Anda di halaman 1dari 23

Nov 15, '05 5:14 AM

Energy Tubuh (Tenaga Dalam)


for everyone

ENERGY TUBUH (TENAGA DALAM)

Ditulis oleh: EDWARD CHRISTIAN

Anggota LSBD Hikmatul Iman Indonesia.

PENGERTIAN TENAGA DALAM

Pengertian Tenaga Dalam (TD) adalah ENERGY yang dipergunakan tubuh manusia
untuk hidup. Ini adalah definisi tenaga dalam yang sebenarnya, yang mungkin berbeda
dengan banyak pengertian dari TD yang dikenal masyarakat.

Karena TD adalah energy yang dipergunakan semua tubuh manusia termasuk Rasulullah
SAW dan para Nabi yang lain (tanpa energy, tubuh manusia tidak akan bisa hidup !),
maka mempergunakan dan melatih energy tubuh adalah suatu hal yang baik dan HALAL
menurut agama Islam.

Oleh karena itu, jika ada yang mengharamkan untuk mempergunakan dan melatih energy
tubuh ini, maka orang yang bilang tenaga dalam (energy tubuh) itu haram, dia sendiri
setiap detik dalam hidupnya menggunakan hal yang dibilangnya haram ini untuk
menghidupi tubuhnya sehari-hari.

SUMBER ENERGY TUBUH

Tubuh manusia terdiri dari sekitar 100 trilyun sel yang menyusun tubuhnya. Manusia
membutuhkan energy untuk:

1. Menghidupi seluruh fungsi tubuh (bernapas, membuat jantung berdenyut, menjaga


tubuh tetap hangat dll);

2. Gerak aktif – kontraksi otot;

3. Tumbuh berkembang dan memperbaiki jaringan rusak dengan yang baru.

Energy tubuh manusia diproduksi dalam setiap sel tubuhnya, dan bagian sel yang khusus
mempunyai tugas untuk memproduksi energy adalah Mitochondria (organel berongga
berbentuk bulat lonjong, selaputnya terdiri dari 2 lapis membran, membran dalam
bertonjolan kedalam rongga (matriks), dan mengandung banyak enzim pernapasan,
rongga berisi cairan lebih kental sedikit dari sitosol).

Mitochondria ini semiotonom karena 40% kebutuhan protein dan enzimnya dihasilkan
sendiri oleh gennya (mitochondria adalah salah-satu bagian sel yang punya DNA sendiri),
selebihnya dihasilkan gen di nuleus (inti sel). Mitochondria (pabrik energy sel)
memproduksi kimia tubuh bernama ATP (Adenosin Tri Phosphat), energy hasil reaksi
dari ATP inilah yang menjadi sumber energy bagi tubuh manusia. Energy diproduksi,
sebagian besar dalam bentuk hawa panas (heat).

Karena ATP sendiri ada diseluruh sel tubuh, sehingga sumber energy tubuh ini tersebar
merata DISELURUH tubuh manusia dan tidak terbatas pada satu bagian tubuh saja,
karena setiap sel tubuh membutuhkan energy. Sedangkan istilah yoga ‘Cakra’ (tempat-
tempat sumber energy tertentu di tubuh seperti di tengah dahi, ulu hati, perut, kelamin,
dll) sebenarnya kurang tepat, karena jelas sumber energy tubuh ada di seluruh sel yang
tersebar merata diseluruh bagian tubuh.

Tapi memang karena proses metabolisme tubuh yang lebih banyak terasa di sekitar badan
maka banyak orang menyangka sumber energy ada di uluhati atau di bawah perut (tantien
kata orang cina / kundalini kata orang india), karena energy yang mereka sering rasakan
berada didaerah tersebut, padahal sumber energy tubuh ini tersebar merata diseluruh
tubuh manusia. Hal ini akan terasa jelas kalau energy kita sudah besar.

PROSES ENERGY TUBUH

ATP is Energy ! untuk semua otot-otot kita, sebenarnya juga untuk semua sel dalam
tubuh kita, sumber dari energy yang menghidupi semuanya dinamakan ATP. Adenosine
Triphosphate (ATP) adalah cara biokimia untuk menyimpan dan menggunakan energy.
Keseluruhan reaksi yang menyebabkan ATP menjadi energy sebenarnya sedikit rumit,
tapi secara singkat dapat dijelaskan demikian:

1. Secara kimiawi, ATP adalah ikatan senyawa Adenine Nucleotide kepada tiga
Phosphates (A-P-P-P).

2. Disana terdapat banyak energy tersimpan dalam ikatan antara group-group phosphate
kedua dan ketiga yang bisa digunakan untuk mem’bahan bakari’ reaksi kimia.

3. Ketika sel membutuhkan energy, sel akan memecahkan ikatan ATP ini dengan bantuan
enzim ATPase untuk membentuk Adenosine Diphosphate / ADP (A-P-P), molekul
phosphate bebas dan menghasilkan energy (ATP --> ADP + P + Energy). Energy yang
dihasilkan setiap 1ATP diperkirakan sekitar 10 kcal / mol.

4. Di beberapa kejadian, group phosphate kedua dapat juga pecah lagi membentuk
Adenosine Monophosphate / AMP (A-P).

5. Ketika sel telah kelebihan energy, kelebihan energy ini akan disimpan dengan
membentuk ATP dari ADP dan phosphate (ADP + P --> ATP).

ATP dibutuhkan untuk reaksi biokimia yang dilibatkan dalam setiap kontraksi otot.
Semakin kerja otot meningkat, semakin ATP dikonsumsi dan harus diganti supaya otot
bisa tetap bekerja. Karena ATP sangat penting bagi tubuh, tubuh mempunyai beberapa
system yang berbeda untuk membentuk ATP. System-system ini bekerja bersama-sama
dalam beberapa tahapan. ATP didapat dari tiga system biokimia berbeda didalam otot,
dengan urutan demikian:

1. phosphagen system

2. glycogen-lactic acid system

3. aerobic respiration

4. Phosphagen System

Sel otot mempunyai beberapa jumlah ATP yang mengambang didalamnya, yang dapat
digunakan seketika, tapi tidak terlalu banyak, hanya cukup bertahan untuk sekitar tiga
detik saja. Untuk mengisi lagi level ATP dengan cepat, sel-sel otot mengandung senyawa
phosphate berenergy tinggi yang dinamakan Creatine Phosphate.

Group phosphate lalu diambil dari creatine phosphate oleh enzim yang dinamakan
Creatine Kinase, dan ditransfer ke ADP untuk membentuk ATP. Sel mengubah ATP
menjadi ADP, dan phosphagen dengan cepat mengubah ADP kembali jadi ATP.

Seiring dengan otot terus bekerja, tingkat creatine phosphate mulai berkurang. Secara
bersama-sama tingkat ATP dan creatine phosphate dinamakan phosphagen system.
Phosphagen system dapat mensupply energy yang dibutuhkan untuk kerja otot dalam
tingkat rata-rata yang tinggi tapi hanya untuk 8 sampai 10 detik.

Glycogen-Lactic Acid System (Anaerobic Respiration)

Otot-otot juga mempunyai cadangan besar carbohydrate yang kompleks yang dinamakan
Glycogen. Glycogen adalah rantai molekul glucose. Sel membelah glycogen jadi
Glucose. Kemudian sel menggunakan metabolisme anaerobic (anaerobic artinya "tanpa
oxygen") untuk membuat ATP dan produk lain yaitu Lactic Acid dari glucose. Sekitar 12
reaksi-reaksi kimia dilibatkan untuk membuat ATP didalam proses ini, sehingga akan
mensupply ATP di tingkat yang lebih lambat dari system phosphagen.

System dapat tetap bekerja dengan cepat dan memproduksi ATP yang cukup bertahan
selama sekitar 90 detik. System ini tidak membutuhkan oxygen, dimana hal ini mudah
karena menyebabkan jantung dan paru-paru selama beberapa waktu bekerja bersama-
sama. Ini mudah juga karena kontraksi otot yang cepat akan meremas / menekan
pembuluh darahnya, sehingga menghabiskan darah yang sangat kaya oxygen. Ada
batasan pasti untuk pernapasan anerobic respiration karena lactic acid. Acid (asam) inilah
yang menyebabkan otot kita sakit. Lactic acid terbuat dijaringan otot dan menyebabkan
kelelahan dan rasa sakit yang kita rasakan di otot yang bekerja.

Aerobic Respiration
Dalam dua menit latihan, tubuh merespon untuk mensupply otot yang bekerja dengan
oxygen. Ketika oxygen hadir, glucose dapat memecah seluruhnya menjadi carbon dioxide
dan air dalam proses yang dinamakan aerobic respiration (aerobic artinya "dengan
oxygen"). Glucose didapat dari tiga tempat yang berbeda:

1. supply-supply glycogen yang tersisa dalam otot

2. pemecahan glycogen dalam hati (liver) menjadi glucose, yang didapat otot yang
bekerja dari jalan darah

3. penyerapan glucose dari makanan dalam usus, yang didapat otot yang bekerja dari
jalan darah

Aerobic respiration juga dapat menggunakan fatty acids (asam lemak) dari cadangan
lemak dalam otot dan tubuh untuk memproduksi ATP. Didalam beberapa kasus yang
extreme (seperti kelaparan), protein-protein juga dapat dipecahkan menjadi amino acids
(asam amino) dan digunakan untuk membuat ATP.

