Anda di halaman 1dari 21

Hasil Analisis Konteks

A . Analisis Standar Isi

Komponen Deskripsi Kondisi Ideal Kondisi Riil Rencana tindak Lanjut

1. Kerangka Memuat: Melakukan:


Dasar  Sekolah sudah merevisi
Kurikulum 1. Tujuan pendidikan SMK Seluruh kerangka dasar Visi dan Misi Sekolah  Menyempurnakan
2. Visi satuan pendidikan kurikulum yang memasukkan nilai analisis SKL kelompok
3. Misi satuan pendidikan dikembangkan dengan karakter bangsa. mapel dan mata
4. Tujuan Pendidikan Program acuan hasil analisis SKL  Membuat analisis SKL pelajaran yang
Keahlian satuan pendidikan & satuan pendidikan dan dihubungakn dengan
SKL kelompok mata kelompok mata KI dan KD
pelajaran pelajaran.
2. Struktur A.Struktur Kurikulum memuat:
Kurikulum 1. pola & susunan mapel  Menambah jam Menyempurnakan
2. kebutuhan peserta didik & Seluruh struktur pelajaran dari 48 Struktur Kurikulum
satdik kurikulum disusun dan jam/minggu menjadi 51 sesuai kebutuhan.
3. alokasi waktu tatap muka dikembangkan dengan jam /minggu
4. pemanfaatan 4 jam acuan Standar Isi.
tambahan  Memilih Muatan lokal
5. jenis mapel mulok menggambar ciri
B. KTSP memuat: khusus yang disesuaikan
1. Mata pelajaran disekolah.
2. Muatan lokal
Komponen Deskripsi Kondisi Ideal Kondisi Riil Rencana tindak Lanjut

3. Kegiatan Pengembangan Diri


4. Pengaturan beban belajar
5. Ketuntatasan belajar
6. Kriteria kenaikan kelas &
kelulusan
7. Kriteria penjurusan

Beban belajar untuk Muatan Pelaksanaan beban belajar Memaksimalkan waktu


 Pelaksananan
Nasional pada KTSP kurikulum untuk Komponen Normatif yang tersedia sesuai
Beban belajar
2013: Pendidikan Agama dengan ketentuan.
dilaksanakan
1. Pendidikan Agama berdasarkan jumlah ditambah 1 jam pelajaran
untuk peningkatan Imtaq
jam yang telah
2. PKn dan dilaksanakan
ditentukan menurut
bersamaan dengan KBM
3. Bahasa Indonesia UU No 20 Tahun
2003 Pasal 37. Pendidikan Agama.
4. Matematika
3. Beban Belajar
 Beban belajar telah
5. B. Inggris
mengacu kepada : Pelaksanaan Beban Belajar
6. Sejarah Indonesia untuk komponen Produktif
1 jampel = 45 menit ditambah dari 18 jam
Beban Belajar Muatan
Kewilayahan: 1 minggu = 51 jam perminggu menjadi 24 jam
perminggu
7. Seni Budaya 1 tahun = 36 - 38
minggu
8. PJOK
Komponen Deskripsi Kondisi Ideal Kondisi Riil Rencana tindak Lanjut

9. Kemuhammadiyahan Durasi waktu pembelajaran


untuk 1 jam pelajaran 40
10. Bahasa Arab Perhitungan beban menit.
belajar peserta didik Minggu efektif dilaksanakan
Beban Belajar untuk kelompok C
dengan rincian : memenuhi persyaratan selama 38 minggu dalam 1
tatap muka, tugas tahun.
1. C1 (Dasar Bidang Keahlian) terstruktur dan tugas
2. C2 (Dasar Program Keahlian) mandiri tak terstruktur Beban belajar perminggu
Kegiatan dilaksanakan sebanyak 51
3. C3 ( Kompetensi Keahlian )
Pengembangan Diri jam perminggu.
4. Muatan Lokal dialokasikan equivalen
 Pengembangan diri dengan 2 jam/minggu di
luar beban belajar
 Durasi waktu untuk 1 jam
pelajaran 45 mnt

 Minggu efektif
penyelenggaraan
pendidikan adalah 38
minggu dalam 1 tahun
pelajaran.

