Anda di halaman 1dari 17

4.

Buatlah instrument tes bentuk uraian dan pilihan ganda masing-masing 3 dan 10
beserta kisi-kisinya. Sertakan pula penjelasan apakah soal yang saudara buat sudah
dianggap baik? Mengapa? bagaimana dengan cara penskorannya dari kedua jenis tes
tersebut, jelaskan masing-masing! (mata pelajaran yang saudara ampuh).
Jawab :
INSTRUMEN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMA N Palembang


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : XII
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3 Menyetarakan persamaan reaksi 3.3.1 Menjelaskan cara menyetarakan persamaan
redoks kimia reaksi redoks.
3.3.2 Menyetarakan persamaan reaksi redoks
dengan menggunakan metode setengah
reaksi.
3.3.3 Menyetarakan persamaan reaksi redoks
dengan menggunakan metode perubahan
bilangan oksidasi.

B. Tujuan Pembelajaran
 Peserta didik diharapkan dapat menjelaskan cara menyetarakan persamaan kimia reaksi
redoks dengan benar dan tepat dengan metode setengah reaksi dan perubahan bilangan
oksidasi menggunakan model pembelajaran discovery learning.
Indikator soal No Soal Jawaban Skor
1. Menentukan 1 Diberikan reaksi redoks dalam Perubahan
koefisien reaksi suasana basa berikut: bilangan oksidasi 50
yang terjadi pada
redoks dalam
reaksi di atas
suasana basa sebagai berikut:

Tentukan koefisien a, b, c, d, e,
dan f !

Kalikan dengan
faktor pengali yang
sesuai, setelah itu
posisikan di tempat
yang
membutuhkan:

Samakan jumlah
muatan kiri kanan
dengan
menambahkan
angka di depan
OH−

Samakan jumlah O
di kiri - kanan.
Jumlah O kiri ,
jumlah O kanan
sudah sama. Jadi
tidak ada yang
perlu ditambahkan
lagi.

Jadi:
a = 2, b = 3, c = 1,
d = 2, e = 3, dan f
= 2.
2. Menjelaskan 2 Uraikan langkah-langkah Siapkan rangkaian
langkah-langkah melakukan elektrolisis larutan sel elektrolisis
melakukan Na2SO4 menggunakan larutan Na2SO4
elektrolisis indikator universal dan tuliskan 0,1 M
larutan hasil pengamatannya ! Pada mulut tabung
menggunakan U diteteskan 2 tetes 25,5
indikator larutan indikator
universal universal.
Selanjutnya
diberikan arus
listrik pada
elektrode kurang
lebih selama 2
menit. Mengamati
gejala yang terjadi
dan perubahan
warna indikator
pada elektroda (-)
katoda dan
elektroda ( + )
anoda
Hasil pengamatan:
Di anoda terjadi
gelembung gas dan
indikator berubah
menjadi berwarna
merah
Di katoda terjadi
gelembung gas
dan indikator
berubah menjadi
berwarna biru
3. Menuliskan contoh 3 Tuliskan 4 contoh produk Perhiasan dari
produk hasil industri hasil proses elektolisis tembaga dilapisi 25,5
?
elektrolisis emas seperti cincin
dan gelang,
pelapisan besi oleh
krom, pemurnian
aluminium dari
bijih bauxit
Pembuatan logam
natrium
Total 100

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟
Score = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑥 100
Indikator soal No Soal Jawaban Skor
1. Menentukan 1 1. Di antara reaksi-reaksi tersebut di B.2KI(aq) + 10
reaksi bawah ini yang merupakan contoh Cl2(aq)→ I2(s) +
reaksi redoks adalah…. 2KCI(aq)
redoks
A.AgNO3(aq) + NaCl(aq)→ AgCl(s) + Penyelesaianny
NaNO3(aq) a : Reaksi
B.2KI(aq) + Cl2(aq)→ I2(s) + 2KCI(aq)
redoks adalah
C.NH3(aq) + H2O(l)→ NH4+(aq) + OH–
(aq) reaksi yang
D.NaOH(aq) + CH3COOH(aq) mengalami
→ CH3COONa(aq) + H2O(l)
oksidasi
E.Al2O3(s)+2NaOH(aq)→ 2NaAlO2(aq)
+ H2O(aq) (kenaikan
bilangan
oksidasi) dan
reduksi
(penurunan
bilangan
oksidasi)
2. Menentukan 2 2. Reaksi berikut. B. 6, 1, 5 dan 3 10
– – –
koefisien 3Br (g) + a OH (aq) → b BrO3 +c Br
(aq) + d H2O (l)
reaksi
Berapa Harga koefisien a, b, c,d
supaya reaksi di atas setara
adalah ….

