Anda di halaman 1dari 12

8

BAB II
GAMBARAN KEADAAN

A. Gambaran Umum

2.1 Gambar RSUD Muara Teweh

Pada tahun 1959 sebuah rumah sakit didirikan di Muara Teweh


dengan menempati rumah warga di Jl. Sengaji Hulu, yang kemudian
di tahun 1960 berdiri menjadi RSUD. Tahun 1975 bangunan RSUD
mengalami kebakaran dan selanjutnya dipindahkan ke Jl. Yetro
Sinseng. Sejak tahun 1976 Komplek gedung RSUD Muara Teweh
mulai dibangun dan direnovasi sejalan dengan kebutuhan
penyediaan pelayanan kesehatan yang terus meningkat jenis dan
volumenya.
Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh berlokasi di Jl. Yetro
Sinseng No.2 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara Provinsi
Kalimantan Tengah, berdiri diatas lahan seluas 7000 m 2, bertipe C
dengan Surat Izin Tetap dari Kementerian Kesehatan RI

8
9

No.472/Menkes/V/2008 tanggal 20 Mei 2008. RSUD Muara Teweh


dimiliki dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
RSUD Muara Teweh ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD) dan menerapkan pola keuangan BLUD sejak tahun
2015 berdasarkan Keputusan Bupati BARUT No.188.45/543/2014
tentang Penetapan Status Pola Keuangan (PPK) BLUD pada RSUD
Muara Teweh. Pelaksanaan pola BLUD diatur lebih lanjut melalui
Perda Kabupaten BARUT No.3 Tahun 2017 tentang Pedoman
Pengelolaan BLUD RSUD Muara Teweh.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah No.22
Tahun 2015, RSUD Muara Teweh menjadi RS Rujukan untuk
Wilayah Cakupan Regional III, yang meliputi 3 (tiga) kabupaten
tetangga lainnya, yakni Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito
Selatan, dan Kabupaten Barito Timur.
Pada Tahun 2016 RSUD Muara Teweh berubah menjadi Unit
Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten BARUT, yang
bersifat otonom dalam penyelenggaraan tata kelola rumah sakit dan
tata kelola klinis serta menerapkan pola keuangan BLUD
sebagaimana diatur dalam Perda Kabupaten BARUT No.2 Tahun
2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
Kabupaten BARUT, sebagai bentuk implementasi PP No.18 tahun
2016 tentang Perangkat Daerah. Tahun 2017 RSUD Muara Teweh
lulus Akreditasi Perdana sesuai Sertifikat Komisi Akreditasi Rumah
Sakit (KARS) No.KARS-SERT/447/VIII/2017 Tanggal 25 Agustus
2017.
10

Tabel 2.1 Resume Gambaran Umum Profil RSUD Muara Teweh


No. Item Data
1 2 3
1. Nama : RSUD Muara Teweh
2. Kode : 6205011
3. Alamat : Jl. Yetro Sinseng No.2 Muara Teweh
4. Telp. / Fax. : (0519) 21051, (0519) 21528
5. E-mail resmi RSUD : rsudmtw@baritoutarakab.go.id
6. Jenis / Kelas : RSU Kelas = C
SK Menkes RI No.472/Menkes/SK/V/1998
7. Dasar Hukum : tentang Peningkatan Kelas RSUD Muara
Teweh Menjadi Kelas C
8. Tipe Faskes : Rujukan Regional
9. Kepemilikan : Pemkab
10. Bentuk : UPT
11. SKPD Induk : Dinas Kesehatan
12. Kabupaten : Barito Utara
13. Provinsi : Kalimantan Tengah
14. Latitude : -0.961689
15. Longitude : 114.889642
SK. Bupati Barito Utara No.188.45/725/2014
16. Ijin Operasional :
tanggal 08 Oktober 2014
17. Pola Keuangan : BLUD
18. SK BLUD : Kep. Bupati Barut No.188.45/543/2014
19. SK Rujukan Regional : Pergub. Kalimantan Tengah No.22/ 2015
Lulus Perdana (No. KARS-SERT/447/VIII/
20. Akreditasi :
2017 Tanggal 25-08-2017)
21. Thn mulai dibangun : 1976
22. Luas Lahan : 7000 m2
15 Bangunan lama + 1 Gedung Baru (Sayap A
23. Jumlah Gedung : / tahap 1 dari 3 tahap pembangunan 1 gedung
baru pengganti semua gedung yang lama)
24. IGD dan Poli Ralan : IGD 24 Jam
1. Poliklinik Gigi dan Mulut
2. Poliklinik Kesehatan Anak
3. Poliklinik Penyakit Dalam
4. Poli. Kebidanan dan Kandungan
5. Poliklinik Bedah Umum
6. Poli Jantung
7. Poli Saraf
8. Fisioterapi, Imunisasi, Poli Mata
9. Pojok DOTS
10. Poliklinik Kulit dan Kelamin (Non Aktif)
25. Rawat Inap :
a. Ruangan : Nama Ruangan Jumlah Bed
1. Kebidanan 10
2. Zaal A 14
3. Zaal B 12
4. Ruang Khusus / 6
Isolasi
5. ICU 13
6. Ruang Penyakit 20
Dalam
7. Perawatan Bedah 20
8. Perawatan Anak 15
11

