Anda di halaman 1dari 2

YAYASAN BRAYAT MINULYA

RUMAH SAKIT BRAYAT MINULYA SURAKARTA


Jl. Dr. Setiabudi No. 106 Kel. Manahan Kec. Banjarsari
Telp. (0271) 716646 (hunting) Fax. (0271) 727309
E-mail : rsbmslo@indosat.net.id
SURAKARTA 57139

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)


RS BRAYAT MINULYA
SURAKARTA

EKSTRA SISTOL VENTRIKEL


Pengertian (Definisi) Adalah kelainan irama yang ditandai dengan timbulnya kompleks QRS lebar (LBBB atau RBBB) yang
datang lebih awal dari pada interval irama dasarnya.

Anamnesis 1. Berdebar
2. Kehilangan denyut (skip pedbeat)
3. Nyeri dada
4. Denyut yang tiba-tiba terasa keras
5. Sesak nafas
6. Dizziness

Pemeriksaan Fisik Laju nadi teraba ireguler dengan adanya pause kompensatoar
Pemeriksaan Penunjang 1. EKG
2. Lab.: Hematologi rutin, elektrolit
3. Foto rontgen toraks

Kriteria Diagnosis 1. EKG 12 sadapan:


a. QRS lebar yang datang lebih awal, kadang disertai pause kompensatoar
b. Dengan melihat morfologi kompleks QRS, dapat diketahui dimana sumber ekstra sistol,
misalnya :
 Morfologi sebagai LBBB, aksis inferior, lokasi di right ventrikular outflow tract.
 Morfologi sebagai RBBB berasal di ventrikel kiri

Diagnosis Kerja Ekstra Sistol Ventrikel (VES)

Diagnosis Banding 1. Ekstrasistol atrial dengan aberans


2. Artefak

Penatalaksanaan 1. Asimtomatik
a Observasi
b Pada penderita dengan jantung yang normal, hanya perlu reassurance dan tidak perlu obat -
obatan.
c Pada penderita dengan penyakit jantung koroner, perlu dilakukan disingkirkan kemungkinan
iskemia, dan dinilai risiko terjadinya VT.
2. Simtomatik:
a Farmakologis dengan beta bloker, nondihydropiridin calcium channel blocker, amiodaron;
atau kombinasi
b Koreksi elektrolit, terutama magnesium dan kalium

Edukasi 1. Edukasi mengenali tanda dan gejala secara mandiri


Ajarkan cara menghitung nada, mengukur tekanan darah, mengelah berdebar, rasa melayang seperti
akan pingsan, keringat dingin, lemas
2. Edukasi tindakan awal yang harus dilakukan ketika timbul tanda dan gejala, seperti: istirahat, bila
keluhan tidak hilang harus segera ke pelayanan kesehatan terdekat
3. Edukasi tindakan lanjut / terapi definitive: Radio Frekuensi Ablasi
4. Edukasi reassurance: meyakinkan pasien kondisinya tidak berbahaya
Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam
Ad sanationam : dubia ad bonam
Ad fungsionam : dubia ad bonam

Kepustakaan Panduan Praktik Klinis (PPK) dan Clinical Pathway (CP) Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah