Anda di halaman 1dari 50

WEEKLY SAFETY TALK

Daftar
1. Tehnik Agar Lingkungan Kerja Tetap Rapi Dan Bersih
2. Pelindung Mata ( Kaca Mata Safety / Safety Glasses )
3. Tujuan Dilakukannya Medical Check Up Sebelum Dan Sesudah Menjadi Karyawan
4. Pelindung Dada ( Body Protector )
5. Pelindung Kaki ( Safety Shoes )
6. Pelindung Pernafasan ( Masker/Respirator )
7. Pelindung Tangan ( Sarung Tangan )
8. Reflective Vest ( Petunjuk Keberadaan Seseorang )
9. Penggunaan Safety Belt ( Dalam Mengendarai Kendaraan & Di Ketinggian )
10. Pelindung Kepala ( Safety Helmet )
11. Pelindung Telinga ( Ear Plug / Ear Muff )
12. Keselamatan Adalah Tanggung Jawab Setiap Orang
13. U.U Tentang Keselamatan, Kesehatan Kerja Di Indonesia
14. Penggunaan Dari Laporan Bahaya
15. Pengelolaan Limbah Oli / Barang Bekas
16. Segitiga Api Dan Pencegahan Bahaya Kebakaran
17. Menghindari Sengatan Listrik
18. Bekerja Aman Dengan Bahan Kimia
19. Kenali Bahaya Disekitar Anda
20. Bekerja Aman Dengan Bahan Mudah Terbakar
21. Pentingnya Material Safety Data Sheet ( Msds )
22. Periksa / Check Kendaraan Sebelum Dan Sesudah Digunakan
23. Insiden Sekecil Apapun Wajib Diinvestigasi
24. Tujuan Dilakukannya Inspeksi Secara Terencana
25. Tindakan Tidak Aman
26. Kondisi Tidak Aman
27. Faktor Pribadi
28. Faktor Pekerjaan
29. Saat Mengisi Premium Jangan Menggunakan Hand Phone
30. Surat Izin Kerja ( Work Permit )
31. Kesiapan Dalam Keadaan Darurat
32. Kesehatan Pekerjaan Dan Ergonomi
33. Tidak berkompromi dalam hal keselamatan
34. Penggunaan tangga secara aman
35. Yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran
36. Investigasi insiden dan analisis
37. Undang-Undang No 23 Tahun 23 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup
38. Pengelolaan sampah
39. Pengaruh bahan kimia berbahaya
40. Log-out dan tag-out
41. Hand tools
42. Keselamatan alat angkat
43. Ergonomi
44. Mengangkat dan mengangkut secara manual
45. Alat tangan bermesin
46. Pencegahan pencemaran oli bekas
47. Alat Pemadam Api Ringan
48. Rambu dan poster
49. Perlindungan mesin

Waditra R.S – SHE Corporate 1


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Tehnik agar lingkungan kerja tetap rapi dan bersih

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Salah satu cermin tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja yang baik
adalah lingkungan kerja yang rapi dan bersih. Untuk mencapai kondisi seperti ini
diperlukan komitmen dan partisipasi dari semua karyawan. Bagaimana menjaga
lingkungan kerja kita rapi ???. Harus dimulai dari masing-masing individu untuk
bertanggung jawab pada lingkungan sekitarnya yang terdekat, menyediakan tempat dan
meletakkan barang pada tempatnya. Dengan keadaan rapi tidak ada barang lain yang
menghalangi pada saat kita akan mengambilnya. Salah satu hal yang harus dipatuhi oleh
segenap karyawan adalah tidak meletakkan barang pada jalur lalu lintas. Dapat dipastikan
apabila kita meletakkan barang tidak pada tempatnya pasti banyak waktu hilang untuk
mencarinya. Dan untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja, kita harus
menyediakan/memiliki tempat untuk membuang kotoran dan karyawan harus mematuhi
untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampahnya, sampah
basah atau kering. Jika seluruh karyawan berpartisipasi dan mematuhi segenap ketentuan
yang ada hubungan dengan lingkungan, kondisi lingkungan kerja yang rapi dan bersih
pasti tetap terjaga.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 2


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG MATA ( KACA MATA SAFETY / SAFETY GLASSES )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Mata adalah anggota tubuh untuk melihat. Apakah itu untuk melihat indahnya dunia,
lucunya anak kita dan diantara yang lain adalah untuk melihat atau memperhatikan
lingkungan pekerjaan kita pada saat bekerja. Melihat fungsi mata yang demikian, maka
mata kita perlu mendapat perlindungan yang memadai. Didalam bidang keselamatan dan
kesehatan kerja disebut Kaca mata safety/Safety Glasses. Kaca mata safety/Safety glasses
ini dapat melindungi mata dari percikan material atau sinar. Percikan material terjadi pada
saat melakukan pemukulan benda, menggerinda dan debu, sedangkan sinar bisa dari
las/welding atau matahari dan semuanya dapat mengganggu fungsi mata. Untuk itu ada
bermacam-macam kaca mata safety/ Safety glasses, apakah untuk menahan debu,
menahan radiasi sinar las atau menahan sinar matahari. Sudah beberapa kali terjadi
incident yang mencederai karyawan. Hal ini terjadi karena tidak disiplinnya dalam
penggunaan kaca mata safety/safety glasses walaupun sudah disediakan oleh perusahaan.
Walaupun perusahaan wajib menyediakan alat tersebut, namun karyawan wajib menjaga
dan merawatnya.
INCIDENT RECALL

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)

Waditra R.S – SHE Corporate 3


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Tujuan dilakukannya Medical Check Up sebelum dan sesudah menjadi


karyawan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Keselamatan kerja yang tinggi dapat dicapai apabila kesehatan tenaga kerja dalam taraf
yang sebaik-baiknya dan untuk menjamin kemampuan fisik dan kesehatan tenaga kerja
yang baik perlu diadakan pemeriksaan kesehatan yang terarah yaitu pemeriksaan sebelum
bekerja, berkala dan khusus. Yang disebut Medical Check Up. Masing-masing pemeriksaan
mempunyai tujuan tersendiri, namun secara keseluruhan untuk menjamin dan menjaga
kesehatan karyawan tetap baik selama dan setelah selesai menjadi karyawan.
Pemeriksaan sebelum bekerja ditujukan agar tenaga kerja dalam kondisi yang sehat, tidak
mempunyai penyakit menular, dan cocok untuk pekerjaan yang dilakukan sehingga
keselamatan kerja terjamin. Pemeriksaan berkala ditujukan untuk mempertahankan
derajat kesehatan tenaga kerja sesudah berada dalam pekerjaannya, serta menilai adanya
pengaruh dari pekerjaannya sedini mungkin untuk dikendalikan. Sedangkan pemeriksaan
khusus ditujukan untuk menilai adanya pengaruh-pengaruh dari pekerjaan tertentu
terhadap kesehatan tenaga kerja. Atau hanya ditujukan pada golongan tenaga kerja
tertentu.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 4


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG DADA ( BODY PROTECTOR )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Didalam rongga dada & perut kita ada organ tubuh kita diantaranya : paru, jantung, hati,
ginjal. Organ tubuh kita ini rentan terhadap sinar ultraviolet. Ultraviolet di dunia ini
dihasilkan dari sinar matahari, sedangkan dilingkungan pekerjaan kita diahasilkan oleh
sinar las baik las listrik maupun las karbid. Didalam pekerjaan las yang terpapar langsung
dengan sinar ultraviolet adalah mata dan kulit kita, ini dapat mengganggu kesehatan mata
maupun kulit kita. Mata fungsinya dapat berkurang, sedangkan kulit bisa terkena kanker.
Disamping itu bagi laki-laki reproduksi dapat terganggu/berkurang. Untuk mengatasi ini
semua maka disediakan dan untuk digunakan alat pelindung diri yang namanya “
pelindung dada ( body protector )”. Alat ini terbuat dari kulit dan alat ini harus disediakan
oleh perusahaan. Sosialisasi penggunaan sangat penting, dan bisa melalui safety talks.
Seseorang tidak menggunakan alat ini dapat karena mereka belum mengerti dan
menyadari pentingnya alat ini.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 5


