Anda di halaman 1dari 9

PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

BEKERJA DALAM RUANG TERTUTUP

1. Pendahuluan

Program pelatihan ini telah dikembangkan oleh EHS Training ERHS Department PT Vale
Indonesia. Program ini dirancang sesuai konsep pelatihan berbasis kompetensi
termasuk:
 Standar Kompetensi (Competency Standard)
 Materi Presentasi (presentation)
 Materi Pelatihan (handout)
 Materi Penilaian (asesmen tools)
 Panduan Instruktur (Instructor guideline)
 Rencana Pembelajaran (Lesson Plan)

Semua materi pembelajaran, referensi, instrument penilaian, kegiatan dan dokumen


terkait yang digunakan dalam program ini dimaksudkan untuk dapat diaplikasikan dalam
praktek kerja yang aman pengisolasian penguncian dan pelabelan dalam aktifitas operasi
pertambangan Nikel PT Vale Indonesia.

Catatan:
Merupakan hal penting bahwa semua perubahan pada operasi perusahaan atau
prosedur pertambangan, kebijakan maupun produksi harus sesegera mungkin tercermin
dalam materi pembelajaran dan penilaian.

2. Unit Kompetensi

Unit kompetensi berikut merupakan bagian dari Paket Pelatihan (Training Package) EHS
Training ERHS Department PT. Vale Indonesia:

CPS.EBD.EHS.SF.01.002.00 Melakukan pekerjaan di ruang tertutup untuk pekerja


(confined space)

CPS.EBD.EHS.SF.01.028.00 Melakukan pekerjaan penjaga di ruang tertutup untuk


pekerja (confined space sentry)

Unit ini berlaku untuk pekerjaan-pekerjaan dalam ruang tertutup

3. Pengakuan Pembelajaran Sebelumnya (Recognition of Prior


Learning - RPL)

Ketika calon peserta didaftarkan dalam program pelatihan ini, harus memberitahukan
kepada peserta pelatihan bahwa mereka dapat mengajukan permohonan untuk
pengakuan pembelajaran sebelumnya (RPL) dan menyarankan mengenai proses yang
harus ditempuh. Para peserta pelatihan dapat menunjukkan bukti kompetensi yang
dimiliki untuk unit kompetensi yang akan diujikan atau hanya mengikuti proses
penilaian/asesmen saja.
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

4. Kesehatan dan Keselamatan di Tempat Kerja (Workplace Health and


Safety)

Trainer harus membuat peserta menyadari masalah kesehatan dan keselamatan khusus
untuk tempat dan peralatan yang digunakan dalam program pelatihan. Peserta pelatihan
harus mengembangkan dan menunjukkan praktek kerja yang aman disemua tahapan
program dan haru menerima pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi
mereka untuk terus bekerja dengan aman di tempat kerja.

Perlu dipahami bahwa program ini di rancang untuk memperkuat informasi keselamatan
yang telah berikan dalam program induksi dan program pelatihan lainnya.

5. Sumber Daya Pelatihan

5.1 Kualifikasi Trainer

Resources yang dapat menjadi trainer jika memenuhi beberapa persyaratan sebagai
berikut:

1. Memiliki pengetahuan dan kompetensi technical untuk ruang tertutup


(pengalaman minimal 5 tahun).
2. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik
3. Memiliki kemampuan mengajar di kelas
4. Memiliki sertifikat Train of Trainer yang dikeluarkan oleh HRPD Department PT
Vale atau lembaga resmi lain yang diakui.
5. Mengikuti dan memiliki sertifikat Technical Train of Trainer untuk pengisolasian
penguncian dan pelabelan
6. Telah melakukan proses tandem mengajar selama 3 (tiga) kali dengan durasi 8
jam per kelas (Total 16 Jam).
7. Mendapat izin untuk memberikan training dari atasan langsung dan General
Manager
8. Latar belakang pendidikan Teknik minimal Progran D-3 (Diploma-3) Teknik

5.2 Sumber Daya Fisik

Tempat pelatihan dengan alat bantu pembelajaran yang sesuai dan tepat dilengkapi
dengan:

 Ruang kelas untuk proses belajar mengajar


 Presentasi Power Point, handout peserta pelatihan dan materi penilaian
diberikan dalam pelatihan ini
 Akses ke peralatan yang sesuai untuk demonstrasi praktis.
 Sebuah tempat pelatihan untuk melakukan simulasi praktek dengan karateristik
tempat kerja.

Sementara program ini dirancang untuk menjadi mandiri, Trainer atau pelatihan
mungkin memerlukan tambahan materi atau informasi untuk mendukung
pembelajaran. Biasanya informasi ini dapat bersumber dari literatur pabrikan atau
program pelatihan alternatif. Trainer harus memastikan bahwa tambahan informasi
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

adalah sama dan sebangun dengan program pelatihan ini.

