Anda di halaman 1dari 39

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INDIKATOR-INDIKATOR UNJUK KERJA UNTUK

PENYUSUNAN KURIKULUM PELATIHAN

Judul Pelatihan : ARSITEK INTERIOR

Sub Sektor/ Bidang Pekerjaan : Arsitektur


Klasifikasi Pekerjaan : Perancangan

Kualifikasi : Keahlian
Kode Jabatan Kerja :
Kode Pelatihan :

K E M E N T E R I A N P E K E R J A A N U M U M
BADAN PE M B I NAAN K O N S T R U K S I
PUSAT PEMBINAAN KOMPETENSI DAN PELATIHAN KONSTRUKSI
2011
KATA PENGANTAR

Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan menyatakan bahwa pelatihan


kerja diselenggarakan berdasarkan program pelatihan yang mengacu kepada standar kompetensi
kerja. Pelaksanaan pelatihan merupakan rangkaian kegiatan yang sistematis untuk melakukan
aktivitas terntentu dalam rangka pencapaian suatu kompetensi untuk memenuhi tuntutan yang
dinyatakan dalam Kriteria Unjuk Kerja (KUK) dalam jangka waktu tertentu. Berdasarkan identifikasi
Indikator Unjuk kerja (IUK) unsur dari setiap KUK, maka Pencapaian suatu kompetensi merupakan
pencapaian IUK yang telah dikembangkan berdasarkan unsur kompetensi, tingkat kompetensi dan
dimensi kompetensi.

Dalam konsep pelatihan berbasis kompetensi, kegiatan pelatihan tidak mutlak tergantung pada
lamanya waktu pelatihan yang telah ditetapkan dalam KPBK, tetapi pelaksanaannya sangat
tergantung pada kemampuan instruktur yang dituntut menguasai substansi unit kompetensi terkait
dan keaktifan masing-masing peserta dalam pencapaian unit kompetensi tersebut.

Penetapan waktu pencapaian kompetensi yang tercantum dalam Kurikulum Pelatihan Berbasis
Kompetensi (KPBK) merupakan hasil analisis pencapaian kompetensi dengan durasi maksimum
yang harus didukung dengan prasarana dan sarana pelatihan yang memenuhi standar serta
persyaratan instruktur dan peserta yang telah ditetapkan sebelumnya.

KPBK disusun dengan berorientasi pada kurikulum untuk tiap unit kompetensi, sehingga untuk
paket pelatihan suatu jabatan kerja masih memerlukan langkah penyusunan paket pelatihan yang
mengacu kepada tujuan pelatihan yang telah ditetapkan.

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 1


KURIKULUM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI
Nama Jabatan Kerja: ARSITEK INTERIOR

I. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI01.01 / Melaksanakan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (SMK3L)

Metode/
Unsur Level Dimensi Media Waktu
Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajara Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
n
K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Mempersiapkan ketentuan SMK3L Pengetahuan 45 90 135
(SMK3L)
1.1 Peraturan-peraturan 1. Dapat mengidentifikasi    Kompilasi    Diskusi 15 30 45
SMK3L yang terkait peraturan perundang- Peraturan dan  Praktek
dikompilasi dengan baik undangan tentang Sistem perundangan
. Manajemen Keselamatan SMK3L
Kesehatan Kerja dan
Lingkungan (SMK3L) yang
terkait dengan Arsitek Interior

2. Mampu memilah peraturan   


perundang-undangan SMK3L
yang terkait untuk dikompilasi

3. Harus mampu merangkum    


secara lengkap peraturan
perundang-undangan
SMK3L

1.2 Peraturan-peraturan 1. Dapat menjelaskan jenis dan    Hubungan    Diskusi 15 30 45


yang berkaitan dengan manfaat peraturan-perundang- Peraturan dan  Praktek
SMK3L diuraikan undangan SMK3L yang terkait, perundangan
terhadap proses perancangan terkait SMK3L
arsitektur interior dengan arsitek
interior
2. Mampu mempersiapkan    
undang-undang yang SMK3L
yang diperlukan untuk
perancangan arsitektur interior

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 1


3. Harus mampu mengidentifikasi     
undang-undang yang
berkaitan dengan SMK3L
dengan yang diperlukan untuk
perancangan arsitektur interior
dengan cerrmat

1.3 Hasil uraian 1. Dapat menjelaskan d arti    Uraian SMK3L    Diskusi 15 30 45


peraturan SMK3L yang pentingnya pemahaman yang dalam  Praktek
berhubungan dengan relevan dari keselamatan dan perancangan
perancangan arsitektur kesehatan kerja untuk arsitektur interior
interior dirumuskan perancangan arsitektur
interior

2. Mampu memilih panduan   


kerja yang relevan dari
SMK3L

3.
Harus mampu merumuskan   
perencanaan SMK3L dalam
perancangan arsitektur
interior dengan cermat
2. Melakukan antisipasi terhadap potensi kecelakaan teori manajemen 90 45 135
kerja resiko
2.1 Semua potensi 1. Dapat menjelaskan potensi    Identifikasi &   Diskusi 30 15 45
kecelakaan kerja resiko yang mungkin terjadi Analisis Potensi
yang mungkin terjadi dalam keseluruhan proses resiko pada
diinventarisasi perancangan arsitektur pekerjaan arsitektur
interior interior

2. Mampu mengidentifikasi   
dengan cermat pekerjaan
perancangan arsitektur
interior yang berpotensi
menimbulkan risiko,

3. Harus mampu   
menganalisis.tingkat potensi
risiko dalam perancangan
arsitektur interior dengan teliti

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 2


2.2 Potensi kecelakaan 1. Dapat menjelaskan kriteria/    Kriteria Penilaian   Diskusi 30 15 45
kerja yang mungkin risiko yang mungkin terjadi tingkat resiko
terjadi terkait dalam kegiatan survei
kegiatan survei lapangan
lapangan
diidentifikasi 2. Mampu menguraikan tingkat   
risiko yang terjadi dalam
survei lapangan

3. Harus mampu menentukan   


tingkat risiko yang terjadi
dalam kegiatan survei
arsitektur interior sesuai
dengan kriteria yang sudah
ditetapkan dengan cermat

2.3 Tindakan 1. Dapat menjelaskan dengan     Tindakan    Diskusi 30 15 45


pencegahan baik pentingnya pencegahan pencegahan resiko  Praktek
terhadap potensi potensi kecelakaan kerja
kecelakaan kerja
dirumuskan 2. Mampu mengidentifikasi     
dengan cermat tindakan yang
dapat mencegah potensi
kecelakaan kerja

3. Mampu membuat dengan     


cermat daftar tindakan yang
dapat dilakukan untuk
mencegah kecelakaan kerja

3. Melaksanakan SMK3L Metode dan 75 105 180


perlengkapan
penerapan SMK3L
3.1 Kebutuhan jenis Alat 1. Dapat menjelaskan pentingnya    Membuat daftar   30 30 60
Pelindung Diri (APD) penggunaan Alat Pelindung Diri kebutuhan Alat  Diskusi
dan perlengkapan (APD) dalam Pertolongan Pelindung Diri  Praktek
Pertolongan Pertama Pertama Pada Kecelakaan (APD) pada
Pada Kecelakaan (P3K) kegiatan
(P3K) perancangan
diinventarisasi.. 2. Dapat mengidentifikasi jenis    arsitektur interior
Alat Pelindung Diri (APD) yang
diperlukan

3. Mampu menentukan jenis APD   


yang diperlukan
KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 3
4. Harus mampu membuat daftar  - 
Alat Pelindung Diri (APD) yang
diperlukan dalam kegiatan
perancangan arsitektur interior
dengan rinci

3.2 Alat Pelindung Diri 1. Dapat menjelaskan    Persiapan APD dan    Diskusi 15 45 60
(APD) dan penggunaan APD sesuai alat P3K dalam  Praktek
perlengkapan dengan kebutuhannya kegiatan
Pertolongan Pertama perancangan
Pada Kecelakaan 2. Mampu mempersiapkan    arsitektur interior
(P3K) disiapkan kebutuhan APD dan
sesuai dengan perlengkapan P3K
kebutuhan.
3. Harus mampu menggunakan   
APD dan peralatan P3K
dengan baik
3.3 Alat Pelindung Diri 1. Dapat menjelaskan    Pemeriksaan    Diskusi 30 30 60
(APD) dan kelengkapan APD dan P3K kelengkapan APD  Praktek
perlengkapan yang dibutuhkan dalam dan alat P3K dalam
Pertolongan Pertama kegiatan perancangan kegiatan
Pada Kecelakaan arsitektur interior perancangan
(P3K) diperiksa arsitektur interior
kelengkapannya 2. Dapat mengidentifikasi dengan   
sesuai dengan teliti syarat-syarat penggunaan
ketentuan peralatan APD dan P3K sesuai
dengan ketentuan
penggunaannya

3. Mampu menentukan jadwal   


periksa kelengkapan APD dan
P3K yang dibutuhkan

4. Harus mampu memeriksa   


kelengkapan APD dan P3K
sesuai dengan ketentuan

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 4


II. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.001.01 / Mengumpulkan Data

Unsur Level Dimensi Metode/ Media Waktu


Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
P K S I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Mengidentifikasi lingkup pekerjaan Identifikasi lingkup 90 45 135
pekerjaan
1.1 Daftar pertanyaan 1. Dapat menjelaskan     Draft wawancara 15 15 30
dibuat dengan pemahaman mengenai pemberi tugas    Diskusi
lengkap sebagai lingkup kerja seorang  Praktek
dasar panduan Arsitek Interior
wawancara
1. Dapat merumuskan jenis   
pertanyaan yang diperlukan
untuk menggali informasi
dari pemberi tugas
2. Mampu memilah jenis   
pertanyaan yang akan
digunakan dalam
wawancara
3. Harus mampu membuat   
daftar pertanyaan yang
akan digunakan dalam
wawancara dengan teliti

1.2 Kebutuhan 1. Dapat membuat kesimpulan     Evaluasi hasil    Diskusi 15 15 30


pemberi tugas mengenai hasil wawancara wawancara dengan  Praktek
dibuat secara rinci 1. Dapat mengidentifikasi pemberi tugas
berdasarkan daftar kebutuhan pemberi tugas
pertanyaan melalui 2. Dapat merumuskan   
wawancara kebutuhan pemberi tugas

3. Mampu mengakomodasi   
kebutuhan pemberi tugas
4. Harus mampu membuat   
dengan rinci kebutuhan
pemberi tugas
1.3 Lingkup pekerjaan 1. Dapat memperkirakan waktu    Identifikasi lingkup    Diskusi 15 15 30
dirangkum dengan yang dibuthkan untuk kerja  Praktek
mempertimbangka pekerjaan
n waktu dan biaya 2. Dapat memperkirakan   
yang tersedia dengan cermat anggaran
yang tersedia untuk
pekerjaan

3. Dapat membuat kesimpulan    


mengenai lingkup pekerjaan
dengan pertimbangan waktu
dan Umum
KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan biaya yang tersedia
4. Mampu membuat daftar 
5
lingkup pekerjaan
III. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.002.01 / Melakukan Analisis Data

Elemen Unsur Metode/ Media


Indikator Unjuk Kerja Level Kompetensi Dimensi Kompetensi Silabus Pembelajaran Waktu Pembelajaran
Kompetensi/ Kompetensi Pembelajaran
(IUK) Persyaratan
Kriteria Unjuk
Kompetensi K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
Kerja
1. Membuat gambar eksisting ruang Gambar 45 90 135
yang akan direncanakan eksisting ruang
1.1 Hasil 1. Dapat menunjukkan    Dokumentasi    Diskusi 15 15 30
dokumentasi pemahaman hasil survei  Praktek
survei lapangan mengenai lapangan
dipilih sesuai pentingnya
dengan mendokumentasikan
kebutuhan. hasil survei lapangan

2. Dapat menentukan   
jenis data yang
dibutuhkan dari hasil
dokumentasi
lapangan
3. Mampu memilih data   
yang sesuai dengan
kebutuhan
perancangan

4. Harus mampu   
menyusun data
dokumentasi yang
dibutuhkan dengan
baik

1.2 Kebutuhan 1. Dapat menunjukkan    Gambar    Diskusi 15 30 45


gambar yang pemahaman tentang eksisting ruang  Praktek
akan jenis-jenis gambar
direncanakan
diidentifikasi 2. Dapat mengenali   
jenis gambar yang
dibutuhkan

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 9


3. Mampu menentukan   
dengan teliti gambar
yang dibutuhkan
4. Harus mampu    
mengidentifikasi jenis
gambar yang
dibutuhkan dengan
cermat

1.3 Gambar dibuat 1. Dapat menjelaskan    Gambar    Diskusi 15 45 60


sesuai dengan kaidah eksisting ruang  Praktek
hasil identifikasi penggambaran ruang
eksisting

2. Mampu menyiapkan   
kelengkapan yang
diperlukan untuk
membuat gambar

3. Harus mampu   
membuat gambar
eksisting ruang
dengan teliti dan
tepat
2. Menganalisis kondisi eksisting ruang Analisa site 135 - 135

