Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN TERPADU BALITA

SAKIT DENGAN DIARE


No.Dokumen : C/VII/SOP/4/16/00
No.Revisi :
SOP Tanggal Terbit : April 2016
Halaman : 1/4
UPTD
SUGIHATI, Amd.Keb
PUSKESMAS
NIP. 19680411 199101 2 001
BATANGHARI

1. Pengertian a. Diare adalah buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer
dengan frekwensi lebih dari biasanya. Bayi lebih dari 1 bulan dan anak bila
frekwensi lebih dari 3 kali.
b. Pelayanan anak sakit dengan menggunakan metode Management Terpadu
Balita Sakit yang mana dalam penerapannya petugas di ajarkan untuk
memperhatikan secara cepat semua gejala anak sakit, sehingga segera dapat
ditentukan apakah anak dalam keadaan sakit berat dan perlu segera di rujuk
atau penyakitnya tidak parah dan hanya perlu pengobatan saja , dan
memberi konseling.
c. Pelaksanaan MTBS dengan Diare dilakukan oleh Penanggung Jawab
Pelaksana Program MTBS sebagai Fasilitator, beserta Bidan Desa sebagai
Pelaksana Kegiatan MTBS di Poli MTBS.
d. Pelaksanaa MTBS dengan diare dilakukan pada setiap anak balita sakit dan
berkunjung ke Puskesmas.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk petugas dalam
mengklasifikasikan penyakit dan memberi pengobatan yang sesuai pada kasus
dengan masalah Diare.
3. Kebijakan SK Ka. UPTD PKM Batanghari No: A/I/SK/4/16/001 Tentang Jenis.jenis
Pelayanan Kesehatan
4. Referensi Buku MTBS modul 1 s/d modul 5 Depkes RI dan Dinkes
5. Prosedur Alat:
1. Timbangan Berat badan
2. Pengukur Tinggi Badan
3. Termometer
4. Stetoskope
5. Stopwacth
6. Alat tulis
7. Buku regester

1/ 4
Bahan :
Form MTBS

Langkah – langkah
1. Petugas memanggil pasien
2. Petugas mempersiapkan alat bukti kegiatan ( regester, formulir MTBS )
3. Petugas mencuci tangan
4. Petugas menanyakan kepada ibu mengenai masalah anaknya
5. Petugas menimbang BB, mengukur TB dan mengukur suhu tubuh anak
6. Petugas memeriksa tanda bahaya
a. Anak tidak bisa minum/ menetek
b. Anak memutahkan semuanya
c. Anak kejang
d. Anak letargis/tidak sadar
7. Petugas menanyakan kepada ibu berapa lama diare, adakah darah dalam
tinja
8. Petugas melihat dan raba
1. Lihat keadaan umum anak, apakah :
1) Letargis atau tidar sadar
2) Gelisah dan rewel/mudah marah?
2. Lihat apakah matanya cekung?
3. Beri anak minum, apakah:
1) Tidak bisa minum atau malas minum?
2) Haus , minum dengan lahap?
4. Cubit kulit perut untuk mengetahui turgor. Apakah kembalinya:
1) Sangat laambat ( lebih dari 2 detik )?
2) Lambat?
9. Petugas memeriksa dan mengklasifikasikan sesuai dengan gejala/keluhan
a. Dehidrasi
1) Diare dehidrasi berat
2) Diare dehidrasi ringan/sedang
3) Diare tanpa dehidrasi
b. Diare 14 hari atau lebih
1) Diare persisten berat
2) Diare persisten
c. Darah dalam tinja
Disentri

2/ 4
10. Petugas memberikan penanganan/tindakan/pengobatan sesuai klasifikasi
masalah diare
a. Dehidrasi
1) Diare dehidrasi berat
a) Jika tidak ada klasifikasi berat lain: Beri cairan untuk
dehidrasi berat ( Rencana Terapi C ) dan tablet zinc
b) Jika anak juga mempunyai klasifikasi berat lain : RUJUK
SEGERA. Jika masih bisa minum, berikan ASI dan larutan
oralit selama perjalanan
c) Jika ada kolera di daerah tersebut, beri antibiotic untuk kolera
2) Diare dehidrasi ringan/sedang
a) Beri cairan dan makanan sesuai Rencana Terapi B dan Tablet
Zinc
b) Jika anak juga mempunyai klasifikasi berat lain : RUJUK
SEGERA, jika masih bisa minum, berikan ASI dan larutan
oralit selama perjalanan
c) Nasehati kapan kembali segera
d) Kunjungan ulang 5 hari jika tidak ada perbaikan
b. Diare 14 hari atau lebih
1) Diare persisten berat
a) Atasi dehidrasi sebelum dirujuk, kecuali ada klasifikasi berat
lain
b) RUJUK
2) Diare persisten
a) Nasehati pemberian makan untuk diare persisten
b) Kunjungan ulang 5 hari
c. Darah dalam tinja
Disentri
1) Beri antibiotic yang sesuai
2) Nasehati kapan kembali segera
3) Kunjungan ulang 2 hari
11. Petugas memberikan tindakan dan pengobatan pra rujukan.
12. Petugas merujuk anak, memberikan penjelasan dan membuat surat rujukan
13. Petugas menentukan tindakan dan pengobatan untuk anak yang tidak
memerlukan rujukan segera
14. Petugas memilih obat yang sesuai dan menentukan dosis obat jadwal
pemberian dan mengajarkan ibu cara cara pemberian obat di rumah.
15. Petugas memberikan konseling meliputi.

3/ 4
a. Pemberian Makanan
b. Pemberian cairan
c. Kapan harus kunjungan ulang
d. Menasehati ibu untuk menjaga kesehatan dirinya
16. Petugas mempersilakan ibu untuk mengambil obat ke loket obat.
17. Petugas mencuci tangan.
18. Petugas mendekomentasikan semua hasil pemeriksaan, therapy dan
tindakan.

6. Diagram Alir
7. Dokumen Terkait Regester, Blangko MTBS
8. Unit Terkait Pendaftaran, Ruang MTBS, dan Poli Umum
9. Rekaman historis
perubahan Tanggal mulai
No Yang dirubah Isi perubahan
diberlakukan

4/ 4