
berlimpah. Hal ini dikarenakan masih belum stabilnya produksi ASI di dalam payudara ibu
hamil. Untuk itu, manfaat pijat laktasi memang sangat diperlukan untuk seorang wanita
menyusui yang mempunyai masalah dengan produksi ASI.

2. Membuat ibu menyusui lebih rileks

Setelah melahirkan tentunya seorang wanita akan mengalami kelelahan yang memang tidak
ada bandingannya sama sekali. Untuk itu, seorang ibu menyusui memerlukan suatu relaksasi
yang dapat membuat tubuhnya lebih rileks dan juga lebih nyaman. Pijat laktasi memang
dipercaya dapat membuat tubuh ibu menyusui lebih nyaman.

3. Mengencangkan payudara
Tidak dapat dipungkiri bahwa seorang wanita yang sudah pernah hamil dan juga melahirkan
memiliki perubahan yang cukup signifikan baik dari postur tubuh dan juga payudara, terlebih
pasca menyusui. Untuk itu, pijit laktasi tidak hanya bermanfaat untuk memperlancar produksi
ASI, juga dapat menjaga payudara tetap kencang dan bentuk yang sempurna.

4. Merawat payudara

Payudara memang perlu kita jaga dan juga rawat karena berhubungan dengan ASI yang akan
kita berikan kepada si kecil. Menjaga dan juga merawat payudara tetap bersih dan juga sehat
memang menjadi sebuah keharusan bagi Anda. Untuk itu, merawat dan juga menjaga
payudara tetap bersih dengan teknik pijat laktasi memang sangat dianjurkan.
Teknik Pijat Laktasi

Pijat laktasi yang menjadi pilihan utama wanita menyusui untuk memperlancar ASI tentunya
memiliki teknik-teknik tersendiri. Teknik tersebut tentunya dapat dilakukan dengan cara yang
tepat dan juga sesuai dengan aturan. Beberapa terapis sangat dimungkinkan mempunyai cara
yang berbeda-beda dalam melakukan teknik pijatan, namun secara umum teknik pijat laktasi
melalui beberapa langkah, diantaranya:

Langkah 1

Pada langkah pertama ini, tentunya seorang ibu menyusui harus dalam keadaan rileks dan
juga nyaman. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada hasil yang akan didapatkan nantinya.
Persiapkan segala sesuatu yang memang digunakan selama melakukan pemijatan. Teknik
pijat laktasi tentunya dapat dilakukan dalam posisi duduk dan juga berbaring.

Langkah 2

Jika ibu hamil sudah berada pada posisi nyaman, saatnya kita melakukan teknik pijat laktasi
dengan cara menyiapkan air hangat. Lalu, celupkan kain yang memiliki tekstur lembut ke
dalam air hangat, kemudian kompreskan pada kedua payudara Anda. Tentunya, Anda jangan
menggunakan air yang terlalu dingin dan juga terlalu hangat karena akan mempengaruhi hasil
yang akan kita dapatkan.

Langkah 3

Setelah kita melakukan kompres pada payudara, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan
ialah dengan membersihkan payudara kita dari kotoran yang mungkin menempel di payudara.
Untuk membersihkannya, kita dapat menggunakan kasa yang sudah dicelupkan terlebih
dahulu pada minyak esensial atau baby oil. Setelah itu, lakukan pemijatan pada area puting
dan juga areola dengan perlahan ke kiri, ke kanan, ke bawah dan juga ke atas selama 5 menit.

Langkah 4
Langkah selanjutnya kita akan melakukan pijat pada bagian payudara dengan meletakkan
kedua telapak tangan diantara payudara. Lalu, urut ke samping dan juga ke bawah secara
melintang hingga tangan menyangga payudara Anda. Kemudian, Anda dapat melepaskan
payudara sambil mendorong ke atas. Tentunya, Anda dapat langkah ini setidaknya 5-20 kali
putaran.

Langkah 5

Langkah selanjutnya, Anda dapat memijat kedua payudara dan melakukannya secara
bergiliran. Anda dapat menopang payudara sebelah kanan dengan menggunakan jari tangan.
Pada sisi tangan kanan, lakukan sejajar dengan kelingking. Kemudian, Anda dapat mengurut
ke arah puting dari arah pangkal. Anda dapat melakukan gerakan tersebut pada payudara
sebelah kiri secara bergantian.