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG KAKI ( SAFETY SHOES )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Kaki adalah salah satu anggota tubuh kita yang berfungsi agar kita dapat berjalan atau
berdiri. Apabila kaki kita terganggu/sakit mungkin kita tidak bisa jalan atau berdiri
sehingga kita tidak dapat bekerja bahkan bisa jadi kita menjadi beban orang lain apakah
teman, isteri atau anak kita. Kita tentunya tidak mengharapkan yang demikian. Salah satu
gangguan terhadap kaki kita dapat terjadi di lokasi dimana kita bekerja. Agar kaki kita
terhindar dari benturan/tertimpanya dengan barang/benda sehingga
mengganggu/mempengaruhi fungsi kerja kaki, maka ada alat yang berfungsi melindungi
kaki yang disebut “ safety shoes “. Alat ini harus disediakan oleh perusahaan dengan
cuma-cuma karena merupakan perlengkapan standard di dalam bidang pekerjaan industri.
Apabila sudah diberikan alat tersebut, kita harus memakainya dan merwatnya dengan
baik, agar kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Selamat bekerja !!!.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 6


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG PERNAFASAN ( MASKER/RESPIRATOR )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Manusia hidup perlu oxigen. Oxigen didapat dari udara yang ada disekitar kita. Tentunya
yang kita hirup perlu udara yang bersih, sehingga paru-paru kita yang bekerjanya
mengisap udara dimana terdapat oxigen yang diperlukan oleh darah dan diedarkan
keseluruh tubuh kita. Apabila udara yang kita hisap itu kotor karena adanya debu maka ini
mempengaruhi/membuat sakit pada paru kita. Apabila udara tersebut mengandung zat
kimia/uap/gas, maka zat kimia yang berupa gas/uap tersebut akan masuk kedalam
pembuluh darah dan beredar keseluruh tubuh. Bila demikian apa yang terjadi ???. Kita
akan sakit, karena zat kimia yang berupa gas/uap tadi akan mempengaruhi bekerjanya
organ tubuh kita. Apakah jantung, hati, ginjal maupun organ tubuh yang lain. Untuk
menanggulangi itu semua, maka perusahaan menyediakan alat yang dinamakan pelindung
pernafasan ( masker/respirator ). Masker/respirator yang kita gunakan ini berfungsi untuk
menyaring udara yang kita hisap agar bersih dari debu maupun zat kimia/gas yang dapat
mempengaruhi fungsi/bekerjanya organ tubuh kita. Untuk itu kita sebagai keryawan harus
menggunakan masker/ respirator sesuai dengan fungsinya dan merawatnya dengan baik.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 7


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG TANGAN ( SARUNG TANGAN )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Tangan adalah anggota tubuh kita untuk melakukan pekerjaan. Apakah pekerjaan menulis
atau apa saja yang sesuai dengan bidang pekerjaan kita masing-masing. Dalam
menjalankan aktivitas kita, mungkin tangan kita dapat mengalami luka. Contoh : luka
bakar saat mengelas ( memegang benda panas ), luka iritasi bahan kimia. Untuk
melindungi agar karyawan tidak mengalami luka saat melakukan pekerjaannya, maka
harus memakai pelindung tangan/sarung tangan. Perusahaan sudah menyediakan
sarananya, sedang disiplin penggunaannya harus ditekankan pada karyawan. Ada
beberapa macam alat pelindung tangan/ sarung tangan sesuai kegunaannya, sarung
tangan las, sarung tangan karet ( untuk bahan kimia ), sarung tangan kulit ( menahan
tusukan ). Perusahaan menyediakan perlengkapan ini sesuai fungsinya.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 8


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

REFLECTIVE VEST ( PETUNJUK KEBERADAAN SESEORANG )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Keberadaan kita disuatu lokasi pekerjaan tentunya perlu dapat diketahui/dilihat oleh orang
lain. Kenapa ??? Apabila keberadaan kita diketahui/dilihat oleh orang lain, sewaktu-waktu
apabila kita memerlukan bantuan dapat lebih mudah/cepat. Dan apabila orang lain yang
membawa kendaraan/alat dengan melihat posisi kita mereka dapat lebih berhati-hati dan
kita dapat terhindar dari bahaya incident. Namun apabila posisi kita tidak terlihat oleh
orang lain yang mengoperasikan/membawa alat, kita dapat tertabrak oleh mereka Apalagi
pada saat malam hari. Sudah banyak contoh akibat dari keberadaan kita yang tidak
diketahui oleh orang lain. Untuk mencegah itu semua ada alat pelindung diri yang harus
dipakai oleh orang yang berada didaerah yang terbuka/alam bebas yaitu reflectif vest
( rompi scothlight ). Dengan menggunakan alat ini keberadaan kita sangat mudah sekali
terlihat, apalagi saat malam hari, karena dapat memantulkan/memancarkan sinar. Pada
siang haripun dapat terlihat denga jelas. Dengan sifat pekerjaan kita ini, maka
penggunaan reflectif vest sangat ditekankan. Dan alat ini harus dirawat dengan baik
walaupun perusahaan yang menyediakan dengan cuma-cuma.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 9


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Penggunaan Safety Belt ( dalam mengendarai kendaraan & di ketinggian )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Beberapa kali incident kendaraan apakah itu di lokasi kerja atau jalan raya yang berakibat
fatal bagi pelaku. Apa penyebabnya ???. Salah satu penyebabnya adalah pengendara yang
tidak disiplin menggunakan safety belt saat terjadi tabrakan/incident, demikian juga pada
karyawan yang bekerja di ketinggian yang tidak mau menggunakan safety belt.
Pengendara meninggal karena saat terjadi tabrakan pengendara terlempar dari tempat
duduknya sehingga dada terbentur steering wheel dan kepala terbentur kacadepan atau
frame kaca. Sedangkan yang bekerja diketinggian, karyawan tersebut langsung jatuh tidak
tertahan apapun dan apabila menggunakan safety belt, masih tertahan oleh safety belt
tersebut. Sehingga menjadi suatu pengertian bahwa safety bagi kendaraan berfungsi
mencegah benturan bagi pengendara, sedangkan safety belt untuk ketinggian berfungsi
mencegah karyawan jatuh dari ketinggian Oleh karena itu penggunaan safety belt bagi
pengendara maupun orang yang bekerja diketinggian harus dicamkan untuk mencegah
cedera yang fatal.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 10


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG KEPALA ( SAFETY HELMET )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Kepala adalah salah satu bagian tubuh yang fital dan sangat sensitif terhadap benturan
atau pukulan. Oleh karena itu perlu dilindungi. Alat pelindung untuk kepala adalah Safety
Helmet. Kenapa kepala harus dilindungi dari benturan atau pukulan dari benda ?. Kepala
adalah tempat atau sentralnya syaraf dari semua anggota/bagian tubuh kita. Sehingga
apabila menerima benturan atau pukulan benda keras, syaraf akan mengalami gangguan.
Kalau gangguannya berat kemungkinan salah satu atau lebih anggota tubuh kita tidak
berfungsi. Contoh : lumpuh, kemampuan berfikir berkurang. Untuk itu penggunaan safety
helmet ini perlu disosilisasikan kepada seluruh karyawan. Baik cara menggunakannya
maupun merawatnya. Untuk menggunakannya kerangka dalam harus nempel diubun-
ubun, namun kerangka tidak boleh nempel di batok helmet. Karena rongga antara batok
helmet dengan kerangka helmet berfungsi sebagai suspensi. Agar helmet duduk di kepala
dengan baik maka perlu distel dari bagian belakang kerangkanya. Dan helmet tersebut
tidak boleh diduduki dan perlu dijaga kebersihannya.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 11


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PELINDUNG TELINGA ( EAR PLUG / EAR MUFF )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Telinga adalah alat pendengaran kita agar kita dapat berkomunikasi dengan lingkungan
sekitar kita. Apabila pendengaran terganggu disamping kita tidak dapat menerima signal
bahaya atau suara dari orang lain, keselamatan kita terancam atau hubungan komunikasi
tidak baik apabila orang lain tersebut tidak menyadarinya. Dengan demikian alat
pendengaran kita harus kita jaga dan rawat agar selalu berfungsi dengan baik. Apa yang
kita harus lakukan ???. Apabila kita bekerja dilingkungan yang tingkat kebisingan nya
lebih dari 85 decible dan terpapar selama 8 jam, maka telinga kita harus dilindungi dengan
menggunakan ear plug atau ear muf. Karena dengan menggunakan ear plug atau ear muf
dapat mengurangi kebisingan 25 – 35 decible. Alangkah sayangnya bila kita tidak lagi
dapat mendengar teriakan atau panggilan anak cucu kita karena tidak displinnya kita
menggunakan ear plug/ear muf pada saat kita masih bekerja, sedangkan perusahaan
sudah menyediakannya.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 12