Pertama kali Aerobic respiration akan menggunakan carbohydrates, kemudian lemak-


lemak dan akhirnya protein-protein, jika dibutuhkan. Aerobic respiration bahkan
memembutuhkan lebih banyak reaksi-reaksi kimia untuk memproduksi ATP dari kedua
system-system diatas.

Aerobic respiration memproduksi ATP ditingkat yang paling lambat dari ketiga system-
system, tapi ini dapat berlanjut untuk mensupply ATP untuk beberapa jam atau lebih,
begitu lama sampai supply bahan bakar habis. Jadi bayangkan ketika kita mulai berlari,
berikut tahapan system yang akan terjadi ditubuh:

1. Sel-sel otot membakar ATP mengambang yang dipunyai sekitar 3 detik.

2. System phosphagen bereaksi dan mensupply energy untuk 8 sampai 10 detik. Ini akan
menjadi system energy yang utama yang digunakan otot-otot sprinter (pelari cepat) 100
meter atau weight lifter (atlet angkat besi), yang akselerasinya sangat cepat, ketika latihan
dengan durasi waktu yang pendek terjadi.

3. Jika latihan berlanjut lebih lama, kemudian system glycogen-lactic acid yang akan
bereaksi. Ini akan nyata bagi latihan jarak pendek (short-distance) seperti lari 200 / 400
meter atau berenang 100 meter.

4. Akhirnya, jika latihan terus berlanjut, lalu system aerobic respiration akan mengambil
alih. Ini akan terjadi di peristiwa-peristiwa yang membutuhkan stamina / ketahanan tubuh
seperti lari 800-meter, lari marathon, mendayung, ski lintas alam dan skating jarak jauh.

5. Ketika anda mulai melihat lebih dekat bagaimana tubuh manusia bekerja, tubuh adalah
sebuah ‘mesin’ yang sangat menakjubkan !
Pengukuran energy

Energy dapat diukur dalam joules atau calories. 1 Joule (J) diartikan besar energy yang
digunakan ketika 1 kilogram (kg) materi digerakkan sejauh 1 meter (m) dengan daya
kekuatan sebesar 1 Newton (N). 1 Calorie (cal) diartikan besar energy yang dibutuhkan
untuk menaikan temperature 1 gram air dari 14.5 ke 15.5ºC. 1 calorie equivalent dengan
4.184 joules.

Besar energy yang dibutuhkan orang berbeda-beda dan bergantung pada basal metabolic
rate (BMR) level aktivitas dan berat tubuh mereka. Basal metabolic rate artinya tingkat
energy yang digunakan seseorang untuk menjaga fungsi-fungsi dasar tubuhnya, misal
orang dewasa akan menggunakan sekitar 4.6 kJ (1.1 kcal) setiap menit. BMR is diukur
ketika seseorang beristirahat penuh dan bervariasi. Bayi dan anak muda punya BMR
tinggi yang proposional dengan ukuran mereka dalam pertumbuhan dan
perkembangannya. Laki-laki biasanya punya BMR lebih tinggi dari perempuan karena
laki-laki cenderung punya lebih banyak otot. Orang dewasa biasanya punya BMR lebih
rendah dari yang muda karena jumlah ototnya cenderung berkurang seiring usia. The
BMR dihitung dalam rata-rata untuk tiga perempat kebutuhan energy seseorang.

Total jumlah energy yang dibutuhkan seseorang tergantung pada level aktivitas dan berat
badannya. Semakin aktif dan semakin berat mereka, semakin banyak energy yang mereka
perlukan. Table dibawah menunjukkan contoh besar energy yang digunakan seseorang
berusia 25 tahun dengan berat tubuh 65 kg dalam beberapa aktivitas.

Aktivitas sehari-hari Pengeluaran energy rata-rata

KJ/min Kcal/min

Duduk 6 1.4

Berdiri 7 1.7

Mencuci, memakai pakaian 15 3.5

Berjalan pelan 13 3

Berjalan cukup cepat 21 5

Berjalan naik tangga 38 9

Bekerja Ringan (aktivitas sehari-hari, golf) 10-20 2.5-4.9

Bekerja Menengah (tennis, jogging) 21-30 5.0-7.4

Bekerja Berat (lari lintas alam, sepakbola) >30 >7.5


MELATIH ENERGY TUBUH

Inti dari cara melatih energy tubuh ada 3 bagian, yaitu:

1. Pembangkitan / memproduksi energy

2. Penyaluran / menggerakan energy

3. Penyimpanan & pengendapan energy

PEMBANGKITAN / MEMPRODUKSI ENERGY TUBUH

Bagi manusia umumnya energy yang dipakai untuk keperluan sehari dalam hidupnya
cuma sekitar 2,5% dari besar energy yang tersimpan dalam tubuhnya. Kelebihan
cadangan energy tubuh yang 72,5% itu disebut orang dengan istilah tenaga dalam, dan
istilah yang digunakan orang untuk energy ini berbeda-beda walau maksudnya sama,
misal: orang cina (kungfu) menyebutnya ‘Chi’, orang jepang (jujitsu, aikido, dll)
menyebutnya ‘Khi / Reiki’, orang India (yoga) menyebutnya ‘Prana / Kundalini’, dll.

Spontaneous Human Combustion

Salah satu bukti dari potensi cadangan energy tubuh manusia yang luar biasa besarnya
adalah banyaknya terjadi kasus "Spontaneous Human Combustion" (SHC). Kasus SHC
sendiri sangat banyak terjadi dan sudah berlangsung lama sekali (dalam 300 tahun
terakhir saja ada 200 laporan yang tercatat).

SHC adalah terjadinya tubuh manusia tiba2 meledak terbakar hebat sehingga tubuhnya
habis tanpa sisa, sedangkan penyebab faktor pemicunya tidak diketahui (tidak ditemukan
pemicu seperti bahan bakar, bensin, korek api, dll) dan diduga pemicunya ada dalam
tubuh manusia itu sendiri.

Ini terjadi karena tubuh manusia sendiri bisa disebut "Bom Nuklir Hidup" karena ketika
ATP-ATP manusia yang menjadi sumber energy tubuh manusia, suatu ketika terpicu dan
bereaksi tidak terkendali dan menyebabkan reaksi berantai ditingkat molekul sehingga
seluruh ATP bereaksi mengeluarkan energy dasyat dan meledakkan tubuhnya sendiri.

Dan energy yang dihasilkan tubuh manusia ini sangat luar biasa, tidak kalah dari energy
yang dihasilkan fusi (penyatuan) / fisi (pembelahan) atom2 uranium / plutonium bom
nuklir. Bayangkan tubuh manusia yang meledak ini sampai habis tidak ada sisa dan cuma
meninggalkan sedikit abu / arang, padahal tubuh manusia sendiri sebagian besar (60%)
terdiri dari cairan sehingga sulit dibakar.

Hal ini mengindikasikan bahwa suhu yang dihasilkan lebih dari 1700 derajat
Celsius(mungkin besipun akan meleleh dalam beberapa menit saja) dan proses terjadinya
sangat cepat, cuma beberapa menit saja. Bandingkan dengan pembakaran mayat di
crematorium yang cuma bersuhu 1300 derajat Celsius) saja dan membutuhkan waktu
sampai lebih dari 3 jam untuk membakar tubuh manusia dan masih meninggalkan sisa
tulang.

Dan anehnya SHC tidak merusak / membakar sekelilingnya (seperti koran disebelah atau
TV didepannya masih utuh), bahkan salah satu korban yang selamat bilang bahwa ia
tidak merasa panas, sakit atau melihat api, ia cuma lihat asap saja dan tahu-tahu tubuhnya
sudah terbakar.

Cadangan energy tubuh manusia yang sangat besar ini bisa dilatih untuk dapat digunakan
dan dimanfaatkan untuk banyak hal. Untuk bisa digunakan energy cadangan ini harus
terlebih dahulu dibangkitkan (ATP direaksikan supaya bisa menghasilkan energy).

Yang menjadi pertanyaan sekarang kenapa cadangan energy tubuh yang sangat besar ini
tak bisa digunakan dengan leluasa (kecuali dalam keadaan tertentu dan sifatnya pun
sementara) ? untuk mengetahui jawabannya kita akan membahas 4 hal yang berkaitan
dengan pembangkitan cadangan energy tubuh yaitu:

1. Optimalisasi oksigen (O2)

2. Pengejangan tubuh (otot)

3. Posisi / gerak tubuh (jurus)

4. Penguasaan otak ke energy (konsentrasi)

OPTIMALISASI OKSIGEN (O2)

Jika O2 yang disupply dari paru2 dan dialirkan dalam darah bereaksi dengan ATP akan
memecah jadi ADP dan melepas energy sebagai hasil reaksi. Hal inilah yang
dimamfaatkan kalangan persilatan untuk menghasilkan energy tubuh yang lebih banyak
dari yang normal.

