Anda di halaman 1dari 10

1

SAMBUTAN
KEPALA BADAN PPSDMK
PADA WISUDA POLTEKKES
KEMENKES MAMUJU
TAHUN AKADEMIK 2017/2018
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua

Yang saya hormati,


- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Mamuju;
- Pejabat rohaniawan;
- Pimpinan instansi dan undangan yang berbahagia;
- Direktur Poltekkes Kemenkes Mamuju dan
segenap civitas akademika;
- Orang tua/wali dan segenap wisudawan/wati yang
saya banggakan.

Sebagai pendahuluan dari sambutan ini, marilah


senantiasa kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah
SWT, karena pada hari yang sangat berbahagia ini kita
memperoleh berkat, rahmat dan karunia-Nya untuk
dapat berkumpul dalam rangka melaksanakan satu
kegiatan yang sangat penting bagi keluarga besar
Poltekkes Kemenkes Mamuju yaitu Wisuda lulusan
Poltekkes Kemenkes Mamuju Tahun Akademik
2017/2018.

Dalam suasana bertabur kebahagiaan ini, atas nama


pribadi dan keluarga besar Badan PPSDM Kesehatan,
saya ingin mengucapkan selamat kepada para
wisudawan/ wisudawati lulusan Poltekkes Kemenkes
Mamuju, yang mulai hari ini secara resmi telah berhasil
2
menyelesaikan suatu proses pendidikan formal lengkap
dengan segala bentuk evaluasi di dalamnya. Ucapan
selamat juga kami sampaikan kepada seluruh Keluarga,
para Orangtua atau wali Wisudawan/ Wisudawati. Bisa
kita saksikan sekarang bahwa pengorbanan
Ibu/Bapak/Saudara semua bukanlah sebuah
pengorbanan yang sia-sia. Dihadapan kita berjajar anak
bangsa yang siap mengabdikan profesionalismenya
kepada bangsa dan kemanusiaan.

Wisudawan/wati yang saya banggakan,


Acara wisuda pada hari ini bukan saja sebagai penanda
bahwa Saudara tidak lagi sebagai Mahasiswa yang
penuh dengan tugas akademik, tetapi juga sebagai
penanda bahwa Saudara telah menyandang gelar yang
membanggakan, namun tentu saja sarat dengan
tanggungjawab, baik secara moral maupun intelektual.
Saya berharap Saudara kelak dapat menerapkan
pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki juga
semangat pengabdian dalam rangka meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Bekerjalah
dengan baik dan benar, bersikaplah profesional dan
bekerjalah sesuai dengan kewenangan tanpa melupakan
landasan etika profesi dan kearifan.
Kebutuhan SDM Kesehatan yang berkompeten,
terampil, profesional, berkualitas serta inovatif diperlukan
untuk menghadapi masalah-masalah kesehatan yang
3
semakin hari semakin kompleks. Poltekkes Kemenkes
Mamuju sebagai institusi pendidikan tenaga profesional
di bidang kesehatan mempunyai tanggung jawab untuk
menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional dan
beretika serta berdaya saing. Selain itu, Poltekkes
Kemenkes Mamuju juga bertanggung jawab
meningkatkan kualitas dan kompetensinya, ini menjadi
hal penting di era global saat ini sebab kualitas SDM
menjadi titik penting bagi peningkatan layanan
kesehatan kepada masyarakat.

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia,


Di era pemerintahan tahun 2014-2019, Presiden RI
menetapkan sembilan Agenda Prioritas yang disebut
Nawacita. Melalui Nawacita butir kelima, Kementerian
Kesehatan berkomitmen untuk mewujudkan kualitas
hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas
pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan, maka
prioritas Pembangunan Kesehatan pada periode 2015-
2019 melalui Program Indonesia Sehat dengan 3 pilar,
yaitu:
1. Paradigma Sehat, dilakukan dengan strategi
pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan
kesehatan, penguatan promotif, preventif, dan
pemberdayaan masyarakat.
2. Penguatan pelayanan kesehatan, dilakukan
dengan strategi peningkatan akses pelayanan
4
kesehatan, optimalisasi sistem rujukan, dan pendekatan
continuum of care, intervensi berbasis risiko kesehatan.
3. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), melalui Kartu
Indonesia Sehat, dilakukan dengan strategi perluasan
sasaran dan benefit serta kendali mutu dan kendali
biaya.

