Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

Disusun Oleh :
FAHRUL DWI ANTO
1841010012

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MERDEKA MADIUN
2019

1
DAFTAR ISI

Judul Halaman …………………………………………………………….………i


Kata Pengantar ……………………………………………..……………………..ii
Daftar Isi ……………………………………………………………………........iii
Daftar Gambar …………………………………………………………….….….iv
Acara 1 : Pengenalan Alat Mikroskop …………………….………….…..………1
Acara 2 : Jaringan Tumbuhan Monokotil ………………….……….………...…..2
Acara 3 : Membuat Preparat Basah ………………………….…….……………..3
Acara 4 : Jaringan Tumbuhan Dikotil ……………………….…….……………..4
Penutup ……………………………………………………….….……………….5
Daftar Pustaka …………………………………………………..…….……….…6

2
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Bagian-Bagian Mikroskop ……………………………………...…….1


Gambar 2. Bagian-Bagian Jaringan Monokotil ………………………….....…….2
Gambar 3. Bagian-Bagian Awetan ……………………………………..………...3
Gambar 4. Bagian-Bagian Jaringan Tumbuhan ………………………………….4

3
ACARA 1
PENGENALAN ALAT MIKROSKOP

A. Tujuan
Untuk mengetahui bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya
Dari pengenalan alat mikroskop dapat diketahui bagian dan fungsi dari mikroskop

1
ACARA 2
JARINGAN TUMBUHAN MONOKOTIL
A. Tujuan
Untuk mengetahui anatomi akar,batang, daun tumbuhan monokotil
B. Alat dan Bahan :
1. Alat
a. Mikroskop Cahaya
b. Awetan kering
2. Bahan
Preparat awetan kering dari
a. Batang zea mays
b. Daun ficus elestica c.s
C. Prosedur kerja
1. Menyiapkan bahan dan alat
2. Menyiapkan masing-masing preparat awetan yang akan diamati
3. Mengamati dan mengenali bagian-bagian sel
4. Menggambarkan hasil pengamatan
5. Memberi keterangan pada gambar
D. Hasil Pengamatan
Ficus elastica atau biasa disebut karet kebo merupakan tumbuhan dikotil.
Maka struktur anatomi daunnya memiliki struktur daun dikotil. Pada
praktikum tersebut, dapat diamati :
1. Jaringan epidermis : terdiri dari satu lapis sel, letaknya menyusun lapisan
permukaan atas dan bawah daun. Lapisan epidermis tumbuhan dikotil
berfungsi melindungi lapisan sel di bagian dalam dari kekeringan dan
menjaga bentuk daun agar tetap.
2. Berkas pembuluh merupakan kompleks xylem-floem. Umumnya akar
hanya mempunyai xylem, sedangkan batang mempunyai keduanya (xylem
dan floem). Fungsi dari xylem adalah membawa air dan ion terlarut pada

2
tumbuhan, fungsi floem sebagai pengangkut molekul makanan terlarut
keluar dan ke dalam pembuluh melalui dinding pembuluh yang berpori.
3. Fungsi kloroplas adalah untuk mengkonversi sinar matahari, air dan
karbon dioksida menjadi makanan bagi tumbuhan. Kloroplas adalah
organel penghasil energi.

3
ACARA 3
MEMBUAT AWETAN BASAH

A. Tujuan
Untuk mengetahui anatomi batang dan umbi tumbuhan
B. Alat dan bahan
1. Alat
a. Mikroskop cahaya
b. Silet
c. Cover glass
d. Objek glass
e. Pipet
f. Aquades
2. Bahan
a. Batang papaya
b. Batang bayam
c. Umbi bawang merah
d. Umbi wortel
C. Prosedur kerja
1. Menyiapkan aquades
2. Menyiapkan alat-alat sayat dan preparat yang sudah dibersihkan dengan
tisu
3. Menyiapkan bagian-bagian tumbuhan yang di amati
4. Menyayat bagian umbi atau batang dengan sangat tipis
5. Menyiapkan bagian yang di sayat pada preparat atau objek glass
6. Beri air secukupnya sebagai pelekat
7. Setelah di tutup menggunakan cover glass, preparat siap untuk di amati
8. Mengamati preparat yang sudah siap menggunakan mikroskop cahaya
9. Menggambar hasil pengamatan, dan memberikan keterangan pada masing-
masing bagian

