Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

TEMATIK TERPADU

NAMA SEKOLAH : MI Ma`arif Al-Faqih Wringinanom

KELAS/SEMESTER : 5 Semester 1

TEMA : 3 Makanan Sehat

SUB TEMA : Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat

PEMBELAJARAN : 4

ALOKASIWAKTU : 1X35 menit

A. KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI INTI 1 : Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya
KOMPETENSI INTI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun,
peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
KOMPETENSI INTI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
KOMPETENSI INTI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas,
sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN


IPS

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.2 Menganalisis bentuk-bentuk interaksi 3.2.1 Memperjelas bentuk-bentuk tentang


manusia dengan lingkungan dan interaksi manusia dengan lingkungan.
pengaruhnya terhadap pembangunan 3.2.2 Membuat contoh bentuk-bentuk
sosial, budaya, dan ekonomi interaksi dalam kehidupan sehari-hari.
masyarakat Indonesia 3.2.3 Mengelompokkan pengaruh interaksi
sosial terhadap pembangunan sosial,
budaya, dan ekonomi masyarakat
Indonesia.

4.2 Menyajikan hasil analisis tentang 4.2.1 menyimpulkan hasil dari analisis
interaksi manusia dengan lingkungan tentang interaksi manusia dengan
dan pengaruhnya terhadap lingkungan dan pengaruhnya terhadap
pembangunan sosial, budaya, dan pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi
ekonomi masyarakat Indonesia masyarakat Indonesia.

C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami tentang bentuk-bentuk interaksi manusia dengan
lingkungannya.
2. Siswa dapat melihat langsung contoh-contoh interaksi dalam kehidupan sehari-
hari.
3. Siswa dapat mengetahui pengaruh interaksi.
4. Siswa dapat mempresentasikan hasil analisis tentang interaksi.
5. Siswa dapat mengembangkan kreatifitas nya.

D. Materi Pembelajaran
1. Bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan.
Ada 2 yaitu:
a. asosiatif

Bentuk interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi sosial positif yang
mengarah pada kesatuan. Ingat, ya. Begitu mendengar kata "asosiatif" yang
terbayang adalah kegiatan-kegiatan yang bersifat "baik". Bentuk interaksi sosial
asosiatif berupa kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi.

 Kerja sama

adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh beberapa orang atau kelompok
untuk mencapai tujuan bersama.

 Akomodasi

adalah cara menyelesaikan pertentangan antara dua pihak tanpa


menghancurkan salah satu pihak, sehingga kepribadian masing-masing pihak
tetap terpelihara

 Asimilasi

Merupakan percampuran dua kebudayaan yang melebur menjadi suatu


kebudayaan baru.

 Akulturasi

Penerimaan segala unsur–unsur baru menjadi suatu kebudayaan baru tanpa


menghilangkan unsur lama.

b. dosisiatif

Proses sosial disosiatif ini lebih mengarah kepada perpecahan baik


individu maupun kelompok. Artinya, berkebalikan dari asosiatif, disosiatif ini
identik dengan hal-hal "negatif". Adapun bentuk-bentuk dari disosiatif
meliputi, persaingan (kompetisi), kontravensi, dan pertentangan (konflik).

 Persaingan
Persaingan merupakan suatu proses sosial di mana individu atau kelompok
manusia yang bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan
tanpa menggunakan ancaman kekerasan.

 kontravensi

Kontravensi merupakan suatu perasaan tidak suka yang disembunyikan.

 Pertentangan atau konflik

konflik adalah proses sosial yang dilakukan individu atau kelompok dalam
mencapai tujuannya disertai dengan paksaan atau kekerasan. Pertentangan
terjadi disebabkan oleh adanya perbedaan antarindividu, perbedaan kebudayaan,
perbedaan kepentingan, dan perubahan sosial.

Banyak sekali contoh interaksi sosial individu dengan individu yang


berlangsung dalam kehidupan sehari-hari, karena pada dasarnya setiap individu
memerlukan interaksi untuk bertahan hidup. Apa saja contoh interaksi sosial
individu dengan individu tersebut, berikut beberapa diantaranya:

1. Konsultasi

Contoh yang pertama dapat dilihat ketika seseorang melakukan konsultasi,


sebagai contoh adalah seseorang yang melakukan konsultasi dengan psikolog.
Proses konsultasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya suatu interaksi sosial
individu dengan individu, dimana terdapat pengaruh timbal balik diantara individu
yang berkonsultasi dengan yang memberikan konsultasi. Selain itu, keduanya juga
memiliki tujuan masing-masing, seperti untuk memecahkan masalah atau
mendapatkan informasi yang lebih dalam dan untuk menyampaikan apa yang
diketahui serta melakukan pekerjaannya.