Caranya adalah dengan mengoptimalkan / memaksimumkan daya reaksi O2 dengan ATP


supaya reaksi ini bisa menghasilkan energy yang lebih banyak dari yang normal. Salah
satu cara yang ditempuh adalah dengan mengurangi pasokan O2 dari jumlah kapasitas
yang biasanya, sehingga akan memacu kerja ATP dan protein2 yang terlibat untuk
memproduksi energy yang lebih banyak.

Perumpamaannya seperti seorang karyawan yang dikurangi gajinya oleh atasannya,


sehingga gaji yang diperoleh tidak akan cukup untuk membiayai diri dan keluarganya,
sehingga ia akan bekerja lebih keras lagi (kerja lembur, kerja sampingan, dll) sehingga ia
bisa mendapat uang yang sama atau bahkan lebih banyak dari besar gajinya semula,
akibatnya pun uang dihasilkan bisa lebih banyak dari semula.

Begitupula dengan ATP, dengan menahan napas selama beberapa waktu sehingga ketika
dalam keadaan menahan napas, tubuh kekurangan O2 (dari kuantitas yang normal) dan
karena kekurangan O2 inilah ATP akan dipaksa untuk bekerja lebih keras / terurai lebih
banyak lagi sehingga energy yang dihasilkan jadi lebih banyak.

Makanya pernapasan tenaga dalam yang asli selalu ada tahan napasnya, karena inti dari
latihan pernapasan ada di TAHAN / PENGURANGAN napasnya, kalau tidak ada
penahan napas / pengurangan napas, maka tidak ada bedanya dengan napas biasa
(normal). Atau bisa juga dengan cara pengaturan napas seperti lama napas, tahan dan
buang diatur dengan lama tertentu atau dengan variasi lainnya.

PENGEJANGAN TUBUH

Didalam melatih energy tubuh, tubuh juga perlu untuk di kejangkan (otot
dikontraksikan), karena dengan pengejangan otot, kerja otot semakin kuat, sehingga
tubuh akan membutuhkan energy semakin banyak (karena energy yang ada tidak cukup),
dan ini akan memacu sel mereaksikan ATP lebih kuat sehingga energy yang dihasilkan
juga akan lebih banyak. Pengejangan juga berfungsi untuk menyerap dan menarik ATP
lainnya untuk ikut terurai jadi energy.

POSISI DAN GERAK TUBUH (JURUS)

Posisi diam dan gerak tubuh juga mempengaruhi banyaknya energy yang dihasilkan
tubuh kita. Semakin sulit posisi diam dan gerak tubuh yang kita lakukan, kontraksi otot
akan semakin kuat, tubuh akan membutuhkan energy yang semakin banyak (karena
energy yang ada tidak cukup) untuk melakukan dan mempertahankan posisi diam atau
geraknya dan ini akan memacu sel-sel tubuh bereaksi lebih cepat dan lebih kuat dalam
mengurai ATP jadi energy lebih banyak. Makanya kalau kita lihat jurus TD yang bagus
biasanya suka aneh dan sulit posisinya, karena dengan demikian tubuh akan dipaksa
membutuhkan energy semakin banyak dari keadaan normal.

1. Posisi diam

Tubuh tidak bergerak tapi dalam keadaan diam (statis), ditambah dengan pengaturan
napas dan pengejangan, di HI contohnya adalah push-up ½ / ¼ atau jurus penyeimbang.
Salah satu kegunaan dari posisi diam ini adalah bagi para pemula untuk bisa lebih mudah
merasakan dan menggerakan hawa panas ditubuh, karena tidak terganggu konsentrasi
pikirannya dengan gerakan.

2. Gerak jurus

Tubuh bergerak ditambah dengan pengaturan napas dan pengejangan, di HI contohnya


adalah jurus air dan angin. Salah satu kegunaan dari gerak jurus, adalah untuk
membiasakan diri untuk menyalurkan energy dengan cepat ke bagian tubuh yang
diinginkan terutama untuk keperluan tarung (dimana dibutuhkan akselerasi energy yang
cepat ditubuh)
Soal lebih bagus mana kita berlatih TD dengan posisi diam atau bergerak, sebetulnya
yang penting adalah bagaimana caranya agar ‘memaksa’ tubuh membutuhkan energy
lebih banyak dari keadaan normal, sehingga sel akan mengurai ATP lebih banyak lagi.
Dan bisa menyalurkan energy dengan lebih merata tersebar di seluruh tubuh.

Ini sebenarnya proses kegunaan dari jurus TD, kebanyakan orang cuma asal melakukan
saja tanpa tahu manfaat dari yang dilakukannya, jadi kemajuan latihannya sangat lambat.
Jadi posisi apapun sebetulnya yang penting adalah bagaimana agar tubuh bisa
membutuhkan energy semakin banyak dan konsentrasipun sangat penting dalam
melakukannya.

PENGUASAAN OTAK KE ENERGY

Seperti telah dijelaskan diatas, tanpa direaksikan dengan O2 pun, ATP bisa menghasilkan
energy, dengan cara penguasaan otak keenergy (konsentrasi). Seperti kita ketahui otak
merupakan "komandan tertinggi" dari seluruh tubuh dan setiap metabolisme sel tubuh
selalu dimulai dari otak.

Otak manusia yang terdiri dari 100 trilyun sel otak (Neuron). Neuron mempunyai fungsi
untuk menerima, memproses, menyampaikan pesan perintah keseluruh tubuh yang
mengendalikan fungsi bicara, visual, gerakan otot, pikiran, emosi, dan kerja semua organ
tubuh dengan sinyal elektrokimia. Neuron mempunyai sifat dan bagian yang sama
dengan sel tubuh lain, tapi aspek elektrokimianya membuat mereka bisa memancarkan
sinyal dengan jarak jauh (sampai beberapa meter) dan mengirim pesan kesatu sama
lainnya.

Neuron terdiri dari tubuh sel (yang mengandung unsur penting sel seperti nucleus
(menyimpan DNA), endoplasmic reticulum dan ribosomes (untuk membuat proteins) dan
mitochondria (membuat energy). jika tubuh sel mati, neuron juga mati).

Tubuh sel neuron ini mempunyai saluran memanjang bernama Axon yang berfungsi
membawa pesan elektrokimia (nerve impulse atau action potential) sepanjang sel, dan
ujung-ujung neuron bernama Dendrites (ujung syaraf) yang mempunyai fungsi membuat
neuron saling berhubungan dan berkomunikasi dengan sel lain, menerima pesan dari
neuron lain dan merasakan lingkungannya. Neuron bisa mempunyai dendrites lebih dari
satu.

Sel yang merelay sinyal antar neuron ialah interneuron. Setiap permukaan neuron
mempunyai ruang sempit yang disebut Synapse, neuron berkomunikasi dengan neuron
lainnya dengan memancarkan pesan kimia (vesicles) melalui synapse, lalu pesan ini
ditangkap neuron lain dan diteruskan ke neuron lainnya, dan setelah sinyal sampai ke sel
yang diinginkan, pesan kimia ini bisa kembali ke neuron asal.

Setiap 1 neuron bisa menjalin hubungan dengan lebih dari 10.000 neuron lainnya. Dan
kalau kita bayangkan kerja sel-sel otak ini adalah seperti trilyunan orang yang saling
memanggil dan berkomunikasi satu sama lainnya, akan sangat rumit, kompleks, dan
sangat menakjubkan.

Semakin banyak sel-sel otak ini bisa menjalin hubungan dengan sel-sel otak lainnya,
maka otak akan semakin aktif dan semakin bisa menggunakan semua fasilitas
kemampuan tubuhnya lebih baik lagi (salah satunya jadi semakin pintar dan semakin
sehat). Sebagai contoh Albert Einstein, setelah otaknya diteliti, ternyata bagian otak yang
berhubungan dengan matematika dan bahasa, 15% lebih besar dari manusia umumnya.

Otak memerintah seluruh tubuh dengan mengirim sinyal-sinyal elektrokimia


neurotransmitter ketubuh lewat jaringan syaraf yang menyebar dan menjangkau seluruh
tubuh. Jaringan-jaringan syaraf ini akan menghubungi otak dengan seluruh sel, setiap
kelenjar, senyawa kimia tubuh dan anggota-anggota tubuh.

Sinyal-sinyal neurotransmitter ini bertindak seperti utusan-utusan dari otak yang


membawa perintah-perintah khusus kepada seluruh sel, setiap kelenjar, senyawa kimia
tubuh dan anggota-anggota tubuh untuk melakukan reaksi / hal-hal yang dibutuhkan oleh
tubuh sesuai dengan panduan rancang bangun genetik tubuh manusia DNA.

