Anda di halaman 1dari 2

1.

PENGERTIAN
3. MACAM MOBILISASI
MOBILISASI DINI PASCA OPERASI Mobilisasi setelah operasi yaitu proses
Menuruit Priharjo, 2012, mobilisasi
aktivitas yang dilakukan setelah operasi
dibagi menjadi dua yakni :
dimulai dari latihan ringan diatas tempat tidur
1. Mobilisasi secara pasif
sampai dengan bisa turun dari tempat tidur,
berjalan ke kamar mandi dan berjalan ke luar Mobilisasi dimana pasien dalam
kamar (Brunner & Suddarth, 2010). menggerakkan tubuhnya dengan
cara dibantu dengan orang lain
2. TUJUAN MOBILISASI
secara total atau keseluruhan.
Beberapa tujuan dari mobilisasi
2. Mobilisasi secara aktif
menurut Susan J. Garrison (2009),
Mobilisasi dimana pasien dalam
antara lain:
menggerakkan tubuh dilakukan
1. Mempertahankan fungsi tubuh
secara mandiri tanpa bantuan dari
2. Memperlancar peredaran darah
orang lain.
3. Membantu pernafasan menjadi lebih
OLEH : baik

4. Mempertahankan tonus otot


1. ANASA CAHYA P 17.005
5. Memperlancar eliminasi alvi dan urine
2. FREGY SOFYAN W 17.083
6. Mempercepat proses penutupan jahitan
operasi

7. Mengembalikan aktivitas tertentu,


sehingga pasien dapat kembali normal
AKPER YAKPERMAS
dan atau dapat memenuhi kebutuhan
BANYUMAS
gerak harian.
4. RENTANG GERAK DALAM
MOBILISASI
5. MANFAAT MOBILISASI 7. TAHAP-TAHAP MOBILISASI
Menurut Carpenito (2012) dalam
mobilisasi terdapat tiga rentang gerak 1. Mencegah dan mengurangi Komplikasi
1. Setelah operasi, pada 6 jam pertama
yaitu : 2. Mengurangi tekanan pada kulit
pasien harus tirah baring dahulu.
1. Rentang gerak pasif 3. Meningkatkan kesegaran tubuh
Mobilisasi dini yang bisa dilakukan
4. Mencegah kekakuan sendi dan otot
Rentang gerak pasif ini berguna untuk adalah menggerakkan lengan,
menjaga kelenturan otot-otot dan tangan, menggerakkan ujung jari
persendian dengan menggerakkan otot kaki dan memutar pergelangan kaki,
6. KERUGIAN BILA TIDAK
orang lain secara pasif misalnya perawat mengangkat tumit, menegangkan
MELAKUKAN MOBILISASI
mengangkat dan menggerakkan kaki otot betis serta menekuk dan
pasien. Berikut beebrapa kerugian bila tidak menggeser kaki
2. Rentang gerak aktif melakukan mobilisasi post operasi : 2. Setelah 6-10 jam, pasien diharuskan
untuk dapat miring kekiri dan
Hal ini untuk melatih kelenturan dan
1. Penyembuhan luka menjadi lama kekanan mencegah trombosis dan
kekuatan otot serta sendi dengan cara
trombo emboli
menggunakan otot-ototnya secara aktif 2. Menambah rasa sakit
3. Setelah 2 hari pasien dianjurkan
misalnya berbaring pasien menggerakkan
3. Badan menjadi pegal dan kaku untuk dapat mulai belajar untuk
kakinya.
4. Kulit menjadi lecet dan luka duduk sebanyak 2-3 kali elama10-
3. Rentang gerak fungsional
15 menit
Berguna untuk memperkuat otot-otot dan 5. Memperlama perawatan dirumah
4. Setelah pasien dapat duduk,
sendi dengan melakukan aktifitas yang sakit
dianjurkan pasien belajar berjalan.
diperlukan.