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Keselamatan adalah tanggung jawab setiap orang

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Apabila kita berbicara tentang keselamatan, masih ada persepsi yang timbul di kalangan
karyawan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab Safety Officer. Persepsi inilah yang
perlu diluruskan agar tidak berkelanjutan sehingga pelaksanaan keselamatan dan
kesehatan kerja dapat berjalan dengan baik. Untuk meluruskan persepsi ini marilah kita
kembali pada filosofi keselamatan dan kesehatan kerja/safety yang berbunyi :
Keselamatan dan kesehatan kerja / safety adalah tanggung jawab setiap orang, dimulai
dari diri masing-masing dan dari lingkungan kita yang terdekat. Artinya disini bahwa
keselamatan kita ya kita sendiri yang bertanggung jawab, bukan tanggung jawab Safety
Officer atau orang lain. Sangat tidak masuk akal apabila kita sendiri tidak peduli dengan
keselamatan kita, justru orang lain diminta bertanggung jawab, ini sangat ironis sekali.
Contoh : seseorang tidak mau memakai safety helmet, padahal sudah mengetahui bahwa
disitu ada bahaya yang timbul adalah kejatuhan benda. Atasan atau temannya sibuk me-
ngingatkan sedangkan yang bersangkutan tidak mau mengerti/tidak mau tahu. Untuk kita
harus camkan bahwa Keselamatan adalah tanggung jawab setiap orang dan dimulai dari
diri masing-masing.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 13


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

U.U tentang Keselamatan, Kesehatan Kerja di Indonesia

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
U.U No 1 / Tahun 1970 adalah U.U tentang keselamatan dan kesehatan kerja di
Indonesia. U.U ini adalah pengganti dari Veiligheids Reglement Stbl No. 406 dan
penyempurnaan dari Mainj Polish Reglement 1930, buatan jaman Belanda. Sesuai dengan
perkembangan peraturan perlindungan industrialisasi di Indonesia, maka perlunya
penggantian maupun penyempurnaan undang-undang tersebut. Hal ini bertujuan untuk
meminimize penyakit akibat kerja pada karyawan dengan meningkatkan pengetahuan
keselamatan dan kesehatan kerja melalui peraturan-peraturan yang baik. Dengan
peraturan yang baik akan dicapai keselamatan karyawan lebih baik sehingga dapat
mempertinggi mutu pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas kerja. Ruang lingkup dari
U.U No 1 / Tahun 1970 ini adalah keselamatan kerja dalam tempat kerja, baik di darat, di
dalam tanah, di permukaan air, di dalam air, maupun diudara yang berada di dalam
wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 14


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Penggunaan dari laporan bahaya

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Bidang pekerjaan di tempat kita tidak terlepas dari apa yang dinamakan perkakas,
peralatan, permesinan dan bahan berbahaya ( mis: bahan kimia ). Semuanya ini
mengandung bahaya. Dimana difinisi dari bahaya adalah : Suatu benda, bahan, kondisi
atau kegiatan yang bisa mengakibatkan cedera, kerusakan dan atau kerugian dalam
derajat apapun. Disini artinya di lingkungan kita banyak sekali bahaya. Untuk
mengidentifikasi bahaya, disini diperlukan partisipasi / keterlibatan semua karyawan. Tidak
mungkin terealisasi secara sempurna apabila identifikasi bahaya ini hanya dibebankan
kepada Safety Officer. Agar karyawan terlibat dalam kegiatan ini, karyawan juga perlu
mengidentifikasi bahaya yang ada di sekitar tempat kerjanya. Karyawan juga harus
melaporkan bahaya yang dilihatnya setiap saat dengan menuliskan apa bahaya yang
dilihat, waktunya, harinya, tempatnya dan saran apa yang harus dilakukan untuk
pengendaliannya. Kemudian tulisan / laporan tersebut dimasukan kekotak yang telah
disediakan yang setiap saat ada petugas yang mengambil, merecord dan mengirimkan
kepada yang bertanggung jawab untuk melakukan pengendalian/perbaikan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 15


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Pengelolaan limbah oli / barang bekas

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Isu global akhir-akhir ini yang sangat gencar adalah mengenahi “ Lingkungan Hidup “ dan
sangat erat hubungannya dengan pencemaran lingkungan. Pencemaran dapat diakibatkan
oleh limbah oli/oli bekas atau barang bekas ( mis : karet/ban, plastik ). Untuk di
perusahaan kita oli bekas dan ban bekas menjadi masalah yang perlu mendapatkan
penanganan yang serius, mengingat jumlahnya/kwantitynya yang cukup besar.
Bagaimana agar oli bekas/limbah oli tidak mencemari lingkungan disekitar kita ???. Apa
yang harus dilakukan ???. Pada saat periodical service unit/penggantian oli, oli tidak boleh
dibuang langsung ketanah, tapi harus ditampung disuatu tempat kemudian dipindahkan
kedalam drum kosong, demikian seterusnya. Diharapkan pada saat penggantian oli, tidak
sampai terjadi oli berceceran di tanah/lantai. Selanjutnya setelah oli bekas cukup banyak,
diinformasikan ke perusahaan penampung oli bekas yang ditunjuk pemerintah untuk
segera diambil, karena hanya perusahaan-perusahaan tertentu diberi wewenang untuk
mengumpulkan. Dan semuanya ini diatur oleh surat keputusan ................ tentang
pemberian izin penyimpanan dan pengumpulan minyak pelumas bekas.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 16


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Segitiga Api dan Pencegahan bahaya kebakaran

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Apa yang dimaksud dengan segitiga api ???. Yang dimaksud dengan segitiga api adalah
sesuatu yang menggambarkan bahwa terjadinya api tersebut terdiri dari 3 (tiga) unsur
yaitu : oxigen, bahan bakar dan panas. Apabila ke 3 (tiga) unsur tersebut bertemu maka
terjadilah api dan apabila api tersebut menjadi besar maka disebut atau terjadilah
kebakaran. Ketiga unsur tersebut harus terpenuhi, apabila ada salah satu unsur tidak ada
maka tidak akan terjadi api/kebakaran dan inilah cara yang dilakukan untuk memadamkan
api/kebakaran yang sudah terjadi. Dan sarananya ada yang menggunakan dry
chemical/powder, busa, CO2 ataupun pasir, hal tersebut tergantung bahan apa yang
terbakar. Bagaimana dengan Pencegahan bahaya kebakaran ???. Prinsipnya adalah
bagaimana agar ketiga unsur yang ada di setitiga api tersebut tidak bertemu menjadi satu.
Contohnya tidak meletakkan bahan yang mudah ter bakar didekat sumber api, tidak
membebani instalasi listrik melebihi batas kemampuan, menggunakan alat yang dapat
menimbulkan api/kebakaran mengikuti prosedur yang telah ditetapkan ( mis: las karbid/
acetylin welding). Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pencegahan bahaya
kebakaran.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 17


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Menghindari sengatan listrik

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Listrik adalah energi yang banyak digunakan oleh manusia setiap hari, apakah untuk
penerangan, masak ataupun menggerakan suatu alat untuk suatu usaha. Namun apakah
karena ceroboh, lalai atau ketidak sengajaan terjadi kecelakaan karena
tersengat/menyentuh aliran listrik. Kecelakaan terkena sengatan listrik terjadi akibat
kontak dengan kabel yang diperkirakan tidak berarus listrik lagi, juga dapat terjadi akibat
kabel/instalasi listrik yang sudah rusak dimana letaknya mudah bersinggungan atau
mengenahi anggota tubuh kita/orang. Karena kecelakaan akibat sengatan listrik dapat
berakibat kematian, maka perlu perhatian yang serius terhadap persyaratan dalam
penggunaan maupun penanganan listrik. Syarat-syarat yang perlu mendapat perhatian
agar tidak terkena sengatan listrik baik di lokasi kerja atau dirumah adalah sebagai berikut
: Memastikan bahwa semua intalasi listrik dalam keadaan baik ( mis: tidak ada kabel
terkelupas, setiap sambungan terisolasi ), Memastikan bahwa tidak ada arus listrik saat
perbaikan, memastikan bahwa tidak ada penyambungan arus saat bekerja ( lock out ),
bagian yang akan dikerjakan di tes untuk memastikan tidak ada arus listrik, menggunakan
baju lengan panjang saat melakukan perbaikan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 18


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Bekerja aman dengan bahan kimia