2.1 Kriteria ruang 1. Dapat    Analisis kondisi    Diskusi 45 - 45


ditentukan mengidentifikasi eksisting ruang
sesuai dengan fungsi ruang yang
kebutuhan dan akan dirancang
fungsi ruang.
2. Dapat menjelaskan   
mengenai kriteria
ruang interior yang
baik

3. Mampu menentukan   
dengan cermat
kriteria ruang yang
sesuai dengan
kebutuhan
perancangan

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 10


4. Harus mampu   
menentukan kriteria
ruang dengan cermat

2.2 Kondisi eksisting 1. Dapat menjelaskan    Analisis kondisi   Diskusi 45 - 45


ruang elemen-elemen yang eksisting ruang
diidentifikasi penting untuk
kelebihan dan dianalisis pada ruang
kekurangannya. eksisting

2. Dapat mengenali   
faktor-faktor yang
mempengaruhi
situasi dan kondisi
ruang eksisting

3. Mampu menentukan   
kelebihan dan
kekurangan yang
terdapat pada ruang
eksisting

4. Harus mampu  
mengidentifikasi
kelebihan dan
kekurangan ruang
eksisting dengan
cermat
2.3 Solusi atas hasil 1. Dapat menganalisis    Kesimpulan atas   Diskusi 45 - 45
identifikasi kelebihan dan analisis kondisi
dirumuskan kekurangan eksisting eksisting ruang,
dengan cermat ruang strategi desain
untuk kelebihan
2. Dapat merumuskan    dan kekurangan
solusi atas potensi ruang
dan kendala yang
terdapat pada ruang
eksisting

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 11


3. Mampu   
menyimpulkan solusi
atas kelebihan dan
kekurangan ruang
dengan cermat dan
lengkap

4. Harus mampu   
memberikan solusi
atas kondisi eksisting
ruang dengan cermat
3. Menganalisis kebutuhan ruang Program 105 75 180
berdasarkan kegiatan
3.1 Daftar ruang 1. Dapat    Program ruang    Diskusi 45 15 60
yang dibutuhkan mengidentifikasi  Praktek
diinventarisasi ruang-ruang yang
dibutuhkan sesuai
dengan aktivitasnya.

2. Mampu menentukan  
ruang yang
dibutuhkan
3. Harus mampu   
membuat daftar
ruang dengan cermat

3.2 Kebutuhan 1. Dapat menjelaskan    Program ruang    Diskusi 45 15 60


setiap ruang elemen-elemen dan  Praktek
diidentifikasi komponen yang
berdasarkan dibutuhkan sebuah
fungsi dan ruang interior
kegiatan
2. Dapat   
mengidentifikasi
kebutuhan setiap
ruang berdasarkan
daftar yang telah
dibuat

3. Mampu membuat   
daftar kebutuhan
setiap ruang

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 12


4. Harus mampu    
mengidentifikasi
kebutuhan ruang
dengan teliti
3.3 Kebutuhan 1. Dapat menentukan    Program ruang    Diskusi 15 45 60
ruang didata kebutuhan ruang  Praktek
berdasarkan berdasarkan hasil
hasil identifikasi identifikasi

2. Mampu   
mengelompokkan
kebutuhan setiap
ruang menurut
elemennya

3. Harus mampu   
membuat tabel
kebutuhan ruang
dengan teliti dan
lengkap

Zoning- 45 90 135
4. Menentukan peruntukan ruang grouping
(zoning) sesuai dengan fungsi-fungsi
ruang

4.1 Hubungan antar 1. Dapat mendefinisikan    grouping ruang    Diskusi 15 15 30


ruang dibuat kriteria hubungan  Praktek
sesuai hasil ruang
analisis
kebutuhan ruang 2. Dapat   
mengelompokkan
ruang berdasarkan
keterhubungan
aktivitasnya

3. Mampu membuat   
dengan cermat
diagram hubungan
antar ruang

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 13


4. Harus mampu    
membuat hubungan
antar ruang dengan
teliti
4.2 Pembagian 1. Dapat menjelaskan    Zoning ruang    Diskusi 15 30 45
Peruntukan kriteria menetapkan  Praktek
ruang (zoning) peruntukan ruang di
dibuat di dalam dalam denah
denah eksisting eksisting
berdasarkan
hubungan antar 2. Mampu menentukan   
ruang.
peruntukan ruang di
dalam denah
eksisting

3. Harus mampu   
menggambarkan
zoning ruang (block
diagram) di dalam
gambar denah
eksisting dengan
cermat
4.3 Peruntukan 1. Dapat mengkritisi    Denah awal    Diskusi 30 30 60
Pembagian zoning yang telah ruang  Praktek
ruang ditentukan dibuat
sesuai dengan
hasil zoning 2. Mampu menentukan    
pembagian ruang
dengan teliti
3. Harus mampu     
menggambarkan
denah awal ruang
dengan cermat

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 14


IV. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.003.01 / Membuat Prarancangan

Metode/
Elemen Indikator Unjuk Kerja Unsur Level Dimensi Waktu
Silabus Pembelajaran Media
Kompetensi / (IUK) Persyaratan Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran
Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Kompetensi
K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Mempersiapkan konsep dan gambar Studi preseden 105 75 180
prarancangan
1.1 Data literatur 1. Dapat mengidentifikasi    Studi preseden    Diskusi 30 60 90
yang terkait data-data literatur yang  Praktek
dengan kegiatan dibutuhkan dalam
perancangan kegiatan perancangan
ditentukan sesuai
kebutuhan 2. Mampu menentukan   
sumber-sumber literatur
yang dibutuhkan
3. Mampu memilih sumber   
literatur yang tepat untuk
keperluan perancangan
4. Harus mampu   
menentukan data
literatur yang sesuai
untuk kebutuhan dengan
cermat
1.2 Informasi 1. Dapat mengidentifikasi   -    Mengidentifikasi data    Diskusi 30 15 45
mengenai informasi teknis dan non teknis dan non teknis
kebutuhan dalam teknis yang terkait rancangan
prarancangan dengan kebutuhan
diidentifikasi perancangan

2. Mampu menentukan   -   
informasi teknis dan non
teknis yang dibutuhkan
3. Harus mampu     
mengidentifikasi data
teknis dan non teknis
dengan cermat dan
lengkap

