Anda di halaman 1dari 2

RSU BUNDA MULIA

MANAJEMEN TERTUSUK JARUM

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


Jl. Abdi Setia Bakti No 3
KISARAN A 1/2
SPO/PPI/012/VII/2017
Tanggal Terbit : Ditetapkan oleh
Direktur RSU BUNDA MULIA
SPO
10 Juli 2017
dr. Binsar P Sitanggang, SpOG

PENGERTIAN Manajemen tertusuk jarum dan benda tajam adalah salah satu
upaya pencegahan dan pengendalian infeksi terhadap petugas yang
tertusuk benda yang memiliki sudut tajam atau runcing yang
menusuk memotong, melukai kulit seperti jarum suntik, jarum jahit
bedah, pisau, skapel, gunting, atau benang kawat.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melindungi


petugas kesehatan dan non kesehatan dari perlukaan dan tertular
penyakit seperti hepatitis B, hepatitis C dan HIV.

KEBIJAKAN SK Direktur RSU Bunda Mulia Nomor : 020/PPI/SK/DIR/VII/2017


tentang Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Di RSU
Bunda Mulia.

PROSEDUR Manajemen tertusuk jarum bekas pakai dan benda tajam :


1. Jangan panik.
2. Segera cuci dengan air mengalir menggunakan sabun atau
cairan antiseptik.
3. Desinfektan dengan alkohol atau bethadine.
4. Segera lapor ke :
a. Penanggung jawab jam kerja setiap unit (jika dalam jam
kerja).
b. IGD (jika diluar jam kerja)
5. Tindak lajut :
a. Apabila status pasien HIV harus diberi profilaksis pasca
pajanan berupa obat ARV (Anti Retrovirus) dalam waktu
kurang dari 4 jam, diberi selama 28 hari, test HIV di ulang
setelah 6 (enam) minggu, 3 (tiga) bulan dan 6 (enam) bulan.
b. Apabila status pasien Hepatitis B, dilakukan pemeriksaan
HbsAg dan Anti Hbs (bagi yang belum vaksinasi).
c. Apabila hasil HbsAg positif maka dirujuk ke Dokter
Penyakit Dalam untuk mendapatkan terapi.
RSU BUNDA MULIA
MANAJEMEN TERTUSUK JARUM

Jl. Abdi Setia Bakti No 3 No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


KISARAN
SPO/PPI/012/VII/2017 A 2/2

PROSEDUR d. Apabila hasil HbsAg negatif diberikan seri vaksinasi


(Lanjutan) Hepatitis : Imunisasi Hep bulan I, III, dan V, selanjutnya
konsultasi ke Bagian Penyakit Dalam.

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Inap.


2. Instalasi Rawat Jalan.
3. Instalasi Gawat Darurat.
4. Instalasi Kamar Operasi.
5. Instalasi Rawat Intensif
6. Instalasi Kamar Bersalin
7. Instalasi Laboratorium
8. Instalasi Radiologi
9. Instalasi Sanitasi
10. Intalasi PSP2RS