Langkah 6

Langkah terakhir yang dapat Anda lakukan yaitu melakukan pemijatan dengan cara
menopang payudara menggunakan telapak tangan kanan. Jari tangan kiri kemudian
dikepalkan pada buku-buku jari tangan kiri. Lakukan pengurutan dari pangkal sampai ke arah
puting.

Itulah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan dalam melakukan pijat laktasi. Anda juga
harus melakukan teknik pijat tersebut secara lembut dan juga perlahan. Hal ini dikarenakan
payudara sangat sensitif ketika mengalami sentuhan.

Alternatif Lain Agar ASI Lancar


Melakukan pijat laktasi memang memberikan hasil yang cukup signifikan bagi ibu menyusui.
Akan tetapi, jika Anda ingin memperlancar produksi ASI tentunya Anda harus melakukan
berbagai cara dan juga alternatif yang kemungkinan besar akan membuat produksi ASI
menjadi lebih lancar. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar ASI keluar
banyak. diantaranya:

1 . Berikan ASI sesering mungkin


Memberikan ASI kepada si kecil sesering mungkin tentunya sangat dianjurkan untuk ibu
menyusui. Rangsangan alami yang diberikan oleh mulut bayi tentunya akan berpengaruh
pada produksi ASI. Jika Anda memberikan ASI kepada bayi Anda sesering mungkin
tentunya produksi ASI akan menjadi lebih lancar. Untuk itu, berikan ASI kepada si kecil
selama diinginkan oleh bayi Anda.

2. Cukupi kebutuhan nutrisi dan gizi

Nutrisi dan juga gizi memang sangat menentukan produksi ASI. Menu makanan seperti sayur
dan juga buah memang memiliki kelebihan tersendiri dalam hal produksi ASI. Maka dari itu,
masukan sayur dan juga buah ke dalam menu harian Anda setiap harinya.=

3. Hindari menggunakan dot


Jika si kecil tidak memungkinkan untuk diberikan ASI secara langsung, tentunya seorang ibu
akan memberikan ASI yang disimpan terlebih dahulu di dalam dot. Akan tetapi, hal tersebut
justru membuat produksi ASI ibu menyusui menjadi tidak lancar. Untuk itu, jika tidak ada
masalah sama sekali, berikan ASI kepada si kecil secara langsung ialah hal yang lebih baik.

4. Memberikan ASI secara bergantian

Jangan sampai Anda memberikan ASI kepada si kecil hanya melalui satu payudara. Hal ini
akan menyebabkan produksi ASI pada salah satu payudara menjadi terhambat dan juga akan
membuat ukuran payudara besar atau kecil sebelah. Untuk itu, berikan ASI pada si kecil
secara bergantian.

Demikianlah manfaat pijat laktasi yang harus Anda ketahui. Pastikan untuk melakukan teknik
pijat laktasi sesuai dengan aturan dan juga cara yang tepat. Hal ini memang sangat penting
karena pijat ini berhubungan langsung dengan payudara Anda. Semoga bermanfaat

SUMBER : https://bidanku.com/manfaat-pijat-laktasi-untuk-ibu-menyusui-definisi-
penyebab-teknik
Pijat Laktasi memperlancar ASI
Sabtu, Mei 14, 2016

Tidak ada yang dapat menggantikan kedudukan ASI bagi bayi. Namun kadangkala ada
kendala dalam pemberian ASI, salah satunya ASI tidak dapat keluar secara teratur dan
sedikit. Salah satu solusi masalah tersebut adalah relaksasi untuk ibu menyusui yang
melancarkan ASI yang berkualitas dengan kuantitas yang cukup. Ada beberapa teknik
relaksasi yang biasa dikenal sebagai teknik pijat relaksasi laktasi/relaksasi melancarkan ASI.
Teknik ini biasanya diajarkan oleh Bidan ataupun Perawat di rumah sakit. Namun, Bunda
juga bisa melakukan sendiri pijatan relaksasi ini di rumah dan bisa Bunda lakukan kapan saja
untuk memperlancar ASI.
Relaksasi memutar pada payudara
Oleskanlah minyak pijat (olive oil, minyak kelap, baby oil atau minyak pijat khusus) pada
kedua telapak tangan dan payudara Bunda sebelum melakukan pijat laktasi, angkat dan
topanglah payudara kanan dengan menggunakan tangan kanan. Pijatlah menggunakan tiga
jari tangan kiri dengan gerakan memutar secara spiral, mulai dari pangkal payudara menuju
areola. Lakukan hal yang sama untuk payudara kiri.