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 15


1.3 Informasi 1. Dapat menjelaskan     Merumuskan kebutuhan   Diskusi 45 - 45
mengenai dengan baik perancangan dengan
kebutuhan pengetahuan mengenai pertimbangan desain
prarancangan desain berkelanjutan dan hijau
dirumuskan kaitannya dengan
dengan perancangan Arsitektur
mempertimbangka Interior
n konsep desain
hijau 2. Dapat memilah   
informasi dengan
mempertimbangkan
konsep hijau
3. Mampu menyimpulkan   
informasi kebutuhan
perancangan
4. Harus mampu   
merumuskan kebutuhan
perancangan yang
mempertimbangkan
konsep hijau dengan
cermat dan bijaksana
2. Meyusun konsep perancangan Konsep perancangan 120 105 225

2.1 Diagram peta pola 1. Dapat menjelaskan    Diagram peta pola pikir    Diskusi 30 15 45
pikir (mind mengenai pentingnya (mindmapping)  Presentasi
mapping) dibuat memetakan pola pikir  Praktek

2. Dapat menguraikan ide-   


ide yang akan digunakan
dalam perancangan
3. Mampu memetakan ide-   
ide ke dalam diagram
pola pikir
4. Harus mampu   
menggambarkan
diagram pola pikir
dengan jelas dan
cermat
2.2 Gagasan awal 1. Dapat menyeleksi ide-    Konsep perancangan    Diskusi 45 45 90
perancangan ide yang ada pada  Praktek
dibuat berdasarkan diagram pola pikir
pola pikir 2. Dapat menyatukan ide   
terpilih menjadi satu
kesatuan gagasan

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 16


3. Mampu membuat   
rumusan gagasan yang
mendasari keseluruhan
perancangan
4. Harus mampu membuat   
visualisasi gagasan awal
dengan kreatif
2.3 Konsep tentang 1. Dapat menjelaskan    Konsep furniture, warna,    Diskusi 45 45 90
furnitur, warna, jabaran konsep dari material dan  Presentasi
material dan elemen interior terbesar pencahayaan  Praktek
pencahayaan sampai dengan yang
dibuat terkecil

2. Dapat menentukan   
konsep furnitur,material
dan pencahayaan yang
sesuai dengan gagasan
awal perancangan
3. Mampu membuat   
rumusan konsep
furniture, warna, material
dan pencahayaan
4. Harus mampu membuat   
konsep furniture, warna,
material dan
pencahayaan dengan
rinci
3. Membuat gambar prarancangan Gambar desain awal 90 195 285

3.1 Jenis dan format 1. Dapat menjelaskan    Jenis dan format gambar   30 15 45
gambar yang mengenai jenis dan desain awal  Diskusi
dibutuhkan di format gambar yang  Praktek
dalam desain awal dibutuhkan dalam tahap
diidentifikasi desain awal

2. Dapat mengidentifikasi   
jenis dan format gambar
yang dibutuhkan
3. Mampu menentukan   
jenis dan format gambar
yang dibutuhkan
4. Harus mampu membuat   
daftar jenis dan format
gambar dengan teliti

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 17


3.2 Gambar (denah, 1. Dapat menjelaskan    Jenis dan format gambar    Diskusi 30 135 165
tampak, potongan) mengenai teknik dan desain awal,  Praktek
yang akan dibuat metode penggambaran Standar,notasi dan
ditentukan denah, tampak dan simbol gambar
berdasarkan potongan
konsep rancangan
2. Mampu menyiapkan    
media dan peralatan
yang dibutuhkan untuk
menggambar
3. Mampu membuat   
gambar-gambar yang
telah ditentukan sesuai
dengan konsep
rancangan
4. Harus mampu membuat   
gambar berdasarkan
konsep dengan teliti dan
lengkap
3.3 Gambar-gambar 1. Dapat menjelaskan    dokumen presentasi    Diskusi 30 45 75
disajikan ke dalam teknik dan metode kepada pemberi tugas  Praktek
format yang komunikasi desain  Presentasi
representatif dan
informatif secara 2. Mampu menentukan   
cermat format yang tepat untuk
menyajikan materi
desain
3. Mampu menguraikan   
secara tertulis konsep
desain
4. Harus mampu membuat   
dokumen presentasi
dan kelengkapannya
dengan cermat

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 18


V. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.004.01 / Membuat Rancangan

Unsur Level Dimensi Metode/ Media Waktu


Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
P K S I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Membuat gambar sketsa ruang interior Teknik komunikasi 60 135 195
visual
1. Dapat menjelaskan    Pengembangan    Diskusi 30 15 45
1.1 Konsep konsep rancangan  praktek
pentingnya mengevaluasi
perancangan yang masukan dari pemberi
telah disetujui oleh tugas
pemberi tugas 2. Dapat mempertimbangkan   
diidentifikasi masukan dari pemberi
dievaluasi tugas
3. Mampu membuat   
kesimpulan atas masukan
dari pemberi tugas
4. Mampu menyusun strategi 
dan solusi desain atas
konsep yang telah disetujui
5. Harus mampu   
mengevaluasi masukan
dari pemberi tugas dengan
cermat dan lengkap
1.2 Gambar sketsa 1. Dapat merinci atmosfer     Persiapan    Diskusi 30 15 45
ruang interior yang ruang yang diinginkan menggambar sketsa  Praktek
akan berdasarkan konsep ruang interior
dibuat,ditentukan perancangan
berdasarkan konsep 2. Mampu menentukan media   
perancangan yang dan teknik yang akan
telah disetujui digunakan untuk
menggambar sketsa
3. Harus mampu memilih   
sudut penggambaran
ruang dengan tepat
1.3 Gambar sketsa 1. Dapat menjelaskan    Gambar sketsa ruang   Praktek - 105 105
ruang interior pentingnya membuat interior dan sketsa
termasuk elemen- gambar sketsa ruang detail elemen ruang
elemen dibuat interior yang informatif dan interior
secara lengkap lengkap

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 19


2. Mampu menyiapkan
kebutuhan untuk
menggambar sketsa
3. Mampu menggambarkan   
sketsa ruang interior dan
detailnya
4. Harus mampu   
menggambarkan sketsa
ruang interior dengan
cermat dan informatif
2. Membuat gambar teknis rancangan Gambar Teknis 75 150 225
2.1 Gambar sketsa 1. Dapat mengidentifikasi    identifikasi material    Diskusi 30 15 45
ruang interior elemen-elemen interior dan konstruksi interior  Praktek
dianalisis elemen- yang terdapat di dalam
elemen interiornya gambar sketsa rancangan

