Anda di halaman 1dari 2

Naskah Roleplay

Nurul chotimah = perawat 2

Durrotul mustafidah = perawat 1

Maya putri sinar hayati =pasien

Liffia nanda adkhania = dokter

Habib muhamad sidiq = ayah pasien

Juwita ramandani =Narator

Arfianti herminingsih =ibu pasien

Kasus :

Seorang laki-laki umur 25 tahun dirawat di bangsal bedah di rumah sakit kusuma setelah diaamputasi
tangan kirinya. Klien mengatakan luka bekas amputasi pada tangan kiri terasa nyeri seperti terbakar ,
skala nyeri 7 , waktu nyeri terasa pada waktu bergerak dan berkurang saat tidur. Klien mengatakan
tangan di amputasi karena terkena mesin penggiling bakso. Klien saat ini mengatakan masih belum
percaya kalua tangan kirinya diamputasi dan mengatakan kepada perawat khawatir tidak dapat
aktivitas dan bekerja lagi karena sudah tidak punya tangan kiri.

Perawat 1 dan perawat 2 : assalamualaikum mas

Pasien : waalaikumussalam sus

Perawat 1 : perkenalkan pak, saya perawat durrotul dan perawat nurul yang berjaga pada bangsal
anggrek pada jam 07.00-14.00 nanti.

Perawat 2 : benarkan dengan mas toni ?

Pasien : iya saya sendiri

Perawat :bagaimana keadaan bapak hari ini ?

Pasien : saya baik-baik saja sus,hanya saya kurang percaya diri karena tangan kiri saya diamputasi.

Perawat :iya pak ,begini walaupun saya tidak merasakan apa yang bapak rasakan tapi saya mengerti apa
yang bapak rasakan.

Pasien :tapi sus saya tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa ini sus(sambil menangis).

Ibu pasien :tidak apa-apa nak ,disini masih ada ibu dan ayahmu yang akan membantu kamu disaat
seperti ini.

Ayah pasien :benar kata ibumu nak kamu yang sabar ya.

Perawat1 :iya mas,mas tidak boleh pantah semangat karena tangan kanan mas masih ada tangan kanan
lah yang dominan
Perawat 2 :semoga dalam kejadian ini ada hikmahnya mas