4
D. Hasil Pengamatan
1. Pengamatan Umbi Wortel
a. Dinding Sel
Dinding sel merupakan struktur diluar membran plasma yang
membatasi ruang bagi sel untuk membesar. Dinding sel sebagian besar
terbentuk oleh polimer karbohidrat (pektin, selulosa, hemiselulosa dan
ligninsebagai penyusun penting). Fungsinya, yaitu memberikan
perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel itu
sendiri, mencegah kelebihan air yang masuk dalam sel serta
mengalirkan cairan melalui plasmodesmata.
b. Membrane Sel
Membran sel fitur universal yang di miliki oleh semua jenis sel,
berupa lapisan antarmuka yang disebut membran plasma, yang
memisahkan sel dengan lingkungan di luar sel terutama untuk
melindungi inti sel dan sistem kelangsungan hidup yang bekerja di
dalam sitoplasma. Adapun Fungsi membran sel, yaitu Melindungi isi
sel agar tidak keluar meninggalkan sel, Mengendalikan pertukaran zat
antara sitoplasma dengan lingkungan luar, Mengontrol metabolisme
zat-zat tertentu yang diperlukan oleh sel, serta Sebagai reseptor
(penerima) rangsangan dari luar sel.
c. Kloroplas
Kloroplast yaitu plastida yang mengandung pigmen berwarna hijau
karena mengandung klorofil, sebelah luar kloroplas di batasi
membran rangkap. Batas luar membran melingkupi matriks disebut
stroma, membran dalam terlipat berpasangan disebut lamela. Lamela
membesar membentuk gelembung pipih terbungkus membran disebut
tilakoid, tumpukan tilakoid disebut grana. Fungsinya sebagai tempat
terjadinya fotosintesis.
d. Nukleus

5
Nukleus (inti sel) merupakan komponen utama dalam sel yang
berfungsi mengatur aktivitas sel dan organel sel.
2. Pengamatan Batang Bayam
Berikut hasil pengamatan mikroskop daun bayam:
a. Epidermis ; merupakan jaringan berbentuk sel pipih yang berfungsi
melindungi jaringan di dalamnya.
b. Korteks ; jaringan yang terletak di bawah epidermis, berfungsi
menyimpan cadangan makanan.
c. Xilem. Fungsinya adalah mengangkut air dan mineral.
d. Kambium vaskular ; terletak di antara jaringan xilem dan floem.
Pembelahan ke luar akan membentuk floem sekunder, sedangkan ke
arah dalam akan membentuk xilem sekunder.
3. Pengamatan Batang Pepaya
a. Empulur tersusun atas jaringan parenkim yang mungkin mengandung
kloroplas. Empulur mempunyai ruang antarsel yang nyata dan
tersusun atas perikambium yang disebut perisikel. Perikambium
dibatasi oleh floem primer di sebelah dalam dan endodermis di
sebelah luarnya. Jari-jari empulur berupa pita radier yang terdiri atas
sederet sel, mulai dari empulur sampai dengan floem. Fungsi
utamanya adalah melangsungkan pengangkutan makanan ke arah
radial. Pada tumbuhan dikotil, jari-jari empulur tampak berupa garis-
garis halus yang membentuk lingkaran tahun.
b. Jaringan Epidermis, terdiri dari selapis sel, dinding sel menebal,
dilindungi oleh kutikula
c. Jaringan Korteks, terdiri dari beberapa lapis sel, berongga-rongga,
bervakuola besar, berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan
makanan.
d. Endodermis, terletak di sebelah dalam korteks. Endodermis berupa 1
lapis sel yang tersusun rapat tanpa ruang antar sel. dinding selnya
mengalami penebalan gabus. deretan sel-sel endodermis dengan
penebalan gabusnya dinamakan pita kaspari. penebalan gabus ini tidak