 Beban belajar perminggu


sebanyak 51 jam pelajaran.
Komponen Deskripsi Kondisi Ideal Kondisi Riil Rencana tindak Lanjut

 Minggu efektif belajar Kalender pendidikan Kalender pendidikan Memaksimalkan minggu


minimum 36 minggu dan sesuai dengan Standar sekolah dijabarkan efektif belajar sesuai
maksimum 38 minggu. Isi dan dikembangkan berdasarkan kalender dengan kalender
 Jeda tengah semester oleh , Dinas pendidikan pendidikan dari Dinas pendidikan yang sudah
maksimum 2 minggu provinsi , dan Pendidikan Provinsi Riau disusun berdasrkan
disesuaikan pada setiap dan kegiatan sekolah. kalender pendidikan dinas
 Jeda antar semester satuan pendidikan pendidikan kota dan
maksimum 2 minggu
kegiatan sekolah.
 Libur Akhir Tahun Pelajaran
4. Kalender maksimum 3 minggu
Pendidikan
 Hari Libur Keagamaan 2-4
minggu

 Hari Libur umum Nasional


maksimum 2 minggu

 Hari Libur Khusus


maksimum 1 minggu

 Kegiatan khusus Sekolah


maksimum 3 minggu
B . Analisis Satuan Pendidikan

RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL KESENJANGAN TINDAK LANJUT

1 Peserta Didik Memiliki minat dan bakat  90 % siswa yang Ada 10 % peserta didik Menyusun rencana
dalam bidang seni dan memilih/masuk SMK yang diterima tidak sosialisasi program
kerajinan, olahraga, teknik Muhammadiyah 2 sesuai dengan program keahlian pada masyarakat,
computer. Pekanbaru memiliki bakat studi keahlian yang tingkat pendidikan SMP/MTs
untuk pengembangan diminati, sehingga mealui pameran dan Media
kompetensi sesuai motivasi mereka dalam massa.
dengan bidang keahlian KBM rendah
yang dipilih  Mengusulkan pemberian
Kondisi ekonomi dan sosial Terdapat 40 % kondisi berbagai jenis Bea siswa
yang dapat mendukung  Masih terdapat 60 % ekonomi dan status seperti :BKM,Infak Jumat
program peningkatan kondisi ekonomi status sosial yang dapat siswa, Zakat Guru,
kompetensi. sosialnya menengah mendukung dengan Perusahaan Swasta,dll.
kebawah. baik program  Memberikan kesempatan
 70% siswa bertempat peningkatan bekerja di Unit Bisnis
tinggal jauh dari sekolah. kompetensi. Sekolah.
Kondisi lingkungan tempat
 30 % siswa berangkat  Mengoptimalkan
tinggal dapat terjangkau  Hanya 30 % siswa
kesekolah dengan pembelajaran
angkutan umum dan dekat yang berdomisili
berjalan kaki. pengembangan
dengan sekolah. dekat dengan
 Terdapat 70 % siswa kewirausahaan dan
yang mempunyai disiplin lingkungan sekolah. ekonomi kreatif.
dan motivasi belajar  70 % siswa
Mempunyai disiplin dan yang tinggi. berangkat dengan
motivasi belajar yang tinggi menggunakan
dari diri peserta didik. kendaraan roda dua
 Terdapat 30 %
RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL KESENJANGAN TINDAK LANJUT

siswa yang tidak


disiplin dan motivasi
belajar yang
rendah.

2 Pendidik dan Untuk mata pelajaran Terdapat 60 orang guru Tidak ada Mengusulkan daftar nama
Tenaga kejuruan harus memiliki yang mengajar mata pendidik yang belum
ijazah/sertifikat keahlian pelajaran sesuai dengan mendapat sertifikat pendidik
Kependidikan dalam mata pelajaran yang keahlian, 34 orang mengajar ke Dinas Pendidikan
diampu/diajarkan mata pelajaran sesuai Provinsi Riau.
dengan sertifikasi keahlian
Semua pendidik telah  Menyusun program
memperoleh sertifikasi  Terdapat 100 %  Tidak terdapat guru peningkatan kompetensi
pendidik pendidik yang memililiki yang tidak pendidik melalui
kompetensi pedagogik. memahami :Pengusulan Diklat/
Semua pendidik memiliki  40 % tenaga kompetensi Workshop ke P4TK
kompetensi pedagogig dan kependidikan yang pedagogik. terkait, workshop mandiri,
profesional yang kompeten. belum memiliki peningkatan kwalitas
Semua tenaga kependidikan Kwalifikasi Pendidikan  Terdapat 5 orang Suvervisi kelas.
memilik Ijazah minimal D3 & S1. berijazah SLTA, dan Menyusun program
Kwalifikasi D3 dan sesuai 6 orang berijazah S1 peningkatan kompetensi
dengan Latar Belakang Tenaga Kependidikan.
Pendidikan.
RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL KESENJANGAN TINDAK LANJUT