1 2 3 4
Total Bed per 31-12-2018 110
b. Pembagian Kelas : Nama Kelas Jumlah Bed
1. VIP 6
2. Kelas I 13
3. Kelas II 32
4. Kelas III 40
5. ICU 10
6. PICU 3
7. Isolasi 6
Total Bed per 31-12-2018 110
26. Instalasi Penunjang : 1. Laboratorium 2. IPSRS
3. Farmasi 4. Laundry
5. Radiologi 6. CSSD
7. Kamar Operasi 8. Gizi
9. Anastesi 10. Pemulasaran
Jenazah
27. Fasilitas Lainnya : 1. Kamar Mandi dan Toilet
2. Musholla
3. Generator Set (Genset)
4. Gudang
5. Instalasi pengolah Air Limbah
6. Penampungan Air Bersih
7. Incenerator 8. Lapangan Parkir
28. Jumlah Bed : Thn. 2017 = 96 Bed Thn. 2018 = 110 Bed
29. BOR (%) 2017/2018 : Thn. 2017 = 87,2% Thn. 2018 = 50,48%
30. LOS (Hari) = 3,08 BTO (/Tahun) =
TOI (Hari) = 2,16
83,85
31. NDR (‰) = 15,07 GDR (‰) = 13,77
32. SDM – PNS : Kelompok Manajerial 12 org
(164 org) Dokter Spesialis 10 org
Dokter Umum 2 org
Dokter Gigi 1 org
Perawat dan Bidan 96 org
Tenaga Penunjang Kesehatan 20 org
Tenaga Administrasi Lainnya 23 org
33. SDM – PTT / BLUD : Dokter Spesialis 6 org
(240 org) Dokter Umum 5 org
Perawat dan Bidan 113 org
Tenaga Penunjang Kesehatan 37 org
Tenaga Adm. / Profesi Lainnya 79 org
PNS & PTT Per 31-12-2018 404 org
12

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI


UPTD. RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUARA TEWEH
TAHUN 2019

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten


Barito Utara
H. SISWANDOTO, SKM.,M.KES
Pembina Tk.I (IV/b)
NIP. 19690719 199303 1 011

Direktur
drg. DWI AGUS SETIJOWATI
Pembina Tk.I (IV/b)
NIP. 19670827 199303 2 007
Kepala Badan Tata Usaha
H. FAHRUDIN MULYANI, S.Pi., M.IP
Pembina (IV/a)
NIP. 19690209 199303 1 004

Kelompok Jabatan Fungsional Kepala Sub Bagian Umum dan Kepala Sub Bagian Perencanaan
A Kepagawaian dan Keuangan
IKHSAN EDI PRABOWO, SE
Penata (III/c)
NIP. 19710411 200501 1 007

12
13

Kepala Bidang Penunjang Kepala Bidang Kepala Bidang Pelayanan


Medik dan Rekam Medik Keperawatan Medik
JUNNU, SKM., MPH H. FIRMANSON Dr. FAHMI SYAMSUL. R. F
Pembina (IV/a) Pembina (IV/a) Pembina (IV/a)
NIP. 19720220 200012 1 002 NIP. 19651124 198802 1 001 NIP. 19730119 200501 1 008

Kepala Seksi Penunjang Kepala Seksi Etika dan Kepala Seksi Pengawasan
Medik Mutu Keperawatan da Pengendalian Pelayanan
NIDYA MARIA, SE.,MM YULIA, S.Pi Medik
Pembina (IV/a) Penata Tk. I (III/d) H. AJIKONNOR, S.Kep
NIP. 19731013 199303 2 009 NIP. 19750714 200501 2 009 Penata Tk. I (III/d)
NIP. 19660507 198703 1 014

