Anda di halaman 1dari 10

DAFTAR ISI

Halaman
DAFTAR ISI ................................................................................................................................................ i

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................................................ 1

A. Latar Belakang ............................................................................................................................ 1


B. Rumusan Masalah ...................................................................................................................... 1
C. Tujuan dan Manfaat ................................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ......................................................................................................................... 2

A. Pengertian Monera ..................................................................................................................... 2


B. Ciri – ciri dan Struktur Tubuh Monera ................................................................................ 2
C. Perkembangbiakan dan Pemindahan Bahan Genetik pada Monera ............................ 3
D. Klasifikasi Monera ..................................................................................................................... 4
E. Manfaat Monera ......................................................................................................................... 5
F. Dukungan kesehatan oleh Monera ........................................................................................ 6
G. Pertumbuhan Tanaman oleh Monera.................................................................................... 6
H. Pentingnya Monera .................................................................................................................... 6
BAB III PENUTUP................................................................................................................................... 7

A. Kesimpulan .................................................................................................................................. 7
BAB IV DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................. 8

i
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Semua mikroorganisme prokariotik dimasukkan ke dalam kingdom monera.


Mikroorganisme prokariotik adalah mikroorganisme yang memiliki bahan inti tetapi
tidak memiliki selubung inti. Inti yang tidak bermembran disebut prokarion. Bahan
inti tersebut adalah asam inti berupa DNA (deoxyribonucleic acid) yang terletak
pada suatu daerah tertentu di dalam sitoplasma. Jadi DNA itu tidak tersebar. Oleh
karena itu tidak benar jika dikatakan prokariotik tidak berinti.
Monera berasal dari kata Yunani moneres, yang berarti tunggal. Contoh
monera bersel tunggal adalah bakteri. Namun tidak semua monera bersel tunggal.
Beberapa anggota ganggang hijau biru ada yang berbentuk benang, misalnya
Oscillatoria.
Terdapat perbedaan pokok antara bakteri dan ganggang biru. Bakteri
umumnya tidak berklorofil sehingga tidak dapatberfotosintesis sedangkan ganggang
biru berklorofil sehingga dapat berfotosintesis. Hanya ada beberapa bakteri yang
dapat berfotosintesis misalnya bakteri hijau atau bakteri ungu karena memiliki
klorofil/ pigmen.

B. Rumusan Masalah
1. Apa itu monera?
2. Bagaimana ciri ciri monera?
3. Bagaimana perkembang biakan monera?
4. Bagaimana klasifikasi monera?

C. Tujuan dan Manfaat

1. Mengetahui Apa itu monera


2. Mengetahui Bagaimana ciri ciri monera
3. Mengetahui Bagaimana perkembang biakan monera
4. Mengetahui Bagaimana klasifikasi monera

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Monera

Monera berasal dari bahasa Yunani yaitu “moneres” yang artinya tunggal.
Sesuai dengan arti katanya, Monera adalah makhluk hidup yang memiliki satu sel
(uniseluler). Monera bersifat prokariotik, artinya monera tidak memiliki membran
inti (lebih tepatnya membran inti tersebut belum terbentuk secara sempurna).
Terdapat dua makhluk hidup yang merupakan anggota kingdom monera, yaitu
Bakteri (Schizophyceae) dan alga biru (Cyanophyceae).

B. Ciri – ciri dan Struktur Tubuh Monera

Monera bersifat Prokariotik (tidak mempunyai organel yang diselubungi


membran). Nukleos atau inti sel organisme ini hanya berupa satu molekul DNA
tanpa membrane sehingga disebut nukleolid.

1. Bagian-bagian tubuh Monera :


a. Lapisan Lendir
Bersifat menyebar dan mudah lepas, serta berfungsi melicinkan dinding sel.
b. Dinding Sel
Tersusun atas lapisan lipoprotein, lipopolisakarida, dengan atau tanpa .
Berfungsi untuk melindungi bagian dalam tubuh Monera.
c. Membran Plasma
Terdapat di baeah dinding sel dan bersifat permeable.
d. Sitoplasma
Terdapat lipid, ion anorganik, dan kromatofora (pigmen warna)
e. Kromosom
Terdiri dari satu molekul DNA tanpa diselubungi membrane sehingga disebut
nuklelolid.
f. Ribosom
Terdiri atas protein RNA yang berfungsi untuk proses sintesis protein.