3 Sarana dan Semua ruang belajar siswa  Semua Program Tidak ada kesenjangan Menggunakan ruang belajar
Prasarana dan labor/bengkel / keahlian sdh siswa dan laboratorium
laboratorium harus sesuai mempunyai labor sesuai secara baik dan benar.
dengan standar minimal standar
sarana dan prasarana  Jumlah ruang praktik
pendidikan /bengkel sudah
memenuhi standar .

4 Pembiayaan Biaya ideal yang dibutuhkan Biaya yang diterima dari Kekurangan biaya Membuat usulan anggaran
peserta didik/tahun sebesar Komite dan Swadaya sebesar Rp 433.440,- biaya dan mengajukan
 Biaya Rutin Rp 4.800.000, Masyarakat sebesar Rp /peserta didik/tahun melalui komite sekolah.
Operasional 4.656.000,-/peserta/tahun
Sekolah

 Biaya Uji Biaya Uji Kompetensi Rp


Kompetensi 500.000,-/peserta/ tahun
pada tingkat XII

Biaya Prakerin Rp 500.000,-


 Biaya Prakerin
/peserta didik/pada tingkat
XI

 Biaya Ujian Biaya US dan UN Rp


Sekolah dan 400.000,-/peserta didik pada
Ujian Nasional tingkat XII
RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL KESENJANGAN TINDAK LANJUT

 Biaya Ujian Biaya Ujian Semester dan


Semester dan Kenaikan Kelas Rp 360.000,-
Kenaikan Kelas / peserta didik/tahun.

 Biaya Biaya Implementasi Sistim


Implementasi Manajemen Mutu Rp
Sistim 300.000,-/peserta
Manajemen didik/tahun.
Mutu

 Biaya Biaya penerimaan PPDB


Penerimaan Rp350.000/tahun
Peserta Didik
Baru
5 Program sekolah  Tersedianya Standar Isi  Pemetaan Standar Isi Tidak ada Melaksanakan Pemetaan
dan SKL yang disertai dan SKL sudah standar isi dan SKL
1. Pemenuhan dengan Pemetaan Isi dan dilaksanakan pada
Standar Isi dan SKL seluruh Program Keahlian Menyempurnakan dokumen
SKL KTSP untuk tahun
2. Penyempurnaan  Dokumen KTSP rutin  Dokumentasi KTSP sudah berikutnya
Dokumen KTSP disempurnakan 1 kali direview
dalam 1 tahun
6 Pemberlakuan dan Dokumen KTSP ditandangani  Dokumentasi KTSP Menggunakan KTSP yang
pengesahan oleh Kasek, komite dan ditandatangani Kasek, telah disyahkan oleh Kepala
dokumen KTSP disyahkan oleh Kepala dinas Komite dan disyahkan Tiada kesenjangan dinas untuk proses PBM di
oleh Kepala dinas sekolah.
RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL KESENJANGAN TINDAK LANJUT

7 Penyempurnaan Dokumen KTSP  Dokumen KTSP Menggunakan KTSP yang


dokumen KTSP disempurnakan disempurnakan Tim telah disyahkan oleh Kadis
Tiada kesenjangan
berdasarkan acuan berdasarkan acuan Pengmbangan Kurikulum untuk proses PBM di
operasional operasioanal ( TPK ). sekolah.

8 Penyempurnaan  Penyempurnaan proses  Penyempurnaan proses Menyempurkan dan


proses dan dan mekanisme dikoordinir dan meknisme dilakukan melaksanakan proses dan
mekanisme oleh TPK, Guru dan Komite oleh TPK, Guru dan Tiada kesenjangan mekanisme
Komite Sekolah.

