Anda di halaman 1dari 3

KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT

PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KELURAHAN PASEBAN

KEPUTUSAN KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KELURAHAN PASEBAN


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT

NOMOR : 99 TAHUN 2017

TENTANG

PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN OBAT/CAIRAN INTRAVENA


DI PUSKESMAS KELURAHAN PASEBAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KELURAHAN PASEBAN


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka untuk mendukung pemberian pelayanan pasien, pimpinan
puskesmas bertanggung jawab atas kebijakan pemberian layanan kepada pasien,
dan menetapkan penanganan penggunaan dan pemberian obat/cairan intravena
di Puskesmas Kelurahan Paseban;

b. bahwa sehubungan dengan pernyataan butir a di atas, maka dipandang perlu


bahwa pasien dan keluarganya pun perlu mendapatkan informasi tentang
pemberian obat/cairan intravena yang akan dilakukan, komplikasi, efek
samping yang mungkin timbul dari tindakan tersebut dan ataupun perawatan
lainnya setelah dilakukan tindakan. Untuk itu perlu dilakukan informed consent
(persetujuan tindakan medis);

c. bahwa sehubungan dengan pernyataan pada butir a dan b tersebut diatas, perlu
menetapkan Keputusan Kepala Pukesmas Kelurahan Paseban tentang
penanganan penggunaan dan pemberian obat/cairan intravena di Puskesmas
Kelurahan Paseban;

Mengingat : 1. Undang - Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan;

2. Undang - Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/MENKES/PER/III/2008 tentang


Persetujuan Tindakan Kedokteran;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang
Keselamatan Pasien Rumah Sakit;

7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014


tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KELURAHAN PASEBAN


TENTANG PENANGANAN PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN
OBAT/CAIRAN INTRAVENA DI PUSKESMAS KELURAHAN PASEBAN.

KESATU : Pimpinan puskesmas bertanggung jawab atas kebijakan pemberian layanan kepada
pasien sehingga pasien dan keluarga harus mengetahui informasi tentang
pemberian obat/cairan intravena yang akan dilakukan, komplikasi, efek samping
yang mungkin timbul dari tindakan tersebut dan ataupun perawatan lainnya setelah
dilakukan tindakan. Untuk itu perlu dilakukan informed consent (Persetujuan
tindakan medis).

KEDUA : Mewajibkan semua tenaga kesehatan menyampaikan informasi tentang tindakan


yang akan dilakukan, komplikasi, efek samping yang mungkin timbul dari
tindakan tersebut dan informasi tentang perawatan lainnya setelah dilakukan
tindakan. Untuk itu perlu dilakukan informed consent (Persetujuan tindakan
medis).

Ditetapkan di : Jakarta
pada tanggal : 2017

KEPALA PUSKESMAS KELURAHAN PASEBAN


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT,

drg.Yumna Asmita

NIP: 197712012005022002
Lampiran : Keputusan Kepala Pusat Kesehatan
Masyarakat Kelurahan Paseban
Kota Administrasi Jakarta Pusat

Nomor : 99 Tahun 2017


Tanggal :

PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN OBAT/CAIRAN INTRAVENA


DI PUSKESMAS KELURAHAN PASEBAN

I. KEBIJAKAN UMUM
Kebijakan umum pelayanan klinis mengikuti Kebijakan Umum Pelayanan Puskesmas
Kelurahan Paseban.

II. KEBIJAKAN KHUSUS


Penggunaan dan pemberian obat/cairan intravena di Puskesmas Kelurahan Paseban
1. Cairan infus :
a. Ringer laktat
b. Dextrose 5%
c. NaCl 0,9%
2. Obat-obatan intravena
a. MgSO4 40%
b. Ceftriaxone 1 gram
c. Cytosinon drip
d. Caglukonas

KEPALA PUSKESMAS KELURAHAN PASEBAN


KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT,

drg.Yumna Asmita

NIP: 197712012005022002

KEBIJAKAN VISI DAN MISI