5.3 Referensi Teks

Trainer dan asesor harus memastikan bahwa mereka memiliki salinan dari:
 Standar Kompetensi (Unit kompetensi) yang relevan
 Prosedur Kerja Standar (PKS) yang relevan
 Informasi dari produsen peralatan mengenai peralatan yang digunakan
dalam pelatihan

Meskipun program pelatihan ini telah dirancang agar sesuai dengan persyaratan
standar kompetensi, sangatlah penting bahwa trainer/asesor memahami prosedur
dan persyaratan yang berlaku untuk memastikan proses pelatihan mengikuti dan
mematuhi semua aspek standar kompetensi.

6. Strategi Pelatihan dan Penilaian

6.1 Model Pelatihan

Program pelatihan di design untuk proses pembelajaran orang dewasa dengan


memperhatikan tiga domain kompetensi: Pengetahuan (Knowledge), Keterampilan
(Skill) dan Perilaku (attitude).

Paket pelatihan harus bersifat praktis dan memberikan tingkat kejelasan yang mudah
dipahami. Penjelasan teoritis akan dilaksanakan dalam proses belajar mengajar di
kelas sementara kemampuan demontrasi membutuhkan fasilitas latihan simulasi
dengan karateristik tempat kerja.

Program pelatihan ini dirancang dengan memasukkan informasi yang diperlukan


untuk secara efektif memenuhi keterampilan kerja dan persyaratan pengetahuan
tentang standar kompetensi. Namun, diharapkan bahwa keterampilan selanjutnya
akan dikembangkan melalui pengalaman praktis yang diperoleh dari waktu ke waktu
serta berbagai kondisi operasional dan lingkungan kerja.

6.2 Strategi Penilaian

Stategi penilaian menggunakan proses pengumpulan bukti, membandingkan bukti


dengan acuan pembanding dan memutuskan penilaian kompeten atau belum
kompeten.

6.2.1 Pedoman Penilaian

Bukti kompetensi dapat dikumpulkan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Bila diperoleh langsung adalah melalui: pengamatan langsung kinerja selama
kegiatan, skenario, diskusi kelompok, pengamatan kerja dan mengajukan pertanyaan

Bila diperoleh secara tidak langsung, bukti tersebut dapat melengkapi bukti langsung
tetapi umumnya akan terdiri dari pemeriksaan indikator kinerja seperti: catatan
perusahaan, referensi, pencapaian target produktivitas, dokumen seperti lisensi,
sertifikat, lembar waktu, buku log, laporan kejadian, dan sumber bukti kredibel
lainnya
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

Terlepas dari mana atau bagaimana bukti kompetensi telah diperoleh, itu harus
sesuai dengan Prinsip Penilaian (asesmen) dan Aturan Bukti sebagai berikut:

Prinsip Penilaian:

Valid Seluruh aktifitas asesmen mengaci kepada acuan pembanding


(benchmark) yang valid
Reliable Instruksi yang diberikan kepada asesi memastikan penerapan yang
konsisten pada aktifitas asesmen dan jika digunakan oleh asesor
yang berbeda, dalam situasi yang berbeda dan asesi yang
berbeda, hasilnya tetap konsisten
Fleksibel Seluruh aktifitas asesmen memenuhi kebutuhan asesi dan
organisasi
Fair (Adil) Aktifitas-aktifitas asesmen memenuhi kebutuhan dan karateristik
asesi serta bebas dari bias dan memberikan kesempatan bagi
asesi yang memiliki kebutuhan khususus

Aturan Bukti:

Valid Semua bukti yang terkumpul memenuhi kriteria yang terdapat pada
acuan pembanding (benchmark)
Otentik Bukti yang dikumpulkan adalah milik asesi
(Authentic)
Terkini (Current) Bukti yang terkumpul terkini
Cukup Semua bukti dinyatakan cukup memenuhi kriteria yang terdapat
(Sufficient) pada acuan pembanding (benchmark)

Dalam melakukan penilaian pada lokasi atau tempat tertentu, penting untuk
memastikan bahwa demonstrasi kompetensi dilakukan di bawah kondisi kerja yang
khas dan menggunakan peralatan dan prosedur yang biasanya digunakan di tempat
tersebut.

6.2.2 Validasi Penilaian/Asesmen

Asesor yang menilai unit-unit kompetensi harus terlibat dalam proses validasi
penilaian tahunan. Proses ini biasanya terdiri dari sebuah workshop di mana para
asesor menyajikan materi lengkap penilaian dan mendiskusikan pendekatan yang
berbeda untuk penilaian dan pengumpulan bukti.

