Anda di halaman 1dari 5

Nama : Amarson Siregar

Kelas : SI-6E
NIM : 1605022047

A. DATA FONDASI FOOT PLAT

Data Tanah
Kedalaman fondasi, Df = 2.50 m
Berat volume tanah, = 17.60 kN/m3
Sudut gesek dalam, = 34.00 
Kohesi, c= 0.00 kPa
Tahanan konus rata-rata (hasil pengujian sondir), qc = 95.00 kg/cm2
DIMENSI FONDASI
Lebar fondasi arah x, Bx = 2.20 m
Lebar fondasi arah y, By = 1.80 m
Tebal fondasi, h= 0.40 m
Lebar kolom arah x, bx = 0.40 m
Lebar kolom arah y, by = 0.30 m
Posisi kolom (dalam = 40, tepi = 30, sudut = 20) s = 40
BAHAN KONSTRUKSI
Kuat tekan beton, fc ' = 20.0 MPa
Kuat leleh baja tulangan, fy = 390 MPa
Berat beton bertulang, c = 24 kN/m3
BEBAN RENCANA FONDASI
Gaya aksial akibat beban terfaktor, Pu = 850.000 kN
Momen arah x akibat beban terfaktor, Mux = 155.000 kNm
Momen arah y akibat beban terfaktor, Muy = 136.000 kNm
Nama : Amarson Siregar
Kelas : SI-6E
NIM : 1605022047

B. KAPASITAS DUKUNG TANAH


1. MENURUT TERZAGHI DAN PECK (1943)
Kapasitas dukung ultimit tanah menurut Terzaghi dan Peck (1943) :
qu = c * Nc * (1 + 0.3 * B / L) + Df *  * Nq + 0.5 * B * N * (1 - 0.2 * B / L)

c = kohesi tanah (kN/m2)


Df = Kedalaman fondasi (m)
 = Berat volume tanah (kN/m3)
B = Lebar fondasi (m) = By
L = panjang fondasi (m) = Bx

Sudut gesek dalam,

=  / 180 *  =

a = e(3* / 4 - /2)*tan  =

Kp = 3 * tan2 [ 45 + 1/2*(  + 33) ] =

Faktor kapasitas dukung tanah menurut Terzaghi :

Nc = 1/ tan  * [ a2 / (2 * cos2 (45 + /2) - 1 ] =

Nq = a2 / [ (2 * cos2 (45 + /2) ] = Nc * tan  + 1 =

N = 1/2 * tan  * [ Kp / cos2  - 1 ] =

Kapasitas dukung tanah,

qa = qu / 3 =
Nama : Amarson Siregar
Kelas : SI-6E
NIM : 1605022047

2. MENURUT MEYERHOF (1956)

Kapasitas dukung tanah menurut Meyerhof (1956) :


( dalam
qa = qc / 33 * [ ( B + 0.3 ) / B ]2 * Kd kg/cm2)
dengan, Kd = 1 + 0.33 * Df / B harus  1.33

tahanan konus rata-rata hasil sondir pada dasar fondasi


qc = ( kg/cm2 )
B = lebar fondasi (m)
Df = Kedalaman fondasi (m)

Kd = 1 + 0.33 * Df / B =

Diambil Kd =

Tahanan konus rata-rata hasil sondir pada dasar fondasi, qc =

qa = qc / 33 * [ ( B + 0.3 ) / B ]2 * Kd =

Kapasitas dukung ijin tanah, qa =

3. KAPASITAS DUKUNG TANAH YANG DIPAKAI


Kapasitas dukung tanah menurut Terzaghi dan Peck : qa = 544.24 kN/m2
Kapasitas dukung tanah tanah menurut
521.14
Meyerhof : qa = kN/m2
Kapasitas dukung tanah yang dipakai : qa = 521.14 kN/m2

Luas dasar foot plat,


A = Bx * By =
Tahanan momen arah x,
Wx = 1/6 * By * Bx2 =
Tahanan momen arah y,
Wy = 1/6 * Bx * By2 =
Tinggi tanah di atas foot plat,
z = Df - h =
Nama : Amarson Siregar
Kelas : SI-6E
NIM : 1605022047

Tekanan akibat berat foot plat dan tanah,


q = h * c + z * =

Eksentrisitas pada fondasi :

ex = Mux / Pu = < Bx / 6 = (OK)

ey = Muy / Pu = < By / 6 = (OK)

Tegangan tanah maksimum yang terjadi pada dasar fondasi :

qmax = Pu / A + Mux / Wx + Muy / Wy + q =

qmax < qa Aman (OK)


Tegangan tanah minimum yang terjadi pada dasar fondasi :

qmin = Pu / A - Mux / Wx - Muy / Wy + q =

qmin > 0 Tak terjadi Teg.Tarik (OK)

D. GAYA GESER PADA FOOT PLAT

1. TINJAUAN GESER ARAH X


Jarak pusat tulangan terhadap sisi luar beton, d’ =

Tebal efektif foot plat, d = h - d' =

Jarak bid. kritis terhadap sisi luar foot plat, ax = ( Bx - bx - d ) / 2 =

Tegangan tanah pada bidang kritis geser arah x,


qx = qmin + (Bx - ax) / Bx * (qmax - qmin) =

Gaya geser arah x,


Vux = [ qx + ( qmax - qx ) / 2 - q ] * ax * By =

Lebar bidang geser untuk tinjauan arah x,


b = By =

Tebal efektif footplat, d =


Nama : Amarson Siregar
Kelas : SI-6E
NIM : 1605022047

Rasio sisi panjang thd. sisi pendek kolom,


c = bx / by =

Kuat geser foot plat arah x, diambil nilai terkecil dari V c yang diperoleh dari pers.sbb.
:

Vc = [ 1 + 2 / c ] * √ fc' * b * d / 6 * 10-3 =
Vc = [ s * d / b + 2 ] * √ fc' * b * d / 12 * 10-3 =
Vc = 1 / 3 * √ fc' * b * d * 10-3 =

Diambil, kuat geser foot plat, Vc =

Faktor reduksi kekuatan geser,  =

Kuat geser foot plat, Vc =

Syarat yang harus dipenuhi,


Vc = > Vux = Aman (OK)