9 Pemberian  Pengalaman belajar  Pengalaman belajar guru Memonitoring Pengalaman


Pengalaman Belajar dilakukan oleh setiap sudah dilakukan oleh belajar dilakukan oleh
guru dibawah setiap guru dibawah setiap guru dibawah
koordinansi Waka koordinansi Wakil kepala Tiada kesenjangan koordinansi Wakil kepala
Kurikulum dan TPK Kurikulum dan TPK Kurikulum dan TPK bidang
bidang tugas kelompok bidang tugas kelompok tugas kelompok pengelola
pengelola pengelola.

10 Perancangan Model Perencanaan model  90 % guru sudah  Masih adanya 10 %  Menyarankan agar dapat
Pembelajaran pembelajaran Aktif dilakukan merencanakan guru yang belum merencanakan
oleh guru sesama kelompok pembelajaran Aktif merencanakan pembelajaran Aktif sesuai
MGMP di sekolah dan DU/DI pembelajaran Aktif dengan mata
pelajarannya
RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL KESENJANGAN TINDAK LANJUT

11 Penerapan  Model pembelajaran ICT  70 % guru sudah  30 % guru yang  Memberikan pelatihan
berbagai model diterapkan secara baik dan menerapkan belum menerapkan kepada Guru yang
pembelajaran termanfaat secara optimal pembelajaran ICT pembelajaran ICT belum mempunyai
pengetahuan tentang
penggunaan ICT.

C. Analisis Lingkungan Eksternal


KONDISI RIIL RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL PELUANG TANTANGAN KESENJANGAN TINDAK LANJUT

1 Komite Sekolah Adanya tugas dan Dukungan Moril dari Terbatasnya waktu Partisipasi dan Sosialisasi
tanggung jawab tertulis Komite sangat baik bagi pengurus keikutsertaan komite melalui
 Organisasi/ berdasarkan anggaran untuk mengadakan sekolah dalam workshop
Pengelolaan dasar dan anggaran pertemuan penyusunan bekerjasamam
rumah tangga komite program sekolah dengan dewan
sekolah masih kurang pembinaan
mengenai tugas
dan fungsi
Adanya program kegiatan Sebagian program komite sekolah
 Program/
yang dirancang bersama Adanya keseriusan belum semua dapat
Kegiatan ketua untuk Program belum Mengadakan
oleh pengurus dengan berjalan dengan dilaksanakan pertemuan
memberikan
menerima masukan dari masukan dan baik khusus
sekolah. menanggapi masalah membahas
program dan
KONDISI RIIL RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL PELUANG TANTANGAN KESENJANGAN TINDAK LANJUT

tindak lain

 Jenis Dukungan Adanya dukungan moril Adanya dukungan Menilai rata-rata Peningkatan
maupun material moril dan motivasi tingkat kepedulian kepedulian
dari komite/ yayasan. komite/ yayasan komoite/
relatif amat baik. yayasan
terhadap
sekolah

2 Dewan Pendidikan Mengevaluasi kondisi Adanya dukungan Kepedulian Pemda


sekolah dan moril dan motivasi dan Dunia Usaha
 Organisasi/ mengkoordinir hubungan antara sekolah, dan Industri masih
Pengelolaan sekolah dengan Pemda Pemda dan Dunia rata-rata masih
dan Dunia Usaha Dunia Usaha dan Industri. rendah.
 Program/Kegiatan Industri
3 Asosisasi Profesi Merencanakan dan Adanya dukungan Kepedulian dari Dukungan hanya Menyusun
 Organisasi/Pengelol mengadakan program moril dari asosiasi asosiasi masih dalam bentuk moril program kerja
aan kerja sama dengan profesi rendah yang sudah
 Program/Kegiatan sekolah diatur dalam
MOU
4 Dunia usaha / Dunia Memahami dan mengerti Dunia usaha/ kerja Kepedulian dunia Kurikulum
kerja kompetensi/ ketrampilan banyak usaha/ kerja pendidikan di
yang diajarkan di sekolah membutuhkan mendukung sekolah dengan Melakukan akad
 Organisasi/ dan kemampuan peserta tenaga kerja terampil program kerja bidang kerja yang kerja sama
Pengelolaan didik tentang praktik tingkat menengah sekolah masih ada di industri tidak dalam
dunia usaha / industri rendah, karena pengembangan
KONDISI RIIL RENCANA