6
dapat ditembus air sehingga air harus masuk ke silinder pusat melalui
sel endodermis yang dindingnya tidak menebal, disebut sel penerus
air. Endodermis merupakan pemisah yang jelas antara korteks dan
stele.
e. Parenkim (terdiri dari sel selapis, tipis, rapat, dan mudah dilalui air).
4. Pengamatan Umbi Bawang Merah
Sel bawang merah tampak sangat sederhana, namun sebenarnya sel
bawang merah sangatlah kompleks. Dinding sel bawang merah dan sel-sel
tumbuhan yang lain, sangatlah rapat. Tersusun dari lapisan lipid (lemak)
dan lipoprotein yang sangat teratur. Berikut hasil pengamatan sel bang
merah:
a. Epidermis sebagai penyokong dan pelindung selaput plasma serta
memelihara keseimbangan sel dari tekanan.
b. Inti sel (Nucleus) merupakan bagian sel yang paling mencolok di
antara organel- organel di dalam sel. Fungsi Inti sel adalah sebagai
berikut :
1) Mengendalikan proses berlangsungnya metabolisme dalam sel:
2) Menyimpan informasi genetik ( gen ) dalam bentuk DNA;
3) Mengatur kapan dan di mana ekspresi gen- gen harus dimulai,
dijalankan dan diakhiri.
4) Tempat terjadinya replika ( perbanyakan DNA ) dan trankripsi
( pengutipan DNA ).
c. Sitoplasma : sumber bahan kimia penting bagi sel dan tempat
terjadinya reaksi metabolisme.

7
ACARA 4
JARINGAN TUMBUHAN DIKOTIL

A. Tujuan
Untuk mengamati anatomi batang pinus merkusi, daun ficus elestika, dan biji
tamarindus indica.
B. Alat dan bahan
1. Alat
a. Mikroskop cahaya
b. Awetan kering
2. Bahan
a. Batang pinus merkusi
b. Daun ficus elestika
c. Biji tamarindus indica
C. Prosedur Kerja
1. Menyiapkan bahan dan alat
2. Menyiapkan masing-masing preparat awetan yang akan diamati dengan
mikroskop cahaya
3. Mengamati dan mengenali bagian-bagian sel
4. Menggambarkan hasil pengamatan
5. Memberi keterangan pada setiap gambar
D. Hasil Pengamatan
1. Daun Ficus Elastica
Ficus elastica atau biasa disebut karet kebo merupakan tumbuhan dikotil.
Maka struktur anatomi daunnya memiliki struktur daun dikotil. Pada
praktikum tersebut, dapat diamati :
a. Jaringan epidermis : terdiri dari satu lapis sel, letaknya menyusun
lapisan permukaan atas dan bawah daun. Lapisan epidermis

8
tumbuhan dikotil berfungsi melindungi lapisan sel di bagian dalam
dari kekeringan dan menjaga bentuk daun agar tetap.
b. Berkas pembuluh merupakan kompleks xylem-floem. Umumnya
akar hanya mempunyai xylem, sedangkan batang mempunyai
keduanya (xylem dan floem). Fungsi dari xylem adalah membawa
air dan ion terlarut pada tumbuhan, fungsi floem sebagai pengangkut
molekul makanan terlarut keluar dan ke dalam pembuluh melalui
dinding pembuluh yang berpori.
c. Fungsi kloroplas adalah untuk mengkonversi sinar matahari, air dan
karbon dioksida menjadi makanan bagi tumbuhan. Kloroplas adalah
organel penghasil energi.
2. Batang Pinus Merkusi
a. Jaringan Palisade, Jaringan Ini Mengandung Banyak Kloroplas Yang
Berfungsi Dalam Proses Pembuatan Makanan. Salah Satu Ciri-
Ciri Jaringan Ini Adalah Sel-Sel Berbentuk Silinder, Dan Tersusun
Rapat Dan Kompak.
b. Epidermis merupakan lapisan terluar daun, ada epidermis atas dan
epidermis bawah, untuk mencegah penguapan yang terlalu besar,
lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis
terdapatstoma/mulut daun, stoma berguna untuk tempat
berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan.

9
10