A. 2, 2, 5 dan 1
B. 6, 1, 5 dan 3
C. 6, 5, 1 dan 3
D. 5, 6, 3 dan 1
E. 4, 1, 5 dan 2
3. Menentukan 3 Reaksi redoks yang sudah mengalami E. 10
penyetaraan penyetaraan ialah ….
MnO2 (s) +
reaksi redoks
A. I2(s) + S2O3(aq) → 2I– (aq) + SO42- 4H+ (aq) + 2Cl-
(aq) (aq) Mn2+ (aq)
B. Al2O3(s) + C(s) → Al (s) + CO2 (q)
+ 2H2O (l) +
C. AgOH(s) + H+ (aq) → Ag2+(aq) +
H2O (l) Cl2 (g) Setara
– –
D. ClO (aq) + Cl (aq) + H (aq) → bila : 1. Jumlah
+

H2O (l)+ Cl2(q)


muatan kiri =
E. MnO2(s) + 4H+ (aq) + 2Cl– (aq) →
muatan kanan 2.
Mn2+(aq) + 2H2O (l) + Cl2(g)
Jumlah unsur
sebelah kiri =
jumlah unsur
sebelah kanan.
4. Menentukan 4 reaksi yang terjadi pada katode dari B. 2H2O (aq) + 10
reaksi yang elektrolisis larutan Na2SO4 adalah 2e– 2OH- (aq)
….
terjadi pada + H2 (g)
A. Na+ (aq) + e – Na (s)
katoda B. 2H2O (aq) + 2e– 2OH- (aq) +
H2 (g)
C. 2H+ (aq) + 2e– H2 (g)
D. SO42- (aq) + 2e– SO4 (aq)
E. 4OH- (aq) 2H2O (aq) + O2 (g)
+ 4e–
5. Menentukan 5 Pada elektrolisis lelehan NaCl 1 M E. Senyawa 10
hasil proses dihasilkan .... NaOH pada
A. Gas Hidrogen pada anoda
lelehan katoda
B. Gas Klorin pada katoda
elektrolisis C. Senyawa NaOH pada anoda
D. Ion OH – pada anoda
E. Senyawa NaOH pada katoda
6. Menentukan 6 Pada elektrolisis larutan KI 1 M D. 2 I – (aq) 10
elektrolisis dengan elektroda karbon reaksi yang I2 (s) + 2 e
terjadi di kutub anoda adalah ....
larutan dengan
A. 2 H2O (l) 4H+(aq) + O2(g) + 4
elektroda e–
karbon terjadi B. 2 H2O (l) + 2 e – 2 OH – (aq)
+ H2(g)
di kutub anoda
C. K+(aq ) + e –  K (s)
D. 2 I – (aq) I2 (s) + 2 e
E. 2 H+(aq) + 2 e –  H2(g)
7. Menentukan 7 Temanmu melakukan elektrolisis D. endapan Cu 10
larutan larutan CuSO4 0,5 M, dia di katode dan
menggunakan elektroda Pt sebagai
elektrolisis anode Fe larut
katode dan elektrode Fe sebagai
menggunakan anode. Catatan pengamatan
elektoda katoda temanmuyang benar adalah....
A. gas H2 di katode dan anode
dan anoda
Fe larut
B. endapan Cu di katode dan
gas O2 di anode
C. gas H2 di katode dan gas O2
di anode
D. endapan Cu di katode dan
anode Fe larut
E. endapan Fe di katode dan
anode Fe larut