2
Selain ciri struktur tubuh di atas, beberapa anggota monera juga mempunyai
flagella dan pilli. Flagella tersebut mengandung protein globular yang disebut
flagelin dan berfungsi sebagai alat gerak.
Beberapa anggota monera memiliki pili yang strukturnya lebih pendek dan
lebih tipis dari flagella. Yang berfungsi membantu perlekatan pada organisme lain
dan permukaan batuan atau dalam usus manusia. Beberapa pili yang ukurannya
lebih panjang dan berguna sebagai alat konjugasi yang disebut sexpili.

C. Perkembangbiakan dan Pemindahan Bahan Genetik pada Monera

1. Pembelahan Biner
Terjadi jika satu individu Monera membelah menjadi dua individu. Biasanya
terjadi setiap 20 menit. Pada kondisi kurang menguntungkan, beberapa jenis
Monera akan mati dan beberapa tetap hidup. Jenis-jenis yang tetap hidup
karena mampu membentuk endospore. Endospore berguna untuk melindungi
diri dari perubahan lingkungan yang tidak menguntungkan.
2. Pembentukan Tunas
3. Fragmentasi
Terjadi bila sel vegetatif dari beberapa anggota Monera patah. Patahan tersebut
akan membentuk individu baru.

Cara pemindahan bahan genetika pada monera :


1. Transformasi
adalah pengambilan DNA bebas oleh salah satu anggota monera dari
lingkungan sekitarnya yang dilepas oleh anggota monera lainnya
2. Transduksi
adalah transfer DNA antara dua anggota monera melalui perantara virus
(bakteriofage).
3. Konjugasi
adalah transfer DNA antara dua anggota monera melalui suatu jembatan
konjugasi.

3
D. Klasifikasi Monera

Mikroorganisme-mikroorganisme yang termasuk Monera berdasarkan


analisis molecular terbagi menjadi dua filum, yaitu Archaebacteria (Archae) dan
Eubacteria (Bacteria). Pada klasifiksi sekarang ini, kedua filum tersebut telah
diangkat menjadi dua kingdomtersendiri.
1. Archaebacteria (Archae)
Ciri-ciri :
a. Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan.
b. Ribosomnya lebih mirip dengan ribosom eukariotik (mengandung beberapa
jenis RNA-polimerase)
c. Membran plasmanya mengandung lipid dengan ikatan eter

2. Eubacteria
Ciri-ciri :
a. Dinding selnya mengandung peptidoglikan.
b. Ribosomnya mengandung satu jenis RNA-polimerase.
c. Membran plasmanya mengandung lipid dengan ikatan ester.

Eubacteria dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.


1. Cyanobacteria
Bersifat fotoautotrof ; menggunakan klorofil untuk menangkap energi cahaya
matahari yang kemudian digunakan dalam proses fotosintesis. Juga
mempunyai pigmen aksesori yang disebut fikobilin. Beberapa Cynobacteria
mempunyai sel-sel khusus yang disebut heterokista yang menghasilkan enzim
untuk fiksasi atau penambatan nitrogen di udara
2. Bakteri kemoautotrof
Bersifat kemosintesis dan terdiri dari bakteri nitrir (berperan dalam siklus
nitrogen yaitu mengubah nitrit), bakteri sulfur (berperan mengoksidasi
komponen sulfur), dan bakteri metan (berperan mengoksidasi metana atau
methanol.
3. Bakteri penambat nitrogen
Bersifat heterotrof dan mampu mengikat nitrogen dari udara. Ada yang hidup
bebas dan ada yang bersimbiosis mutualisme.

4
4. Spirocheta atau Spirochaeta
Berbentuk spiral seperti kumparan, bergerak dengan meliukkan tubuhnya
seperti gerakan sebuah pembuka tutup botol. Flagelanya terdapat dalam lapisan
dinding sel. Bakteri ini yang berperan sebagai decomposer dan ada yang
bersifat pathogen (menyebabkan sakit).
5. Mikroorganisme prokariotik yang digolongkan ke dalam monera adalah bakteri
dan ganggang hijau biru.