Tujuannya dari validasi ini adalah untuk melakukan review terhadap materi penilaian
agar dapat diterapkan praktek terbaik untuk setiap unit-unit kompetensi.
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

7. Rute Training

Merupakan panduan dan informasi yang berisi tahapan-tahapan pelatihan, durasi


pelatihan dan periode refreshing dari masing-masing pelatihan wajib yang harus diikuti
sebelum mendaftarkan dalam pelatihan ruang tertutup sebagai berikut :

RAC 06 - Bekerja di Ruang Tertutup

Urutan Alur Pelatihan 1 2 3 4

Risk
Basic Hazard Prevention
Basic
Permit Identification Confined
First Aid
System & Control Space &
Sentry
Pelatihan Wajib (Mandatory)
Durasi Training (Jam) 8 4 4 8

Periode Refreshing (Tahun) 1 3 3 2

Kompetensi
Bekerja di ruang tertutup dan melakukan tugas sentry    
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

Mapping Antara Materi Pembelajaran dan Perangkat Penilaian terhadap Elemen dan
Kriteria Unjuk Kerja Bekerja dalam Ruang Tertutup

KRITERIA UNJUK KERJA MATERI PERTANYAAN AKTIFITAS


PEMBELAJARAN TERTULIS/LISAN PRAKTEK
1.Mengidentifikasi ruang tertutup yang akan dimasuki
1.1 Ruang tertutup diidentifikasi 3.1 1.1.1 1.1.1,1.1.2
berdasarkan standard yg
dipersyaratkan

1.2 Penilaian resiko ruang tertutup 2.5, 4.1.2 1.2.1 1.2.1


diidentifikasi

1.3 Formulir izin ruang tertutup 4.1.4.1 1.3.1 1.3.1


diperiksa dan diverifikasi
termasuk izin-izin pekerjaan
terkait sepert i izin isolasi
kompleks(complex isolation
permit) atau izin pekerjaan
panas(hot work permit)

1.4 Pemeriksaan area tersebut oleh 7.1 1.4.1 1.4.1


tim FES (fire emergency services)
untuk menentukan peralatan
spesifik dan rencana
penyelamatan telah dilakukan
2. Persiapan memasuki ruang tertutup

2.1 Prosedur kerja,analisa 4.1.3 2.1.1 -


keselamatan kerja (JSA) dan
instruksi bekerja dalam ruang
tertutup diidentifikasi sesuai
rencana kerja

2.2 Instruksi dari supervisor 5.1 2.2.1 -


dipahami dengan
menandatangani formulir
pengarahan (formulir briefing
dari supervisor)

2.3 Alat pelindung diri (APD) yang 3.2,4.4.3.13 2.3.1


diperlukan diperiksa sebelum
digunakan
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

2.4 Wewenang penjaga ruang 6.1 2.4.1


tertutup dan tindakan yang
dilakukan dalam keadaan darurat
diketahui dan dimengerti

2.5 Peran dari team FES (fire 7.1 2.5.1


emergency services) diketahui
dan dimengerti

2.6 Peralatan emergency untuk 4.3.7,4.3.8 2.6.1 2.6.1


pekerjaan didalam ruang
tertutup diperiksa dan
dipastikan berfungsi dengan
baik

3. Memasuki ruang tertutup

3.1 Lembar pengarahan ijin masuk 5.1 3.1.1 3.1.1


dalam ruang tertutup (sign in)
ditandatangani

3.2. Badge,kunci pribadi dan label 5.1 3.2.1


bahaya pribadi pada papan kontrol
ruang tertutup dipasang

3.3 Semua instruksi penjaga ruang 5.3 5.3.1


tertutup mengenai persyaratan
masuk dan keluar ruang tertutup
diikuti sesuai prosedur yang
berlaku

4. Melakukan pekerjaan dalam ruang tertutup

4.1 Komunikasi dengan penjaga ruang 5.3,6.1 4.1.1 4.1.1


tertutup dipertahankan

4.2 Jika ada perubahan kondisi 5.3.6.1 4.2.1


didalam ruang tertutup segera
diinformasikan ke penjaga ruang
tertutup

4.3. Lama pekerjaan dan istirahat 4.2.3 4.3.1 -


( fatique management) ditentukan
dan diterapkan didalam ruang
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)

tertutup sesuai dengan standard


yang dipersyaratkan

4.4. Tindakan yang dilakukan jika 5.3 , 6.1 4.4.1 4.4.1


terjadi keadaan darurat didalam
ruang tertutup diketahui

5. Keluar dari ruang tertutup

5.1. Instruksi penjaga ruang tertutup 5.3 , 6.1 5.1.1


diikuti

5.2. Badge,kunci pribadi dan label 5.1 5.2.1


bahaya pribadi pada papan
kontrol ruang tertutup diambil

5.3. Formulir lembar pengarahan ijin 5.1 5.3.1


keluar dari ruang tertutup (sign
off) ditandatangani
PENJELASAN PAKET TRAINING (MODULE DESCRIPTOR)