8. mempelajari 8 Sekelompok siswa mempelajari A. NaH (l) 10


data reaksi berbagai data reaksi elektrolisis
berbagai senyawa. Senyawa yang
elektrolisi
menghasilkan gas Hidrogen di
berbagai anodaadalah....
senyawa A. NaH (l)
B. Na2SO4 (aq)
C. NaCl (l)
D. HCl (aq)
E. K2SO4 (aq)
9. Pada pipa U bagian A dan B ditetesi C. pada bagian 10
indilator universal sehingga larutan B terdapat
berwarna hijau. Pada saat gelembung gas
rangkaian sel elektrolisis diberi arus dan larutan
listrik, gejala yang timbul pada berubah jadi
bagian A atau B adalah.... merah kemudian
A. pada bagian A terdapat menjadi tidak
gelembung gas, larutan berubah berwarna
menjadi berwarna merah
B. pada bagian B terdapat
gelembung gas, larutan berubah
men jadi berwarna merah
C. pada bagian B terdapat
gelembung gas dan larutan
berubah jadi merah kemudian
menjadi tidak berwarna
D. pada bagian A tidak terdapat
gelembung gas, larutan berubah
dari hijau menjadi berwarna biru
E. pada bagian B tidak terdapat
gelembung gasdan larutan
berubah jadi merah kemudian
menjadi tidak berwarna

10. Elektrolisis merupakan penguraian E. reduksi 10


suatu zat akibat arus listrik. Diantara berlangsung di
pernyataan berikut yang berlaku
katoda
pada sel elektrolisis adalah....
A. oksidasi terjadi pada katoda
B. anoda bermuatan negatif
C. migrasi kation menuju
elektrode positif
D. elektrode positip dinamakan
katoda
E. reduksi berlangsung di katoda
Total 100

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟
Score = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑥 100
PEDOMAN PENSKORAN:
SKOR
NO ASPEK KRITERIA YANG DINILAI
MAKS
 Presentasi terdiri atas, Judul, Isi Materi
dan Daftar Pustaka
 Presentasi sistematis sesuai materi
4
 Menuliskan rumusan masalah
1 Kelengkapan Materi  Dilengkapi gambar / hal yang menarik
yang sesuai dengan materi
 Hanya 3 kriteria yang terpenuhi 3
 Hanya 2 kriteria yang terpenuhi 2
 Hanya 1 kriteria yang terpenuhi 1
 Materi dibuat dalam bentuk charta /
Power Point
 Tulisan terbaca dengan jelas
4
 Isi materi ringkas dan berbobot
2 Penulisan Materi  Bahasa yang digunakan sesuai dengan
materi
 Hanya 3 kriteria yang terpenuhi 3
 Hanya 2 kriteria yang terpenuhi 2
 Hanya 1 kriteria yang terpenuhi 1
 Percaya diri, antusias dan bahasa yang
lugas
 Seluruh anggota berperan serta aktif
4
 Dapat mengemukanan ide dan
3 Kemampuan presentasi berargumentasi dengan baik
 Manajemen waktu yang baik
 Hanya 3 kriteria yang terpenuhi 3
 Hanya 2 kriteria yang terpenuhi 2
 Hanya 1 kriteria yang terpenuhi 1
SKOR MAKSIMAL 12

Palembang, Maret 2019


Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah

Hanif Yuliana Purbasari S.Pd Bella Safitri


NIP………………… NIM 06101381621036

5. Buatlah Rubrik Penilaian beserta Instrumennya untuk mengukur kompetensi sikap


dengan teknik Penilaian diri, Angket, dan antar peserta didik.(disesuaikan dengan mata
pelajaran kimia).
Jawab :
Contoh Format Kriteria (rubrik) Lembar Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-
hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan
langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang Dinilai Jmlh Predi
No Nama Siswa Nilai
KS JJ TL DS Skor kat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Keterangan :
• KS : Kerja Sama
• JJ : Jujur
• TL : Teliti
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 =
400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai, misalnya 275 : 4 =
68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Indikator penilaian observasi

No. Aspek Indikator


1. Kerjasama 1. Membagi tugas dalam kelompok
2. Menerima pendapat dari anggota kelompok
3. Melakukan koordinasi dengan anggota kelompok dan
kelompok lain
2. Jujur 1. Menyampaikan hasil praktikum atau diskusi sesuai
dengan temuan kelompok (tidak manipulasi data)
2. Mengerjkan LKS dengan kelompoknya (tidak
mencontek kelompok lain)
3. Mengerjakan soal evaluasi (kuis atau UH) secara
individu)
3. Teliti 1. Tidak tergesa-gesa dalam menyelesaikan tugas yang
diberikan guru
2. Berhati-hati dalam melakukan praktikum dan
mengerjakan soal
3. Cermat dalam melakukan praktikum dan mengerjakan
soal
4. Disiplin 1. Tidak meninggalkan kelas selama proses pembelajaran
berlangsung
2. Hadir tepat waktu
3. Mengikuti pembelajaran dengan tertib

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka
peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun
agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu
tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian
menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format
penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu.