Saudara - saudara yang saya hormati,


Hasil pembangunan kesehatan cukup menggembirakan,
namun terobosan atau kebijakan baru dalam akselerasi
program mutlak dibutuhkan. Terobosan tersebut salah
satunya melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
(GERMAS) dan Program Indonesia Sehat dengan
Pendekatan Keluarga (PIS-PK). GERMAS dilakukan
sebagai penguatan upaya promotif dan preventif
masyarakat. Gerakan ini akan dimulai dengan 3 fokus
kegiatan, yaitu meningkatkan aktifitas fisik, konsumsi
sayur dan buah, serta deteksi dini penyakit tidak menular
(PTM).

Demikian halnya dengan Program Nasional Bidang


Kesehatan lainnya yaitu Program Indonesia Sehat
dengan Pendekatan Keluarga, dilaksanakan oleh
Puskesmas yang mempunyai ciri: 1) Sasaran utama
adalah Keluarga; 2) Diutamakan Promotif dan Preventif,
disertai penguatan upaya kesehatan berbasis
masyarakat (UKBM); 3) Kunjungan rumah secara aktif
5
untuk peningkatan outreach dan total coverage; 4)
Pendekatan siklus kehidupan atau life cycle approach.

Saudara - saudara yang saya hormati,


Pendidikan tenaga kesehatan, utamanya di Poltekkes,
didorong untuk mendukung upaya Kerangka Aksi
Pendidikan Antar Profesi dan Praktek Kolaborasi
(Interprofessional Education and Collaborative Practice)
yang dicanangkan oleh WHO dari tahun 2010. Dimana
dijelaskan bahwa dalam rangka meningkatkan
pencapaian target pelayanan kesehatan melalui praktek
kolaborasi antar tenaga kesehatan diperlukan
implementasi pendidikan antar profesi tenaga kesehatan
(Interprofessional Education) yang diarahkan untuk
menumbuhkan rasa saling menghargai, menghormati
serta kerja sama antar profesi.

Interprofessional education (IPE) atau pendidikan antar


profesi adalah salah satu konsep yang merupakan
perwujudan dari upaya integrasi sistem pelayanan
kesehatan dan sistem pendidikan yang dirancang
dengan melibatkan 2 (dua) jenis atau lebih institusi
pendidikan/program studi kesehatan untuk belajar
bersama dan menjalankan praktikum pelayanan
kesehatan berbasis tim yang ditujukan untuk efektifitas
pelayanan sehingga dapat mendorong pencapaian
tujuan pelayanan kesehatan yang optimal. Implementasi
6
program IPE di institusi pendidikan tenaga kesehatan
dapat terwujud apabila para pengelola serta pemangku
kepentingan di institusi pendidikan tenaga kesehatan
tersebut memiliki komitmen yang kuat untuk menerapkan
IPE di masing-masing Institusi pendidikan kesehatan.

Saudara – Saudara yang saya hormati


Untuk mendukung kualitas pelayanan kesehatan yang
maksimal kepada masyarakat sehingga akan terwujud
derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, diperlukan
tenaga kesehatan yang profesional yang dihasilkan dari
sistem pendidikan tenaga kesehatan. Pola
pengembangan pendidikan tenaga kesehatan yang
dibutuhkan saat ini, adalah pola pengembangan
pendidikan tenaga kesehatan yang dirancang dengan
mengacu pada standar kompetensi dan standar
pelayanan kesehatan. Sehingga diharapkan adanya
kesesuaian antara kompetensi lulusan diknakes dengan
tenaga yang dibutuhkan di pelayanan kesehatan.
Poltekkes Kemenkes, sebagai institusi penyelenggara
pendidikan tenaga kesehatan, mempunyai tugas
melaksanakan pendidikan dalam bidang kesehatan
terutama pada jenjang program vokasi dan profesi,
Tentunya tugas pokok tersebut sejalan dan selaras
dengan tujuan pembangunan nasional, khususnya
pembangunan di bidang kesehatan.