Begitu pula dalam hal produksi energy tubuh, otak memerintahkan dengan sinyal
neurotransmitter ke setiap kelenjar dalam hal ini khususnya kelenjar hipotalamus dan
pituitary untuk memproduksi enzim ATPase yang mereaksikan ATP untuk menghasilkan
energy di tingkat sel.

‘Perintah’ sinyal neurotransmitter dari otak ini sangatlah penting dalam setiap reaksi sel
dalam tubuh, temasuk dalam produksi energy, semakin aktif sel-sel otak, semakin kuat
sinyal perintah neurotransmitter dan semakin bagus jaringan syaraf maka otak akan
semakin bisa mengendalikan, memerintah, maupun menjangkau lebih banyak bagian
tubuh dan tubuhpun akan bermetabolisme lebih bagus lagi.

Perumpamaannya adalah seperti telepon rumah, untuk membuat telepon rumah ada
beberapa hal yang harus ada yaitu sentral telekomunikasi yang memancarkan sinyal
listrik yang membawa kode digital suara, pesawat telepon rumah penerima yang bisa
menerjemahkan kode digital sinyal aliran listrik menjadi suara dan saluran kabel yang
menghubungkan keduanya.

Semakin kuat sinyal listrik yang dipancarkan dari sentral telekomunikasi, semakin cepat
dan kuat arus listrik yang dialirkan kabel telepon yang menghubungi, dan semakin bagus
pesawat telepon yang menerima, maka suara yang didengarpun akan semakin jelas dan
jernih.

Begitujuga dengan energy tubuh manusia, semakin aktif sel-sel otak, semakin kuat sinyal
perintah neurotransmitter yang dikirim otak dan semakin bagus jaringan syaraf yang kita
punyai, maka semakin tubuh kita bisa menjadi lebih sehat, lebih kuat, termasuk lebih
sakti !
Contoh lainnya adalah proses bagaimana kita lupa akan sesuatu yang pernah kita lakukan
atau alami, sebetulnya memori / data rekaman kenangan tetap ada tersimpan diotak, tapi
karena otak tak bisa mengirim sinyal perintah ke bagian otak tempat memori tersimpan,
jadi otak tak bisa mengakses / mengingat data memorinya.

Dan karena sel-sel otak manusia umumnya yang aktif hanya sedikit (sekitar 2,5%) maka
otak hanya mampu menjangkau dan mengendalikan sedikit sekali bagian-bagian tubuh
termasuk ATP-ATPnya. Karena sinyal otak neurotransmitter yang dikirim tidak sampai
kebagian tubuh dan ATP yang dikehendaki, dan metabolisme tubuh juga tidak
mendukung., sehingga menyebabkan energy tubuh yang bisa digunakan dan
dibangkitkanpun hanya sangat sedikit sekali (sekitar 2,5%) dari total cadangan energy
dalam tubuh manusia.

Jika kita menggunakan seluruh otak yang kita punya (100%) kita akan menjadi sangat
sakti, karena kita bisa membangkitkan semua cadangan energy tubuh yang kita punya.

Khalifah dimuka bumi

Sebetulnya saya pikir Nabi Adam,as (bapak pertama manusia) dan generasi keturunan
beliau yang pertama, mereka mempunyai tubuh yang sedikit berbeda dan jauh lebih
bagus dengan manusia sekarang, terutama dalam kemampuan otak dan energy mereka.
Mereka bisa langsung mengakses ke energy tubuh mereka, membangkitkan dan
mengerakannya dengan pikiran, karena otak mereka hampir 100 % aktif dan tubuh
merekapun seluruh DNAnya juga aktif.

Allah SWT menciptakan Nabi Adam,as secara ‘langsung’ sehingga ‘buatan langsung’
Allah SWT tentu sangat luarbiasa (di Al Qur’an dijelaskan manusia telah diciptakan
dengan bentuk fisik yang sebaik-baiknya dan paling sempurna dari mahluk lainnya) !

Ingat dalam Al-Qur’an dijelaskan Allah SWT mengajarkan ke Nabi Adam, semua ‘nama’
benda diseluruh alam semesta, dan bahkan mahluk Allah SWT lainnya sendiri disuruh
sujud (sujud penghormatan bukan sujud menyembah) oleh Allah SWT kepada Nabi
Adam,as.

"Nama" (Asma) dalam bahasa Arab disini pengertiannya saya pikir bukanlah cuma
sekedar nama benda tapi juga meliputi semua informasi tentang benda tersebut yang
membedakan benda itu dengan benda lainnya. Jadi mungkin Nabi Adam,as, dianugerahi
kemampuan otak yang luar biasa (dimana beliau bisa menggunakan seluruh kemampuan
otaknya) sehingga semua ‘informasi’ yaitu kandungan kuantitas & kualitas molekul, sifat
reaksi ikatan antar atom, dll dari semua benda dialam semesta bisa diketahui sampai
ketingkat atom-atomnya.

Jadi wajar kalau mereka mungkin sakti2, bisa terbang, bisa teleportasi (mungkin Nabi
Adam,as dan isteri beliau Siti Hawa,as ‘turun ke bumi’ dari ‘surga’ dengan cara
teleportasi / perpindahan materi dengan mendematerialisasikan tubuh, ingat ‘surga /
jannah (jannah artinya suatu taman)’ disini bukanlah surga abadi yang akan di berikan
untuk orang-orang beriman sesudah hari kiamat, mungkin ini ada disuatu tempat dialam
semesta, karena surga yang asli telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, penduduknya tidak
akan dikeluarkan, didalamnya tidak ada perkataan / pebuatan yang menimbulkan dosa).

Bahkan mungkin tulisan dan bahasa tidak digunakan oleh Nabi Adam,as, keluarga dan
keturunan pertamanya karena mereka bisa langsung berkomunikasi dengan gelombang
otak (pikiran) dari otak ke otak, salah satu buktinya ada di Kitab Perjanjian Lama
(Taurat), disana dijelaskan bahwa manusia generasi pertama, mereka tidak mengenal
bahasa dan tulisan karena berkomunikasi langsung dengan pikiran. Jadi mungkin mereka
berkomunikasi cuma dengan saling pandang saja dan tanpa ada batasan jarak, dengan
tanpa bicara sepatah katapun tapi masing-masing bisa memahami ide-ide komunikasi
pikiran mereka. Menurut riwayat, manusia pertama yang mula-mula pandai menulis dan
membaca adalah Nabi Idris,as, yaitu beberapa generasi keturunan setelah Nabi Adam,as.
Dan wajar juga jika umur mereka bisa sampai ribuan tahun, Nabi Nuh diriwayatkan umur
beliau sampai 950 tahun dan tubuh merekapun bisa sampai lebih dari 30 meter tinggi dan
lebar 3,5 meter (di dekat Istana Pothala Tibet menurut satu buku, ada sepasang mayat
‘leluhur’ yang mempunyai ukuran tubuh lebih dari 4 meter dan berwajah mirip alien).

Logikanya kondisi dan cuaca alam dizaman Nabi Adam,as jelas berbeda dengan zaman
sekarang, seperti suhu bumi masih sangat ekstrim, banyak dinosaurus / binatang buas
raksasa yang berbahaya, sehingga kalau manusia tidak mempunyai tubuh yang sakti saya
pikir sulit untuk bertahan hidup di masa itu dimana alat-alat modern sekarang belum ada.
Mungkin inilah salah satu modal manusia pertama Nabi Adam, as yang ditugaskan
menjadi seorang Khalifah dimuka bumi.

Junk DNA

Dan ada satu hal yang menarik yang bisa jadi bukti bahwa tubuh manusia sekarang
berbeda dengan tubuh manusia generasi awal adalah dengan ditemukan bahwa tubuh
manusia sekarang sebagian besar (sekitar 97%) DNAnya ternyata tidak memiliki kode
informasi (non-coding DNA) dan hanya sebagian kecil (3%) yang punya !

Tubuh kita disusun dengan mempunyai panduan desain (blue print) yang tersimpan
dalam kromosom sel kita dalam bentuk rantai double helix Deoxyribo Nucleic Acids
(DNA). Tubuh mempunyai sekitar 3-4 juta genes dan setiap inti sel punya sekitar
100.000 gen. Genes ini yang bertanggungjawab atas semua aturan karakter tubuh
(termasuk warna kulit-rambut-mata kita, tinggi-berat tubuh, sifat, dll ), penyusunan dan
pengaturan fungsi organ tubuh, dan struktur genes, yang merupakan bagian paling
sederhana dari system tubuh, dll.

Tapi pengetahuan tentang bagian system paling penting, pengaturan genes sendiri masih
belum lengkap diketahui manusia sekarang. Kode bahasa genetic genes ini hanya
diketahui orang sebagian kecil saja. Sampai sekarang, hanya sekitar 3% dari DNA yang
diketahui fungsinya, sisanya 97% dari seluruh DNA tubuh manusia dianggap tidak
mempunyai kode informasi (non-coding DNA), karena itu disebut "junk (sampah) DNA".
Tapi scientists sekarang pada umumnya percaya bahwa DNA ‘sampah’ ini musti
menyimpan sesuatu kode informasi. Tapi kode dan fungsinya belum diketahui
sepenuhnya.