2. Kegiatan Jual Beli


Kegiatan jual beli yang terjadi setiap hari nya juga merupakan contoh
interaksi sosial individu dengan individu, seperti ketika seseorang membeli
kebutuhan pokok seperti sayur, buah, untuk kehidupan sehari-harinya di pasar.
Interaksi sosial yang berlangsung di pasar juga untuk mencapai beberapa tujuan,
yaitu untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dan untuk menjual berbagai
macam barang untuk mendapat keuntungan atau pendapatan sehari-hari. Didalam
interaksi sosial ini juga biasanya akan berlangsung proses negosiasi atau tawar-
menawar, yang mengarah kepada berlangsungnya komunikasi diantara pembeli
dan penjual.

3. Berbincang atau Mengobrol

Contoh interaksi sosial yang selanjutnya adalah adanya kegiatan


berbincang atau mengobrol, seperti mengobrol dengan salah satu teman dekat
dengan berbagai macam topik pembicaraan. Komunikasi yang berlangsung antara
dua teman dekat tersebut termasuk kedalam contoh interaksi sosial, dimana pasti
terdapat tujuan atau maksud untuk dicapai didalamnya. Selain itu, berbincang
dengan teman dekat juga sangat memiliki pengaruh besar terhadap pandangan
seorang individu terhadap sesuatu yang dibicarakan atau hal yang berhubungan.

4. Berkenalan

Berkenalan juga merupakan contoh dari adanya interaksi sosial yang


berlangsung antara individu dengan individu, dimana memiliki tujuan atau
maksud untuk mengenal satu sama lain. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap
kelangsungan suatu interaksi sosial dimasa depan, karena setelah berkenalan
ketika bertemu kembali maka dapat melakukan interaksi sosial lainnya seperti
saling menyapa satu sama lain, dan lain sebagainya.

5. Berdebat

Selain berkenalan, berdebat juga merupakan suatu contoh berlangsungnya


interaksi sosial, terutama jika perdebatan yang dilakukan menyangkut hanya dua
orang saja, maka termasuk kedalam contoh interaksi sosial individu dengan
individu. Biasanya ketika seseorang berdebat menunjukkan bahwa ada pendapat
yang berbeda dan belum dapat disatukan, oleh sebab itu mereka berdebat dengan
tujuan untuk mendapatkan suatu kesepakatan bersama.

6. Berdiskusi

Berdiskusi sering terjadi di lingkungan sekolah yang lakukan oleh siswa-


siswa di kelas, yang mana berdiskusi juga merupakan salah satu contoh interaksi
sosial individu dengan individu. Berdiskusi berarti melakukan suatu komunikasi
dua arah yang juga dapat memberikan pengaruh terhadap pendapat serta
keputusan yang nantinya akan diambil. Seseorang melakukan diskusi biasanya
bertujuan untuk memutuskan sesuatu dan juga menggabungkan pendapat atau
opini-opini yang berbeda untuk di buat kesimpulan bersama.

7. Mengobrol Melalui Media Sosial

Interaksi sosial tidak hanya dilakukan ketika seorang individu bertatap


muka atau bertemu secara langsung, tetapi komunikasi atau interaksi yang
berlangsung dalam media sosial juga dapat menjadi contoh interaksi sosial.
Bahkan komunikasi dalam media sosial biasanya akan lebih mengarah kepada
interaksi sosial individu dengan individu, oleh sebab itu mengobrol atau
berkomunikasi melalui media sosial juga merupakan contoh interaksi sosial
individu dengan individu.

8. Saling Menyapa

Walaupun kontak yang dilakukan hanya sebentar dan hanya berupa saling
sapa satu sama lain, kontak yang terjadi tersebut sudah termasuk kedalam contoh
interaksi sosial individu dengan individu. Sebagai contoh seperti saling sapa
dengan tetangga di lingkungan tempat tinggal masing-masing, hal ini juga
bertujuan untuk tetap menjaga hubungan baik serta keharmonisan lingkungan
masyarakat. Bukan hanya saling sapa dengan seseorang yang sudah dikenal, tetapi
menyapa orang yang belum dikenal untuk menunjukkan rasa hormat juga dapat
termasuk kedalam contoh interaksi sosial individu dengan individu.

9. Berpelukan

Salah satu syarat terjadinya interaksi sosial individu dengan individu


adalah melalui suatu pola tertentu, sehingga berpelukan juga merupakan suatu
pola interaksi sosial yang dilakukan oleh seorang individu dengan individu yang
lainnya.

10. Berjabat Tangan

Sama halnya dengan berpelukan, berjabat tangan juga menjadi salah satu
contoh interaksi sosial individu dengan individu. Dimana saat berjabat tangan
terdapat kontak antara dua individu, sehingga sudah dapat dikatakan bahwa
interaksi sosial individu dengan individu sudah berlangsung.

