Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA

Kompetensi Keahlian : Akuntansi

Mata Pelajaran : Akuntansi

Tingkat / Semester : XI/III

Standar Kompetensi : Memproses dokumen data kas kecil

Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan administrasi dana kas kecil

Indikator :

1. Pengertian dana kas kecil dijelaskan dengan benar


2. Peralatan yang dibutuhkan untuk pencatatan dana kas kecil disebutkan dengan benar

3. Bukti transaksi pemakaian kas kecil disebutkan dengan benar

Alokasi Waktu : 1 x 20 menit

Hari, Tanggal, Jam ke : Senin, 07 maret 2016, jam ke 1

1. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah pembelajaran berlangsung peserta didik diharapkan dapat :

1. Menjelaskan pengertian kas kecil


2. Menyebutkan karakteristik kas kecil

3. Menyebutkan peralatan dalam pencatatan dana kas kecil

4. Menyebutkan bukti transaksi pemakaian kas kecil

5. MATERI PEMBELAJARAN

6. Menjelaskan pengertian dana kas kecil

7. Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk pencatatan dana kas kecil

8. Menyiapkan bukti transaksi pemakaian kas kecil

1. KARAKTER YANG DIHARAPKAN

2. Religius

3. Disiplin

4. Kerja keras

5. Tanggung jawab

6. Komunikatif
7. Menghargai prestasi

8. Mandiri

9. Jujur

10. MEDIA, METODE, SUMBER PEMBELAJARAN

11. Media :Materi “Pengelolaan Dana Kas Kecil”

12. Metode :Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab, Penugasan

13. MODEL PEMBELAJARAN

Numbered Heads Together

Pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang
menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan
memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik.

1. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Waktu
No. Kegiatan Belajar Nilai karakter
(menit)
Kegiatan Awal

· Mengucapkan salam dan berdoa

· Menanyakan kabar dan Memeriksa kehadiran


Religius
peserta didik
1. 2 menit
Disiplin
· Guru memotivasi peserta didik tentang pentingnya
mempelajari dana kas kecil

· Guru menjelaskan topik dan tujuan pembelajaran


yang harus dicapai
2. Kegiatan Inti

1. Eksplorasi 4 menit

· Peserta didik mempelajari materi yang dibagikan


oleh guru

· Guru menjelaskan sedikit materi yang akan


dipelajari

2. Elaborasi

a. Penomeran 7 menit

· Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok, tiap


kelompok terdiri dari 3-5 orang.

· Peserta didik diberi nomor-nomor oleh guru dengan


nomor yang berbeda-beda pada tiap kelompok

b. Pemberian pertanyaan

· Peserta didik diberikan pertanyaan oleh guru untuk


didiskusikan bersama masing-masing kelompok

c. Berpikir bersama

· Peserta didik mendiskusikan dan menjawab


pertanyaan-pertanyaan yang sudah diberikan oleh guru

d. Menjawab pertanyaan

· Setelah diskusi pada tiap kelompok peserta didik


ditunjuk secara acak

· Peserta didik yang nomor dan kelompoknya ditunjuk


diminta untuk menjawab salah satu pertanyaan Komunikatif
begitupun selanjutnya sampai soal selesai terjawab
semua Kerja Keras

3. Konfirmasi

e. Penilaian dan pemberian tanggapan

· Peserta didik diberikan umpan balik yang positif


berupa pujian dan apresiasi oleh guru

· Peserta didik diberikan konfirmasi mengenai hasil


tugas yang telah disampaikan oleh masing-masing Tanggung Jawab
kelompok dengan cara mengulas kembali materi yang
sekiranya belum dipahami oleh peserta didik
2 menit
Menghargai
Prestasi

Kegiatan Akhir

f. Pemberian Kesimpulan

· Peserta didik beserta guru memberikan kesimpulan


atas materi yang disampaikan Mandiri

3. g. Evaluasi 5 menit Jujur

· Peserta didik diberikan post-test oleh guru

· Peserta mengerjakan post test secara individu dan


anpa membuka buku

· Pembelajaran ditutup dengan salam


Religius
20 menit

1. PENILAIAN

 Jenis Penilaian :

1. Post-test (Terlampir)
2. Tugas Non Terstruktur

 Norma Penilaian

 Teknik dan Bentuk Instrumen (Terlampir)

No. Unsur Penilaian Teknik Penilaian Bentuk Penilaian


Lembar Pengamatan Sikap
1 Afektif Pengamatan sikap
(terlampir)

LAMPIRAN – LAMPIRAN

 POST-TEST
 Soal

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kas kecil !