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Apabila kita bekerja dengan bahan kimia pertama-tama yang harus kita perhatikan/baca
adalan lembaran informasi tentang bahan kimia tersebut yang biasanya disebut dengan
MSDS. Didalam lembar informasi tersebut kita dapat mengetahui apakah bahan kimia
tersebut beracun atau tidak, bahan kimia tersebut aman bagi kita (manusia) atau tidak,
bahan kimia tersebut aman bagi lingkungan atau tidak. Karena arti kata“ aman “ disini
adalah aman bagi manusia/orang dan aman bagi lingkungan. Untuk itu kita harus
mengikuti petunjuk yang tertera pada lembar informasi yang ada saat kita menggunakan
bahan kimia. Agar bahaya yang ditimbulkan oleh bahan kimia tersebut dan berpengaruh
pada diri kita dapat diminimalkan. Salah satu caranya adalah kita menggunakan alat
pelindung diri yang sesuai dengan rekomondasi lembar informasi bahan kimia tersebut
apakah itu sarung tangan, masker atau bisa juga gogles/kaca mata safety. Sehingga kita
aman dari pengaruh bahaya bahan kimia dan kita dapat menjalankan aktifitas pekerjaa
dengan baik.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 19


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Kenali bahaya disekitar anda

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Bahaya menurut difinisinya adalah : Setiap benda, bahan, kondisi atau kegiatan yang
memiliki potensi menimbulkan cedera, kerusakan atau kerugian. Dengan difinisi dan
pekerjaan kita seperti ini, maka banyak sekali bahaya yang ada disekitar kita. Apakah
dikantor, dijalan raya, dirumah, dibengkel, di tambang, di jalan hauling dan masih banyak
lagi. Namun masing-masing mempunyai tingkat resiko yang berbeda. Untuk itu kita harus
mengenali bahaya yang ada disekitar dengan baik sehingga kita tidak menjadi pelaku atau
korban dari bahaya yang tidak kita kenali/teredintifikasi sehingga menjadi incident.
Dengan mengenali bahaya yang ada disekitar lebih baik, maka kita dapat melakukan
pengendalian lebih dini dan lebih baik sebelum bahaya tersebut menjadi incident. Ada
suatu ungkapan : bahwa mencegah lebih baik dari pada menanggulangi. Contoh : Di
Kantor bahwa cuter itu adalah bahaya, apabila kita meletakkan dalam keadaan terbuka,
ada kemungkinan kita dapat cedera saat mengambil.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 20


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Bekerja aman dengan bahan mudah terbakar

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Ada beberapa bahan yang mudah terbakar yang erat sekali dengan kehidupan kita sehari-
hari antara lain adalah : Premium, minyak tanah, solar, avtur, tener, alkohol dimana
masing-masing mempunyai kegunaan- nya sendiri-sendiri. Dimana masing-masing bahan
memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dalam hal titik nyala apainya. Sebagai
contoh : premium titik nyala apinya lebih rendah dari minyak tanah atau solar, avtur titik
nyala apinya lebih rendah dari premium. Sehingga cara penggunaannya, membawanya
maupun penyimpanannya berbeda dan perlu penanganan yang lebih baik agar tidak
terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan misalnya kebakaran. Dengan mengikuti peraturan
atau petunjuk tentang cara penggunaan atau penanganan bahan mudah terbakar niscaya
kita akam aman dan terhindar dari bahaya kebakaran. Contoh : Bahan bakar harus selalu
dalam keadaan tertutup, kita tidak merokok atau membuang putung rokok di tempat
penyimpanan/penimbunan bahan mudah terbakar, kita tidak menempatkan bahan mudah
terbakar di dekat kegiatan yang menimbulkan sumber api. Mudah-mudahan kita dapat
bekerja dengan aman walaupun berhubungan dengan bahan mudah terbakar.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 21


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Pentingnya Material Safety Data Sheet ( MSDS )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Banyak diantara kita yang belum mengetahui apa itu Material Safety Data Sheet
( MSDS ) ???. Material safety data sheet adalah suatu daftar yang menyebutkan tentang
data-data bahan kimia berbahaya. yang harus tersedia dan diberikan untuk diketahui oleh
pemakai dari bahan kimia tersebut, karena data tersebut sangat penting bagi si pemakai.
Kenapa material safety data sheet ( MSDS ) tersebut penting ??? Karena material safety
data sheet memberikan data/informasi bahan kimia tersebut tentang : Identifikasi bahan,
komposisi dari bahan tersebut, identifikasi bahaya nya, potensi pengaruh terhadap
kesehatan, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pertolongan pertama bila terjadi
sesuatu, hal-hal yang perlu diperhatikan untuk penanggulangan kebakaran, cara
penggunaan dan penyimpanan, alat pelindung diri yang diperlukan, sifat-sifat kimia dan
phisik, tingkat kestabilan dan kereaktifannya, informasi tentang racun, informasi tentang
pengaruh terhadap lingkungan, pertimbangan untuk pemusnahan, informasi perundangan.
Informasi tersebut sangat penting karena menyangkut keselamatan dan kesehatan
pemakai. Contoh yang sehari-hari kita pakai adalah obat-obatan, didalam kemasan selalu
ada informasi ini. Namun kita lupa baca.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 22


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Periksa / check kendaraan sebelum dan sesudah digunakan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Apabila kita naik pesawat terbang dan memperhatikan apa yang dilakukan oleh pilot
sebelum menerbangkan pesawatnya ??. Pilot tersebut melakukan pengecekan dengan
menggunakan form standard yang sudah disediakan. Tujuannya adalah untuk mengetahui
kondisi pesawat lebih dini sebelum pesawat diterbangkan. Untuk apa ??. Agar jangan
sampai terjadi incident yang disebabkan adanya kerusakan/gangguan yang tidak
terdeteksi karena “tidak dicheck sebelum terbang”, sehingga timbul korban yang
banyak. Nah bagaimana dengan kendaraan kita sendiri atau kendaraan milik perusahaan
yang penggunaannya berganti orang dan muat karyawan/orang lebih dari 1 (satu) ?.
Apakah penanggung jawab driver atau kita sendiri sudah melakukan pengecekan
kendaraan sebelum digunakan ??. Apabila kita tahu dan memahami dampaknya, tentu kita
harus dan tidak boleh ditawar untuk melakukan pengecekan sebelum menggunakan
kendaraan baik milik kita sendiri maupun milik perusahaan. Dan kita tidak boleh lupa juga
bahwa kendaraan setelah di- pakai kadang-kadang mengalami gangguan dan untuk
meyakinkan sebaiknya kita melakukan pengecekan secara visual setelah digunakan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 23


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Insiden sekecil apapun wajib diinvestigasi

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Untuk mencari penyebab terjadinya insiden, maka perlu dilakukan apa yang dinamakan
investigasi/penyelidikan. Tidak hanya pada insiden berakibat berat (manusia atau alat)
namun terhadap inciden sekecil apapun. Bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi
untuk mencari penyebab dasar dari insiden tersebut untuk menentukan langkah
penanggulangannya agar tidak terulang lagi insiden serupa. Kenapa insiden sekecil
apapun perlu/wajib diinvestigasi ???. Apabila insiden kecil tidak segera dilakukan
penanggulangan secara tepat, maka akan dapat berakibat lebih parah lagi akibatnya
bahkan insidennya akan terjadi ber- ulang-ulang. Apabila insiden terjadi berulang-ulang
hanya tinggal nunggu waktunya saja berakibat besar Karena kerugiannya juga akan makin
lebih besar lagi. Ingat perbandingan/ratio insiden : 1 : 10 : 30 : 600.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 24


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Tujuan dilakukannya inspeksi secara terencana

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Bagaimana caranya kita dapat mengetahui kondisi alat kerja, lokasi atau lingkungan kerja
dalam kondisi yang tidak layak/tidak baik setiap saat ???. Caranya adalah dengan jalan
melakukan inspeksi. Agar kondisi alat kerja, lokasi atau lingkungan kerja tetap dalam
keadaan baik/layak maka inspeksi harus dilakukan secara terencana/terjadual. Apabila
jadual inspeksi sudah dibuat/ditentukan, maka harus dilaksanakan secara konsisten.
Sehingga tujuan dilakukannya inspeksi secara terencana adalah untuk melihat penyim-
pangan/deviasi kondisi dari alat kerja, lokasi atau lingkungan kerja dari yang standar.
Untuk segera me- lakukan tindakan perbaikan sebelum penyimpangan/deviasi dari kondisi
tersebut menjadi penyebab terjadinya insiden. Tindakan perbaikan dari
penyimpangan/deviasi tersebut adalah yang paling penting. Hasil dari inspeksi terencana
tersebut perlu disampaikan/dibicarakan dalam Safety Kommite meeting. Disini diperlu-
komitmen dari semua bagian yang terlibat dalam mengambil langkah penanggulangan
yang tepat. Untuk yang lain agar tetap memperhatikan hal-hal atau kondisi yang tidak
layak./ benar.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 25