Ada 2 teori yang mencoba menjelaskan tentang kenapa tubuh terdiri dari sebagian besar
non-coding DNA. Satu theory bilang bahwa non-coding DNA adalah "sampah" karena
terdiri dari sequences (urutan) yang diproduksi secara acak sehingga kehilangan
kemampuan meng’kode’kan atau genes hanya menduplikasi sebagian sehingga tidak
mempunyai fungsinya.Theory kedua bilang bahwa non-coding DNA ini ‘egois’, karena
DNA ini lebih suka mereplikasi lebih banyak dengan efisien dari yang coding DNA,
walaupun ini tidak menghasilkan keuntungan selektif (yang sebenarnya cuma bersifat
merusak karena tidak ada gunanya seperti benalu).

Tapi teori-teori ini sendiri punya banyak persoalan, sehingga tidak diacuhkan bahkan
oleh yang membuat teori ini sendiri. Pertanyaan yang utama yang melawan teori "DNA
sampah" dan "DNA egois" ini adalah "kenapa Tuhan yang Maha Sempurna menciptakan
tubuh manusia terdiri dari sebagian besar DNA yang ‘cacat / rusak’, tidak mempunyai
informasi (non-coding) sehingga tidak ada gunanya ?"

Anggapan bahwa sebagian besar dari DNA kita adalah ‘sampah’, telah mengabaikan
fakta bahwa satu hal kunci organisme biologis adalah berupaya mengeluarkan energy
yang seoptimal / seefisien mungkin. Untuk membawa sejumlah luar biasa banyaknya
molekul (DNA) yang ‘tidak diperlukan’ jelas tidak efisien. Jadi tidak mungkin tubuh
terdiri dari 97% DNA yang tidak ada fungsinya.

Bukti baru kini banyak mengindikasikan ada banyak fungsi-fungsi DNA ‘junk’ ini,
termasuk panduan aturan gen yang bervariasi. Ini berarti bahwa yang dikatakan non-
coding DNA ini ternyata mempengaruhi sifat genes, the "coding DNA", dengan cara-cara
yang penting. Walau masih belum diketahui banyak tentang hubungan antara non-coding
DNA dan genes DNA.

Penelitian terbaru oleh seorang ilmuwan muslim, Dr. Ahmad Khan, menemukan bahwa
DNA yang disebut ‘junk’ ini ternyata bisa jadi merupakan rangkaian ayat-ayat Al Qur’an
(di Al-Qur’an, Allah SWT telah menjelaskan ayat-ayat Allah selain ada dialam semesta
juga ada dalam diri manusia). Kode-kode genetika rantai kodon di kromosom manusia
yaitu: T, C, G, A masing-masing kode nucleotida akan membentuk huruf arab jika
dirangkai dan membentuk ayat-ayat Al-Qur’an. Dan kini ia telah menemukan 1/10 dari
Al-Qur’an di DNA manusia.

Jika kita bisa mengaktifkan non-coding DNA tubuh kita ini yang menyusun 97% DNA
kita, kita mungkin bisa membuka pesan-pesan kode yang tersembunyi dan jika kita bisa
memfungsikannya mungkin kita bisa memperoleh keuntungan yang sangat banyak.

Lalu pertanyaannya kenapa manusia sekarang tidak lagi mewarisi kemampuan tubuh
yang hebat ini, dari leluhur kita Nabi Adam AS padahal kita semua adalah keturunan
beliau ? jawabannya karena sifat manusia yang MALAS. Sifat manusia selalu ingin yang
enak, mudah dilakukan, yang instan, dll, ini menyebabkan tubuh manusia bermutasi
secara perlahan selama jutaan tahun menjadi berkurang kemampuannya, karena tubuh
manusia cenderung jika tidak dipergunakan akan selalu menurun kemampuannya.

Contoh sederhananya adalah kalau kita malas berolahraga badan jadi lemas, lemah, dan
gampang sakit jika dibandingkan kita sering olahraga. Contoh lain adalah warna kulit
yang tadinya sama akhirnya bermutasi dalam jutaan tahun jadi berbeda-beda, ras
Caucasian dan Mongoloid warna kulitnya putih cerah karena hidup didaerah 4 musim
sehingga jarang terkena sinar matahari, jika dibanding ras Negroid dan ras Polynesia
yang berkulit hitam dan gelap karena lebih banyak terkena sinar matahari. Dan karena ini
berlangsung selama ribuan / jutaan tahun sehingga otak manusia dan DNA-nya yang aktif
100% kini tinggal jadi sekitar 2,5 -3% saja, sehingga energy tubuh yang bisa digunakan
awalnya hampir 100% kini juga tinggal 2,5% juga.

Tapi terkadang setiap orang dalam keadaan terdesak bisa memakai energy tubuhnya lebih
besar dari normal, seperti orang bisa lari sangat cepat ketika dikejar-kejar anjing, seorang
ibu bisa mengangkat mobil untuk menolong anaknya yang kecelakaan. Atau dalam
keadaan otak tertentu seperti tidur berjalan, trance, atau melepas sukma, sehingga orang
bisa berjalan diatas air, melompati tembok setinggi 2 meter, dll.

Juga rahasia kenapa orang yang sering berkonsentrasi / fokus pikirannya bisa sakti
(seperti wali, pendeta, pertapa, fakir, yogi, dll) atau misalnya Siddharta "Budha" Gautama
yang bertapa di hutan dibawah pohon bodhi selama 6-7 tahun dan akhirnya mendapat
"pencerahan" dan menjadi sakti.

Hal ini disebabkan karena dalam keadaan-keadaan tertentu diatas, otak bisa langsung
mengirim sinyal perintah neurotransmitter ke ATP untuk menghasilkan energy dan otak
bisa mengakses ke energy tubuh mereka dengan jalan pintas (shortcut) yang cepat tanpa
proses reaksi kimia tubuh normal yang lebih lama dan lebih rumit (yang salah-satunya
melibatkan O2 atau reaksi-reaksi kimia yang panjang).

Tapi memang keadaan diatas cuma berlangsung sebentar / sementara saja (tidak
permanen) karena otak tak bisa mempertahankan hubungan dengan energy tubuhnya
lebih lama lagi. Dan karena orang yang sering berkonsentrasi / fokus pikirannya sudah
lama terbiasa demikian sehingga otak mereka telah membuat ‘saluran’ hubungan
langsung yang lebih bagus dengan energy tubuhnya dan lebih permanen daripada orang
pada umumnya, sehingga keadaannyapun permanen dan bisa dilakukan kapan saja
mereka mau. Tapi jangan disangka hal ini gampang dilakukan karena mungkin perlu
latihan bertahun2 atau bahkan puluhan tahun untuk menjadi seperti itu.

Pertanyaannya sekarang apakah kita bisa mengakses energy ditubuh secara langsung
dengan cepat ? jawabannya BISA, tapi membutuhkan keadaan otak khusus tertentu
sehingga bisa mengakses energy ditubuh secara langsung dengan cepat dan ini terasanya
bahwa kita hanya akan MERASAKAN BAGIAN DALAM TUBUH SAJA (seperti urat,
otot, pembuluh darah, tulang, dll) saja, sedang tubuh bagian luar (seperti kulit, daging
bagian luar) tidak terasa sama sekali, dan ini cukup sulit dilakukan karena selain
membutuhkan keadaan otak khusus tertentu juga membutuhkan konsentrasi yang bagus
untuk mempertahankannya lebih lama.

SIFAT ENERGY TUBUH

Energy tubuh berasal dari proses kimia tubuh, dan karena sifatnya yang berbentuk energy
sehingga bisa diubah-ubah sifatnya, energy tubuh bisa berupa energy panas yang terasa
seperti hawa panas / dingin, bisa juga bersifat seperti listrik.

Dilihat dari sifatnya, energy tubuh ini bersifat 2 jenis yaitu panas dan dingin, dan kedua
energy ini sama-sama dibutuhkan oleh tubuh manusia, karena jika salah-satunya tidak
ada / kurang maka tubuh akan kehilangan keseimbangan metabolismenya, karena
masing-masing mengimbangi dan saling melengkapi satu sama lainnya. Tubuh
mempunyai dua mekanisme metabolisme yang walau berlawanan saling melengkapi,
yaitu ada sistem tubuh yang meng’aktif’kan (misal seperti hormon adrenalin yang
membuat tubuh siap sedia / waspada) dan ada juga sistem yang meng’pasif’kan (misal
seperti hormon endorphin yang membuat tubuh ngantuk / relaks). Karena jika hanya ada
satu sistem akan berbahaya bagi tubuh (tubuh akan lelah karena bekerja terus)

Dan semua hal yang dialam semesta ini juga selalu terdiri / terbagi dari 2 hal yang saling
berbeda / berlawanan tapi saling melengkapi dan saling membutuhkan, seperti ada laki-
laki–perempuan, baik-buruk, sehat-sakit, dll.