2. Sebutkan apa saja karakteristik kas kecil !

3. Sebutkan peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk pencatatan dana kas kecil !

4. Sebutkan apa saja bukti transaksi pemakaian kas kecil !

5. Sebutkan metode dalam pengelolaan dana kas kecil !

 Kunci Jawaban

1. Kas kecil adalah sejumlah uang kas atau uang tunai yang disediakan oleh perusahaan untuk
membayar pengeluaran rutin dalam jumlah relatif kecil.

2. Karakteristik kas kecil adalah :

1. Jumlahnya dibatasi (tidak lebih atau tidak kurang)

2. Digunakan untuk menandai transaksi kecil yang sifatnya rutin setiap hari

3. Disimpan di tampat khusus

4. Ditangani atau dipegang oleh petugas keuangan tingkatan pemula

3. Peralatan yang dibutuhkan dalam pencatatan kas kecil antara lain :

4. Formulir permintaan pengisian kembali kas kecil

5. Formulir permintaaan pengeluaran kas kecil

6. Jurnal pengeluaran kas

7. Buku jurnal kas kecil

8. Buku laporan penggunaan dana kas kecil


9. Bukti pengeluaran kas kecil

10. Bukti pemakaian kas kecil yaitu :

 Kwitansi

 Cek

 Faktur

 Nota Kontan

 Bukti Kas Masuk

 Bukti kas keluar

 Formulir pengajuan dana kas kecil

5. Metode pengelolaan dana kas kecil yaitu :

 Metode pencatatan imperst

 Metode pencatatan fluktuasi

 MATERI

Pengertian Kas Kecil atau Definisi Petty Cash

Pengertian Kas kecil atau petty cash adalah uang yang dicadangkan oleh entitas
bisnis/perusahaan untuk pembayaran pengeluaran-pengeluaran yang bersifat rutin namun
jumlah nominalnya relatife kecil, serta tidak material.

Petty Cash mempunyai beberapa karakteristik yaitu :

 Jumlah nominalnya dibatasi, tidak lebih ataupun tidak kurang dari jumlah nominal tertentu
yang sudah ditetapkan oleh manajemen perusahaan. Tentunya masing – masing perusahaan
menetapkan jumlah nominal yang berbeda beda sesuai dengan kebijakan dan skala
operasional perusahaan.
 Digunakan untuk mendanai transaksi yang bernominal kecil yang rutin terjadi setiap hari,
ribet juga kan kalau misalnya ada keperluan seperti keperluan ATK yang jumlahnya tidak
seberapa dan tiap saat selalu keluar biayanya jika harus mengambil uang harus berprosedur
prosedur dulu?

 Disimpan di tampat khusus

 Ditangani atau dipegang oleh petugas keuangan tingkatan pemula

Tujuan Kas Kecil

Ada beberapa tujuan dibentuknya Kas Kecil, berikut diantaranya:

 Menangani masalah perlengkapan/perbekalan kantor yang dialami oleh suatu bagian di


kantor
 Menghindari cara pembayaran yang tidak ekonomis juga tidak praktis atas pengeluaran
yang jumlahnya relatif kecil dan mendadak.
 Meringankan beban staff karyawan dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada
pelanggan juga termasuk kepada relasi bisnis pimpinan.

 Mempercepat aktivitas atasan yang menggunakan dana secara mendadak dan juga tidak
terencana sebelumnya.

Pembayaran Kas Kecil

Pembayaran melalui kas kecil dilakukan untuk suatu hal seperti berikut:

 Pengeluaran kas kecil biasanya telah ditentukan batas maksimalnya setiap terjadi
pengeluaran
 Pengeluaran tidak diperbolehkan untuk pemberian pinjaman (utang) kepada staf

 Bukti pengeluaran kas kecil harus ditanda-tangani oleh bagian pemengang petty cash

 Apabila ada bukti pembayaran, semisal kuitansi, faktur atau bukti pendukung yang lain
harus dilampirkan juga pada bukti pengeluaran kas.

