Anda di halaman 1dari 2

STANDAR OPERASINAL PROSEDUR PENGADAAN

BANDWIDTH
No Dokumen: N0 Refisi Halaman 1/2

RSUD. A WAHAB
SJAHRANIE
SAMARINDA
STANDAR Tanggal Terbit Ditetapkan direktur
OPERASINAL 24 Nopember 2018
PROSEDUR

dr. David Hariadi Masjhor, Sp.OT


NIP. 19650314 199803 1 007

PENGERTIAN Bandwidth sebagai sebuah media yang digunakan untuk


menghitung jumlah transaksi data yang dilakukan dalam satuan
waktu detik, bandwidth masih dibagi lagi ke dalam dua jenis. Dua
jenis bandwidth inilah yang sering dikenal dalam dunia jaringan
komputer
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah- langkah untuk:
menghitung besarnya transaksi transfer data yang terjadi saat
pengguna sedang mengakses server. Selain fungsi utama ini, ada
3 fungsi lain dari bandwidth yang berperan dalam jaringan
komputer.
1. Sebagai jalur atau Media dalam Pengiriman Data
Fungsi pertama bisa dilihat dari pengertian bandwidth itu sendiri,
yakni sebagai jalur penghubung atau media yang
menghubungkan dalam proses transfer data yang dilakukan.
2. Pembatas Kecepatan Transfer atau Pengiriman Data
Fungsi kedua dari bandwidth ini adalah untuk membatasi
kecepatan aktivitas pengiriman atau transfer data.
3. Membatasi Data yang Bisa Dikirim
Fungsi terakhir dari adanya bandwidth ini adalah untuk membatasi
data yang bisa ditransfer atau dikirim dalam satuan waktu tertentu
KEBIJAKAN SK Direktur RSUD A Wahab Sjahranie Samarinda
PROSEDUR 1. Pimpinan unit kerja mengirimkan surat permohonan
pengubahan bandwidth kepada Bidang pengembangan IT,
SDM dan Sapras.
2. Kabid Bidang pengembangan IT, SDM dan Sapras.
mendisposisikan surat tersebut kepada Kasi
pengembangan SDM dan Sapras.
3. Kasi pengembangan SDM dan Sapras meminta kepada staf
Administrator Jaringan untuk melakukan cek ketersediaan
bandwidth berdasarkan data daftar ketersediaan bandwidth
apabila pengubahan bandwidth berupa penambahan
bandwidth.
4. Apabila bandwidth tidak mencukupi staf yang ditunjuk
melaporkan kepada Koordinator Divisi Jaringan agar dapat
dicari solusi mengenai masalah tersebut. Jika ternyata
permohonan tersebut tidak dapat dipenuhi, maka Kasi
pengembangan SDM dan Sapras melaporkan hal tersebut
kepada Kabid Bidang pengembangan IT, SDM dan Sapras
dengan rekomendasi menunda implementasi permohonan
itu menunggu penambahan alokasi bandwidth.
5. Apabila permohonan tersebut dapat dilaksanankan maka
staf Administrator Jaringan akan melaksanakan
pengubahan dan melakukan pembaharuan data daftar
ketersediaan bandwidth.
6. Staf yang ditunjuk melaporkan penyelesaian tugas ke
Koordinator Divisi Infrastruktur.
7. Kabid Bidang pengembangan IT, SDM dan Sapras akan
menginformasikan status penyelesaian layanan bandwidth
kepada Direktur RSUD. A Wahab Sjahranie Samarinda
UNIT TERKAIT 1. Kabid. Umum dan Kepegawaian
2. Kabid. Keuangan
3. Kabid. Perencanaan
4. Ka. Instalasi
5. Ka Ruangan
6. Admin.