Berikut Contoh format penilaian :

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut serta
1
mengusulkan ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan
kesempatan untuk berbicara.
Saya ikut serta dalam membuat
3 kesimpulan hasil diskusi
kelompok.
4 ...

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100), misalnya (250 :
400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan
keterampilan

- Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri.
Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan
penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya.
Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Mau menerima pendapat
1
teman.
Memberikan solusi terhadap
2
permasalahan.
Memaksakan pendapat sendiri
3
kepada anggota kelompok.
4 Marah saat diberi kritik.
5 ...

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif,
sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria, misalnya 5 x 100
= 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100), misalnya (450 :
500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

Rubrik Penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


Rubrik penilaian RPP ini digunakan fasilitator untuk menilai RPP peserta yang telah
dikerjakan secara berkelompok.
Langkah-langkah penilaian RPP sebagai berikut:
1. Cermati format RPP dan telaah RPP yang akan dinilai!
2. Periksalah RPP dengan seksama
3. Berikan nilai setiap komponen RPP dengan cara membubuhkan tanda cek (√) pada
kolom pilihan skor (1 ), (2) dan (3) sesuai dengan penilaian Anda terhadap RPP
tersebut!
4. Berikan catatan khusus atau saran perbaikan setiap komponen RPP jika diperlukan!
5. Setelah selesai penilaian, jumlahkan skor seluruh komponen!
6. Tentukan nilai RPP menggunakan rumus sbb:

Skor yang diperoleh


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = x 100%
90

PERINGKAT NILAI
Amat Baik ( A) 90 ≤ A ≤ 100
Baik (B) 75 ≤B < 90
Cukup (C) 60 ≤ C <74
Kurang (K) <60
Mengetahui, Palembang, Maret 2019
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Hanif Yuliana Purbasari S.Pd Bella Safitri


NIP………………… NIM 06101381621036

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP


Petunjuk Pengisian Jurnal
1. Tulislah identitas peserta didik yang diamati, tanggal pengamatan dan aspek yang diamati
oleh guru
2. Tuliskan kejadian-kejadian yang dialami oleh peserta didik baik yang merupakan
kekuatan mauapun kelemahan peserta didik sesuai dengan pengamatan guru terkait
dengan kompetensi inti.
3. Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing peserta didik

Nama Satuan pendidikan : SMAN Palembang


Tahun pelajaran : 2018/2019
Kelas/Semester : XII / Semester Ganjil
Mata Pelajaran : Kimia
KEJADIAN/ BUTIR POS/
NO TANGGAL NAMA TINDAK LANJUT
PERILAKU SIKAP NEG
1
2
3
4
5
6
KEJADIAN/ BUTIR POS/
NO TANGGAL NAMA TINDAK LANJUT
PERILAKU SIKAP NEG
7
8
9
10

Palembang, Maret 2019


Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah

Hanif Yuliana Purbasari S.Pd Bella Safitri


NIP………………… NIM 06101381621036
DAFTAR PUSTAKA
Anwar Desi. 2000. Kamus Lengkap Inggris Indonesia. (Surabaya : Karya Abditama )
Arikunto, S & Jabar. 2004. Evaluasi Program Pendidikan.( Jakarta: Bumi Aksara)
Chatib Munif 2013. Sekolahnya Manusia. (Bandung : Kaifa )
Admin. Penilaian Autentik pada proses dan hasil Belajar.
http://rofiquez.wordpress.com/2013/07/04/penilaian-autentik-pada-proses-dan-hasil-
belajar/diakses tgl 7 Mei 2018
Iskandar. Penilaian otentik. http://akbariskandar.blogspot.com/2011/05/penilaian-otentik.html,
diakses tal 7 Mei 2018
Kumano, Y. 2001. Authentic Assessment and Portfolio Assessment-Its Theory and Practice.
Japan: Shizuoka University
Nurgiayanoro Burhan. 2011. Penilaian Otentik.( Jakarta:GMUP. )
Zainul & Nasution. 2001. Penilaian Hasil belajar. (Jakarta: Dirjen Dikti.)