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL PELUANG TANTANGAN KESENJANGAN TINDAK LANJUT

 Program/ tingkat sinkron kurikulum dan


Kegiatan memberikan Praktik Kerja
 Jenis Dukungan keuntungan Industri

5 Sumber daya alam Kurikulum pendidikan Kekayaan alam Meningkatkan SDM


dan sosial budaya yang dikembangkan daerah provinsi riau dan penghayatan
sesuai dengan potensi dan keanekaragaman dan apresiasi
 Organisasi/ alam dan aspek sosial sosial budaya budaya setempat.
Pengelolaan budaya yang berlaku .
 Program/
Kegiatan

D. Analisis Standar Penilaian

Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
1 Prinsip Penilaian Penilaian hasil belajar peserta 100% pendidik menggunakan Tidak ada
didik pada jenjang dasa dan penilaian hasil belajar peserta didik kesenjangan
menengah berdasarkan prinsip- mengacu pada prinsip penilaian
prinsip:
yang berstandar yang
terdokumentasi dengan baik.
1. Sahih
2. Objektif
3. Adil
4. Terpadu
5. Terbuka
6. Menyeluruh
Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
7. Sistematis
8. Beracuan Kriteria
9. Akuntabel

2 Teknik dan Penilaian hasil belajar oleh Semua guru telah membuat teknik Tidak ada
Instrumrn penilaian peserta didik menggunakan dan instrument penilaian sesuai kesenjangan
berbagai teknik penilaian berupa dengan mata pelajaran yang
tes:
diampu

1. Tes tertulis
2. Tes Lisan
3. Tes Praktik
4. Observasi atau pengamatan
5. Penugasan baik perseorangan
maupun kelompok

3 Mekanisme dan Penilaian hasil belajar pada jenjan Sekolah telah melakukan Tidak ada
Prosedur penilaian pendidikan dasar dan menengah mekanisme dan prosedur penilaian kesenjangn
dilaksanakan oleh: sesuai dengan peraturan yang
 Pendidik berlaku
 Satuan Pendidikan
 Pemerintah
Pendidik menginformasikan Semua guru menginformasikan
silabus mata pelajaran yang silabus mata pelajaran pada awal
didalamnya memuat rancangan semester
dan kriteria penilaian pada awal
semester
Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
Pendidik mengembangkan Semua pendidik telah Menyempurna
Indikator pencapaian kompetensi mengembangkan indicator kan
KD dan memilih teknik penilaian pencapaian kompetensi walau pengembanga
yang sesuai pada saat menyusun belum sempurna n Indikator
silabus mata pelajaran pencapaian
kompetensi
melalui MGMP
mata
pelajaran
4 Penilaian hasil Pendidik mengembangkan Pendidik mengembangkan
belajar oleh satuan instrumen dan pedoman penilaian instrumen dan pedoman penilaian
Pendidikan. sesuai dengan bentuk dan teknik sesuai dengan bentuk dan teknik
penilaian yang dipilih penilaian yang dipilih walaupun
belum sempurna
Pendidikan mengembangkan Pendidikan mengembangkan Menyempurna
instrument dan pedoman instrument dan pedoman penilaian kan kembalian
penilaian sesuai dengan bentuk sesuai denganbentuk dan teknik
dan teknik penilaian yang dipilih penilaian yang dipilih walau belum
sempurna.
Pendidik melaksanakan, tes, Pendidik melaksanakan, tes,
pengamatan, penugasan, dan pengamatan, penugasan, dan
bentuk lain yang diperlukan. bentuk lain yang diperlukan.

Pendidik mengolah hasil penilaian Pendidik mengolah hasil penilaian


untuk mengetahui kemajuan hasil untuk mengetahui kemajuan hasil
belajar peseta didik belajar peseta didik
Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
Pendidik mengembalikan hasil Sekitar 60% pendidik yang Masi ada 40% Mengingatkan
pemeriksaan pekerjaan peserta mengembalikan hasil pemeriksaan pendidik kembali
didik disertai balikan komentar pekerjaan peserta didik disertai mengembalikan kepada
yang mendidik. balikan komentar yang mendidik. hasil pemeriksaan pendidik
pekerjaan peserta melalui rapat
didik disertai dinas.
balikan komentar
yang mendidik.