Pengisian Kas Kecil

Jadi apabila jumlah nominal uang yang terdapat dalam akun kas kecil telah menipis, maka dana kas
kecil harus diisi lagi dengan cara sebagai berikut:

 Pemegang petty cash mengajukan permintaan kepada bendahara kas


 Pemegang petty cash menyiapkan daftar pengeluaran yang telah dilampiri bukti transaksi
atas pengeluaran kas kecil.

 Jika telah sesuai dengan ketentuan, bendahara kas memberikan tanda persetujuan kepada
formulir permintaan tersebut dan memberi dana sebesar jumlah nominal kas kecil yang
sudah dikeluarkan.

Macam-macam bukti transaksi kas kecil

1. Kuitansi

Kuitansi adalah surat bukti adanya penerimaan uang pembayaran. Kuitansi ditandatangani oleh
pihak yang mnerima uang. Kuitansi pada umumnya mempunyai dua sisi, yaitu sisi kanan dan sisi
kiri.

2. Cek

Cek adalah surat perintah yang dibuat oleh pihak yang mempunyai simpanan di bank, agar bank
tersebut membayar sejumlah uang tertentu kepada pihak/orang yang namanya tertera di dalam cek
tersebut atau si pembawa cek.

3. Faktur

Faktur adalah surat bukti terjadinya transaksi pembelian atau penjualan secara kredit. Faktur
dibuat oleh penjual yang diserahkan kepada pembeli bersamaan dengan barang yang dijual. Faktur
biasanya dibuat rangkap tiga, lembar pertama untuk pembeli, lembar kedua untuk penjual, dan
lembar ketiga untuk arsip.

4. Nota Kontan
Nota kontan adalah bukti transaksi terjadinya pembelian secara tunai. Nota kontan dibuat oleh
penjual untuk pembeli. Biasanya dibuat rangkap dua, lebar yang asli diberikan kepada pembeli
sedangkan salinannya disimpan sebagai arsip oleh penjual. Dalam nota kontan dijelaskan tentang :

1. Nama barang
2. Banyak barang

3. Harga satuan

4. Jumlah, harga satuan dikali banyknya barang yang dibeli

5. Jumlah harga seluruhnya (total)

6. Nota debet dan nota kredit

7. Bukti kas masuk

Bukti kas masuk adalah bukti transaksi yang dibuat oleh pemegang dana kas kecil bahwa telah
menerima sejumlah uang untuk keperluan kas kecil, biasanya untuk pengisian kas kecil. Bukti
penerimaan kas kecil dilampirkan juga foto kopi cek apabila pemberian dana kas kecil
menggunakan cek.

6. Bukti kas keluar

Bukti kas keluar adalah bukti transaksi yang dibuat oleh pemegang dana kas kecil bahwa telah
mengeluarkan sejumlah uang tertentu untuk keperluan pembayaran.

7. Formulir pengajuan dana kas kecil

Formulir pengajuan dana kas kecil adalah formulir yang digunakan untuk mengajukan pengisian
dana kas kecil. Formulir pengajuan dana kas kecil ini hanya digunakan pada sistem imprest, yaitu
pada pembukuan kas kecil sistem dana tetap, sedangkan pada sistem fluktuatif tidak menggunakan
formulir pengajuan dana kas kecil.

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Pengelolaan Dana Kas Kecil

Untuk dapat mengelola administrasi dana kas kecil peralatan yang dibutuhkan, antara lain:

1. Formulir permintaan pengisian kembali kas kecil


2. Formulir permintaaan pengeluaran kas kecil

3. Jurnal pengeluaran kas

4. Buku jurnal kas kecil

5. Buku laporan penggunaan dana kas kecil

6. Bukti pengeluaran kas kecil

7. Alat tulis dan alat hitung.

METODE DANA KAS KECIL :

 IMPREST FUND SYSTEM (Metode Dana Tetap)

Dengan metode Imprest dana kas kecil ditetapkan dalam jumlah yang relatif tetap. Artinya
sepanjang jumlah dana yang telah ditetapkan dianggap cukup untuk pengeluaran kas kecil dalam
suatu periode tertentu, jumlah dana kas kecil tidak dinaikkan atau diturunkan.
Ciri-cirinya :
1. Bukti-bukti pengeluaran dana kas kecil dikumpulkan oleh pengelola dana kas kecil. Berdasarkan
bukti-bukti tersebut pengelola kas kecil meminta penggantian kepada kasir kas umum.
2. Penggantian dana kas kecil dilakukan dengan penarikan cek yang sama jumlahnya dengan jumlah
dana kas kecil yang telah dikeluarkan.
3. Bukti-bukti pengeluaran dana kas kecil dicatat ke dalam jurnal pengeluaran kas pada saat
dilakukan penggantian kembali dana, dengan mendebet akun-akun beban yang terjadi .