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Tindakan tidak aman

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Di dalam ilmu safety/keselamatan dan kesehatan kerja ada salah satu teorinya yang
disebut Teori Domino/ Domino Insiden. Didalam teori ini disebutkan urutan penyebab
terjadinya inciden. Urutan pertama penyebab terjadinya insiden adalah : Tindakan tidakan
aman dari pelaku atau Unsafe Act. Ini adalah merupakan penyebab langsung sehingga
terjadinya insiden. Apabila kita telaah lebih lanjut, kenapa seseorang melaku kan tindakan
tidak aman sehingga mengakibatkan insiden ???. Karena mereka tidak tahu, tidak mampu
atau tidak mau tahu. Untuk mengatasi/membantu mereka yang tidak tahu adalah dengan
memberikan training, sedangkan untuk mereka yang tidak mampu diberikan pelatihan on
the job training sedangkan bagi yang tidak mau tahu diberikan dibina, diberi pelatihan dan
dievaluasi tetap tidak berubah, maka disimpulkan bahwa yang bersangkutan tidak sesuai
dengan bidang pekerjaan yang ada diperusahaan ini.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 26


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Kondisi tidak aman

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dari teori Domino, penyebab insiden yang ke dua adalah kondisi tidak aman/unsafe act.
Kondisi tidak aman/unsafe act ini dapat tercipta apabila kita tidak peduli/kurang perhatian
pada lingkungan kerja dimana kita bekerja. Salah satu cermin tentang tingkat perhatian
pada safety/K3 dari karyawan adalah dilihat dari kondisi lingkungannya. Kondisi
lingkungan yang bagaimana yang dimaksud dengan kondisi yang tidak aman ???. Yang
dimaksud kondisi yang tidak aman disini adalah seperti : penerangan yang kurang/gelap,
ruangan/kabin yang panas, ventilasi yang tidak memadai, peralatan dan perkakas yang
tidak layak pakai atau rusak, lokasi kerja yang kotor dan licin, adanya bahaya yang dapat
menimbulkan kebakaran/ledakan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 27


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Faktor Pribadi

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dalam teori domino insiden, penyebab insiden yang ke 3 (tiga) adalah faktor pribadi dari si
pelaku. Di dalam faktor pribadi ada beberapa hal yang dicakup didalamnya adalah :
Kurangnya pengetahuan atau ketrampilan dalam safety, Kurangnya motivasi dalam hal
pelaksanaan safety dan Sikap dalam hal pelak sanaan safety. Yang dimaksud dengan
kurangnya pengetahuan atau kettrampilan dalam safety adalah - pemahaman tentang
aspek safety dalam hal menjalankan tugasnya tidak dilakukannya dengan baik, hal ini
dapat disebabkan karena training yang didapatnya kurang. Kurang disini dapat berarti
penerimaannya yang kurang atau jumlah yang disampaikan kurang. Karena pengetahuan
didapatkannya dari training, sedangkan ketrampilan didapatkan dari training yang diterima
dan dilakukan denga baik. Penting pemberian training yang sesuai dan memadai. Yang
dimaksud motivasi kurang adalah semangat/keinginan untuk melakukan pekerjaan sesuai
peraturan kurang, dapat disebabkan karena dorongan dari atasan yang tidak ada.
Sedangkan sikap/attitude kurang dalam hal pelaksanaan safety disebabkan kurangnya
pengetahuan akan ketentuan/peraturan kurang atau lingkungan yang membentuknya. Ini
harus diberi pelatihan yang sesuai.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 28


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Faktor pekerjaan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dalam domino insiden penyebab yang keempat adalah : Faktor Pekerjaan. Ada beberapa
hal yang dicakup dalam hal ini adalah: lingkungan fisik yang tidak aman dan standar kerja
yang tidak memadai. Adanya lingkungan fisik yang tidak aman karena adanya
pengawasan yang kurang memadai disertai pendelegasian dan pemberian tanggung jawab
terhadap area yang tidak tegas. Sehingga pemeriksaan, inspeksi maupun laporan tindak
lanjutnya yang tidak berjalan sesuai standar. Sedangkan yang dimaksud standar
kerja/prosedur kerja yang belum memadai, adalah standar kerja yang belum ada,
keterlibatan karyawan yang kurang dan disertai publikasi/sosialisasi dari standar kerja
yang belum menyeluruh dan diikuti pengawasan terhadap penggunaan standar yang
kurang. Hal-hal tersebut yang mengakibatkan faktor pekerjaan menjadi penyebab
terjadinya insiden.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 29


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Saat mengisi premium jangan menggunakan hand phone

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dalam era kemajuan teknologi saat ini ada satu alat komunikasi yang cukup canggih yang
disebut hand phone. Namun banyak pengguna dari alat tersebut yang tidak mengikuti
petunjuk pemakaian atau istilah di IBPR/HIRA instruksi lembaran pabrik
pembuat. Tidak mengikuti petunjuk pemakaian sebagian besar karena tidak membaca
petunjuk pemakaiannya. Kenapa kok kita tidak boleh menggunakan hand phone saat
mengisi premium ???. Perlu kita ketahui bahwa pada saat kita membuka tanki bahan
bakar kendaraan kita ada gas/uap yang keluar, gas/uap tersebut sangat mudah terbakar
apabila ada loncatan medan listrik. Pada saat kita menggunakan hand phone, disitu akan
terjadi medan electro satatic yang dapat memicu terjadinya kebakaran apabila bertemu
dengan gas/uap premium/bahan bakar yang keluar dari tanki bahan bakar. Untuk itu
pesan kami “ janganlah menggunakan hand phone saat anda mengisi premium “ , karena
dapat menimbulkan terjadinya kebakaran pada kendaraan anda atau bahkan pada
terminal pengisian bahan bakar/pom bensin.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 30


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Surat Izin Kerja ( Work Permit )

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Sebelum suatu lokasi memerlukan “ Surat Izin Kerja ( Work Permit ) “ , maka harus
dilakukan survey lebih dahulu untuk mengidentifikasi lokasi tersebut apakah ada daerah
yang memerlukan “ Kartu Bahaya “.Untuk melakukan identifikasi tersebut harus digunakan
proses IBPR . Setelah seluruh daerah teridentifikasi dan memerlukan kartu bahaya maka
perlu dibuat standar, prosedur dan atau peraturan secara tertulis. Setelah itu semua
Supervisor dan karyawan yang terkait dengan standar, prosedur dan atau peraturan ter-
sebut harus mendapatkan pelatihan tentang pemenuhan pelaksanaannya. Sedangkan
orang yang berhak menandatangani dan melepas “ Surat/Kartu Izin Kerja “ dan “ Tanda
Bahaya “ hanyalah orang yang bertanggung jawab langsung melakukan pekerjaan
tersebut. Kepala Seksinya dapat melepaskannya melalui prosedur atau dalam keadaan
darurat yang spesifik.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 31


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Kesiapan Dalam Keadaan Darurat

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Kesiapan dalam keadaan darurat tujuannya adalah untuk pengendalian pasca terjadinya
insiden, agar dampaknya tidak semakin parah baik terhadap karyawan ataupun harta
benda perusahaan. Buku panduan Kesiapan Dalam Keadaan Darurat harus disusun secara
komprehensif dan mencakup semua bentuk emergency apakah itu menyangkut alam
ataupun ulah manusia baik ditempat kerja maupun diluar tempat kerja. Prosedur keadaan
darurat tersebut harus disosialisasikan kepada seluruh karyawan dan dipastikan bahwa
semua karyawan sudah memahaminya. Untuk itu maka dibentuklah “ Team
Penanggulangan Keadaan darurat “ dan ditunjuk koordinator yang kompeten dibidang
tersebut dengan surat pengangkatan. Dalam mengevaluasi apakah team tersebut maupun
karyawan dapat melaksanakan secara baik prosedur tersebut, maka perlu dilakukan
simulasi atau drill seolah-olah terjadi yang sebenarnya. Sehingga baik team maupun
karyawan dapat memahami dan melaksanakan dengan baik.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 32