Energy tubuh PANAS

Energy tubuh panas ini bila sudah bangkit / terbuat akan terasa seperti hawa (gas) panas
yang memancar dan mengalir di dalam tubuh. Mirip dengan uap / hawa hangat yang
terpancar keluar dari air mendidih.

Tubuh lebih banyak memfungsikan hawa panas ini menjadi ‘bahan bakar’ sel untuk
bermetabolisme dan menjaga tubuh agar tetap hangat. Termasuk produksi hormon, dan
enzim yang bersifat ‘aktif" seperti hormon adrenalin (yang membuat tubuh waspada, dan
aktif), atau hormon seks (sehingga terkadang orang suka mendinginkan tubuh / ‘mandi
air dingin’ untuk meredakan nafsu seksnya).

Energy panas bisa diproduksi dengan cara pengejangan tubuh sewaktu mengeluarkan
napas, hal ini mungkin berkaitan dengan sifat energynya yang ‘aktif’ sehingga ketika
tubuh dikejangkan waktu mengeluarkan napas, tubuh memproduksi energy panas.

Energy tubuh DINGIN

Energy tubuh dingin ini bila sudah bangkit / terbuat akan terasa seperti hawa (gas) dingin
yang memancar dan mengalir di dalam tubuh. Mirip dengan uap / hawa dingin yang
terpancar keluar dalam lemari pendingin. Sekalipun tidak biasa terasa dalam keadaan
normal, hawa dingin ini juga suka timbul bersama-sama dengan hawa panas ketika tubuh
berusaha membunuh virus yang masuk dengan cara membuat suhu tubuh berubah-ubah
(demam), karena virus tidak akan bisa hidup jika suhu tubuh berubah-ubah.

Energy dingin ini mempunyai sifat ‘pasif / yin’, sehingga berbeda dengan hawa panas
yang bersifat ‘aktif / yang’, sehingga tubuh lebih menggunakan energy dingin ini untuk
metabolisme sel dan produksi hormon / enzim yang bersifat ‘pasif’ seperti hormon
noradrenalin yang membuat tubuh relaks, istirahat, dll.

Energy dingin yang berlebihan ditubuh bisa mengakibatkan metabolisme tubuh


‘melambat’, produksi hormone dan protein yang berkurang, dan hal ini menyebabkan kita
bisa tidak punya nafsu selera atau impoten. Oleh karena itu energy dingin harus dimbangi
dengan energy panas dalam kadar yang seimbang dalam tubuh.

Berbeda dengan energy panas, energy dingin bisa diproduksi dengan cara pengejangan
tubuh sewaktu menahan napas, hal ini mungkin berkaitan dengan sifat energynya yang
‘pasif’ sehingga ketika tubuh dikejangkan waktu menahan napas, tubuh memproduksi
energy dingin.

BANGKITNYA CADANGAN ENERGY TUBUH

Tanda dari cadangan energy tubuh (tenaga dalam) sudah bangkit / telah diproduksi adalah
dengan terasanya semacam hawa yang memancar didalam tubuh, dan ada 2 jenis energy
yang timbul tergantung dari pola latihan yang dilatih, bisa energy panas atau energy
dingin.

Pertama kali yang paling awal terasa setelah berlatih biasanya badan menjadi hangat
keringatan, dan capek, pegal, dan bosan tentunya. Setelah beberapa waktu kita berlatih,
badan akan terasa semakin panas, dan berbeda dari sebelumnya yaitu mulai terasa ada
semacam hawa panas (atau hawa dingin tergantung dari cara latihannya atau metabolisme
tubuh orangnya) yang muncul di tubuh.

Biasanya yang paling sering terasa pertama kali ada di perut bagian bawah atau dari
uluhati, mungkin ini sebabnya banyak orang menyangka sumber TD itu dari bawah perut
(tantien / solar plexus) / uluhati, padahal bukan, tapi yang benar dari seluruh bagian sel
tubuh manusia. Awalnya, hawa panas / dingin itu suka muncul atau hilang, tergantung
dari konsentrasi kita, karena hawanya masih kecil. Lalu semakin lama kita berlatih
semakin kuat hawa panas itu, dan juga hawa panas ini tidak mengalir jauh / statis.

Hal penting dalam latihan TD, yaitu kita harus konsentrasi yang kuat-kuat untuk
merasakan energy kita walau sekecil apapun itu (kalau tidak terasa apa-apa, bayangkan
saja dengan konsentrasi, bahwa hawa panas (atau dingin) itu mengalir seperti aliran
listrik didalam tubuh, nanti lama-lama hawa panas akan mulai terasa.

Jangan terlalu mementingkan kejangnya, pengejangan hanya untuk membantu saja


supaya energy bisa bangkit lebih cepat. Dan salah satu yang penting adalah kalau latihan
TD, usahakan waktu menahan napasnya selama mungkin, supaya hawa panasnya bisa
bangkit.

Jadi yang penting untuk yang baru belajar tenaga dalam ialah rasakan dulu hawa
panasnya, jangan memikirkan yang lain, karena terkadang saya suka mendengar para
pelatih mengajarkan kemurid pradasar, ucapan seperti: "putar hawa panasnya diuluhati",
"salurin saja TD ke pasien", dll, hal ini tidak salah cuma musti dipikirkan juga apakah
murid-murid pradasar itu sudah merasakan hawa panasnya atau belum ? kalau belum, apa
yang mau diputar atau disalurin ? karena memutar dan menyalurkan hawa panas bagi
yang baru berlatih itu sangat susah !

PENYALURAN / MENGGERAKAN ENERGY

Kenapa saya membedakan pembangkitan dan penyaluran ? karena setiap energy tubuh
(hawa panas / dingin) yang telah terbuat, sifatnya cenderung stabil disel-sel tubuh tempat
ia dibuat, sehingga energy itu harus di digerakkan / dialirkan ke bagian tubuh lainnya.
Sehingga setelah bangkit, kini coba gerakkan hawa itu ketempat lain ditubuh

Biasanya yang paling banyak bangkit awalnya ialah pada daerah badan yaitu dada dan
perut, karena metabolisme tubuh lebih banyak disana. Coba gerakkan hawa ini ke seluruh
tubuh terutama anggota2 tubuh seperti kepala, tangan dan kaki.

Hal ini sangat penting supaya energy ini bisa semakin kuat dan bisa dipergunakan untuk
hal-hal yang diperlukan seperti memecahkan benda2 keras atau untuk menyalurkan
energy ke orang lain untuk pengobatan.

Menggerakan energy tubuh ini membutuhkan konsentrasi pikiran yang bagus, terutama
ketika energy yang dimiliki masih kecil, kalau sudah besar energynya sih tidak terlalu
perlu konsentrasi yang penuh.Dalam hal penyaluran / menggerakan energy ada 4 hal
yang penting dilakukan adalah:

1. Menembus / membuka bagian dalam tubuh

2. Mempercepat dan memperbesar arus energy

3. Memusatkan energy ke satu bagian tubuh

4. Mengeluarkan energy keluar tubuh

MENEMBUS / MEMBUKA BAGIAN DALAM TUBUH

Untuk menggerakkan energy ke bagian tubuh yang lain, terlebih dahulu kita harus
MENEMBUS bagian dalam tubuh kita, yaitu setiap aliran pembuluh darah, otot, urat dan
tulang maupun kulit dalam tubuh kita yang masih TERTUTUP.
Semua bagian dalam tubuh ini harus kita tembus supaya energy kita bisa mengalir /
bergerak ketempat yang lain. Ibaratnya seperti kita mau masuk dengan kendaraan
kehutan belantara dimana kita harus lebih dahulu memotong pohon-pohon, semak-semak
dan rintangan lainnya, agar kendaraan bisa masuk menembus kedalam hutan.

Begitupula bagian dalam tubuh manusia harus ‘ditembus / dibuka’ oleh energy dulu
supaya energy bisa mengalir / bergerak didalam tubuh. Jadi kalau dikalangan persilatan
dikenal istilah "dibuka jalur tenaga dalamnya" sebetulnya membuka bagian dalam tubuh
manusia (yaitu setiap aliran pembuluh darah, otot, urat dan tulang maupun kulit dalam
tubuh) ini cukup sulit dilakukan karena membutuhkan energy yang besar untuk membuka
jalur-jalur energy di tubuh manusia dan ini sama saja dengan memberi energy TD kepada
orang yang dibuka.

Jadi bukan "dibuka" diseperti istilah banyak perguruan silat yang sebenarnya cuma
sekedar memperkuat tenaga metafisik saja, bukan membuka jalur-jalur energy tubuh
(tenaga dalam) di tubuh seseorang dengan energy tubuh (TD).

Sedangkan orang yang mempunyai energy tubuh (TD) yang cukup besar untuk membuka
jalur2 energy ini dizaman sekarang sangatlah jarang, karena berlatih tenaga dalam itu
lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lama jika dibanding dengan berlatih tenaga
metafisik. Kenapa setiap pembuluh darah, urat, otot, masih ‘tertutup’ bagi energy tubuh
sehingga kita harus menembusnya ? ini karena setiap proses pergerakan energy tubuh
dikontrol dan diperintahkan otak dengan cara otak mengirim sinyal elektrokimia
neurotransmitter lewat jaringan syaraf ditubuh ke energy tubuh untuk bergerak.