Relaksasi untuk refleks memperlancar ASI


Letakkan kelima jari tangan kiri yang sedikit diregangkan di pangkal payudara kanan, lalu
pijat dengan gerakan memutar sambil menekan payudara mulai pangkal payudara ke daerah
areola. Kemudian lanjutkan gerakan ini mulai dari arah samping (dinding dada) menuju
areola. Gerakan ini akan membantu relaksasi dan membantu refleks melancarkan ASI.

Gerakan kupu-kupu
Letakkan kedua telapak tangan di dada, diantara kedua payudara. Lalu, lakukan gerakan
seperti kupu-kupu mulai dari bagian tengah payudara mengarah ke atas, sambil kedua
payudara diangkat dan dilepaskan bersamaan secara perlahan-lahan. Lakukan gerakan kupu-
kupu berulang kali selama 1 menit.

Gerakan memerah payudara


Letakkan ibu jari tangan kanan dan kiri pada areola di atas puting susu payudara kanan dan
letakkan jari yang lain pada areola di bawah puting susu. Tekan secara bersamaan ke arah
dada, kemudian gerakkan ibu jari dan jari tersebut di areola dengan gerakan memutar.
Lakukan dengan lembut dan perlahan berulang kali selama 1 menit.

Gerakan kupu-kupu menyebar


Sekarang, topanglah payudara kanan dengan tangan kiri. Lalu, lakukan pemijatan
menggunakan tangan kanan dan kelima jarinya dengan gerakan kupu-kupu secara menyebar
ke semua bagian payudara. Mulai dari areola ke arah pangkal payudara. Ulangi gerakan ini
selama 1 menit. Lakukan gerakan yang sama pada payudara kiri.

Pemijatan menyeluruh
Letakkan telapak tangan kanan di atas payudara kanan, di atas areola, dan telapak tangan kiri,
di bawah areola. Keempat jari kanan dan kiri bertemu di bagian bawah payudara. Lalu,
doronglah kedua telapak tangan secara bersamaan ke arah bawah dengan gerakan memutar
tangan. Lakukan pemijatan dengan cara dan gerakan yang sama pada payudara kiri.

Hypnobreastfeeding
Hypnobreastfeeding adalah teknik relaksasi untuk membantu kelancaran proses menyusui.
Caranya, dengan memasukkan kalimat-kalimat afirmasi/sugesti positif yang membantu
proses menyusui. Ibu menyusui dalam keadaan relaks atau sangat berkonsentrasi pada satu
hal (kondisi hipnosis). Hipnosis sendiri adalah kondisi nirsadar yang terjadi secara alami.
Seseorang jadi menghayati pikiran dan sugesti tertentu untuk mencapai perubahan psikologis,
fisik, maupun spiritual yang diinginkan. Hipnosis otomatis terjadi kapan pun seseorang
menjadi rilaks yang dalam dan atau berkonsentrasi penuh. Pada teknik hypnobreastfeeding,
perubahan yang diinginkan adalah segala hal yang mempermudah dan melancarkan proses
menyusui. Misalnya, kalimat-kalimat sugesti atau afirmasi, “Aku mampu memberikan ASI
pada bayiku.” Atau “ASI-ku akan mengalir deras untuk bayiku.”

Jika Bunda belum mencoba melakukan relaksasi untuk melancarkan ASI seperti di atas,
Bunda bisa mencobanya mulai dari sekarang, agar Bunda bisa memberikan kualitas dan
kuantitas yang terbaik buat buah hati Bunda.

[Sumber]

http://www.rumahpuspa.com/2016/05/pijat-laktasi-memperlancar-
asi.html
Biar Menyusui Berjalan Optimal, Ibu
Hamil Disarankan Pijat Laktasi sejak Usia
Kandungan 5 Bulan

Ilustrasi (Foto: Parents)

SETIAP ibu yang baru memiliki anak tentu memiliki cerita tersendiri saat dirinya
mengandung, melahirkan, dan menyusui. Seperti yang kita tahu, nutrisi yang diterima anak
pada 1.000 hari pertama kehidupannya sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya nanti.
Maka dari itu, penting bagi ibu untuk mengetahui berbagai informasi dari segala aspek
mengenai pemberian nutrisi pada anak.