2. Dapat menelaah material   


dan konstruksi interior yang
terdapat di dalam gambar
sketsa rancangan
3. Mampu membuat   
kesimpulan mengenai
elemen-elemen yang
terdapat di dalam gambar
sketsa
4. Harus mampu   
menganalisis sketsa ruang
interior dengan teliti
2.2 Jenis dan format 1. Dapat mengidentifikasi    Pedoman gambar    Diskusi 15 30 45
gambar teknis jenis gambar yang teknis rancangan  Praktek
rancangan yang dibutuhkan untuk gambar (guideline)
akan dibuat (denah, teknis rancangan
tampak, potongan
prinsip) ditetapkan 2. Mampu menentukan   
sesuai dengan format, standar, notasi
ketentuan yang serta simbol yang akan
berlaku digunakan dalam
penggambaran
3. Mampu merumuskan 
format dan standar
penggambaran gambar
teknis sebagai panduan
(guidelines)

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 20


4. Harus mampu menetapkan   
jenis dan format gambar
teknis yang akan dibuat
dengan cermat
2.3 Gambar teknis 1. Dapat menjelaskan dengan     Gambar teknis    Diskusi 30 105 135
rancangan disajikan baik pentingnya membuat rancangan  Praktek
dalam format yang rencana format dan
ditentukan secara standar gambar teknis
lengkap yang sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
2. Mampu menyiapkan    
dengan lengkap media dan
alat bantu gambar yang
dibutuhkan dalam
membuat gambar teknis
3. Mampu menggambar    
dengan lengkap dan teliti
gambar teknis rancangan
sesuai dengan format
standar yang ditentukan
4. Dapat memeriksa dengan     
teliti kelengkapan gambar
teknis dan kesesuaiannya
dengan rancangan yang
diinginkan
3. Membuat gambar perspektif dan atau tiga Gambar perspektif 90 135 225
dimensi (3D) dan atau 3D
3.1 Media, peralatan 1. Dapat mengidentifikasi    Persiapan    Diskusi 15 30 45
dan data untuk media dan alat bantu yang menggambar  Praktek
membuat perspektif tepat untuk penggambaran perspektif dan atau 3D
dan atau 3D perspektif dan atau 3D
disiapkan ruang interior

2. Dapat memilah data yang   


dibutuhkan untuk
penggambaran perspektif
dan atau 3D ruang interior
3. Mampu menentukan    
media, alat bantu dan data
yang dibutuhkan untuk
menggambar perspektif
dan atau 3D

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 21


4. Harus mampu menyiapkan   
media, peralatan dan data
untuk membuat perspektif
dan atau 3D

3.2 Sudut pandang 1. Dapat menjelaskan kriteria    Persiapan    Diskusi 30 15 45


gambar perspektif pemilihan sudut pandang menggambar  praktek
dan atau 3D dipilih yang baik dalam perspektif
sesuai dengan penggambaran perspektif
kebutuhan 2. Mampu menentukan sudut   
pandang perspektif
berdasarkan gambar layout
3. Harus mampu   
menentukan sudut
pandang perspektif dengan
peka dan cermat
3.3 Gambar perspektif 1. Dapat menjelaskan metode    Gambar perspektif    Diskusi 45 90 135
dan atau 3D dibuat dan teknik penggambaran dan atau 3D  Praktek
sesuai dengan perspektif dan atau 3D
kebutuhan yang informatif dan
presentasi representatif
2. Mampu menggambarkan   
perspektif dan atau 3D
sesuai dengan rancangan
yang diinginkan

3. Harus mampu membuat   


gambar perspektif dan
atau 3D yang representatif
untuk kebutuhan
presentasi dengan cermat

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 22


6. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.005.01 / Mengembangkan Rancangan

Unsur Level Dimensi Metode/ Media Waktu


Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Mengevaluasi rancangan awal evaluasi rancangan 90 90 180
1.1 Masukan atau 1. Dapat mencermati    Draft masukan    Diskusi 15 30 45
koreksi dari masukan dari pemberi pemberi tugas  Praktek
pemberi tugas tugas terhadap rancangan
diidentifikasi.
2. Mampu memilah masukan   
atau koreksi dari pemberi
tugas
3. Harus mampu   
mengidentifikasi masukan
atau koreksi dari pemberi
tugas dengan cermat
1.2 Hasil identifikasi 1. Dapat menjelaskan    Kajian atas revisi dari   Diskusi 45 - 45
dikaji dengan pentingnya membuat pemberi tugas
cermat kajian atas revisi dari
pemberi tugas
2. Dapat menganalisis hasil   
identifikasi
3. Mampu membuat daftar   
kajian atas masukan dan
koreksi dari pemberi tugas
4. Harus mampu mengaji   
masukan dan koreksi dari
pemberi tugas
1.4 Hasil kajian 1. Dapat     Konsep    Diskusi 30 60 90
disimpulkan dengan mempertimbangkan hasil pengembangan  Praktek
lengkap sebagai kajian sebagai dasar rancangan
acuan perbaikan pengembangan
gambar rancangan. rancangan

2. Mampu membuat   
kesimpulan atas hasil
kajian
3. Harus mampu membuat   
konsep pengembangan
rancangan dengan cermat
dan lengkap

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 23


2. Membuat gambar pengembangan rancangan Revisi gambar 15 195 210
teknis
2.1 Data hasil evaluasi 1. Mampu mengelompokkan    Draft pengembangan -   Praktek - 30 30
disiapkan sebagai data perubahan rancangan
acuan perbaikan rancangan sebagai
gambar panduan pengembangan
pengembangan rancangan
rancangan
2. Mampu menyusun data-   
data revisi rancangan
sebagai acuan
pengembangan
rancangan
3. Harus mampu   
menyiapkan acuan
perbaikan rancangan
dengan cermat

2.2 Jenis dan format 1. Dapat menentukan jenis    Format gambar    Diskusi 15 30 45
gambar dan format gambar teksnis  Praktek
pengembangan pengembangan pengembangan
rancangan rancangan sesuai dengan rancangan
ditentukan sesuai kebutuhan
dengan hasil 2. Mampu membuat daftar   
evaluasi gambar pengembangan
rancangan
3. Harus mampu membuat   
daftar gambar
pengembangan
rancangan dengan teliti

2.3 Gambar 1. Dapat menjelaskan    Gambar teknis -   Praktek - 135 135


pengembangan pentingnya membuat pengembangan
rancangan gambar pengembangan rancangan
diperbaiki dibuat rancangan
berdasarkan hasil 2. Mampu menggambar   
evaluasi perbaikan gambar teknis
rancangan berdasarkan
hasil evaluasi
3. Mampu memeriksa   
kesesuaian hasil gambar
dengan hasil evaluasi

