Anda di halaman 1dari 2

PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS BINAMU KECAMATAN BINAMU
Alamat : Jl. HV. Worang No. 437 Pattontongan

KERANGKA ACUAN PEMERIKSAAN ANC

A. Pendahuluan
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan
keluarga dengan bantuan Bidan untuk mengatasi masalah yang mungkin dijumpai selama
masa ke hamilan" persalinan dan nifas. Dalam memberikan pelayanan kebidanan
dasar juga perlu diperhatikan bahwa sasaran langsung pelayanan adalah ibu dan janin
serta bayi baru lahir. Pelaksanaan pelayanan KIA mempunyai tugas untuk melakukan
pemeriksaan kehamilan dan konseling terhadap ibu hamil serta keluarganya agar ibu
hamil dapat melalui kehamilannya dengan sehat dan selamat.
Kinerja tenaga kesehatan yang baik akan berdampak pada kualitas pelayanan pemeriksaan pada
ibu hamil, termask kinerja bidan sebagai penyedia pelayanan kesehatan maternal dan neonatal.
Dengan kualitas ANC yang baik maka ibu dan keluarga siap menjadi orang tua dan juga dapat
melalui proses persalinan dengan aman. Apabila proses kehamilan, persalinan dan nifas dilalui
degan aman, maka AKI menurun.
Pelayanan ANC Terpadu merupakan pelayanan antenatal komprehensif dan
terpadu, mencakup upaya promotif, prefentif sekaligus kuratif dan rehabilitatie yang meliputi
pelayanan KIA, gizi, pengendalian penyakit menular dan imunisasi, HIV&AID, malaria,
PMS, penanganan penyakit tidak menular serta beberapa program lokal dan spesifik lainnya
sesuai dengan kebutuhan program.
Dalam ANC Terpadu, tenaga kesehatan harus dapat memastikan bahwa
kehamilan berlangsung normal, mampu mendeteksi dini masalah dan penyakit yang dialami
ibu
hamil, melakukan interfensi secara adekuat sehingga ibu hamil siap untuk menjalani persalin
an normal. berkenaan dengan hal tersebut maka pelayanan antenatal terpadu dianggap perlu
untuk dilaksanakan kepada seluruh ibu hamil di setiap jajaran fasilitas kesehatan terutama
FKTP.
B. Latar belakang
Sebagian ibu Hamil tidak pernah memeriksakan kehamilan karena beberapa alasan.
Mereka perlu dikunjungi ke rumahnya sejak kehamilan muda dan terutama selak umur
kehamilannya 34-36 minggu. oleh karena it banyak ibu hamil risiko & tinggi yang tidak
terdeteksi oleh tenaga kesehatan.

C. Tujuan umum dan Tujuan khusus


Tujuan Umum :
Memberikan pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada
semua ibu hamil.
Tujuan Khusus :
A. Menyediakan pelayanan antenatal terpadu, komprehensif dan berkualitas ,
termasuk konseling kesehatan dan gizi ibu hamil, konseling KB dan pemberian ASI.
B. Menghilangkan “Missed Oppurtunity” pada ibu hamil dalam mendapatkan pelayanan
antenatal terpadu, komprehensif dan berkualitas.
C. Mendeteksi secara dini dan melakukan interfensi dini terhadap kelainan & penyakit &
gangguan yang di derita ibu hamil.
D. Melakukan rujukan kasus ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan sistemrujukan
yang ada.

D. Cara melaksanakan kegiatan


Cara pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah dengan cara
mengumpulkan sasaran diPuskesmas dan Poskesdes dan memberikan pelayanan
antenatal terpadu yang berkualitas serta penanganan & tata laksana kasus, dengan
metode wawancara, Pemeriksaan kehamilan 10T,dan KIE menggunakan media buku KIA.
E. Sasaran
Ibu hamil

F. Skejul (Jadwal) pelaksanaan kegiatan


Setiap hari

G. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan


Pencatatan pelayanan antenatal terpadu menggunakan formulir yang sudah ada yaitu
a. Kartu Ibu
b. Register kohort ibu
c. Buku KIA (dipegang Ibu)
d. Pencatatan dari program yang sudah ada (catatan dari imunisasi. malaria, gizi, Kb,
TB, dll.
Pelaporan pelayanan antenatal terpadu menggunakan formulir pelaporan yang sudah ada,
yaitu
a. LB3 IBU dan LB3 anak
b. PWS KIA
c. Bukti pelaporan yang disepakati oleh masing masing program
Evaluasi dari kegiatan pelayanan antenatal terpadu yaitu meningkatnya cakupan kasus
Ibu hamil resiko tinggi dan Komplikasi yang tertangani serta berlakunya system rujukan.

Mengetahui
Plt. Kepala Puskesmas Binamu

dr. Rahmawati Achmad


NIP : 19771012 200212 2 006