Nutrisi terbaik yang seharusnya diterima anak yang baru lahir selama enam bulan pertama
hanya ASI. Tidak ada satu makanan pun yang bisa menggantikannya. Tapi terkadang, proses
menyusui pada anak menemui hambatan sehingga pemberiannya kurang optimal.

“Banyak para ibu yang terkendala berbagai faktor ketika menyusui. Maka dari itu, sangat
penting bagi ibu untuk memiliki bekal pengetahuan atau informasi untuk mengatasi masalah
menyusui. Proses menyusui bukan baru terjadi ketika anak lahir, tapi saat kehamilan proses
itu sudah terbentuk,” ungkap dokter spesialis kandungan, dr Febriansyah Darus, Sp.OG(K)
saat ditemui dalam acara Happy Breastfeeding #MamaPastiBisa yang diselenggarakan oleh
Lactamil, Rabu (30/8/2017) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Mekanisme produksi ASI sudah terjadi sejak usia kehamilan menginjak bulan ketiga. Pada
saat itu, tubuh sudah mulai memproduksi hormon-hormon yang menstimulasi munculnya
ASI. Di bulan ke-5 dan ke-6 kehamilan, ASI sudah siap diproduksi.

Itulah sebabnya banyak ahli kesehatan yang menyarankan ibu hamil melakukan pijat laktasi
pada usia kandungan sudah lima bulan. Tujuan dari pijat itu adalah agar sistem payudara bisa
lebih siap untuk melakukan proses laktasi sehingga tidak ada kendala sewaktu menyusui.

Selain melakukan pijat laktasi, hal lain yang tidak kalah penting agar bisa menyusui secara
optimal adalah asupan nutrisi yang diterima ibu. Kecukupan makronutrien dan mikronutrien
harus selalu dipenuhi ibu selama masa kehamilan dan setelah melahirkan anak. Makanan
yang dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui adalah makanan yang mengandung asam
folat, kalsium, zat besi, dan vitamin D.

Ibu juga harus sering berkonsultasi kepada dokter yang merawatnya atau ahli kesehatan lain
bila menemukan masalah saat kehamilan atau menyusui. Dengan begitu, ibu mendapatkan
informasi yang cukup mengenai kondisi kesehatannya sehingga masalah yang dihadapi saat
proses kehamilan dan menyusui bisa diatasi.

SUMBER:
https://lifestyle.okezone.com/read/2017/08/30/481/1766178/biar-
menyusui-berjalan-optimal-ibu-hamil-disarankan-pijat-laktasi-sejak-
usia-kandungan-5-bulan
Inilah 25 Cara untuk Memperbanyak ASI Yang Efektif

Dalam rangka untuk memahami bagaimana untuk meningkatkan suplai ASI Anda, penting
untuk memahami bagaimana proses produksi ASI bekerja. Anda mungkin pernah mendengar
bahwa produksi ASI didasarkan pada penawaran dan permintaan. Sejak Anda mengandung,
hormon dalam tubuh Anda memberitahu payudara Anda untuk mulai membuat ASI. Setelah
melahirkan, tubuh Anda tidak tahu persis berapa banyak ASI yang dibutuhkan. Ini adalah
waktu terbaik untuk membangun suplai ASI yang baik. Bila sering dipakai, ia akan produksi
makin banyak, sebaliknya bila tidak dipakai, pabrik akan berhenti dengan sendirinya.

Seiring waktu, tubuh Anda akhirnya belajar berapa banyak ASI untuk menghasilkan
didasarkan pada pengeluaran ASI dari payudara Anda. Ketika payudara Anda kosong, ini
memberitahu tubuh Anda untuk membuat lebih banyak ASI. Demikian juga, payudara penuh
sinyal tubuh Anda untuk mengurangi produksi susu. Mengosongkan payudara dengan sering
selama tahap awal menyusui akan membantu memastikan bahwa Anda memiliki produksi
ASI yang baik.

Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Ada beberapa cara memperbanyak asi bagi ibu yang telah melahirkan, dibawah ini adalah
cara memperbanyak asi secara alami yang dapat Anda lakukan dirumah agar produksi air
susu ibu dapat meningkat secara signifikan. Yuk simak tips tipsnya dibawah ini:

1. Sering Menyusui

Ini kunci terpenting untuk meningkatkan produksi ASI. Produksi ASI akan lancar jika
payudara sebagai gudang ASI terus-menerus dirangsang. Caranya, tingkatkan frekuensi bayi
menyusui selama 72 jam pertama kelahirannya atau dengan memerah ASI. Semakin sering
penyaluran ASI dengan isapan bayi, produksi ASI akan meningkat secara alamiah.

2. Kosongkan kedua payudara saat menyusui.

Pastikan bayi anda menyusui cukup lama untuk mengosongkan kedua payudara Anda.

3. Jangan Menjadwalkan Menyusui.

Susui bayi kapanpun ia memerlukannya.

4. Biarkan bayi Anda menikmati “cluster feed”

(minum ASI terus menerus dan sering, nyaris tanpa jeda; biasanya sore hari sebelum tidur).
Bila jadwal minum biasanya 2-3 jam dan tiba-tiba berubah jadi lebih rapat, kemungkinan
besar bayi sedang mengalami growth spurt dan memerlukan asupan lebih banyak.

5. Coba Menyusui Bergantian.

Bila ia bosan dengan putting payudara kiri, tawarkan putting payudara kanan sehingga ia tak
lagi menghisap. Fungsi utama saluran adalah untuk mengalirkan dan membawa ASI dari
pabriknya, bukan untuk menyimpan. Jadi, ASI yang sudah diproduksi di pabrik ASI
(payudara) sebaiknya langsung dialirkan melalui saluran ASI (puting) dengan menikmati
waktu menyusui. Isapan bayi akan mengosongkan maksimal 70 persen ASI dari payudara,
untuk kemudian berproduksi kembali secara alamiah.

7. Pijat Payudara
Saat bayi malas menghisap, ibu dapat membantu memijat payudara untuk meneruskan aliran
ASI saat ia sudah tidak minum sendiri. Bila ibu mengalami mastitis, ibu juga bisa Massage /
pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian. Untuk mencegah
mastitis, jangan mencuci putting setelah menyusui karena hanya akan mengakibatkan putting
jadi kering dan iritasi. ASI sudah mengandung banyak elemen untuk mencegah bakteri dan
jamur tumbuh, dan telah mengandung pelindung alami untuk ibu dan bayi. Sewaktu mandi,
bisa diusap dengan busa sabun seperti pada seluruh tubuh, seperti mandi biasa saja.

Langkah-langkah pemijatan adalah sebagai berikut:

 1. Pijatan dimulai dari pangkal payudara.


 2. Tekan dinding dada dengan menggunakan dua jari (telunjuk dan jari tengah) atau tiga jari
(ditambah jari manis).
 3. Lakukan gerakan melingkar pda satu daerah di payudara selama beberapa detik, lalu
pindahkan jari ke daerah berikut:
 4. Arah pijatan memutar atau spiral mengelilingi payudara atau radial menuju puting susu.
 5. Kepalkan tangan, lalu tekan ruas ibu jari ke dinding dada.
 6. Pindahkan tekanan berturut-turut ruas telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking ke
arah puting.
 7. Ulangi gerakan tersebut pada daerah berikutnya.
 8. Untuk bagian bawah payudara, tekanan dimulai dengan tekanan ruas jari kelingking.
8. Susui di Malam Hari.

Kadang bayi Anda tidur terus tanpa terbangun. Di malam hari, usahakan bangun untuk
menyusui bayi Anda.

9. Pompa ASI setelah selesai menyusui,

terutama bila Anda merasa payudara belum terasa kosong. Bila anda ibu bekerja, cobalah
memompa 15 menit setiap beberapa jam sekali saat bekerja. Gunakan pompa yang dapat
memompa 2 payudara sekaligus, ini lebih menstimulasi produksi ASI dibandingkan yang
hanya satu bergantian.

10. Ciptakan kontak kulit dengan bayi. Misalnya membelainya dan mengajaknya
berkomunikasi. Hal ini akan memicu hormon oksitosin (hormon cinta) yang akan berperan
dalam produksi ASI Anda.