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 24


4. Harus mampu   
menggambar dan
memeriksa hasil
perbaikan gambar teknis
dengan teliti

3. Membuat revisi gambar perspektif dan atau Revisi gambar 15 180 195
3D perspektif
rancangan
3.1 Media, peralatan 1. Dapat menentukan    Persiapan pembuatan   Praktek - 15 15
dan data untuk peralatan yang akan gambar revisi
membuat gambar digunakan untuk perspektif dan atau
perspektif dan atau menggambar perspektif 3D
3D disiapkan dan atau 3D
2. Mampu menyiapkan   
media dan peralatan
gambar yang dibutuhkan
untuk membuat revisi
gambar perspektif dan
atau 3D
3. Mampu menyiapkan data-   
data yang dibutuhkan
untuk melakukan revisi
gambar perspektif dan
atau 3D
4. Harus mampu   
menyiapkan
peralatan,media dan data
untuk membuat gambar
perspektif dengan cermat
dan efisien
3.2 Sudut pandang 1. Dapat menjelaskan     Sudut pandang    Diskusi 15 30 45
gambar perspektif pentingnya menentukan perspektif dan atau  Praktek
dan atau 3D dipilih titik pandang gambar 3D
sesuai dengan perspektif dan atau tiga
gambar dimensi (3D)
pengembangan berdasarkan fungsi dan
estetika ruang

2. Dapat menjelaskan    
kriteria pemilihan titik
pandang gambar
perspektif

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 25


3. Mampu memilih dengan    
tepat pilihan lokasi titik
pandang gambar
perspektif dan atau tiga
dimensi (3D)

4. Harus mampu memilih   


titik pandang gambar
perspektif dan atau tiga
dimensi (3D) dengan
tepat

3.3 Gambar perspektif 1. Dapat menjelaskan    Gambar perspektif   Praktek - 135 135
dan atau 3D mengenai kriteria dan atau 3D dan
diperbaiki penggambaran Materi presentasi
berdasarkan perspektif dan atau 3D
gambar yang baik
pengembangan 2. Mampu menyiapkan   
media dan alat bantu
yang dibutuhkan untuk
membuat revisi
perspektif dan atau 3D
3. Mampu membuat revisi    
gambar perspektif dan
atau 3D berdasarkan
gambar pengembangan
rancangan

4. Harus mampu membuat   


penyajian akhir gambar
perspektif dan atau 3D
untuk kebutuhan
presentasi kepada
pemberi tugas dengan
cermat dan lengkap

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 26


VII. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.006.01 / Membuat Dokumen Pelaksanaan

Unsur Level Dimensi Metode/ Media


Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran Waktu Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Membuat dokumen lengkap gambar kerja Dokumen Gambar 90 150 240
Kerja
1.1 Jenis dan 1. Dapat mengidentifikasi    Persyaratan    Diskusi 15 30 45
kelengkapan jenis gambar kerja yang Gambar Kerja  Praktek
gambar kerja yang dibutuhkan sesuai
akan dibuat persyaratan
diidentifikasi
dengan cermat 2. Mampu menentukan   
dengan baik format dan
skala gambar kerja yang
dibutuhkan sesuai dengan
persyaratan
3. Harus mampu membuat   
daftar jenis dan
kelengkapan gambar
dengan lengkap
1.2 Simbol dan cara 1. Dapat menjelaskan    Pedoman penulisan    Diskusi 30 30 60
penulisan standard gambar kerja simbol dan  Praktek
spesifikasi teknis interior yang meliputi, spesifikasi teknis
material denah, tampak, potongan, material
ditentukan sesuai dan DAED (Detailed
dengan standar Architectural Engineering
atau acuan yang Design)
berlaku
2. Mampu menentukan simbol   
dan cara penulisan
spesifikasi material yang
akan digunakan di dalam
gambar kerja sesuai
dengan persyaratan yang
berlaku

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 27


3. Harus mampu membuat   
daftar simbol yang akan
digunakan dalam gambar
kerja sebagai panduan
dalam pembuatan gambar
dengan teliti dan lengkap

1.3 Spesifikasi teknis 1. Dapat menjelaskan    Daftar spesifikasi    Diskusi 45 90 135


material di dalam mengenai kriteria teknis material  Praktek
gambar ditentukan seleksi,spesifikasi,penggun
sesuai dengan aan dan perawatan
kebutuhan material interior dan furnitur
perancangan 2. Mampu menyeleksi data   
material berdasarkan
spesifikasi yang diinginkan
dan kesesuaiannya dengan
rancangan
3. Mampu mengorganisir   
informasi dan sumber
material yang telah
disetujui untuk digunakan

4. Harus mampu membuat   


daftar spesifikasi material
yang akan digunakan
dengan teliti dan lengkap

2. Membuat Bill of Quantity (BOQ) dan Bill of Quantity 90 135 225


Rancangan Anggaran Biaya (BOQ) dan
Rancangan
Anggaran Biaya
(RAB)
2.1 Butir-butir 1. Dapat menjelaskan    Identifikasi butir-    Diskusi 30 15 45
pekerjaan tahapan dan jenis-jenis butir pekerjaan  Praktek
diidentifikasi pekerjaan dalam tahap
dengan teliti pelaksaanaan konstruksi
berdasarkan arsitektur interior
gambar kerja
2. Dapat mengenali butir-    
butir pekerjaan yang akan
dilakukan berdasarkan
dokumen gambar kerja

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 28


3. Mampu membuat daftar   
hasil identifikasi butir-butir
pekerjaan
4. Harus mampu   
mengidentifikasi butir-butir
pekerjaan dengan cermat
2.2 Butir-butir 1. Dapat mengelompokkan     Draft BOQ    Diskusi 15 15 30
pekerjaan disusun butir-butir pekerjaan  Praktek
dengan lengkap berdasarkan ruang dan tipe
pekerjaan yang dilakukan
2. Mampu menenentukan    
dengan cermat format
penyusunan butir-butir
pekerjaan

3. Harus mampu menyusun   


draft butir-butir pekerjaan
berdasarkan area dan tipe
pekerjaan dengan teliti

2.3 Ukuran, volume, 1. Dapat menunjukkan    Draft BOQ (volume   Praktek - 30 30


satuan dan jumlah pemahaman mengenai pekerjaan)  Presentasi
butir pekerjaan cara pembuatan dan
dihitung dengan perhitungan BOQ
teliti 2. Mampu menghitung   
volume pekerjaan sesuai
gambar rancangan
3. Mampu mengelompokan   
volume pekerjaan menurut
ruang dan tipe
pekerjaannya

4. Harus mampu menyusun   


volume pekerjaan pada
draft Bill of Quantity/BQ
dengan teliti

2.5 Spesifikasi 1. Dapat mengidentiifikasi     Draft BOQ    Diskusi 15 15 30


material dan spesifikasi material yang (spesifikasi material)  Praktek
bahan disusun terdapat dalam gambar
berdasarkan kerja