Dan sinyal otak ini belum bisa menjangkau atau sampai kesemua bagian tubuh yang
dikehendaki, karena membutuhkan reaksi metabolisme tubuh yang mendukung dan ini
yang menyebabkan jalur-jalur yang akan dilalui energy masih tertutup / masih susah
ditembus. Dan semua bagian dalam tubuh yang dilalui energy ini baru ‘terbuka’ dan bisa
dilalui energy setelah energy ini sendiri telah menembusnya / dilalui energy tubuh ini.

Ibaratnya seperti siaran TV jika pancaran siaran TV tidak sampai ke daerah TV kita
berada, tentu TV kita tidak akan bisa menerima sinyal sehingga tidak akan ada gambar
dan suaranya di TV. Oleh karena itulah FOKUS / KONSENTRASI PIKIRAN sangat
PENTING dalam berlatih tenaga dalam, tanpa konsentrasi pikiran yang bagus, akan sulit
bagi kita untuk menggerakkan energy ditubuh kita.

Proses menembus bagian dalam tubuh ini sendiri cukup sulit terutama kalau energy yang
dipunyai masih kecil, dan bahkan untuk menggerakkan energy sejauh 1 cm saja bisa
butuh beberapa hari, inipun kalau kita konsentrasi. Sekali energy kita bisa menembus
bagian dalam tubuh, maka untuk selanjutnya energy akan lebih mudah bergerak /
mengalir pada waktu yang lain. Ini disebabkan karena tubuh sudah ‘MENGINGAT’
sudah di tembus sehingga sinyal otak bisa lebih mudah sampai keenergy dan
menggerakannya.
Jadi jelas membuka jalur-jalur energy didalam tubuh tidaklah mudah dan dibutuhkan
usaha yang pelan-pelan dan secara bertahap, dan inilah yang menyebabkan jarang orang
mempunyai energy tubuh yang besar karena membutuhkan usaha dan latihan bertahun-
tahun baik untuk membangkitkan dan menggerakkan energy tubuh ini.

Lalu apakah tubuh manusia mempunyai jalur-jalur energy khusus seperti yang dikenal di
ilmu accupuncture cina, yaitu garis-garis energy tubuh (meridian) ? sebenarnya tubuh
sendiri tidak mempunyai jalur energy khusus seperti itu, karena energy tubuh bisa
mengalir diseluruh bagian tubuh, dalam setiap aliran pembuluh darah, syaraf, urat, otot,
tulang , daging ataupun kulit.

Setelah kita terbiasa menyalurkan energy tubuh, biasanya hawa panas yang timbul
terkadang mulai "jalan-jalan" sendiri di tubuh, tanpa terkontrol, sehingga kadang-kadang
badan / anggota badan (tangan/kaki) suka bergetar pelan dengan sendirinya.

MEMPERCEPAT & MEMPERBESAR ARUS ENERGY

Setelah energy tubuh (hawa panas / dingin) telah menjadi besar dan telah menembus
bagian dalam tubuh, maka nanti ketika digerakkan akan terasa mengalir seperti ARUS
LISTRIK dan sifatnya seperti energy listrik. Karena yang namanya energy tubuh yang
mempunyai ion-ion yang bisa diubah-ubah sifatnya. Biasanya kalau sudah seperti ini kita
akan semakin semangat berlatih, dan mengasyikkan, karena kita benar-benar mulai
merasakan aliran dan hawa panas TD itu sendiri.

Kita mulai dapat menggerakkan hawa panas itu mengalir dengan cepat dan terasanya
seperti aliran listrik yang mengalir di aliran darah tubuh dan bisa tersalur ke bagian badan
yang kita inginkan (dengan semau kita) cuma dengan pikiran kita dan mengalirnya lebih
jauh misal dari uluhati ke ujung jari tangan terus ke jari kaki terus ke kepala, dst.

Tentunya hal ini hanya bisa kalau ada 2 faktor yaitu, energy tubuh kita sudah lumayan
besar (sehingga mudah untuk digerakkan), dan kita mempunyai konsentrasi yang cukup
kuat untuk merasakan dan menggerakkan hawa panas itu.

Setelah tahap ini kita bisa menggunakan energy tubuh kita dengan tanpa banyak gerakan
lagi (atau bahkan diam saja), tanpa pengaturan napas tertentu lagi (napas normal) dan
tanpa pengejangan, karena latihan kita sudah FULL MIND CONTROL
(PENGENDALIAN PIKIRAN), yaitu digerakkan dengan fokus pikiran karena energy
tubuh kita sudah besar sehingga mudah dibangkitkan atau digerakkan dengan pikiran.
Malah terkadang kalau pakai pengaturan napas atau dengan bergerak, suka kagok (jadi
gak konsentrasi), tapi jelas hal ini hanya bisa dan boleh dilakukan oleh yang sudah
mempunyai energy tubuh yang besar.

Jadi jangan heran kalau orang-orang yang sakti dan besar tenaga dalamnya, mereka
berlatih tenaga dalam dengan cuma pengendalian fokus / konsentrasi pikiran saja dalam
membangkitkan dan mengerakan energy tubuhnya.
Jadi kalau kita berlatih jangan cepat bosen, karena kalau kita sudah mencapai tahapan ini,
maka kita akan semakin enjoy dan semakin enak latihannya, karena pada tahapan ini kita
sudah mulai bisa mengendalikan energy seperti kalau kita lihat di film-film silat. Jadi
kalau kita suka lihat di film silat si pendekar-nya kalau mengerahkan energy suka
digambarkan aliran energy tubuhnya seperti aliran listrik / hawa panas yang menjalar di
sekujur tubuhnya memang dikehidupan nyata benar-benar seperti itu.

MEMUSATKAN ENERGY KE SATU BAGIAN TUBUH

Hal lain yang sangat penting dan sangat sulit dilakukan dalam berlatih ialah memusatkan
seluruh cadangan energy tubuh hanya disatu bagian tubuh saja dan ini membutuhkan
konsentrasi pikiran yang sangat bagus.

Tujuannya supaya energy yang dimiliki bisa lebih besar daya kekuatannya dari jika tidak
difokuskan. Karena setiap hal yang difokuskan akan menghasilkan daya yang lebih besar
dari jika tidak fokus, misalnya saja, cahaya (yang relatif tidak berbahaya) jika difokuskan
akan menjadi sinar laser yang bisa memotong besi.

Begitupula energy tubuh jika difokuskan akan menghasilkan daya kekuatan yang lebih
besar sehingga untuk menghancurkan benda keraspun akan jauh lebih mudah. Karena
ketika menghancurkan benda2 keras, yang menghancurkan itu adalah ENERGY yang
terdapat dalam tubuh, bukan tubuhnya (bukan otot, tulang ataupun daging tubuhnya) tapi
energy yang terkandung di tubuh (ditangan kalau memukul, dikaki kalau menendang,
dll).

Ingat ! kita disini sedang melatih ENERGY tubuh (bukan tubuhnya, bukan otot, bukan
tulang, bukan kulit, dll), tapi ENERGY ! Shalat pun sebetulnya kalau kita betul-betul
fokus fikirannya dan dilakukan dengan sikap yang dicontohkan Rasul SAW, maka
otomatis energy tubuh kita akan terlatih. Pada tahap ini indera ke-6 dan kepekaan kita
akan meningkat cepat sekali terkadang kita bisa merasakan energy orang lain dengan
otomatis dari jarak jauh seperti ketika bertemu dengan kita.

MENGELUARKAN ENERGY KELUAR TUBUH

Untuk mengeluarkan energy tubuh keluar dari tubuh membutuhkan energy yang besar
dan setiap bagian dalam tubuh sendiri harus sudah tertembus setiap jalur-jalurnya sampai
kekulit sehingga energy bisa keluar dengan lancar dan ini tidaklah mudah.

Untuk mengetahui apakah kita sudah bisa menyalurkan energy keorang lain salah satunya
adalah dengan mengeluarkan hawa panas (atau kalau kita berlatih TD dingin maka yang
keluar akan sebaliknya yaitu hawa ingin) keluar telapak tangan, yang nantinya di kulit
orang yang disalurin energy akan terasa hangat dan semakin hangat kulitnya berarti
energy kita sudah tersalur keorang tersebut.
Jadi kalau mau nyalurin TD keorang lain itu jauh lebih sulit, kecuali kalau TD yang
dipunyai sudah besar kekuatannya yaitu sudah terasa seperti aliran arus listrik, kalo masih
kecil jangan harap bisa salurin TD ke orang lain (walaupun ada ilmu TM penyedot TD).