 FLUCTUATING FUND SYSTEM (Metode Dana Tidak Tepat)

Menurut metode ini dana kas kecil tidak ditetapkan dalam jumlah yang tetap, sehingga penggantian
dana kas kecil tidak perlu sama dengan jumlah dana kas kecil yang telah dikeluarkan. Dengan
demikian jumlah dana kas kecil akan berfluktuasi sesuai dengan jumlah yang diperlukan.
Perubahan dana kas kecil dengan metode Fluktuasi dicatat pada akun “ KAS KECIL “. Transaksi
pembentukan dana pengisian kembali dana kas kecil dicatat debit akun “kas kecil”, sementara
transaksi penggunaan dana kas kecil dicatat di sisi kredit. Dengan demikian akun “kas kecil” didebit
dari data jurnal pengeluaran kas umum, dan dikredit dari data jurnal kas kecil yang
diselenggarakan oleh pengelola kas kecil.
Dengan mendebet akun “kas kecil” setiap terjadi pengisian dana kas kecil, dan mengkredit dengan
jumlah dana yang telah digunakan, saldo akun “kas kecil” akan menunjukkan saldo yang
sebenarnya. Oleh karena itu dengan metode Fluktuasi tidak diperlukan penyesuaian terhadap saldo
akun “kas kecil” pada akhir periode akuntansi.

 PENILAIAN AFEKTIF

Kelas : XI/III

Waktu Pengamatan : Senin, 07 Maret 2016

Materi : Mendeskripsikan Administrasi Dana Kas Kecil

Sikap Ket.
No. Nama Kerja Menghargai Tanggung
Religius Jujur Disiplin Mandiri Komunikatif
Keras Prestasi jawab
1
2
3
4
5
6

Keterangan Pemberian Skor:

4 = apabila selalu/konsisten dalam menunjukkan aspek sikap

3 = apabila sering menunjukkan dan kadang-kadang tidak menunjukkan aspek sikap

2 = apabila kadang-kadang menunjukkan dan sering tidak menunjukkan aspek sikap

1 = apabila tidak pernah menunjukkan aspek sikap

Kriteria :
Skor 30-40 = A (kisaran nilai dari 75-100)

Skor 20-29 = B (Kisaran nilai dari 68-74)

Skor 10-19 = C (Kisaran nilai 60-67)

Skor 0-9 = D (kisaran nilai dibawah 60)

 PENILAIAN KOGNITIF

Skor
No. Keterangan Nilai Skor
Maksimal

20

– Menjelaskan pengertian kas kecil dengan tepat dan lengkap

– Menjelaskan pengertian kas kecil dengan tepat tapi kurang


1 20
lengkap
10
– Menjelaskan pengertian kas kecil tetapi kurang tepat

5
20

– Menyebutkan karakteristik kas kecil dengan tepat dan


lengkap

2 – Menyebutkan karakteristik kas kecil dengan tepat tetapi 10 20


kurang lengkap

– Menyebutkan karakteristik kas tetapi kurang lengkap

5
20

– Menyebutkan peralatan yang dibutuhkan dalam pencatatan


dana kas kecil dengan tepat dan lengkap
10
– Menyebutkan peralatan yang dibutuhkan dalam pencatatan
3 20
dana kas kecil dengan tepat tetapi kurang lengkap

– Menyebutkan peralatan yang dibutuhkan dalam pencatatan


dana kas kecil tetapi kurang lengkap

5
20

– Menyebutkan bukti pencatatan dana kas kecil dengan tepat


dan lengkap

– Menyebutkan bukti pencatatan dana kas kecil dengan tepat


4 10 20
tetapi kurang lengkap

– Menyebutkan bukti pencatatan dana kas kecil tetapi kurang


lengkap

5
20

– Menyebutkan metode pencatatan dana kas kecil dengan


tepat dan lengkap

– Menyebutkan metode pencatatan dana kas kecil dengan


5 10 20
tepat tetapi kurang lengkap

– Menyebutkan peralatan yang dibutuhkan dalam pencatatan


dana kas kecil tetapi kurang lengkap

TOTAL SKOR 100