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 29


kebutuhan 2. Mampu mengompilasi   
perancangan spesifikasi material
berdasarkan ruang dan
jenis pekerjaan
3. Harus mampu menyusun   
spesifikasi material pada
draft BOQ dengan teliti dan
lengkap
2.6 Harga satuan per 1. Dapat menunjukkan       Diskusi 15 30 45
bagian pekerjaan sumber data yang relevan  Praktek
dihitung dengan untuk mengetahui harga
teliti berdasarkan material yang berlaku
harga yang
berlaku
2. Mampu memilah data   
informasi harga satuan
material yang digunakan
dalam perancangan

3. Mampu menghitung harga   


satuan per bagian
pekerjaan berdasarkan
harga material yang
berlaku
4. Harus mampu memeriksa   
hitungan harga satuan
perbagian pekerjaan
dengan teliti

2.7 Perhitungan 1. Dapat merekap data hasil    Dokumen Rencana -   praktek 15 30 45


(perkalian volume perhitungan volume dan Anggaran Biaya
dan harga satuan) harga satuan pekerjaan (RAB)
perkiraan biaya
dilakukan dengan 2. Mampu menghitung   
cermat dengan cermat perkiraan
biaya (perkalian volume
dan harga satuan
pekerjaan)
3. Mampu menyusun   
kompilasi data perhitungan
ke dalam dokumen RAB

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 30


4. Harus mampu memeriksa   
dokumen RAB dengan teliti

3. Menyusun Rencana Kerja dan Syarat-syarat(RKS)  RKS 90 180 270


3.1 Data dan informasi 1. Dapat menginventarisasi    Data informasi    Diskusi 15 30 45
mengenai informasi spesifikasi teknis  Praktek
spesifikasi teknis produk-produk yang
pemasangan diperlukan
material
dikumpulkan 2. Mampu memilah dengan    
cermat informasi
spesifikasi produk-produk
yang diperlukan
3. Harus mampu menyusun    
data informasi spesifikasi
produk-produk yang
diperlukan dengan teliti
3.2 Spesifikasi teknis 1. Dapat menjelaskan    Spesifikasi teknis    Diskusi 45 75 120
dibuat pentingnya dokumen produk  Praktek
berdasarkan spesifikasi teknis (RKS)
perancangan dan disusun secara lengkap
ketentuan
pabrikasi. 2. Mampu menentukan   
spesifikasi teknis
berdasarkan perancangan
dan ketentuan pabrikasi
3. Mampu menentukan format   
penyusunan spesifikasi
teknis (RKS)
4. Harus mampu membuat   
dokumen spesifikasi teknis
(RKS) dengan teliti dan
lengkap

3.3 Syarat-syarat 1. Dapat menentukan    Dokumen lengkap    Diskusi 30 75 105


teknis dan masa peraturan dan ketentuan Rencana Kerja dan  praktek
pelaksanaan dan syarat-syarat teknis Syarat-syarat (RKS)
proyek disusun yang berlaku dalam
perancangan

2. Mampu membuat jadwal   


pelaksanaan proyek

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 31


3. Mampu menyusun   
dokumen spesifikasi teknis
(RKS) secara lengkap
4. Harus mampu memeriksa   
isi dan kelengkapan
dokumen RKS sesuai
dengan perancangan
dengan teliti

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 32


VIII. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.007.01 / Melakukan Pengawasan Berkala

Unsur Level Dimensi Metode/ Media Waktu


Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
1. Membuat jadwal kerja pengawasan berkala Jadwal Pengawasan 45 90 135
1.1 Pekerjaan yang 1. Dapat mengidentifikasi     Menyusun Rencana    Praktek 15 30 45
membutuhkan pekerjaan yang Pengawasan Berkala  Diskusi
pengawasan membutuhkan pekerjaan
diidentifikasi pengawasan

2. Mampu menyiapkan daftar    


keseluruhan pekerjaan
yang akan dilakukan di
lapangan
3. Harus mampu   
mengidentifikasi pekerjaan
yang membutuhkan
pengawasan dengan teliti
1.2 Waktu pengawasan 1. Dapat menyebutkan    Menyusun Rencana    Diskusi 15 30 45
pelaksanaan pentingnya melakukan Pengawasan Berkala  Praktek
pekerjaan koordinasi dan komunikasi
ditentukan dengan pelaksana
berdasarkan pekerjaan
kesepakatan
dengan pelaksana 2. Mampu menentukan waktu   
yang disetujui bersama
untuk melaksanakan
pengawasan

3. Harus mampu mencapai   


kesepakatan bersama
dengan pelaksana
lapangan mengenai jadwal

1.3 Rencana 1. Dapat mengorganisir    Membuat tabel    Diskusi 15 30 45


pengawasan jadwal yang telah disetujui rencana pengawasan  Praktek
pelaksanaan dibuat berkala
kedalam bentuk 2. Mampu membuat format   
tabel jadwal tabel rencana pengawasan
pengawasan berkala
berkala

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 33


pelaksanaan 3. Harus mampu membuat   
pekerjaan table rencana pengawasan
berkala dengan cermat

2. Melakukan pemeriksaan di lapangan Metode pengawasan 45 135 180

2.1 Kesesuaian hasil 1. Dapat menunjukkan    Memeriksa hasil    Diskusi 15 30 45


pekerjaan dengan pemahaman mengenai kesesuaian rancangan   Praktek
gambar kerja metode memeriksa
diperiksa kesesuaian hasil kerja

2. Mampu memeriksa hasil   


pekerjaan di lapangan
berdasarkan gambar
rancangan

3. Harus mampu membuat   


daftar periksa (checklist)
kesesuaian hasil pekerjaan

2.2 Pemeriksaan 1. Dapat menentukan standar    Rekomendasi   15 30 45


terhadap kualitas kualitas pekerjaan yang pekerjaan perubahan  Praktek
pelaksanaan ingin dicapai  Diskusi
dilakukan
2. Mampu memeriksa   
kesesuaian kualitas hasil
pekerjaan di lapangan
dengan standar yang
ditentukan
3. Harus mampu memeriksa   
kualitas pelaksanaan
pekerjaan di lapangan
dengan cermat
2.3 Solusi diberikan jika 1. Dapat menjelaskan     Rancangan   Diskusi 15 30 45
terjadi masalah dengan baik pentingnya Perubahan
dalam pelaksanaan persetujuan hasil koreksi
pekerjaan perubahan rancangan

