Anda di halaman 1dari 1

Kepemimpinan soeharto

Nama:
• Julianti Saraswati 17110003
• Yusuf Safari 17110002
• Riza Zaennurrakhman 17110004

Sebelum menjadi presiden, Soeharto adalah pemimpin militer pada masa


pendudukan Jepang dan Belanda, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal.
Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan dari Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada
tahun 1968.
Tipe Kepemimpinan Soeharto
1. Tipe Kepemimpinan Kharismatis
Tipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi, daya tarik dan pembawaan yang luar biasa.
2. Tipe kepemimpinan militeristik
Tipe kepemimpinan militeristik ini sangat mirip dengan tipe kepemimpinan otoriter.
(1) lebih banyak menggunakan sistem perintah/komando, keras dan sangat otoriter,
(2) menghendaki kepatuhan mutlak dari bawahan,
(3) sangat menyenangi formalitas, seperti upacara-upacara yang berlebihan, dll.
3. Tipe kepemimpinan Otokratis
Kepemimpinan otokratis memiliki ciri-ciri antara lain:
(1) mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipatuhi,
(2) pemimpinnya selalu berperan sebagai pemain tunggal,
(3) berambisi untuk merajai situasi, dll.
Kekurangan masa kepemimpinan soeharto
1. Otoriternya tidak beliau lakukan dengan baik karena banyak hal yang akhirnya membuatnya jadi
salah melangkah
2. Lengah, Ketika beliau percaya dengan orang itu dan beliau yakin, maka apapun yang dikatakan
oleh orang itu akan beliau lakukan dengan syarat, orang itu dapat memberikan alasan yang
seolah-olah itu logis atau masuk diakal
Kelebihan masa kepemimpinan soeharto
1. Cerdik. Beliau cerdik dalam berbisnis sehingga orang-orang asing berada dibawah pribumi
bagaimanapun caranya.
2. Cerdas. Beliau cerdas dalam mengatur strategi
3. Tegas. Tidak pernah ragu-ragu dalam mengambil keputusan