Anda di halaman 1dari 2

PENYULUHAN Pengertian Fase kedua

Kecemasan meningkat melamun dan


PERAWATAN HALUSINASI Halusinasi adalah satu persepsi yang berpikir sendiri jadi dominan. Mulai
salah oleh panca indera tanpa adanya merasakan adanya bisikan yang tidak
rangsang (stimulus) eksternal. jelas.
Fase ketiga
Halusinasi pendengaran adalah suatu Bisikan, suara, halusinasi semakin
menonjol, menguasai dan mengontrol
Halusinasi dimana seseorang
klien.klien menjadi terbiasa dan tidak
mendengar suara atau bunyi
berdaya terhadap halusinasinya.
sedangkan orang lain yang berada di
Fase Keempat
sekitarnya tidak mendengar suara
Halusinasi berubah menjadi
Disusun Oleh : atau bunyi yang di dengar tersebut. mengancam, memerintah dan
memarahi klien. Klien menjadi takut,
ESTRI MAILINDA, S.Kep
tidak berdaya, hilang konttol dan
18091016 Proses terjadinya tidak dapat berhubungan orang lain di
Halusinasi lingkungan.

Halusinasi berkembang melalui 4 fase : Tanda dan Gejala


PROGRAM PENDIDIKAN Fase pertama  Bicara, Senyum, dan tertawa sendiri
PROFESI NERS SEKOLAH Klien mengalami stres, cemas, perasaan  Menarik diri, menghindari dari orang
TINGGI ILMU KESEHATAN perpisahan, kesepian yang memuncak lain
dan tidak dapat diselesaikan.  Tidak dapat membedakan nyata dan
HANG TUAH PEKANBARU
tidak nyata
201
 Tidak dapat memusatkan pikiran Peran Keluarga 3. Bantu menurunkan kecemasan dan
dan konsentrasi
ketakutan
 Curiga, bermusuhan, merusak (diri
sendiri, orang lain dan Temani, cegah isolasi dan menarik diri.
lingkungan), takut Terima halusinasi tanpa mendukung
 Ekspresi muka tegang, mudah
dan menyalahkan. misalnya: saya
tersinggung
percaya anda mendengar tetapi saya
Penyebab 1. Bantu mengenal halusinasinya sendiri tidak mendengar. Beri
 Penolakan dan Kekerasan dalam kesempatan untuk mengungkapkan.
Bina hubungan saling percaya.
kehidupan
Tetap hangat, empati, kalem dan lemah
 Pola asuh yang tidak adekuat, Diskusikan kapan muncul, situasi yang
misal: tidak ada kasih sayang menyebabkan (jika sendiri), isi, lembut.
 Konflik dan kekerasan dalam
frekuensi. 4. Mencegah klien melukai diri sendiri
keluarga
2. Meningkatkan kontak dengan realitas dan orang lain
 Kemiskinan, Konflik sosial budaya
(peperangan, kerusuhan, Bicara tentang topik yang nyata, tidak Lakukan/berikan perlindungan pada
kerawanan) klien.
mengikuti isi halusinasi. Buat jadwal
 Kehidupan yang terisolasi disertai
kegiatan seharian untuk menghindari 5. Tingkatkan harga diri
stress yang menumpuk
kesendirian. Ajak bicara jika klien Identifikasi kemampuan klien dan beri

kegiatan yang sesuai. Beri kesempatan


tampak sedang berhalusinasi.
klien untuk sukses dan beri pujian akan

kesuksesan klien.