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 34


2. Mampu menyiapkan   - -     Praktek
dengan teliti hasil koreksi
perubahan rancangan

3. Mampu memberikan   - -     Praktek


persetujuan dengan teliti
hasil koreksi perubahan
rancangan

3. Mengawasi perhitungan pekerjaan tambah kurang Perhitungan 90 135 225


Pekerjaan Tambah
Kurang
3.1 Gambar detail 1. Dapat menunjukkan detil    Detail gambar    Diskusi 30 45 75
perubahan diperiksa perubahan berdasarkan perubahan  Praktek
dengan teliti gambar dan pemakaian
material

2. Mampu mengompilasi   
dengan perubahan
berdasarkan gambar dan
pemakaian material

3. Harus mampu menyusun   


perhitungan detil
perubahan berdasarkan
gambar dan pemakaian
material dengan teliti

3.2 Volume perubahan 1. Mampu mengevaluasi    Volume perubahan    Diskusi 30 45 75


diperiksa dengan sebab-sebab volume  Praktek
teliti perubahan

2. Mampu menghitung   
volume perubahan

3. Harus mampu menyusun   


volume perubahan dengan
teliti
3.3 Perubahan biaya 1. Dapat menjelaskan    Perhitungan pekerjaan    Diskusi 30 45 75
atas pekerjaan pentingnya perhitungan tambah kurang  Praktek
tambah kurang pekerjaan tambah kurang
akibat revisi diawasi

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 35


rancangan 2. Mampu menyiapkan cara   
direkomendasikan pengawasan pekerjaan
tambah kurang
3. Harus mampu   - -  
melaksanakan
pengawasan pekerjaan
tambah kurang dengan
teliti

IX. Kode/Judul Unit Kompetensi: F45.AI02.008.01 / Membuat Laporan Perancangan

Unsur Level Dimensi Metode/ Media Waktu


Elemen Kompetensi/ Indikator Unjuk Kerja (IUK) Silabus Pembelajaran
Kompetensi Kompetensi Kompetensi Pembelajaran Pembelajaran
Kriteria Unjuk Kerja Persyaratan Kompetensi
K S A I II III I II III IV V T P T P Jml
1. garis besar laporan perancangan Laporan Perancangan 90 45 135

1.1 Materi laporan 1. Dapat menjelaskan    Materi Laporan    Diskusi 30 15 45


berdasarkan proses identifikasi materi  Praktek
perancangan laporan berdasarkan
diidentifikasi dengan perancangan
cermat
2. Mampu memilah materi   
identifikasi sebagai
laporan perancangan

3. Harus mampu menyusun   


materi laporan
berdasarkan hasil
identifikasi dengan cermat

1.2 Garis besar 1. Dapat menjelaskan    Skematik Laporan    Diskusi 30 15 45


maksud, tujuan dan pentingnya uraian Perencanaan   Praktek
sasaran serta skematik garis besar,
kerangka fikir maksud dan tujuan, serta
berupa skematik kerangka berfikir laporan
berfikir diuraikan perencanaan
dengan teliti

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 36


2. Dapat menguraikan   
uraian skematik garis
besar, maksud dan tujuan,
serta kerangka berfikir
kedalam laporan
perencanaan

3. Mampu menyusun dengan   


cermat uraian skematik
garis besar, maksud dan
tujuan, serta kerangka
berfikir kedalam laporan
perencanaan

4. Harus mampu   
menguraikan garis besar,
maksud, tujuan serta
sasaran dan kerangka
berpikir dengan teliti dan
lengkap
1.3 Semua garis besar 1. Dapat menganalisis garis    Substansi Laporan    Diskusi 30 15 45
substansi besar substansi Perancangan  Praktek
perancangan perancangan
dirangkum dengan
baik 2. Dapat menyimpulkan   
mengenai garis besar
substansi perancangan

3. Mampu merangkum garis    


besar substansi
perancangan

4. Harus mampu membuat   


daftar rangkuman garis
besar substansi
perancangan dengan baik
2. Membuat uraian persiapan laporan Format laporan 90 45 135
perancangan
2.1 Media dan peralatan 1. Dapat mengidentifikasi    Uraian Laporan    Diskusi 30 15 45
yang dibutuhkan kelengkapan yang Perancangan   Praktek
untuk membuat diperlukan untuk membuat
laporan laporan

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 37


perancangan 2. Mampu menentukan   
ditentukan media dan peralatan yang
akan digunakan untuk
membuat laporan

3. Harus mampu   
menentukan media dan
peralatan yang dibutuhkan
dengan cermat

2.2 Format laporan 1. Dapat mengidentifikasi    Kesimpulan Laporan    Diskusi 30 15 45


perancangan format laporan yang Perancangan  Praktek
ditentukan sesuai dengan kebutuhan
berdasarkan
kebutuhan. 2. Mampu membuat daftar   
panduan format laporan
perancangan

3. Harus mampu membuat   


format laporan
perancangandengan teliti
dan lengkap

2.3 Materi gambar yang 1. Dapat mengidentifikasi    Materi gambar pada    Diskusi
dibutuhkan di dalam materi gambar yang laporan perancangan   Praktek
laporan dibutuhkan
perancangan 2. Mampu mengkompilasi   
dikompilasi dengan
materi gambar yang
cermat.
dibutuhkan
3. Harus mampu menyusun   
materi gambar sesuai
dengan urutannya dengan
cermat
3. Membuat uraian laporan perancangan Uraian laporan 45 90 135
3.1 Uraian tujuan 1. Dapat menjelaskan     Uraian Laporan   Diskusi 15 30 45
perancangan dengan baik pentingnya Perancangan
dijelaskan dengan tujuan perancangan
baik

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 38


2. Dapat memilah dengan       diskusi
baik tujuan perancangan
kedalam skala prioritas
dalam laporan
perancangan

3. Mampu menyusun dengan       Praktek


baik tujuan perancangan
dalam laporan
perancangan

3.2 Uraian mengenai 1. Mampu menjelaskan    Uraian Desain    Diskusi 15 30 45


desain disusun pentingnya menguraikan  Praktek
dengan lengkap proses desain dengan
lengkap

2. Dapat memilah poin-poin   


yang penting untuk
diuraikan dalam proses
mendesain

3. Harus mampu menyusun   


uraian desain dalam
laporan perancangan
dengan baik

3.3 Kesimpulan dari 1. Dapat menjelaskan    Kesimpulan Laporan    Diskusi 15 30 45


uraian hasil laporan pentingnya uraian Perancangan  Praktek
dibuat dengan kesimpulan hasil laporan
cermat
2. Mampu menyusun   
dengan baik uraian
kesimpulan hasil laporan

3. Harus mampu   
merangkum uraian
kesimpulan hasil laporan
kedalam laporan
perancangan dengan
cermat

KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 39


KPBK Arsitek Interior _ Pusbin KPK, Kementerian Pekerjaan Umum 40