Pendidik memanfaatkan hasil Semua guru memanfaatkan hasil


penilaian untuk perbaikan ulangan untuk perbaikan
pembelajaran pembelajaran.
Pendidik melaporkan hasil Semua pendidik telah melaporkan Pendidik belum Membuat
penilaian mata pelajaran pada hasil penilaian mata pelajaran yang membuat deskripsi Surat Edaran
setiap akhir semester kepada diampu, tetapi belum menyertakan singkat tentang
pimpinan satuan pendidikan deskripsi singkat sebagai cerminan hasil penilaiannya.
dalam bentuk satu nilai prestasi kompetensi utuh.
belajar peserta didik disertai
deskripsi singkat sebagai
cerminan kompetensi utuh

Pendidik melaporkan hasil Pendidik telah melaporkan hasil Melaporkan


penilaian akhlak kepada guru penilaian akhlak kepada guru hasil penilaian
Pendidikan Agama dan hasil Pendidikan Agama dan hasil Akhlak secara
penilaian kepribadian kepada penilaian kepribadian kepada guru tertulis agar
guru Pendidikan Pendidikan Kewarganegaraan terdokumenta
Kewarganegaraan digunakan digunakan sebagai informasi untuk si melalui
Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester format yang
menentukan nilai akhir semester akhlak dan kepribadian peserta didik disediakan.
akhlak dan kepribadian peserta dengan kategori sangat baik, baik,
didik dengan kategori sangat atau kurang baik masih melalui lisan
baik, baik, atau kurang baik

Satuan Pendidikan menentukan Satuan Pendidikan menentukan KB


KB setiap mata pelajaran dengan setiap mata pelajaran dengan harus
harus memperhatikan memperhatikan karakteristik peserta
karakteristik peserta didik, didik, karakteristik mata pelajaran,
karakteristik mata pelajaran, dan dan kondisi satuan pendidikan
kondisi satuan pendidikan melalui melalui rapat dewan pendidik
rapat dewan pendidik

Satuan Pendidikan Satuan Pendidikan


mengkoordinasikan ulangan yang mengkoordinasikan ulangan yang
terdiri atas ulangan tengah terdiri atas ulangan tengah
semester, ulangan akhir semester, ulangan akhir semester,
semester, dan ulangan kenaikan dan ulangan kenaikan kelas
kelas

Satuan Pendidikan telah Satuan Pendidikan telah


mengkoordinasikan ulangan yang mengkoordinasikan ulangan yang
terdiri atas ulangan tengah terdiri atas ulangan tengah
semester, ulangan akhir semester, ulangan akhir semester,
semester, dan ulangan kenaikan dan ulangan kenaikan kelas
kelas
Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
Satuan Pendidikan menentukan Satuan Pendidikan menentukan nilai
nilai akhir kelompok mata akhir kelompok mata pelajaran
pelajaran agama dan akhlak agama dan akhlak mulia dan
mulia dan kelompok mata kelompok mata pelajaran
pelajaran kewarganegaraan dan kewarganegaraan dan kepribadian
kepribadian dilakukan melalui dilakukan melalui rapat dewan
rapat dewan pendidik dengan pendidik dengan
mempertimbangkan hasil mempertimbangkan hasil penilaian
penilaian oleh pendidik dan nilai oleh pendidik dan nilai hasil ujian
hasil ujian sekolah/madrasah sekolah/madrasah

Pemerintahan Hasil Satuan Pendidikan Satuan Pendidikan telah


Belajar oleh menyelenggarakan Ujian menyelenggarakan Ujian
Pemerintah Sekolah/Madrasah dan Sekolah/Madrasah dan penentuan
penentuan kelulusan peserta didik kelulusan peserta didik dari Ujian
dari Ujian Sekolah/Madrasah Sekolah/Madrasah sesuai dengan
sesuai dengan POS Ujian POS Ujian Sekolah/Madrasah.
Sekolah/Madrasah.

Satuan Pendidikan menentukan Satuan Pendidikan telah


kelulusan peserta didik dari menentukan kelulusan peserta didik
satuan pendidikan melalui rapat dari satuan pendidikan melalui rapat
dewan pendidik sesuai dengan dewan pendidik sesuai dengan
kriteria kelulusan. kriteria kelulusan
Rencana
No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan
Tindak Lanjut
UN didukung oleh sistem yang Satuan Pendidikan menjaga
menjamin mutu dankerahasiaan kerahasiaan soal serta pelaksanaaan
soal serta pelaksanaan yang yang aman, jujur dan adil.
aman, jujur, dan adil