E. Metode Pembelajaran
Metode Pembelajaran :
 Ceramah
 Tanya jawab
 Diskusi

Pendekatan Pembelajaran :
 Pendekatan saintifik
 Pendekatan jigsaw
 Pendekatan cooperative
 Pendekatan kontekstual

F. Langkah-langkah kegiatan Pembelajaran


 Pendahuluan (10 menit)
1. Guru memberi salam, menyapa siswa, menanyakan kabar dan kondisi kesehatan
mereka. Sambil mengingatkan siswa untuk selalu bersyukur atas segala nikmat
Tuhan YME.
2. Siswa berdoa sebelum memulai kegiatan. Guru menekankan pentingnya berdoa
(agar apa yang akan dikerjakan dan ilmu yang didapat akan bermanfaat). Berdoa
dapat dipimpin oleh guru atau salah satu siswa yang ditunjuk (Selama berdoa guru
mengamati dengan seksama sikap siswa saat berdoa).
3. Siswa satu demi satu menyampaikan komitmen tentang sikap yang ingin mereka
tunjukkan hari ini. (Ini adalah salah satu upaya pembiasaan untuk penguatan
karakter). Bisa diawali oleh guru misalnya komitmen guru hari ini ingin
menunjukkan perilaku tepat waktu.
Siswa diajak meneriakkan yel-yel penyemangat (guru silahkan berkreasi
menciptakan yel-yel penyemangat).
4. Siswa menyimak guru membacakan syair lagu “naik delman” dengan intonasi dan
ekspresi yang menarik (sebelumnya guru sudah menempelkan syair lagu yang
akan dibacakan di papan tulis, diupayakan berukuran besar).
5. Siswa diminta memperkirakan apa yang akan mereka pelajari terkait dengan
syair yang baru didengarkan. Guru merespon pendapat siswa sambil mengarahkan
agar siswa mengetahui tujuan pembelajaran yang akan dicapai termasuk sikap
yang akan dinilai selama proses pembelajaran.
 Kegiatan inti (25 menit)
1. Guru mulai memancing apa yang akan di pelajari hari ini dan murid menjawab .
2. Guru menjelaskan tentang materi interaksi. Dan bertanya apa itu interaksi
3. Guru mulai membuat beberapa kelompok untuk mengkaji bentuk-bentuk interaksi
yang harus di pecahkan bersama.
4. Saat murid berdiskusi guru membuat review untuk dijelaskan nanti kepada siswa.
5. Lalu guru memancing murid untuk siapa yang cepat maka kelompok itu yang
dapat hadiah.
6. Diseingi ice breaking.
7. Murid mulai menyimpulkan hasil dari diskusi yang telah dipecahkan bersama tadi.
8. Lalu guru memberikan review tentang materi kepada murid,
9. Guru bertanya lagi kepada murid apa saja contoh-contoh interaksi dalam
kehidupan sehari-hari dengan menunjukkan beberapa gambar yang terkait dengan
kehidupan sehari-hari.
10. Lalu guru menjelaskan lagi.
 Penutup (5 menit)
1. Siswa menyimak ulasan guru tentang kegiatan yang sudah dilakukan dan meminta
siswa melakukan refleksi dari kegiatan yang baru saja dilakukan dengan
menjawab pertanyaan:
- Bagaimana perasaan kalian mengikuti kegiatan hari ini?
- Kegiatan apa yang paling kamu sukai? Mengapa?
- Kegiatan mana yang paling mudah/sulit? Mengapa?
- Sikap apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah belajar?
- Apakah kamu merasa telah berhasil menunjukkan sikap yang tadi pagi ingin kamu
tunjukkan?

2. Siswa menyimak penguatan dan kesimpulan pembelajaran hari ini yang


disampaikan guru.
3. Siswa bersama guru merayakan keberhasilan pembelajaran dengan
mengumandangkan yel-yel penyemangat.
4. Sebagai penutup guru mengajak siswa untuk bersyukur atas ilmu dan semua
kegembiraan yang telah mereka rasakan di hari ini dengan berdoa bersama. Guru
juga mengingatkan tentang sikap berdoa yang baik.
5. Selesai berdo’a, siswa memberi salam pada guru. Guru mengingatkan siswa
untuk memberi salam pada orang tua.
G. Penilaian
1. Sikap
Guru menggunakan penilaian autentik yaitu penilaian yang diambil guru pada saat
proses pembelajaran.
2. Tes tulis
Guru memberikan beberapa pertanyaan :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan interaksi sosial!
2. Faktor apa saja yang mempengaruhi interaksi sosial?

3. Berikan contoh dari bentuk interaksi sosial Asosiatif!

4. Sebutkan 2 dampak positif dan negatif yang terjadi akibat interaksi manusia
dengan lingkungan!

5. Apa pentingnya interaksi manusia dengan lingkungan alam?

H. Media/Alat, Bahan dan Sumber Belajar


1. Buku LKS
2. Gambar animasi
3. Gambar ilustrasi
4. Video tentang interaksi
5. Kertas buffalo