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Kesehatan Pekerjaan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Sesuai dengan Kebijakan Dasar K3LH perusahaan dimana tercantum bahwa kesehatan
karyawan ingin dikelola dengan effektif, maka yang harus dilakukan adalah menjaga
kesehatan pekerja dengan baik agar karyawan tidak mengalami sakit akibat kerja.
Bagaimana melakukannya???. Pertama : Dilakukan medical check up sebelum karyawan
diterima untuk bergabung di perusahaan. Kedua : Dilakukan medical check up setiap satu
tahun satu kali untuk melihat kesehatannya setelah bekerja dan mengetahui secara dini
apabila perjaannya berdampak pada kesehatan karyawan. Ketiga : Dilakukan pemeriksaan
kesehatan khusus terhadap karyawan yang mengalami penyimpangan kesehatannya
setelah bekerja dalam kurun waktu. Keempat : menciptakan/membuat lingkungan rapi,
bersih sehingga daerah bebas dari barang-barang yang tidak berguna dan bebas dari
hama maupun bibit penyakit yang pada akhirnya karyawan dapat bekerja dengan aman.
Pimpinan setempat yang bertanggung jawab menciptakannya setiap saat.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 33


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Tidak berkompromi dalam hal keselamatan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Tidak berkompromi dalam hal keselamatan disini berarti bahwa Keselamatan tidak dapat
ditawar dan mutlak harus dijalankan setiap saat. Dalam lingkungan kerja yang sehat dan
keselamatan kerja yang tinggi berkaitan erat dengan memperlakukan orang sebagai
subyek. Sehingga sangatlah wajar jika karyawan memerlukan lingkungan kerja yang
sehat, bersih dan rasa aman dari segala bahaya yang mengancamnya, karena karyawan
adalah merupakan aset perusahaan yang menentukan keberhasilan perusahaan. Dan
dengan memperlakukan karyawan secara manusiawi melalui penciptaan lingkungan kerja
dan keselamatan kerja yang secara serius diperhatikan oleh manajemen, kondisi demikian
akan memberi peluang bagi karyawan untuk bekerja/berkarya seproduktif mungkin. Untuk
mencapai hal tersebut diatas diperlukan komitmen 100% dari semua lapisan karyawan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 34


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

PENGGUNAAN TANGGA SECARA AMAN

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Memanjat ke atau dari satu level ke level yang lain kemungkinan menyebabkan terjadinya
kecelakaan. Kebanyakan kecelakaan disebabkan karena kesalahan dalam memilih atau
memposisikannya. Untuk keselamatan anda dan keselamatan pekerja di sekitar anda, ikuti
hal-hal simpel berikut :

 Pilih tangga yang benar - menggunakan tangga yang panjangnya benar, tidak terlalu
panjang atau tidak terlalu pendek. Pastikan bahwa memiliki safety feet atau diamankan

 Check kondisi tangga – periksa kerusakan pada pegangan, hilangnya atau rusaknya
anak tangga, atau kerusakan yang lain.

 Tempatkan tangga dengan hati-hati – pastikan tangga ditempatkan dengan benar


yaitu jarak kaki tangga dengan dinding adalah ¼ panjang tangga.

 Panjat tangga dengan hati-hati – pakailah sepatu yang sesuai dengan sol yang baik
dan bersih dari minyak atau grease. Pandangan ke arah tangga dan selalu
berpegangan ketika naik dan turun tangga. Jangan membawa peralatan atau bahan,
naikkan barang tersebut dengan tali

 Jangan menjangkau di luar jangkauan – Jangan meraih sesuatu di luar jangkauan


anda. Pindahkan terlebih dahulu tangga. Gunakan safety harness dan safety line.

Ingatlah selalu, gunakan tangga secara aman baik di tempat kerja maupun di rumah.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 35


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Yang Harus dilakukan Jika terjadi Kebakaran

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Kebanyakan kebakaran berawal dari kecil, tetapi bisa berkembang menjadi tidak terkontrol dalam beberapa
detik. Hal penting adalah mengetahui apa yang harus dilakukan dan melakukannya dengan cepat.

 Pikirkan secara cepat dan bertindak dengan hati-hati : ketika kebakaran ditemukan, ukurannya
bertambah dengan cepat. Jika masih kecil dan tersedia alat pemadam kebakaran, segera matikan.

 Bunyikan alarm : Jangan salah memperkirakan kebakaran. Jika kebakaran tidak dapat anda tanggulangi,
segera laporkan.

 Peringatkan orang-orang : Peringatkan orang-orang di area dengan segera sehingga mereka dapat
menuju ke tempat yang aman. Hal ini terutama jika kebakaran terjadi di gedung.

 Stand by : beradalah di dekat kebakaran. Temui dan ceritakan kepada pemadam kebakaran dimana
kebakaran terjadi. Mereka akan kehilangan waktu jika harus menemukan kebakaran sendiri.

 Pemadaman kebakaran : anda bertanggung jawab mencegah kebakaran. Tapi anda tidak berkewajiban
memadamkan kebakaran besar. Secara umum, jangan bergabung dengan tim pemadam kebakaran jika
anda tidak diminta oleh komandan regu pemadam kebakaran.

 Pemadam kebakaran yang benar : alat pemadam kebakaran direkomendasikan untuk tipe yang berbeda.
Kelas A (kayu, tekstil, sampah) gunakan air, Kelas B (solar, bensin, grease) gunakan foam, dry chemical,
CO2, Klas C (listrik bertegangan ) gunakan CO2 dan cairan mudah menguap, Kelas D (logam) gunakan
dry chemical.

 Review : Ketahui apa yang harus dilakukan. Lakukan dengan hati-hati. Bunyikan alarm. Peringatkan
orang di sekitar anda. Stand by dekat pemadam kebakaran. Tetap ditempat jika anda tidak diminta
membantu.

INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 36


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Investigasi Insiden dan Analisa

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Investigasi insiden adalah suatu langkah yang sistimatis untuk mencari akar/dasar
penyebab terjadinya suatu insiden agar dapat melakukan langkah perbaikan dengan benar
sehingga insiden serupa tidak terulang kembali. Untuk mencapai itu semua diwajibkan
agar kecelakaan sekecil apapun harus dilaporkan dan dilakukan investigasi. Untuk apa ???
Karena ada suatu penyedikan/pengujian terhadap ratio inciden dimana disebutkan bahwa
1 insiden berakibat berat/fatal biasanya sebelumnya ada 10 insiden yang berakibat luka
ringan, 10 insiden berakibat luka ringan biasanya sebelumnya ada 30 insiden berakibat
kerusakan harta benda dan 30 insiden berakibat kerusakan harta benda biasanya
sebelumnya ada 600 insiden yang tidak menimbulkan apakah orang luka atau kerusakan
harta benda. Disinilah pentingnya setiap insiden sekecil apapun harus dilaporkan dan
diinvestigasi. Disamping itu yang perlu kita lakukan adalah menganalisa se jumlah insiden
yang terjadi untuk melihat dari segi paretonya. Apakah pareto penyebabnya ??? Sehingga
setelah mendapatkan paretonya penyebabnya kita diharapkan dapat mengambil langkah
pengendalian yang benar agar insiden-insiden serupa tidak terulang kembali.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 37


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

UNDANG-UNDANG NO 23 TAHUN 23 TENTANG PENGELOLAAN LINGKUNGAN


HIDUP

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
UU No. 23 Tahun 1997 adalah UU tentang pengelolaan lingkungan hidup. Tujuan dari UU
ini adalah agar pembangunan yang dilaksanakan secara berkelanjutan selalu berwawasan
lingkungan. Dalam hal lingkungan hidup setiap orang mempunyai hak yang sama atas
lingkungan hidup yang baik dan sehat. Selain itu setiap orang berkewajiban memelihara
kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan
perusakan lingkungan hidup. Setiap penanggung jawab usaha atau kegiatan usah wajib
melakukan pengelolaan limbha dan limbah bahan berbahaya dan beracun dari hasil
usahan dan/atau kegiatan. Ancaman dari undang-undang ini jika terbukti dengan sengaja
melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan
hiup diancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.
500.000.000 (lima ratus juta rupiah). Untuk menjaga agar tidak terjadi pencemaran
lingkungan bisa kita mulai dari tempat kerja di sekitar kita, yaitu dengan selalu menjaga
kebersihan tempat kerja. Hal ini bisa kita mulai dengan menghindarkan terjadinya ceceran
di oli atau solar, jika memang ceceran tersebut tidak dapat dihindari maka ceceran
tersebut segera dibersihkan dan sampah hasil pembersihan ditangani dengan benar.
Selain itu di setiap ujung saluran yang terdapat ceceran minyak dibuat penjebak minyak
(oil trap) sehingga minyak yang terbawa tidak terbuang di saluran umum dan kesehatan
kerja di Indonesia.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 38


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Pengelolaan Sampah

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menghasilkan sampah dari kegiatan yang kita
lakukan. Karena hanya sampah kadang kita lupa untuk melakukan pengelolaan, sehingga
dalam pembuangan kurang mendapat perhatian.