7
Saudara-saudara yang saya hormati,
Poltekkes Kemenkes Mamuju sebagai Perguruan Tinggi
Pendidikan Tenaga Kesehatan, harus mempunyai
komitmen yang kuat agar lulusannya betul – betul sesuai
dengan tenaga yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
pembangunan kesehatan. Poltekkes Kemenkes Mamuju
diharapkan selalu me-review proses yang sudah
berjalan, apakah proses pendidikan sudah dilaksanakan
sesuai dengan standar atau pedoman yang telah
ditetapkan, apakah sarana pembelajarannya sudah
sesuai dengan proses dan kebutuhan, apakah para
Dosen sudah memenuhi persyaratan – persyaratan
sebagai Dosen dan berbagai hal lainnya yang terkait
dengan proses pembelajaran. Melalui evaluasi tersebut,
diharapkan didapat asupan-asupan untuk perbaikan di
masa mendatang sehingga lulusan yang dihasilkan
dapat lebih baik lagi, baik dari segi wawasan keilmuan
maupun dari segi keterampilan.

Wisudawan/wati yang saya banggakan,


Dengan bekal ilmu yang Saudara peroleh selama ini,
saya berharap Saudara-saudara akan mampu bersaing
di pasar kerja untuk berkarya di masyarakat. Tantangan
yang saudara hadapi di masyarakat sudah barang tentu
lebih berat apabila dibandingkan dengan di kampus,
sebab persoalan yang dihadapi masyarakat sangat
beraneka ragam. Dalam hal ini, semangat dan motivasi
8
diri menjadi sangat penting untuk menghasilkan sesuatu
yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Lebih lanjut Saya menghimbau Saudara agar proaktif


untuk memelihara dan mengembangkan kemampuan
yang Saudara miliki, salah satunya dengan menjadi
Anggota Organisasi Profesi, dimana akan banyak
program kegiatan yang bersifat memelihara,
meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, sikap
dan keterampilan dalam rangka meningkatkan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Saya berpesan kepada Saudara sebagai calon Tenaga


Kesehatan, tumbuhkan jiwa melayani dalam sanubari
dan berikan pelayanan sepenuh hati. Tenaga Kesehatan
harus bangga untuk melayani, memberikan yang terbaik
dan melindungi masyarakat.

Saudara - saudara yang saya hormati,


Pada kesempatan yang baik ini pula kami sampaikan
penghargaan dan terima kasih sebesar-besarnya
kepada Direktur Poltekkes, Para Kajur dan Kaprodi, Para
Dosen serta segenap Civitas Akademika Poltekkes
Kemenkes Mamuju atas segala kerjasama, keikhlasan
serta kesungguhannya dalam melaksanakan tugas
mendidik dan melayani kebutuhan akademik mahasiswa
hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya dan
diwisuda pada pagi hari ini. Tidak lupa juga saya
9
ucapkan terima kasih kepada seluruh mitra kerja
Poltekkes, Organisasi Profesi yang telah banyak
memberikan kontribusi dalam rangka memajukan
pendidikan di bidang kesehatan.

Demikian yang dapat saya sampaikan, akhirnya marilah


kita memohon kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha
Esa agar berkenan memberikan bimbingan dan meridhoi
semua usaha luhur yang kita lakukan. Teriring doa
semoga para wisudawan/wisudawati sukses dalam
menggapai masa depan yang gilang-gemilang. Selamat
jalan, selamat berprestasi dan selamat berkarya. Terima
kasih.

Wassalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh.

Kepala Badan PPSDM Kesehatan,

USMAN SUMANTRI

10