E. Manfaat Monera

Sebagian besar bentuk kehidupan bersel satu merupakan sangat membantu


dengan alam dan kemanusiaan. Ini bekerja monera untuk menghancurkan potensi
organisme penyebab penyakit, dan untuk memecah ganggang. Karakteristik lain
yang membantu dari monera adalah bahwa mereka menghasilkan antibiotik untuk
penggunaan medis.
Manfaat Penciptaan Makanan oleh Monera Kehadiran bakteri monera dapat
membantu menciptakan makanan tertentu, seperti yoghurt, acar dan keju. Keju
Swiss, misalnya, diciptakan melalui penggunaan asam yang bisa hadir hanya melalui
penggunaan bakteri. Plus, bakteri ini berguna dalam produksi cuka dan beberapa
vitamin. Tanpa bakteri ekosistem di seluruh dunia akan mati, menurut
Windows2Universe.org. Bakteri adalah satu-satunya mahluk hidup di bumi yang
dapat melakukan fiksasi nitrogen, bila nitrogen berkurang untuk membentuk amonia,
menurut University of Hawaii.
Salah satu manfaat utama dari bakteri adalah bahwa mereka adalah
dekomposer utama tumbuhan dan hewan yang mati. Ini mengembalikan atom dari
tanaman dan hewan yang mati ke dalam ekosistem di mana mereka dapat digunakan
kembali. Sapi dan hewan lainnya memiliki bakteri dalam perut mereka yang
diperlukan untuk memecah dinding sel tanaman yang mereka makan. Bakteri yang
digunakan untuk mengubah susu menjadi yogurt dan keju dan anggur menjadi cuka.
Orang-orang di industri bioteknologi juga mulai menggunakan bakteri untuk
memproduksi protein sintetis. Tanaman seperti tanaman kacang mengandung bakteri
pengikat nitrogen dalam nodul dan akar mereka. Beberapa jenis bakteri
menghasilkan antibiotik dalam tubuh.

5
F. Dukungan kesehatan oleh Monera

Monera dapat menjadi pendukung besar kesehatan manusia. Salah satu


karakteristik membantu mereka adalah bahwa mereka memungkinkan penciptaan
antibiotik. Banyak obat yang melawan infeksi bakteri dibuat dengan menggunakan
membantu dan efisien bakteri monera.

G. Pertumbuhan Tanaman oleh Monera

Jika tanaman tidak tumbuh, petani tidak bisa memanen dan menjual hasil
mereka untuk tabel keluarga. Tanaman tidak dapat tumbuh tanpa nitrogen, tapi
karena nitrogen adalah gas, hanya dengan bantuan bakteri mereka bisa
menggunakannya. Bakteri yang dapat menangkap nitrogen, yang disebut bakteri
pengikat nitrogen, berada di akar atau tanah di bawah, misalnya, tanaman kacang
tanah dan semanggi. Bakteri ini dapat mengambil nitrogen dari atmosfer dan
mengubahnya menjadi senyawa nitrogen bahwa tanaman dapat digunakan untuk
tumbuh.

H. Pentingnya Monera

Kerajaan Monera Ini seluruhnya terdiri dari bakteri, menurut


Windows2Universe.org. Bakteri adalah lebih dari 3,5 juta tahun, menurut Berkeley
University. Cyanobacteria bertanggung jawab untuk memproduksi sebagian besar
oksigen yang ada di bumi saat ini. Cyanobacteria tidak ada dalam jumlah besar
seperti itu di masa lalu, tetapi masih memainkan peran penting dalam pengembangan
kehidupan di bumi.
Miskonsepsi Monera Bakteri sering dianggap penyebab penyakit dan sakit
pada manusia, menurut Berkeley University. Namun, tanpa bakteri, kehidupan di
bumi bisa tidak ada. Bakteri juga memainkan peran yang sangat penting dalam tubuh
manusia.

6
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Praktek pengelompokan organisme hidup dalam biologi disebut taksonomi.


Pada abad ke-20, para ilmuwan dibedakan organisme biologis baik sebagai tanaman,
hewan, atau mikroskopis organisme bersel tunggal yang terletak di suatu tempat di
antara keduanya. Seorang ilmuwan bernama Ernst Haeckel dijuluki kelompok
terakhir Monera, dan Monera termasuk sebagai salah satu dari delapan divisi dalam
pengelompokan ini.
Dua jenis utama bakteri yang ada adalah bakteri dan cyanobacteria, menurut
Typesofbacteria.co.uk. Empat jenis umum bakteri Gram positif kokus meliputi,
kokus Gram negatif, basil Gram positif dan basil gram negatif. Tiga jenis langka
bakteri termasuk Mycoplasma, rickettsia dan spirochaetes.

7
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Ibayati, Yayat dan Kurniasih, Melani. 2000. Prestasi Biologi. SMU/MA kelas 1. Bandung:
Ganeca Exact.

Prawirohartono, Slamet dan Hadisumarto, Suhargono.1996. Sains Biologi-1a. untuk SMU


kelas 1. Jakarta : Bumi Akasara.

Saktiyono. 1999. Seribu Pena Biologi. SMU kelas 1. Jakarta : Erlangga.

Soemarso, Soedarjatmo dkk. 2000. Biologi. Kelas 1 Cawu 1 SMU. Surakarta: Intan
Pariwara.

Sudjino dan Sembiring, Langkah. 2006. Biologi. Kelas X Semester untuk SMA dan MA.
Klaten: Intan Pariwara.