E . Analissi Standar Proses

NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL TINDAK LANJUT


I PERENCANAAN

Dalam pengembangan silabus yang


1. Silabus Pada Silabus harus memuat: Berdasarkan kenyataan silabus yang
ada pada SMK Muhammadiyah 2
ada para guru tinggal merevisi
1. Identitas mata pelajaran ,SKL, KI- Pekanbaru. Para guru produktif dan
kembali tentang kesepakatan alokasi
KD, Kegiatan Pembelajaran, non produktif ternyata sudah
waktu TM.PS,PI dan menambah
Indikator ketercapaian, Penilaian, berpedoman pada spektrum.
sumber belajar/reverensi serta
Alokasi Waktu, Sumber/Bahan/Alat. Adapun silabus yang ada membuat
merevisi KKO.
2. Penyusunan silabus berdasarakan identitas, SKL, KI-KD,Materi
hasil pemetaan Standar Isi. Pembelajaran, Kegiatan
Pembelajaran, Penilaian, Alokasi
Waktu terdiri dari TM, PS,PI dan
sumber belajar, ternyata silabus
tersebut dikerjakan berdasarkan
diskusi mata pelajaran yang ada di
sekolah, dan juga berdasarkan
pemetaan.
NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL TINDAK LANJUT
2. RPP 1. RPP memuat: Identitas MP, SKL, Para guru SMK Muhammadiyah 2 Perlu diadakan bimbingan pembuatan
KI- KD Indiator Pencapaian, tujuan Pekanbaru dalam pembuatan RPP RPP,dan keseragaman dalam
,Alokasi Waktu , Metode sudah memuat Identitas Mata penilaian (penentuan KBM)
Pembelajaran, Kegiatan Pelajaran, SKL, KI-KD, indikator
Pembelajaran, Penilaian belajar, pencapaian, tujuan, alokasi waktu,
dan sumber belajar. metode pembelajaran, kegiatan
2. Pada tahapan kegiatan pembelajaran, dan sumber belajar.
pembelajaran terdiri dari tahapan: Namun pada dasarnya tingkat
pendahuluan, kegiatan inti, dan keberhasilan pada siswa tidak
penutup. dapat ditampilkan ,karena KB dari
3. Mengacu pada prinsip-prinsip mata pelajaran tersebut tidak
penyusunan RPP. ditampilkan didalam RPP tersebut.

II PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1. Persyaratan
Pelaksanaan

2. Rombongan Jumlah maksimal peserta didik setiap Masih ada jumlah peserta didik per Penetapanjumlah penerimaan siswa
Belajar rombongan belajar adalah 32 peserta rombongan belajar melebihi 32 baru perlu disesuaikan dengan
didik. orang(32-36) jumlah rombongan belajar ideal.

3. Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Masih ada guru yang belum Dalam kegiatan pembelajaran guru
Pembelajaran menyampaikan tujuan wajib membawa RPP sebagai kontrol
 Pendahuluan pembelajaran yang sudah dibuat dalam pelaksanaan pembelajaran,
- Penyampaian tujuan pada RPP. serta menjelaskan tujuan
- Motivasi
NO KOMPONEN KONDISI IDEAL KONDISI RIIL TINDAK LANJUT
 Kegiatan inti Kegiatan pembelajaran tidak pembelajaran dan KBM pada siswa.
- Melakukan pembelajaran konsisten dengan pemetaan waktu
dengan pendekatan saintifik yang direnecanakan pada RPP.
 Penutup
- Rangkuman
- Penialaian/refleksi
- Umpan balik
- Tugas

III PENILAIAN  Penilaian dilakukan oleh guru Pada hasil penilaian pembelajaran Kepala Sekolah melakukan
HASIL terhadap hasil pembelajaran untuk ,masih ada guru yang tidak pemeriksaan dan pemantauan
PEMBELAJARAN mengukur tingkat pencapaian melakukan analisis sebagai bahan perkembangan hasil belajar peserta
kompetensi peserta didik, serta acuan dalam program perbaikan didik dari guru sebagai info/data
digunakan sebagai bahan proses pembelajaran bagi guru. ketidak berhasilan peserta didik dan
penyusunan laporan kemajuan melakukan supervisi terjadwal per
hasil belajar, dan memperbaiki semester.
proses pembelajaran.Yakni dengan
mengadakan ulangan
harian,Remedial dan Ujian.