Anda di halaman 1dari 5

SOAL KEPERAWATAN KRITIS

“GAGAL NAFAS, MBO, BHD DAN TERAPI CAIRAN”

Dosen Pengampu : Mardi Hartono, S.Kep, Ns, M.Kes

Disusun Oleh :

3 Reguler B

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG

DIII KEPERAWATAN PEKALONGAN

2017
1. Seorang pasien berada di ruang IGD dalam keadaan apatis berusia 30 tahun, nadi
lemah dan cepat, oliguria, vena kolaps, dan turgor kulit kembali dalam >2 detik,
menunjukkan pasien kekurangan cairan pada kriteria?
a. Normal
b. Ringan
c. Sedang
d. Berat
e. Berat sekali
2. Untuk melihat stabilitas hemodinamik pasien, maka perawat melakukan tindakan...
a. Pemeriksaan turgor kulit
b. Tilt test
c. Pemberian infus RL/NaCl
d. Pemeriksaan EKG
e. Semua salah
3. Langkah-langkah seorang perawat melakukan tindakan tilt test sesuai dengan
urutannya adalah..
1) Ukur tensi pasien dalam keadaan terlentang
2) Bila tensi tidak turun lebih dari 10 mmHg, berarti volume telah normal
3) Posisi diubah Anti trendelenburg 30o . sesudah 5 menit lakukan pengukuran
tensi ulang.
4) Bila tensi turun berarti masih terdapat defisit yang harus dikoreksi.

Urutan yang benar adalah...

a. 1,2,3 dan 4
b. 1,3,4 dan 2
c. 1,3,2 dan 4
d. 4,3,2 dan 1
e. Semua salah
4. Adapun indikasi dilakukannya resusitasi cairan adalah...
a. Serangan panas
b. Fraktur femur
c. Luka bakar luas
d. Trauma abdomen berat
e. Semua benar
Untuk soal nomor 5-8

Seorang anak usia 2 tahun datang ke RS dalam keadaan lemah, dari informasi yang
disampaikan oleh orang tua pasien ternyata anak mengalami diare sejak 2 hari yang lalu,
didapatkan pemeriksaan takikardi, turgor kulit kembali >2 detik, BB 13 kg, perkiraan defisit
8% dari BB.

5. Berapa banyak cairan yang harus segera diberikan ?


a. 260 ml RL
b. 270 ml RL
c. 250 ml RL
d. 265 ml RL
e. 275 ml RL
6. Berapa banyak cairan yang harus diberikan dalam 8 jam pertama ?
a. 260 ml RL
b. 390 ml RL
c. 365 ml RL
d. 460 ml RL
e. 470 ml RL
7. Berapa banyak cairan yang harus diberikan dalam 16 jam berikutnya ?
a. 390 ml RL
b. 570 ml RL
c. 565 ml RL
d. 460 ml RL
e. 370 ml RL
8. Berapa defisit cairan yang dialami anak tersebut ?
a. 1,05 lt
b. 1,03 lt
c. 1,04 lt
d. 1,06 lt
e. 1, 02 lt
9. Kebutuhan cairan pada bayi dengan bb 20 kg adalah...
a. 1500 cc/kg
b. 1000cc/ 24 jam
c. 1000 cc/kg + perkalian dgn 20 cc
d. 2000 cc/ 24 jam
e. 1500 cc/24 jam
10. Seorang Dokter sedang meresepkan Nacl 0,9 % pada Tn B untuk kebutuhan
cairannya. tn B membutuhkan cairan 1000 ml/12 jam dengan 18 tetes/ml. berapa
tetes per menit cairan tersebut diberikan?
a. 20 tetes/menit
b. 18 tetes/menit
c. 25 tetes/ menit
d. 15 tetes/menit
e. 10tetes/menit

(1000x 18): (12x60)= 18.000/720 = 25

11. Seorang laki laki berunur 40 tahun dengan BB 45 kg mengalami fraktur femur
dengan tensi 90/70, Nadi 120x/ menit dan lemah, turgor kulit > 2 detik, urine pekat
dan sedikit , kesadaran apatis. Pasien mengalami dehidrasi dengan kategori
a. Ringan
b. Sedang
c. Berat
d. Sangat berat
e. Sangat berat
12. Apakah tujuan dari terapi cairan?
a. Pemenuhan cairan yang hilang.
b. Menghindari terjadi nya resiko kekurangan cairan.
c. Penyelamatan jiwa dengan menurunkan angka mortalitas.
d. Kesempurnaan keseimbangan cairan
e. Sebagai penyeimbang tubuh
13. Seorang klien laki-laki 45 tahun mendapatkan terapi IV NaCl 2000 cc dalam 24
jam. Infus diberikan dengan faktor tetesan 30/menit. Pada jam ke–10, infus tersisa
1200 cc.
Berapa tetes permenit sisa infus seharusnya diberikan?
a. 41 tetes per menit.
b. 42 tetes per menit.
c. 43 tetes per menit.
d. 44 tetes per menit.
e. 45 tetes per menit.
14. Hal yang perlu dipikirkan dalam pemberian terapi cairan adalah sebagai
berikut,kecuali:
a. Tingkat dehidrasi
b. Cara pemberian
c. Monitoring dalam pemberian
d. Waktu pemberian
e. Tempat pemberian
15. Defisit cairan pada dehidrasi berat adalah.....
a. 4-5 %
b. 6-8 %
c. 10 %
d. Lebih dari 10 %
e. Kurang dari 10 %