11. Susui sambil berbaring di ranjang, akan membantu anda lebih relaks dan membuat bayi
Anda menyusu lebih lama.

12. Jangan tidur telungkep. Ini bisa menekan payudara Anda dan menurunkan produksi ASI
Anda.

13. Saat Anda harus melakukan sesuatu, misalkan menyapu, taruh bayi Anda di
gendongan/sling, jadi ia bisa menyusui bila ia mau. Gendongan yang baik adalah yang
menghadap ke ibu, bukan bayi menghadap ke depan. Tentunya, sesuaikan dengan usianya.

14. Hindari dot dan empeng untuk menghindari bingung puting.

Karena menghisap dari dot dan empeng lebih gampang, sementara dari puting lebih susah,
bila anak kebiasaan ngempeng dot, maka ia akan menolak puting. Jika ibu ingin memberikan
ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dg menggunakan sendok,
bukan dot ! Saat ibu memberikan dg dot, maka anak dapat mengalami BINGUNG PUTING
tersebut, Kondisi dimana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot.
Padahal, cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bag. gelap di sekitar puting
payudara) ibu masuk ke mulut bayi. Akhirnya, si kecil jadi ogah menyusu langsung dari
payudara lantaran ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara kalau menyusu
dari botol, hanya dengan menekan sedikit saja dotnya, susu langsung keluar. Karena itu
hindari penggunaan dot sama sekali.

15. Hindari menggunakan pil KB saat menyusui, untuk pencegahan kehamilan


gunakan spiral.

Beberapa ibu takut dengan spiral, tapi carilah informasi dokter kandungan yang ahli
memasang spiral (berpengalaman). Selain sangat praktis, juga hemat biaya dan tidak
mengandung hormon sehingga aman untuk produksi ASI Anda.

16. Jangan Merokok

Bukan hanya dapat menurunkan produksi ASI, nikotin dalam rokok bisa ikut masuk ke dalam
aliran ASI dan meracuni si Kecil. Perokok pasif juga meningkatkan resiko SIDS (sindrom
bayi mati mendadak), resiko asma, bronkitis, dan pneunomia.

17. Banyak minum air putih


Bahan utama produksi ASI adalah Air. Jadi pastikan anda banyak minum air, bisa berupa air
putih, susu, jus dan sup.

18. Batasi kafein (kopi/teh/soda)

Kafein pada kopi, teh, soda dan coklat sedikit-banyak bisa ikut masuk ke aliran ASI dan
menimbulkan gangguan tidur pada si Kecil

19. Rileks saat menyusui, jangan terburu-buru.

Kondisi psikologis ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut
hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif
adalah faktor psikologis ibu menyusui.

Satu pikiran “ASI peras saya cukup gak ya?”

maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin
(produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun. Stres berperan
besar untuk menurunkan kemampuan alami tubuh kita untuk memproduksi ASI. Carilah
tempat tenang untuk memompa ASI, putar musik lembut sambil memandang foto bayi Anda
saat Anda memompa ASI di kantor.
Disini sebetulnya peran besar sang ayah. Jika ayah mendukung maka ASI akan lancar.
Mendukung bisa dengan berbagai cara mulai dari menyemangati istri hingga hal-hal lain spt
menyendawakan bayi setelah menyusu, menggendong bayi utk disusukan ke ibunya, dsbnya.

20. Banyak istirahat.

Anda bisa tidur saat bayi Anda tidur di siang hari, untuk menghemat tenaga dan
menghindarkan Anda dari stress. Jangan ragu meminta bantuan dari suami, asisten atau nenek
si Kecil saat Anda membutuhkan bantuan.

21. Makan makanan sehat bergizi.

Jangan diet dulu atau terburu-buru ingin menurunkan berat badan saat Anda menyusui.
Makan banyak sayur, buah, gandum, susu.

Cara Memperbanyak ASI Setelah Melahirkan


22. Konsumsi “galactagogue” (bahan alami untuk meningkatkan produksi ASI) seperti:
Fenugreek, Fennel Seed atau Blessed Thistle.

