Anda di halaman 1dari 7

PT NINDYA KARYA

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN ACIAN DENGAN SEMEN

1 GAMBARAN KERJA

Pekerjaan acian pada dinding bata ringan diawali dengan pengajuan shop drawing pekerjaan
acian. Shop drawing yang telah di-approve oleh PMSC akan digunakan sebagai acuan pekerjaan di
lapangan. Pekerjaan dilanjutkan dengan mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk
pekerjaan acian, yaitu, raskam, sendok semen, kape

Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 1


PT NINDYA KARYA

2 PROSEDUR UMUM

2.1 Sampel

Sebelum konstruksi, Kontraktor harus menyerahkan kepada sampel Engineer semua bahan
untuk pekerjaan adukan semen, untuk persetujuan.

2.2 Pengiriman dan Penyimpanan

1. Semua semen di dalam tas atau massal akan diserahkan dan disimpan sesuai dengan kebutuhan Teknis
Spesifikasi.
2. mortir Semua instan dalam tas atau massal akan diserahkan dan disimpan sesuai dengan kebutuhan
Teknis Keterangan (jika diperlukan).
3. agregat halus harus disimpan di daerah tanah bersih, bebas dari air permukaan run-off, disediakan
daerah memiliki drainase yang memadai dan bebas dari bahan asing dan berbahaya. Ketinggian
stockpile tidak melebihi 120 cm untuk mencegah segregasi.

3 BAHAN

3.1 Semen

Semen portland tipe I harus sesuai dengan kebutuhan ASTM C 150 dan / atau SII · 0013 dan
Spesifikasi teknis. Semen Portland yang digunakan harus dari sate merk dagang. Maka dari
itu PT Nindya Karya selaku kontaktor utama menggunakan semen Tonasa yang sudah di
setujui oleh Managemen Kontruksi.

Gambar 3.1 Semen Tonasa yang sudah di approv materialnya

Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 2


PT NINDYA KARYA

Gambar 3.2 Semen Tonasa Jenis OPC

Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 3


PT NINDYA KARYA

Gambar 3.3 Semen Tonasa Jenis PPC

Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 4


PT NINDYA KARYA

3.2 Plamir

Plamir yang digunakan harus memenuhi standar operasional dilapangan

3.3 Air

Air untuk pencampuran harus bersih dan bebas dari zat berbahaya dan merusak seperti alkali, asam,
garam dan hal-hal anorganik lainnya. Air berkualitas yang dikenal dan cocok untuk konsumsi minum
manusia tidak perlu diuji. Namun, seperti yang mungkin terjadi, semua air kecuali apa yang
disebutkan di sini harus diuji dan harus disetujui oleh Direksi Pekerjaan.

Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 5


PT NINDYA KARYA

4 PERSYARATAN KONSTRUKSI

4.1 Komposisi

1. Proporsi 1 semen dan 2 pasir harus digunakan untuk kelembaban mortar bukti, bukti kelembaban
mortir 15 cm di bawah tanah permukaan hingga 20 cm di atas lantai selesai dan 150 cm di atas lantai
selesai untuk toilet atau daerah basah, seperti yang ditunjukkan atau tidak ditampilkan dalam Gambar,
plesteran untuk permukaan beton ekspos dan tempat-tempat lain seperti yang ditunjukkan dalam
Gambar.
2. Proporsi 1 semen dan 3 pasir untuk semua pekerjaan plester untuk daerah kering, kecuali dinyatakan
lain dalam Gambar.
3. campuran tahan air harus diterapkan dalam adukan semen sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk
memberikan waterproofing efektif dan ikatan.
4.2 Mixing

Menyiapkan ember yang berisikan setengah air lalu masukkan semen sediki demi sediki
sambil diaduk hingga homogen.
4.3 Persiapan dan Pembersihan dari Permukaan

1. Bersihkan permukaan plesteran dari debu, kotoran, dan minyak


2. Plesteran yang akan diaci harus kering. Kemudian permukaan harus pertama dibasahi dengan air
sampai jenuh.

4.4 Instalasi

1. Pengacian
a. Melakukan pengacian dengan cara melapiskan semen yang sudah dicampur dengan air dengan
menggunakan raskam dengan tekanan agar merekat sempurna. lakukan sampai mencapai lebar
tertentu lalu ratakan dengan ruskam dengan gerakan melingkar.
b. Untuk mendapatkan permukaan yang sempurna dan rapi, ketebalan acian yang baik adalah 1-3
mm.

c. Tunggu sampai umur acian cukup sebelum diplamir, tunggu minimal 24 jam setelah kering untuk
melanjutkan ke proses pekerjaan plamir.
Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 6
PT NINDYA KARYA

5. Plamir

Gambar 5.8 Proses Pengaplikasian Plamir.


Sebelum melakukan pekerjaan plamir dengan Plamir Big Lion yang sudah di approve atau
material lain yang sesuai dengan RKS yang melalui koordinasi dengan PMSC. Aplikasikan
Plamir pada permukaan acian. Haluskan permukaan plamir yang sudah kering dengan
mengamplas menggunakan kertas semen atau sterofoam hingga rata dan halus.

6. INSPEKSI DAN PENGUJIAN

Hasil pekerjaan harus bebas akses untuk pemeriksaan dan pengujian. Kontraktor harus
memberikan bantuan kepada PMSC setiap saat diperlukan untuk mendapatkan sampel
pada selesai selesai. Setiap bagian menemukan tidak memuaskan harus diperbaiki dan
bekerja dengan cara yang sama apa yang sebelumnya dilakukan.

Metode Plesteran Semen dan Acian Proyek UNG - 7