Anda di halaman 1dari 4

B.

Analisa Situasi Ruangan (SWOT)


KET. STRENGTH WEAKNESS OPPORTUNITIES THREAT
M a. Ruang Cendrawasih dikepalai oleh seorang a. Latar belakang pendidikan a. Pada saat tidak ada a. Adanya tanggung
A kepala ruangan dengan latar belakang petugas kesehatan yang kepala ruangan, jawab dan tanggung
N pendidikan S1 Keperawatan + Ners yang bekerja diruangan surgical dilakukan pendelegasian gugat terhadap kinerja
mempunyai pengalaman kerja dirumah sakit kelas II kepada ketua TIM perawat.
sekirat 21 tahun. b. Adanya peluang perawat b. Adanya perbedaan
b. Karu selalu berusaha menjaga komunikasi b. Perawat di Ruang untuk pengembangan
latar belakang
yang baik antar perawat Cendrawasih 75% masih karir dengan cara tugas
c. Ruang Surgikal kelas II memiliki ketua TIM belajar dan izin belajar pendidikan dan
lulusan DIII Keperawatan
dengan pengalaman kerja yang cukup lama. bagi perawat. budaya antara pasien
d. Jumlah kapasitas tempat tidur berjumlah 37 c. Karu memberikan dan perawat sehingga
tempat tidur. kesempatan kepada dapat menghambat
e. Terdapat tenaga perawat yang sedang perawat ruangan untuk kelancaran dalam
mengikuti pendidikan sarjana keperawatan mengikuti pelatihan- pemberian askep.
yaitu berjumlah 1 orang pelatihan dalam
menambah keilmuan
M a. Terdapat uang kesejahteraan a. Tidak adanya standar a. Visi rumah sakit a. Biaya pemeliharaan
O karyawan PNS maupun honor/kontrak keuangan di ruangan menjadi rumah sakit dan pengadaan sarana
N cendrawasih pendidikan mandiri dan prasarana yang
E dengan pelayanan terus meningkat
Y paripurna yang b. Tuntutan pelayanan
memenuhi standar yang lengkap sesuai
internasional tahun dengan standar dari
2010. masyarakat
b. Adanya kebijakan c. Anggaran untuk
pihak RSUD Arifin pengadaan alat
Achmad tentang kesehatan dan obat
standar perlengkapan terbatas
ruang pasien d. Status RS Arifin
Achmad sebagai
rumah sakit rujukan
yang menampung
sebagian besar pasien
dari berbagai
Puskesmas dan
Rumah Sakit yang
terdapat di Provinsi
Riau

M a. Adanya buku komunikasi antar tenaga a. Intervensi dan a. Adanya kebijakan RS a. Tuntutan pelayanan
E keperawatan di ruangan Cendrawasih implementasi telah untuk memperbaiki keperawatan yang
T b. Adanya struktur organisasi dengan model dilakukan dengan cukup sistem kerja menjadi professional
O tim 1 dan 2 baik dan sesuai SOP yang lebih professional b. Meningkatnya
D c. Pembagian shift perawat dibuat perbulan. ada, namun lebih banyak kesadaran masyarakat
E d. Komunikasi antara perawat, dokter, bersifat kolaboratif yaitu akan pelayanan yang
klien/keluarga bersifat sosial/terbuka. berfokus pada masalah berkualitas
e. Pre dan post conference telah dilaksanakan medis bukan pada c. Adanya UU
sesuai dengan standar tindakan keperawatan perlindungan
f. Program dokter di tulis pada lembaran yang sesuai dengan konsumen
status pasien dan diberitahukan kepada kebutuhan pasien secara d. Terdapat rumah sakit
perawat. keseluruhan swasta dan klinik –
g. Adanya pedoman asuhan keperawatan / b. Penggunaan monitoring klinik yang dapat
SOP ruangan infus dan cairan yang memberikan
h. Adanya standar orientasi penerimaan belum terdapat diruangan pelayanan yang lebih
pasien baru c. Memiliki tempat baik dengan fasilitas
i. Kedisiplinan waktu sesuai standar ruangan tersendiri untuk set infus, memadai
j. Overan antar shif dapat dilaksanakan set GV, namun masih e. Meningkatnya
dengan baik oleh perawat. belum digunakan secara kesadaran masyarakat
maksimal karena di akan aspek hukum
dalam kotak set tersebut
sudah bercampur dengan
alat-alat lainnya yang
seharusnya tidak
ditempat itu.
d. Tempat penyimpanan
cairan infus masih belum
maksimal digunakan
karena masih diletakkan
didalam kotak dan
berserakan diluar ruangan
tindakan
M a. Kapasitas tempat tidur yaitu 37 tempat tidur a. Pengadaan alat-alat a. Visi Rumah Sakit a. Terdapatnya RS swasta
A b. Terdapat kamar tindakan yang berisikan perlengkapan ruang menjadi rumah sakit yang memiliki sarana dan
T peralatan kesehatan seperti obat dan cairan pasien belum sesuai pendidikan mandiri prasarana yang lebih baik
E infus, baki tindakan, troli tindakan, set dengan perencanaan b. Meningkatnya
dengan pelayanan
R GV, bengkok, kasa, kapas, betadine, yang diajukan oleh kesadaran masyarakat
I paripurna yang akan aspek hukum
ruangan
A memenuhi standar c. Pengadaan alat – alat
b. Lambatnya proses
L negosiasi pengadaan
internasional tahun perlengkapan ruang
alat ruangan oleh 2010. pasien belum sesuai
b. Adanya kebijakan dengan perencanaan
pihak RSUD
pihak RSUD Arifin yang diajukan ruangan.
Achmad tentang
standar perlengkapan
ruang pasien
c. Kepala ruangan
dilibatkan dalam
membuat perencanaan
kebutuhan alat ruangan
M a. Adanya pedoman SOP dan SAK a. Kualitas tenaga belum a. Terbukanya a. Persaingan antar RS
O diruangan Surgical kelas II memenuhi standar kesempatan untuk yang semakin kuat
D b. Adanya struktur organisasi dengan professional melanjutkan b. Persaingan dengan
E model tim sesuai dengan perannya b. Intervensi dan pendidikan yang lebih masuknya perawat
L masing-masing. implementasi keperawatan tinggi dengan latarbelakang
lebih banyak bersifat b. RSUD Arifin Achmad pendidikan yang
A kolaboratif merupakan lahan lebih tinggi
S pendidikan untuk D c. Tuntutan yang lebih
K III, S1 Keperawatan, tinggi dari
E kedokteran. masyarakat untuk
P c. Adanya PPNI yang mendapatkan
menangani profesi pelayanan kesehatan
keperawatan yang professional