Anda di halaman 1dari 5

I.

Analisa Data
Data Etiologi Masalah
DS: Squamousa cell carsinoma Defisit perawatan diri
- Keluarga klien mengatakan klien
belum pernah mandi dan gosok gigi Status kesehatan menurun
selama dirawat di RS
- Keluarga klien mengatakan hanya Menghambat kemampuan klien
sesekali menyeka klien untuk merawat diri
- Keluarga mengatakan pernah
memberikan kumur-kumur dengan Penurunan motivasi
betadine gurgling tetapi
diberhentikan karena klien mengeluh Defisit perawatan diri
perih
DO:
- Klien tampak kotor dan baju tampak
kotor sisa cairan yang keluar dari
luka di leher
- Luka klien tampak bau
- Kulit klien tampak lengket dan
berminyak
- Mulut klien tampak banyak
mukositis dan gigi klien kuning

DS:- Squamousa cell carsinoma Risiko


DO: ketidakseimbangan
- TTV: cairan dan elektrolit
TD: 120/90 mmHg Difusi, filtrasi, transport aktif
R: 22x/menit cairan dan elektrolit terganggu
N: 80x/menit
S: 37,1ºC
- Turgor kulit kurang Gangguan keseimbangan cairan
- Nilai laboratorium elektrolit dan elektrolit (hipokalemia dan
Kalium: 2,7 mEq/L (rendah) hiperkalsemia)
Kalsium ion : 6,62 mg/dL (sangat
tinggi) Risiko ketidakseimbangan cairan
Magnesium : 1,5 mg/dL (rendah) dan elektrolit

II. Diagnosa Keperawatan


1. Defisit perawatan diri berhubungan dengan penurunan motivasi klien dalam merawat
diri.
2. Risiko ketidakseimbangan cairan dan elektrolit berhubungan dengan kondisi penyakit
klien.
III. Rencana Tindakan Keperawatan

Nama Pasieen : Tn. F Ruangan : Kemuning II B


No Medrek : 0001710908 Nama Mahasiswa: Dina M, Gina R, Agiesta, Heni
NO DX Diagnosa keperawatan Tujuan Intervensi Rasional

1 Defisit perawatan diri Setelah dilakukan tindakan NIC


berhubungan dengan keperawatan selama 3x24 jam
penurunan motivasi klien 1. Monitor kemampuan klien 1. Memantau kemampuan yang dimiliki klien
defisit perawatan diri dapat untuk perawatan diri yang dalam perawatan diri untuk menentukan
dalam merawat diri.
mandiri. intervensi yang akan dilaksanakan
teratasi dengan kriteria hasil:
selanjutnya.
- Badan klien tampak bersih dan 2. Sediakan bantuan sampai 2. Memotivasi klien untuk bisa melakukan
klien mampu secara utuh perawatan diri sampai klien mampu
tidak bau
untuk melakukan self-care. melakukan perawatan diri secara mandiri.
- Mukositis pada mulut klien 3. Dorong klien untuk 3. Menumbuhkan motivasi pada klien .
berkurang dan mulut tidak bau melakukan aktivitas sehari-
- Klien dapat menyatakan hari yang normal sesuai
kemampuan yang dimiliki.
kenyamanan setelah dilakukan 4. Memberikan pengetahuan kepada klien
4. Berikan penkes kepada klien
dan keluarga tentang manfaat perawatan
personal hygiene dan keluarga tentang diri, sehingga dengan
- Klien dapat melakukan pentingnya perawatan diri bertambahnyapengetahuan maka akan
dan personl hygiene meningkatkan kemampuan klien dalam
personal hygiene dengan merawat diri.
bantuan 5. Fasilitasi klien dan keluarga
untuk melakukan perawatan 5. Menyediakan alat-alat yang dibutuhkan
klien mampu meningkatkan motivasi untuk
diri pada klien
melakukan perawatan diri.
6. Ajarkan keluarga melakukan 6. Meningkatkan pengetahuan klien dan
oral hygiene menggunakan keluarga dalam melakukan oral hygiene
madu klien
7. Untuk memandirikan klien dan keluarga.
7. Ajarkan klien/ keluarga untuk
mendorong kemandirian,
untuk memberikan bantuan
hanya jika pasien tidak
mampu untuk melakukannya.

II Risiko Setelah dilakukan tindakan NIC


ketidakseimbangan keperawatan selama 3x24 jam
cairan dan elektrolit 1. Monitor serum elektrolit 1. Mengumpulkan dan menganalisis data
diharapkan terjadi keseimbangan abnormal pasien untuk mengatur keseimbangan
berhubungan dengan
kondisi penyakit klien. cairan dan elektrolit klien elektrolit
2. Memberikan dan memantau cairan dan obat
dengan kriteria hasil: 2. Berikan kepatenan
pemasangan IV line intravena
- Tanda-tanda vital klien
3. Meningkatkan keseimbangan cairan dan
dalam batas normal 3. Berikan cairan sesuai mencegah komplikasi akibat kadar cairan
TD: 120/80 mmHg kebutuhan yang abnormal
N: 60-100x/menit
4. Meningkatkan keseimbangan elektrolit
R: 12-20x/menit 4. Berikan cairan intavena yang
berisi elektrolit dengan aliran dan mencegahkomplikasi akibat kadar
S: 36,5-37,5ºC konstan elektrolit serum yang tidak normal
- Kadar serum elektrolit (
5. Pantau tanda-tanda vital klien 5. Mengumpulkan dan menganalisis data
kalsium, kalium dan
kardiovaskular, pernafasan, dan
magnesium) dalam batas suhu tubuh untuk menentukan dan
normal mencegah komplikasi

Kalium: 3,5-5,1mEq/L
Kalsium ion: 4,5-5,6 mg/dL
Magnesium: 1,8-2,4 g/dL

- Turgor kulit baik < 3 detik