Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

PADA An. “M” ( 7 tahun ) DENGAN EPILEPSI

Nama perawat yang mengkaji : Honsa Sri Wahyuni

Tanggal Pengkajian : 4 Juli 2019

I. Data umum

A. Identitas Kepala Keluarga:

Nama : Tn “A” Pendidikan : SLTA

Umur : 46 Tahun Pekerjaan : Buruh Harian Lepas

: RT 03/ RW 04,
Agama : Islam Alamat Dusun babakan
pari Desa batujajar
timur

B. Data anggota keluarga

No Nama L/P Umur Hub. Klg Pekerjaan Pendidikan

1 Tn. A L 46 Suami Buruh SLTA

2 Ny.N P 38 Istri Irt SD


Belum
3 An. S L 20 Anak SMP
kerja
Belum Belum
4 An. M P 6 Anak
kerja sekolah
C. Genogram

Keterangan:

: Laki-laki Hidup : Klien

: Perempuan Hidup

D. Type Keluarga
Keluarga Tn. A termasuk kedalam type Nuclear family (Keluarga inti),

dimana dalam keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak yang tinggal serumah.

E. Suku

Asal suku bangsa: Suku Sunda

Budaya yang berhubungan dengan kesehatan: Kepala Keluarga mengatakan

tidak ada pantangan budaya yang berkenaan dengan masalah kesehatan.


F. Agama

Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan: Kepala Keluarga

mengatakan selalu berdo’a untuk kesembuhan karna penyakit adalah cobaan

yang diberikan oleh Allah SWT yang pasti ada obatnya.

G. Status Sosial Ekonomi Keluarga:

a) Anggota keluarga yang mencari nafkah: Kepala Keluarga saja.

b) Penghasilan: < Rp 1500.000/bulan

c) Harta benda yang dimiliki: Sepeda motor, TV, Perabot RT.

d) Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan: untuk makan, minum, serta

obat untuk anaknya yang menderita epilepsi.

H. Aktivitas Rekreasi Keluarga

keluarga mengatakan jarang melakukan rekreasi.

II. Riwayat Dan Tahap Perkembangan Keluarga

a) Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Tahap perkembangan keluarga Tn A berdasarkan siklus perkembangan

menurut Duvalls termasuk kedalam tahap V yaitu, memberikan kebebasan

yang seimbang dan bertanggung jawab mengingat remaja adalah seorang

dewasa muda dan mulai memiliki otonomi, mempertahankan hubungan intim

dalam keluarga, mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orang

tua, hindarkan terjadinya perdebatan, Kecurigaan, dan permusuhan,

mempersiapkan perubahan sistem peran dan peraturan (anggota) keluarga

untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anggota keluarga.


b) Tugas Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi

Tugas perkembangan keluarga dari keluarga Tn.A yang belum terpenuhi

adalah mempersiapkan perubahan sistem peran dan peraturan (anggota)

keluarga untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anggota keluarga.

c) Riwayat kesehatan keluarga inti:

1) Riwayat kesehatan keluarga saat ini: Anggota keluarga menderita

epilepsi.

2) Riwayat penyakit keturunan: keluarga mengatakan tidak ada penyakit

keturunan.

3) Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga.

Imunisasi Tindakan
N Keadaan Masalah
Nama Umur BB (BCG/Polio/ Yang telah
o Kesehatan kesehatan
DPT/HB/ Campak dilakukan
1 Tn “A” 46 58 Sehat Tidak terkaji Tidak Ada Tidak Ada
2 Ny “N” 38 63 Sehat Tidak terkaji Tidak Ada Tidak Ada
3 An “S” 16 55 Sehat Tidak terkaji Tidak ada Tidak ada
4 An.“A” 6 23 Sakit Lengkap Epilepsi RS cimareme

III. Lingkungan

 Karakteristik lingkungan

a) Kebersihan dan Kerapihan

Lantai rumah di tegel keramik dan di pel setiap hari. Kebersihan

cukup,kerapihan kurang karena barang-barang di tempatkan tidak

pada tempatnya.
b) Penerangan

Penerangan dalam rumah kurang, sinar matahari di siang hari hanya

masuk lewat genting kaca, sehingga walaupun siang hari di dalam

rumah tampak gelap kurang ada pencahayaan dari luar.

c) Ventilasi

Ventilasi rumah kurang, pertukaran udara terjadi bila pintu depan di

buka, keadaan rumah sangat tertutup sehingga udara dalam rumah

terasa kurang segar.

d) Jamban

Jamban / WC yang digunakan oleh keluarga Tn. A adalah milik

sendiri dan terletak di dalam rumah bagian belakang. Air limbah

mengalir melalui septic tank, keadaan WC bersih dan tidak licin.

e) Sumber Air Bersih dan Minum

Sumber air bersih yang digunakan keluarga Tn.A berasal sumur yang

di telah dibuat oleh sendiri.

f) Pemanfaatan Halaman

Keluarga Tn. A tidak memiliki halaman rumah.

g) Pembuangan Air Kotor

Menurut keluarga air limbah / kotor bekas cucian atau mandi di buang

ke lubang comberan melalui selokan kecil sedangkan kotoran tinja dari

WC dibuang ke septic tank.


h) Pembuangan Sampah

Keluarga Tn.A biasa membuang sampah dengan dikumpulkan terlebih

dahulu setelah itu lalu disimpan setelah itu dibakar saat malam hari,

keluarga mengatakan dalam pengeloaan sampah belum ada

penampungan sampah bank sampah sehigga sampah penaggulangan

nya dengan di bakar.

 Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW

a) Kebiasaan: bersenda gurau bersama tetangga dan mengikuti acara

pengajian.

b) Aturan/kesepakatan: kumpul bersama pada saat acara pengajian dan

tahlilan.

c) Budaya: mengikuti budaya sunda

 Mobilitas Geografis Keluarga: berada di kaki gunung yang jalannya

menanjak dan agak jauh dari pusat kota sehingga membutuhkan

transportasi yaitu sepeda motor.

 Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat: perkumpulan

pengajian dan mengikuti kegiatan yang ada di wilayah RW04

 System Pendudukung Keluarga: keluarga Tn. A yakin kepada tuhan YME

dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.


IV. Stuktur Keluarga

a) Pola/cara Komunikasi Keluarga: keluarga menggunakan bahasa sunda

yang sopan.

b) Struktur Kekuatan Keluarga: keluarga yakin kepada tuhan YME dengan

rajin berdo’a semoga diberikan kekuatan dalam menjalani hidup.

c) Struktur Peran: semua anggota keluarga menjalankan sesuai perannya

masing masing (peran masing/masing anggota keluarga)

d) Nilai dan Norma Keluarga: keluarga berpegang teguh pada nilai dan

norma ajaran agama Islam.

V. Fungsi Keluarga

a. Fungsi afektif

Tn “A” dan Ny “N” serta dua ananknya yang sudah menginjak usia

remaja yaitu An “S”, dan An. M yang saat ini meningjak usia prak

sekolah mereka memandang dirinya masing-masing layaknya manusia

normal lainnya. Tn “A” mengatakan dirinya sebagai kepala keluarga

yang harus memenuhi kenutuhan keluarga dengan buruh lepas harian.

Ny “N” mengatakan keluarganya saling menghormati satu sama lain

dan tetap mempertahankan keharmonisan keluarga.

b. Fungsi sosialisasi

1. Kerukunan hidup dalam keluarga: Interaksi dan hubungan dalam

keluarga sangat baik.

2. Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan keputusan:


Tn “A” sebagai KK.

3. Kegiatan keluarga waktu senggang: diam dirumah, berkebun.

4. Partisipasi dalam kegiatan sosial: kerja bakti membersihkan

lingkungan.

c. Fungsi perawatan kesehatan

a) Pengetahuan dan persesi keluarga tentang penyakit/masalah

kesehatan keluarganya

Keluarga mengatakan belum mengerti betul tentang penyakit yang

diderita An “M”, dan juga belum Paham cara merawat yang baik

dan benar.

b) Kemampuan keluarga mengambil keputusan

Tindakan kesehatan cukup baik dengan langsung membawa ke

pelayanan kesehatan terdekat yaitu Puskesmas dengan jarak kurang

lebih 5 km.

c) Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit: masih

belum mengerti dengan benar.

d) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat

baik

e) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di

masyarakatpun cukup baik.


d. Fungsi reproduksi

Keluarga Tn.A mempunyai 2 orang anak, yaitu anak laki –laki dan

anak perempuan. Ny.I mengikuti program KB dengan menggunakan

metode pil.

e. Fungsi ekonomi

a) Upaya pemenuhan sandang pangan pada keluarga Tn. A

terpenuhi

b) Pemanfaatan sumber di masyarakat keluarga Tn. A baik.

VI. Stres Dan Koping Keluarga

a. Stressor jangka pendek: keluarga Tn. A stress jika timbulnya kejang

pada An “M” yang menderita epilepsi.

b. Stressor jangka panjang: keluarga selalu memikirkan apakah penyakit

yang diderita An “M” bisa sembuh atau tidak sering terjadi kejang

berulang.

c. Respon keluarga terhadap stressor: keluarga Tn. A menerima dengan

sikap lapang dada dan ikhlas.

d. Strategi koping: keluarga mengatakn selalu berdo’a kepada tuhan

YME.

e. Strategi adaptasi disfungsional: keluarga selalu berkomunikasi dengan

keluarga tetangga toga/ toma serta petugas kesehatan.