Sampah yang kita buang dari kegiatan tidak semuanya dapat dibuang langsung ke
lingkungan (bukan sampah domestik) karena mengandung bahan berbahaya beracun
(B3). Selain itu sebenarnya beberapa jenis sampah masih mempunyai nilai ekonomis baik
digunakan kembali untuk hal-hal lain maupun dijual.

Oleh karena itu dalam pembuangan sampah perlu kita lakukan pengelolaan dan ini bisa
kita mulai dari tempat kerja kita masing-masing. Pisahkan sampah berdasarkan jenisnya
misalnya sampah logam, sampah kayu, sampah kertas, sampah makanan/basah dan
sampah yang mengandung B3. Dengan pemisahan ini akan mempermudah kita dalam
melakukan pengelolaan, misalnya sampah logam, kayu, kertas dapat dijual lagi. Kemudian
sampah yang mengandung B3 dibuang sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu
dengan dikirim ke pihak pengelola limbah B3 yang telah ditunjuk oleh pemerintah, dalam
hal ini adalah PPLI. Nah dengan melakukan pengelolaan sampah seperti ini, selain
lingkungan terjaga dari pencemaran juga bisa mendatangkan nilai ekonomis.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 39


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Pengaruh Bahan Kimia Terhadap Kesehatan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Pengaruh bahan kimia, baik akut maupun kronis terhadap kesehatan tergantung kepada
konsentrasi dan lamanya paparan terjadi. Efek bahan kimia dapat dikategorikan antara lain:
 Menyebabkan iritasi yaitu terjadi luka bakar setempat akibat kontak bahan kimia dengan
bagian-bagian tertentu seperti kulit, mata, atau saluran pernafasan
 Menyebabkan korosif yaitu kerusakan jaringan
 Menimbulkan alergi : nampak sebagai bintik-bintik merah kecil atau gelembung berisi cairan
atau gangguan pernafasan berupa batuk-batuk, nafas tersumbat dan nafas pendek terutama
pada malam hari
 Menyebabkan sulit bernafas seperti tercekik atau aspiksian karena kekurangan oksigen akibat
diikat oleh gas inert seperti nitrogen dan karbondioksida
 Menimbulkan keracunan sistemik : bahan kimia yang dapat mempengaruhi bagian tubuh
seperti merusak hati, ginjal, susunan syaraf dan lain-lain
 Menyebabkan kanker, akibat terpapar jangka panjang bahan kimia, sehingga merangsang
pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali dalam bentuk tumor ganas
 Menyebabkan kerusakan/kelainan janin ditandai oleh kelahiran dalam keadaan cacat atau
kemandulan
 Menyebabkan pnemokoniosis yaitu timbunan debu dalam paru-paru sehingga kemampuan
paru-paru untuk menyerap oksigen menjadi kurang, akibatnya penderita mengalami nafas
pendek
 Menyebabkan efek bius (narkotika) yaitu bahan kimia mengganggu sistem syaraf pusat dan
menyebabkan orang tidak sadar, pingsan atau kematian.
Agar kita terhindar dari hal-hal diatas maka dalam menggunakan bahan kimia harus selalu
memperhatikan cara penggunaan bahan tersebut dengan terlebih dahulu melihat MSDS (material
safety data sheet/lembar data keselamatan bahan) dan selalu mengikuti instruksi kerja yang ada
serta memakai alat pelindung diri yang wajib digunakan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 40


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Lock-out dan Tag-out

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Pada saat perbaikan suatu mesin atau instalasi, penyalaan secara tidak sengaja adalah hal
yang sangat berbahaya. Untuk mencegah hal ini, maka prosedur Lock-out/tag-out
diberlakukan di setiap instalasi.

Pada saklar / kotak pengendali dan alat yang sedang dalam perbaikan diberi “tanda/tag”.

Pada saklar/kotak pengendali untuk mencegah orang yang tidak berwenang menyalakan
secara tidak sengaja maka perlu dipasang “lock/kunci”.

Orang yang memegang kunci dan berhak menyingkirkan tanda lock-out/tag out hanyalah
orang yang melakukan perbaikan (maintenance) pada alat. Jika orang tersebut tidak ada,
maka atasannya harus memastikan bahwa tidak ada orang yang bekerja pada
mesin/peralatan tersebut dan setuasi alat berada dalam kondisi aman untuk
dipergunakan.

Barang-barang, mesin dan peralatan yang rusak juga harus diberi tanda “Out of Service
tag” untuk mencegah orang tidak menggunakan peralatan yang rusak tersebut.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 41


WEEKLY SAFETY TALK

Minggu ke-…..(Tgl ……. s.d ………)


TOPIK SAFETY TALK

Alat-alat tangan (Hand Tools)

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Perkakas tangan adalah peralatan yang biasanya dipergunakan untuk kegiatan perbaikan dan
perawatan mesin seperti palu, kunci pas, kikir, obeng dan pisau. Walaupun mudah memakainya,
tetapi cedera seing terjadi pada waktu penggunaanya. Agari dapat menggunakan ala-alat ini
dengan efisien dan aman maka penggunaannya harus benar-benar dikuasi. Prinsip pemakaian dan
penggunaan secara aman dari masing-masing jenis perkakas hampir sama. Untuk mencegah
cidera oleh perkakas tersebut beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:
 Memeriksa perkakas sebelum dipakai dan jangan menggunakan jika diketahui ada kerusakan
 Perkakas yang rusak harus segera dipisahkan penempatannya dan segera diganti
 Jangan menggunakan perkakar yang tidak sesuai dengan fungsinya misal pisau untuk obeng,
obeng untuk mencongkel, kunci digunakan untuk memukul
 Perkakas tangan yang mempunyai gerigi harus dalam kondisi baik, contoh kunci pipa, tang
gerigi tidak aus
 Jangan menyimpan/membawa perkakas berujung tajam dalam saku/kantong baju dan celana
 Jangan meletakkan perkakas di atas mesin atau tempat lain yang mudah jatuh
 Semua perkakas harus dalam keadaan bersih (tidak terdapat minyak/kotoran) dan harus
diperiksa secara rutin.
 Pakailah perkakas yang sesuai untuk pekerjaan, karena setiap jenis mempunyai fungsi dan
atau ukuran yang berbeda
 Dalam melakukan kegiatan semua perkakas harus rapi (mudah diambil/dicari) dan aman (tidak
berserakan/membahayakan orang lain)
 Perkakas yang dipergunakan untuk keperluan bersama harus dirawat dan diperiksa secara
berkala
 Sebelum menyimpan perkakas, hitung jumlah, bersihkan dan periksalah apa ada yang rusak
 Simpanlah dengan baik agar mudah diambil bila diperlukan dan mudah mendeteksi sekiranya
ada kerusakan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 42


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Keselamatan alat angkat

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja
dalam penggunaan pesawat angkat dan angkut di tempat kerja, yaitu lingkungan tempat
bekerja, manusia yang bekerja serta alat yang dipergunakan untuk bekerja. Karena
masing-masing harus dapat memenuhi persyaratan agar dapat dioperasikan dengan
aman, baik dan benar, maka dibutuhkan operator yang ahli dan terampil.

Alat angkat dan angkut harus dioperasikan dengan benar selain itu alat angkat dan angkut
juga harus mempunyai sertifikasi layak pakai serta operator yang menjalankannya
mempunyai ijin layak kerja. Orang yang tidak kompeten tidak boleh mengoperasikan alat
angkat dan angkut. Dalam menjalankan alat angkat dan angkut harus memperhatikan
sebelum peralatan beroperasi, cara mengoperasikan, prosedur pengangkatan beban
(normal dan kritis), pekerjaan berbahaya, dan keselamatan selama beroperasi.