Kepala Seksi Rekam Medik dan Kepala Seksi Bimbingan Kepala Seksi Pemantauan
Informasi Pelayanan Asuh dan Pengawasan dan
R. ANTONIUS Y D. PATIANOM, Keperawatan Pemulangan Pasien
S.AP., M.T RUSMAHWATI, SKM H. ARIA, SP
Penata Tk. I (III/d) Penata Tk. I (III/d) Penata Tk. I (III/d)
NIP. 19750924 200003 1 004 NIP. 19660412 198901 2 003 NIP. 19691024 199603 2 002

B
14

KOMITE-KOMITE INSTALASI-INSTALASI STAF MEDIS

KOMITE MEDIK FARMASI


KOMITE KEPERAWATAN LABORATORIUM
RADIOLOGI
FISIOTERAPI
IPSRS
CSSD

Gambar 2.2 Bagan Susunan Organisasi UPTD Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh Tahun 2019
15

B. Visi, Misi, dan Motto RSUD Muara Teweh


Sebagai rumah sakit rujukan di DAS Barito, RSUD Muara Teweh
merangkum ikhtisarnya untuk menjadi tempat pelayanan kesehatan
yang prima dan berstandar nasional di kabupaten Barito Utara dan
kabupaten sekitarnya ke dalam sebuah visi :
“Terwujudnya Peningkatan Akses dan Mutu Layanan Kesehatan
Menuju RSUD yang Berstandar Nasional”.
Pernyataan Visi RSUD Muara Teweh tersebut juga mengacu pada
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Kabupaten Barito Utara Tahun 2013 – 2018, yang kemudian
dirumuskan dalam beberapa poin misi RSUD Muara Teweh sebagai
berikut :
1. Pengendalian Pendapatan;
2. Meningkatkan Mutu Pelayanan;
3. Konsolidasi Internal;
4. Mempercepat Transformasi RSUD Muara Teweh sebagai Pusat
Rujukan Regional DAS Barito.
Sedangkan motto RSUD Muara Teweh yang berbunyi:
“Pelayanan Terbaik Kami untuk Kebahagiaan Anda”, secara lugas
merepresentasikan tekad yang kuat dan dukungan penuh dari
seluruh stake holder RSUD Muara Teweh untuk memberikan
pelayanan kesehatan yang bisa memenuhi ekspektasi para
pengguna jasanya.

C. Tujuan dan Sasaran Strategis RSUD Muara Teweh


Dalam mewujudkan visi dan misinya, RSUD Muara Teweh
menetapkan tujuan dan sasaran strategisnya yaitu “Menjadi tempat
pelayanan kesehatan yang prima di Kabupaten Barito Utara dengan
meningkatkan Pelayanan Kesehatan di bidang Preventif, Kuratif dan
Promotif”. Pencapaian tujuan dan sasaran strategis tersebut
dilaksanakan dengan mengadopsi strategi pelayanan yang

15
16

berpedoman pada sendi-sendi pelayanan kerumahsakitan yang


prima, yaitu :
1. Kesederhanaan
Aturan dan atau prosedur yang mudah dipahami oleh
pengguna jasa, baik dari alur pelayanan maupun kemudahan
persyaratan untuk mendapatkan pelayanan, membuat denah
pelayanan yang jelas dan mudah dilihat, persyaratan dibuat
sangat mudah dengan dasar pemikiran tidak menambah beban
pengguna jasa.
2. Kejelasan dan Kepastian
Indikator dan penilaian sebagai berikut:
a. Hak dan Kewajiban pemberi jasa dan pengguna / penerima
jasa diatur secara jelas.
b. RSUD Muara Teweh beserta pejabat dan seluruh petugas
bertanggung jawab dalam pemberian pelayanan
kerumahsakitan secara jelas dan pasti.
c. Persyaratan pelayanan baik teknik maupun administrasi
diatur secara jelas dan hanya berkaitan langsung dengan
produk layanan yang diberikan.
d. Jadwal dan waktu pelayanan diatur dengan jelas.
e. Tarif pelayanan mengacu sesuai dengan peraturan
perundangan yang berlaku, tarif pelayanan di RSUD Muara
Teweh berpedoman dengan PERDA Kabupaten Barito Utara
yang berlaku.
f. Disediakan unit yang menerima dan mengolah, menganalisa,
serta menindak lanjuti keluhan masyarakat.
3. Keamanan
Pelayanan kerumahsakitan dapat dijamin kebenarannya,
keabsahannya, kepastian serta perlindungan hukum.
4. Keterbukaan
Semua mekanisme dan prosedur pelayanan di informasikan
secara luas, mudah dipahami oleh pengguna jasa.
17