Fenugreek merupakan tanaman herbal yang berasal dari daerah Mediterania. Fenugreek
digunakan di seluruh dunia telah digunakan oleh perempuan selama berabad-abad sebagai
“galactagogue”. Fenugreek mengandung diosgenin, sebuah estrogen nabati, yang telah
terbukti untuk meningkatkan aliran susu pada wanita menyusui untuk membantu mendukung
produksi ASI. Tidak seperti suplemen Fenugreek tersedia di pasaran yang harus diminum
hingga 8 kapsul per hari, Milkies Fenugreek dari Fairhaven Health memiliki komposisi unik
konsentrat ekstrak bubuk biji Fenugreek (8:1), memberikan dosis setara dengan 2000 mg dari
fenugreek standard umumnya, hanya dalam 2 kapsul veggie setiap harinya.

Ibu menyusui dapat melihat peningkatan produksi ASI-nya dalam 2-3 hari pertama setelah
mulai suplementasi dengan fenugreek ini, dengan efektivitas penuh dicapai dalam waktu 2
minggu. Penggunaan jangka panjang dapat untuk membantu mempertahankan produksi ASI.

Pilihan bagi yang suka minum teh, Fennel Seed dan Blessed Thistle yang terkandung dalam
Milkies Nursing Time Tea, membantu meningkatkan produksi susu untuk perawatan ibu dan
membantu meringankan keluhan pencernaan baik untuk ibu dan bayinya. Nursing Time Tea
yang tidak mengandung kafein ini adalah teh alami yang diciptakan untuk membantu ibu
menyusui memperbanyak ASI juga melancarkan pencernaan. Kandungan herbal alami dalam
Nursing Time Tea telah digunakan selama ratusan tahun di Amerika untuk meningkatkan
laktasi yang sehat dan memulihkan kondisi ibu setelah melahirkan.

Bagi yang bermasalah dengan berat badan bayi atau ingin meningkatkan gizi pada kandungan
ASI agar menjadi kaya dan ASI kental, Milkies Nursing Blend adalah jawabannya.
Kandungannya sangat bernutrisi untuk kebutuhan ibu dan bayi (Vitamin A, B, C, D, E, K,
Calcium, Iron, Zinc, Magnesium), selain itu juga mengandung Fenugreek dan Fennel Seed
untuk meningkatkan produksi ASI.

23. Hindari pemberian susu formula.

Terkadang karena banyak orangtua merasa bahwa ASInya masih sedikit atau takut anak gak
kenyang, banyak yg segera memberikan susu formula. Padahal pemberian susu formula itu
justru akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Anak relatif malas menyusu atau malah
bingung puting terutama pemberian susu formula dg dot. Begitu bayi diberikan susu formula,
maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin
berkurang. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yg diproduksi.

24. Hindari obat-obatan yang mengandung antihistamin (obat anti alergi klorfeniramin
maleat, deksklorfeniramin maleat, doksilamin) dan dekongestan

( biasa ditemukan pada obat pelega hidung tersumbat, bentuknya bisa berupa
fenilpropanolamin, fenilefrin, efedrin, pseudoefedrin ) karena bisa menurunkan produksi ASI.
Bila Anda terserang flu, obati secara alami dengan mandi air hangat, minum minuman hangat
dan sup ayam serta banyak istirahat.
25. Hangatkan hubungan dengan suami (Anda boleh berhubungan lagi setelah 4-6
minggu setelah kelahiran,

Keluarnya lokia, darah dari vagina selama masa nifas yang mengindikasikan terjadinya
pemulihan rahim, bisa berlangsung 3-8 minggu, tunggu sampai proses ini selesai). Nikmati
kedekatan Anda berdua saat si Kecil sudah tidur, karena hormon oksitosin yang ditimbulkan
akan membantu produksi ASI anda. Kosongkan dulu payudara Anda dengan memompa ASI
didalamnya. Dan jangan lupa, gunakan KB bila Anda belum mau memberikan adik untuk si
Kecil. Meskipun menyusui adalah KB alami, persentase pencegahan kehamilannya belum
teruji 100%.

Itulah beberapa poin cara memperbanyak asi dari wishing baby. Selain itu Anda dapat
mengkonsumsi Produk produk dari Wishing Baby untuk cara memperbanyak asi yang Anda
dapat cek di link berikut ini

Anda dapat segera praktekan tips cara memperbanyak asi dari kami dan semoga berhasil.

SUMBER : http://www.wishingbaby.com/25-cara-memperbanyak-asi/