VII. Harapan keluarga

Harapan keluarga Tn. A berharap anak nya dapat sembuh dan tidak terjadi

kejang berulang yang selalu membuat semua anggota keluarga khawatir.


VIII. Pemeriksaan Fisik

No Aspek yang di nilai


Tn. A Ny. N An. S An. M
1 Penampilan Bersih Bersih Bersih Bersih
2 Kesadaran Composmentis Composmentis Composmentis Composmentis
3 Tanda-tanda Vital:
 Tekanan Darah
 Nadi 120/90 mmHg 110/70 mmHg 120/70 mmHg
 Respirasi 86x/menit 84x/menit 92x/menit 100x/menit
 Suhu 20x/menit 22x/menit 18x/menit 24x/menit
36°C 36,0°C 36°C 36,5°C
4 Kepala
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 Keadaan Bersih Bersih Bersih Bersih
 Warna Rambut Hitam Hitam Hitam Hitam
5 Mata
 Bentuk Simetris Simetris Simetris Simetris
 Konjungtiva Merah muda Merah muda Merah muda Merah muda
 Sclera Putih Putih Putih Putih
 Fungsi penglihatan Ketajaman penglihatan Ketajaman Ketajaman Ketajaman
normal, tidak ada penglihatan baik. penglihatan penglihatan
penurunan penglihatan Tidak ada normal normal
penurunan
penglihatan
6 Hidung
 Bentuk Simetris Simetris Simetris
 Keadaan Tidak terdapat secret terdapat secret Tidak terdapat
Baik, dapat Baik, dapat secret
 Fungsi penciuman membedakan bau kayu membedakan bau Baik, dapat
putih dan bau kopi kayu putih dan bau membedakan bau
kopi kayu putih dan
bau kopi
7 Telinga Simetris Simetris Simetris
 Bentuk Baik, dapat mendengar Baik, dapat Baik, dapat
 Fungsi pendengaran bisikan pemeriksa mendengar bisikan mendengar
pemeriksa bisikan pemeriksa
8 Mulut
 Bentuk Bibir Simetris Simetris Simetris
 Keadaan Lembab Lembab Lembab
 Gigi Lengkap Lengkap Lengkap

9 Leher
 JVP Tidak meningkat Tidak meningkat, Tidak meningkat
 KGB Tidak teraba Tidak Teraba Tidak teraba
benjolan

Pergerakan Bebas Bebas Bebas


10 Dada
 Pergerakan Simetris Simetris Simetris
 Bunyi nafas Vesikuler Vesikuler Vesikuler
 Bunyi jantung Regular Regular Regular
11 Abdomen
 Bentuk Datar Datar Datar
 Bising usus 8x/menit 7x/menit 6x/menit
 Nyeri tekan Tidak ada Tidak ada Tidak ada

12 Ekstremitas
 Bentuk Simetris Simetris Simetris
 Reflek bisep/trisep +/+ +/+ +/+
 Reflek +/- +/- +/-
patella/babinski
 Pergerakan Bebas Bebas Bebas
Kekuatan otot 5 5 5 5 5 5
5 5 5 5 5 5
Tahap Tumbuh Kembang Anak Usia 6 tahun
 Mulai mengembangkan kemampuan berkoordinasi dengan baik.

 Mengerti konsep seperti kuantitas, panjang, jarak, area dan kapasitas.

 Tertarik dengan ilmu pengetahuan dasar.


Tahap Perkembangan Kognitif
 Dapat menggambar orang dengan lebih banyak detil (seperti
menggambar orang dengan bulu mata dan kancing pada baju).

 Saat bermain role-play, anak sudah mempergunakan imajinasinya.

 Berbicara lancar dengan percaya diri yang tinggi.

 Mampu mengingat dan mengulang syair lagu.

Tahap Perkembangan Bahasa /  Kemampuan membaca dan menulis semakin baik.


Komunikasi
 Mampu membaca sendiri, tetapi masih tetap menikmati ketika Mum
membacakan untuk mereka

 Mampu mengeja kebanyakan kata-kata dengan benar

 Memilih teman berdasarkan personality dan ketertarikan hobi yang


Tahap Perkembangan Sosial & Emosional sama.
 Mampu bertahan dalam percakapan yang panjang.

 Mulai membandingkan diri sendiri dengan anak yang lainnya.

 Menyadari bahwa orang lain mempunyai pendapat yang berbeda-beda.

 Memulai pertemanan dengan anak lainnya.


DENAH RUMAH
Kamar Wc
Kamar

dapur
Teras luar rumah