5. Efisiensi
a. Tarif pelayanan dilaksanakan pada satu pintu baik pelayanan
rawat jalan, rawat inap, serta pelayanan rujukan.
b. Jenis pelayanan dibedakan sesuai dengan fungsi masing-
masing pemberi jasa pelayanan.
c. Pemberian pelayanan dilaksanakan seoptimal mungkin
sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
d. Penanganan pelayanan disesuaikan dengan profesi dan
keahlian masing-masing petugas pelayanan.
6. Ekonomis
a. Penetapan biaya / tarif pelayanan mengacu pada PERDA
dan aturan yang berlaku.
b. Mekanisme pungutan tarif diatur sedemikian rupa sehingga
memudahkan dalam hal pembayaran oleh pengguna jasa,
dengan senantiasa menekan dan menghindari terjadinya
biaya tinggi.
7. Keadilan
a. Pelayanan diberikan secara merata tidak pilih kasih sesuai
dengan jenis pelayanan yang diperlukan dan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
b. Pelayanan yang diberikan tidak membedakan status sosial
pengguna jasa.
8. Ketetapan waktu
Sesuai dengan kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki
maka setiap jenis Pelayanan di RSUD Muara Teweh diupayakan
dalam waktu pelayanan yang singkat, dengan hasil dan akurat.
Berdasarkan pada strategi tersebut, maka proses pencapaian
tujuan dan sasaran strategis yang merupakan penjabaran dari setiap
poin Misi RSUD Muara Teweh diuraikan secara rinci sebagai berikut:
a. Pengendalian Pendapatan
1) Suatu organisasi dikatakan berkembang jika terjadi
pendapatan yang meningkat.
18

2) Dengan pendapatan yang semakin meningkat, RSUD Muara


Teweh dapat mengembangkan jenis-jenis pelayanan
sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat.
3) Selain mengembangkan pelayanan, dengan pendapatan
RSUD yang meningkat kesejahteraan karyawan RSUD juga
dapat di tingkatkan.
b. Meningkatkan Mutu Pelayanan
Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di bidang
Preventif, Kuratif, Promotif serta Rehabilitatif, sehingga Rumah
Sakit dapat memenuhi ekspetasi para pengguna jasanya dalam
beragam aspek sebagai berikut:
1) Ketersediaan peralatan pelayanan yang baik dan cukup,
2) Ketersediaan perlengkapan pendukung yang cukup
(ambulance, listrik, air, dan sebagainya termasuk pelayanan
administrasi perkantoran),
3) Ketersediaan bahan logistik (obat, reagent, gas, makanan
pasien dll),
4) Ketersediaan ketenagaan dengan SDM yang profesional,
5) Acuan pelayanan yang sesuai standar pelayanan terbaru,
6) Regulasi yang mendukung pelaksanaan kegiatan pelayanan,
7) Jaminan ketersediaan pembayaran jasa pelayanan,
8) Tarif pelayanan yang mengacu ketentuan dan kebijakan
pemerintah.
c. Konsolidasi Internal
1) Setiap individu dari tingkat manajemen sampai tenaga
tingkat fungsional memiliki komitmen untuk memberikan
pelayanan terbaik bagi pengguna jasa RS.
2) Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, mencintai tugas
dan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya, serta memiliki
kebanggaan jika pasien RSUD merasa puas dengan
pelayanan yang diberikan.
19

3) Memiliki kecintaan dan kebangaan terhadap Institusi RSUD


sebagai tempat bekerjannya.
4) Mencintai teman sejawat, memiliki rasa kepercayaan yang
tinggi dan memiliki tenggang rasa dan kerjasama tim yang
handal.
5) Memupuk dan meningkatkan rasa kekeluargaan sesama
rekan sejawat.
6) Tidak merasa lebih istimewa dari unit lain, melainkan merasa
saling membutuhkan dan saling menunjang dalam
menjalankan pekerjaan.
d. Mempercepat Transformasi RSUD Muara Teweh sebagai Pusat
Rujukan Regional DAS Barito;
1) Mempersiapkan RSUD Muara Teweh menjadi alternatif
rujukan pelayanan kesehatan yang dapat diandalkan
pengguna jasa RSUD.
2) Menjadikan RSUD Muara Teweh sebagai RS yang menjadi
kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa RSUD.
3) Menekan terjadinya rujukan pasien ke daerah lain.