Kalau kita salurkan energy keluar tubuh misal tangan maka dari telapak tangan akan
terasa ada hawa panas yang terpancar keluar, jadi kalau akang-akang suka lihat film
Dragon Ball, lihat Son Goku mengerahkan jurus Kame Hame-nya, suka terlihat semacam
bola energy keluar dari telapak tangannya, atau ditembakkan seperti laser itu memang
ada seperti itu di kehidupan nyata kalau kita mempunyai energy tubuh yang sangat besar,
tapi yah orang yang punya TD sebesar ini sangat jarang sekali (SAYA BELUM BISA
seperti itu, masih jauhlah, TD saya masih kecil sekali !)

Biasanya kalau sudah berlatih berjam-jam, badan akan terasa seperti "berenang di kolam
energy" karena badan itu dipenuhi aliran energy yang mengalir terus-menerus seperti
aliran listrik dan badan seperti terendam hawa panas yang mengalir kesana kemari dalam
tubuh, jadi kalau untuk tarung kita akan kuat digebukin belasan orang dan kecepatan
gerak kita akan semakin cepat. Kadang-kadang seperti merasa jadi "Super Saiyan" di film
Dragon Ball itu, karena dari badan suka terasa hawa hangat yang terpancar keluar tubuh
kita (walau masih lemah sekali).

Bila sudah besar energy tubuhnya, kita bisa memanaskan air dengan hawa panas TD kita
tanpa menyentuh air itu, dan bahkan saya pernah baca dimajalah, demontrasi seorang
biksu shaolin baru2 ini di biara shaolin, ia waktu itu dites seorang wartawan barat untuk
unjuk kemampuan TD, lalu si biksu mengarahkan telapak tangannya ke lengan atas si
wartawan tanpa menyentuh (dari jarak1-3 cm) lalu telapak tangan sibiksu digerakkan
kebawah, lalu siwartawan merasakan dari telapak tangan sibiksu keluar hawa panas yang
membuat darah siwartawan tersedot kebawah seakan2 tumpah ketelapak tangannya. Tapi
SAYA BELUM BISA seperti itu, TD saya masih kecil sekali.

PENYIMPANAN & PENGENDAPAN ENERGY

Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ialah energy tubuh setelah terbentuk dari
reaksi kimia ATP mempunyai kecenderungan untuk "mengendap" lagi atau tersimpan
disel dalam bentuk ATP lagi. Ketika sel telah kelebihan energy, kelebihan energy ini
akan disimpan lagi dalam sel dengan mereaksikan ADP dan phosphate dengan
membentuk kembali ATP (prosesnya dibalik).

Energy potensial hasil dari penyimpanan ini akan aktif lagi terurai jadi energy yang siap
digunakan ketika otak kita (dengan pikiran) mulai menggunakannya lagi, ATP ini akan
diuraikan lagi menjadi energy. Jadi sekalipun kita selama beberapa waktu tidak latihan
tenaga dalam, energy yang kita punya TIDAK AKAN HILANG, tapi tersimpan lagi
menjadi ATP.Kenapa hal ini terjadi ? karena tubuh manusia sangat canggih, ketika tubuh
kelebihan energy dan kelebihan energy ini tidak digunakan oleh tubuh maka kelebihan
energy ini akan secara otomatis disimpan lagi di sel.
Karena itulah biasanya orang yang berlatih tenaga dalam lalu kemudian tidak berlatih /
menggunakan energy tubuhnya selama beberapa waktu, kelebihan energynya akan
‘mengendap / tersimpan’ dalam sel dalam bentuk ATP lagi, dan ia perlu waktu untuk
membangkitkan energynya lagi. Karena itu kalau kita melatih energy tubuh harus rutin
tanpa ada jeda waktu yang lama supaya energynya tidak menjadi ‘mengendap’.

Lalu apakah setelah kita latihan, energy perlu dikumpulkan di suatu bagian tubuh misal
perut ? sebetulnya tanpa disimpan di bagian tubuh tertentupun, energy ini secara otomatis
akan tersimpan sendiri disel, tapi untuk memudahkan pemusatan energy, kita lebih baik
mengumpulkan energy kita setelah latihan.

REGENERASI ENERGY

Dan salah-satu hal yang menarik dari system energy tubuh kita adalah tubuh mempunyai
kemampuan untuk me’regenerasi’ (memproduksi ulang) energy. Ketika tubuh
kekurangan energy, seperti ketika kita mengeluarkan energy keluar tubuh atau
memberikan energy kita keorang lain (misalnya mengobati) atau disalurkan kebenda,
tubuh yang berkurang energy sebesar energy yang di keluarkan akan secara otomatis
akan memproduksi energy lagi untuk mengisi kekurangan energynya.

Contohnya ketika kita kelelahan dan kekurangan energy setelah berolahraga, biasanya
setelah istirahat sebentar, tubuh kita akan me’recharge’ / memproduksi energy lagi secara
otomatis, sehingga kita akan merasa kuat dan segar bugar lagi.

Hal ini disebabkan karena tubuh secara otomatis akan ‘MENGINGAT’ ATP-ATP yang
telah terurai menjadi energy dengan memproduksi PROTEIN dan ENZIM KHUSUS
yang akan mengingat sifat dan kuantitas ATP-ATP yang telah terurai jadi energy,
sehingga ketika ATP-ATP ini diuraikan jadi energy lagi, prosesnya akan jauh lebih
CEPAT dari ATP yang sama sekali belum pernah terurai sebelumnya.

Jadi kita tidak perlu latihan dari awal lagi, cukup latihan sebentar (atau bahkan diam
saja), sehingga ketika energy dilatih lagi, tubuh dengan cepat akan memproduksi
(meregenerasi lagi) energy sebesar energy yang telah dimiliki sebelumnya. Jadi jangan
khawatir energy tubuh kita habis kalau kita memberi energy tubuh ke orang untuk
pengobatan atau sehabis memenghancurkan benda keras.

PERBEDAAN TENAGA DALAM DAN TENAGA METAFISIK

Perbedaan tenaga dalam & tenaga metafisik yang utama yaitu:

1. Kalo tenaga dalam (energy tubuh) itu jelas terasanya didalam tubuh (terasa mengalir
dan memancar dialiran darah, syaraf, pembuluh nadi, kulit dan lain-lain), kalo tenaga
metafisik terasanya diluar tubuh (diluar kulit). Terasanya tenaga metafisik (sebenarnya
tenaga metafisik juga merupakan energy tubuh) atau yang dinamakan orang dengan Aura
itu seperti energy yang memancar diluar tubuh seperti atmosfir melindungi tubuh, kalau
kita konsentrasinya sudah bagus bisa merasakan pergerakan molekul-molekulnya. Kalau
TM itu tidak keluar dari dalam tubuh, tapi dari luar tubuh seperti ilmu saepi geni yang
bisa mengeluarkan hawa panas dari tapak tangan yang bisa menghanguskan orang.

2. Tenaga dalam (energy tubuh) itu kalo udah besar bisa langsung kerasa oleh orang lain
(efeknya langsung terasa oleh tubuh), dan bisa dicoba dengan alat ohmmeter jadi jelas
sekali ada efeknya (bisa kelihatan efeknya) seperti mukul orang ada angin pukulan yang
kencangnya (TM ngga ada angin pukulan).

Catatan

Kesimpulannya, kita harus selalu menambah ilmu pengetahuan kita sebanyak mungkin,
semakin kita tahu akan sesuatu maka kita akan bisa membuat hidup kita lebih baik dan
lebih mudah lagi. Begitu juga dengan pengetahuan kita akan energy tubuh manusia ini,
semakin kita mengetahui tentang energy tubuh kita, kita akan semakin bisa meningkatkan
seluruh kemampuan tubuh dan energy tubuh kita dengan lebih baik lagi.

Jadi kunci pembuka kesaktian itu adalah SCIENCE (ilmu pengetahuan) bukan cara-cara
yang nggak nyambung yang dilakukan dengan yang diinginkannya (seperti puasa, wirid
beribu-ribu ayat, gerak sana gerak sini, dll, sambil dia sendiri nggak mengerti bagaimana
proses detail dari manfaat hal yang dilakukannya).

Inilah yang sering terjadi dimasyarakat, saya juga kalau mau melatih seseorang, saya
hanya mengajarkan apa yang saya tahu betul proses detail dari yang akan saya ajari dan
pernah mengalaminya, jika tidak, saya tidak akan mau mengajari karena takut salah
(kasihan yang diajari).

Jadi kalau mau mengajari tenaga dalam (ataupun kemampuan tubuh lainnya) keorang
lain, yang pertama kali harus diajari adalah SCIENCE, ilmu biologi, kedokteran, fisika,
dll. Dan setelah mengerti betul proses yang mendasarinya, baru ajari latihan tenaga
dalamnya. Kalau nggak begini nantinya kasihan yang diajari, insya Allah, tidak akan
maju-maju dan suka melenceng kearah yang aneh-aneh (misal bertapa, campur jurus ini
itu, dll).

Jelas tulisan saya pasti akan banyak kesalahan, dan kekurangan, karena itu, silahkan
tulisan saya ini dikritik, dikoreksi, dan lain-lain tanpa melibatkan emosi berlebihan,
karena yang bebas dari kesalahan dan kekurangan hanyalah Allah SWT.