Jika anda tidak mengetahui cara menggunakan alat angkat dan angkut atau anda belum
pernah mengikuti training alat angkat dan angkut atau anda tidak mempunyai ijin
menggunakan alat angkat dan angkut, jangan sekali-kali menggunakan alat angkat dan
angkut.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 43


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Ergonomi

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Ergonomi diartikan sebagai ilmu yang berusaha menyerasikan pekerjaan dan lingkungan
terhadap orang atau sebaliknya dengan tujuan tercapainya produktivitas dan efisiensi
yang setinggi-tingginya melalui pemanfaatan manusia seoptimal mungkin.

Ergonomi merupakan upaya untuk mendapatkan keseimbangan dalam manusia dan


pekerjaannya agar dicapai produktivitas yang tinggi dari sumber daya manusia serta
mencegah adanya keluhan/sakit karena pekerjaan.

Sesorang yang bekerja dengan sikap kerja yang salah yaitu dengan sikap punggung yang
selalu membungkuk akan mengakibatkan keluhan sakit pada daerah punggung yaitu sakit
yang sering disebut low back pain. Juga seseorang yang bekerja dengan sikap duduk yang
salah akan mengakibatkan keluhan sakit di daerah pinggang.

Untuk memenuhi sikap tubuh dalam bekerja yang ergonomis, maka perlu adanya sarana
kerja seperti tempat duduk dan meja kerja yang ukurannya sesuai dengan ukuran orang
Indonesia.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 44


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Mengangkat dan mengangkut Secara Manual

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dalam kegiatan sehari-hari sering dilakukan proses mengangkat secara manual. Pada waktu melakukan
pengangkatan secara manual perlu memperhatikan
 Beban yang diperkenankan, jarak angkut dan intensitas pembebanan
 Kondisi lingkungan kerja apakah licin, kasar, naik atau turun
 Ketrampilan dalam melakukan pekerjaan
 Peralatan kerja beserta keamanannya.
Cara-cara mengangkut dan mengangkat yang baik harus memenuhi dua prinsip yaitu ;
 Beban diusahakan menekan pada otot tungkai yang kuat dan sebanyak mungkin otot tulang belakang
yang lebih lemah dibebaskan dari pembebanan
 Momentum gerak badan dimanfaatkan untuk mengawali gerakan
Untuk menerapkan dua prinsip tersebut setiap kegiatan mengangkut dan mengangkat harus dilakukan
sebagai berikut :
 Pegangan harus tepat. Memegang hanya dengan jari dapat menyebabkan ketegangan lokal pada jari
tersebut
 Lengan harus sedekat-dekatnya dengan badan dan dalam posisi lurus.
 Punggung harus diluruskan
 Dagu ditarik segera setelah kepala bisa ditegakkan lagi pada permulaan gerakan. Dengan mengangkat
kepala dan menarik dagu, seluruh tulang belakang diluruskan
 Posisi kaki dibuat sedemikian rupa sehingga mampu mengimbangi momentum yang terjadidalam posisi
mengangkat.
 Badan dimanfaatkan untuk menarik dan mendorong, serta gaya untuk gerakan dan perimbangan
 Beban diusahakan berada sedekat mungkin terhadap garis vertikal yang melalui pusat tubuh
Untuk efisiensi kerja dan kenyamanan kerja yang sebesar-besarnya, hendaknya dihindarkan sejauh mungkin
bahwa manusia dipergunakan sebagai “alat utama” untuk mengangkut dan mengangkat. Gunakan selalu
alat angkat dan angkut jika sekiranya tidak mampu mengangkat barang.

INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 45


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Alat Tangan Bermesin

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Pada penggunaan alat tangan bermesin bahaya yang terbesar adalah: bahaya listrik, bahaya
percikan potongan-potongan benda pada mata, dan terluka pada tangan. Untuk menghindari
bahaya-bahaya tersebut maka perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

 Alat tangan bermesin harus selalu dalam kondisi yang baik, jika bahan terbuat dari logam
maka harus dipasang pentanahan

 Alat tangan bermesin biasa dilarang dipakai untuk bekerja di daerah yang mudah meledak.
Untuk pekerjaan yang dilakukan di daerah yang mudah meledak harus digunakan alat yang
kedap ledakan (explosion proof) dan kedap gas (gas proof)

 Perhatikan bahaya yang mungkin timbul karena peralatan yang digunakan. Gerinda tangan
menimbulkan percikan berbahaya pada tangan, gergaji menimbulkan potongan kecil yang
berbahaya pada mata, mata gergaji berbahaya pada tangan, terdapat kebisingan karena
putaran mesin. Untuk menghindari bahaya tersebut, pakailah kaca mata dan ambil posisi
badan yang aman. Jika diperlukan karena kebisingan diatas 85dBA maka dipakai ear plug

 Pada waktu menggergaji atau menggerinda, gunakan mata gergaji atau gerinda yang masih
baik, kecenderungan menekan keras gergaji atau mata gerinda dapat menimbulkan pecahnya
mata gerinda atau gergaji

 Alat pelindung keselamatan pada peralatan tangan bermesin harus tetap terpasang dengan
kuat, jangan sekali-kali melepas alat pelindung tersebut

 Ikuti petunjuk yang terdapat pada manual penggunaan peralatan yang disertakan dari pabrik
pembuatnya.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 46


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Pencegahan Pencemaran Oli Bekas

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Dalam melakukan pencegahan pencemaran karena oli (oli bekas) adalah menjaga agar oli
tidak menetes atau berceceran saat melakukan aktivitas workshop yang berhubungan
dengan oli. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pencemaran tersebut,
diantaranya dengan :

 Menggunakan penampung oli bekas setiap mengeluarkan oli. Penampung juga


berfungsi sebagai pengaman agar percikan oli tidak langsung tercecer ke lantai.

 Apabila terjadi ceceran oli, keringkan dengan majun/absorban pad dan tampung
perasan oli tersebut dalam penampung oli. Saat membersihkan oli yang menempel
dilantai dengan pel lantai menggunakan air, pastikan air bekas pel tersebut dialirkan ke
oil trap.

 Oli yang terjebak dalam oil trap harus dibersihkan dengan cara memompa dan
langsung ditempatkan dalam drum yang tidak bocor yang ditempatkan di lokasi khusus

 Tempat drum penampung oli bekas dipisahkan dari penampungan oli baru sehingga
tidak terjadi saling tukar.

 Semua hose yang baru digunakan untuk mengambil oli haru diberi penampung oli
karena tetesan oli masih mungkin terjadi.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 47


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Alat Pemadam Api Ringan

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Alat pemadam api ringan adalah pemadam api yang ringan, mudah dibawa/dipindahkan
dan dilayani oleh satu orang dan alat tersebut hanya digunakan untuk memadamkan api
pada mula terjadi kebakaran, pada saat api belum terlalu besar. Alat pemadam api ringan
menggunakan media kebakaran sesuai dengan jenis kebakarannya. Kebakaran kelas A
karena bahan padat baik digunakan pemadam dengan media air, kebakaran kelas B
karena bahan cair baik digunakan pemadam dengan media busa, kebakaran kelas C
karena listrik yang bertegangan baik digunakan pemadam dengan media CO2 atau cairan
mudah menguap dan kebakaran kelas D karena logam baik digunakan pemadam
kebakaran dengan media bubuk kimia kering. Agar pada waktu terjadi kebakaran
karyawan bisa menggunakan alat pemadam api ringan maka perlu dilakukan pelatihan
penggunaan alat pemadam api ringan. Kita juga harus mengetahui letak penempatan
pemadam api ringan. Alat pemadam api ringan biasanya penempatannya diberi tanda.

Prinsip penggunaan alat pemadam api ringan adalah :

 Ambil dari gantungannya

 Coba di dekat penempatannya dengan cara menarik pin

 Bawa ke tempat terjadinya kebakaran

 Sapukan ke tempat kebakaran dengan menyapu bagian dasar dari bahan yang
terbakar.

Ingat, ketahui lokasi penempatan alat pemadam api ringan dan cara menggunakannya.
INCIDENT RECALL

TOPIK SAFETY TALK

Waditra R.S – SHE Corporate 48


WEEKLY SAFETY TALK

RAMBU DAN POSTER

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Pemasangan rambu dan poster di tempat kerja dimaksudkan untuk selalu mengingatkan
karyawan akan keselamatan kesehatan kerja dan pengelolaan lingkungan. Rambu dan
poster dipasang bukan untuk hiasan di tempat kerja. Kita harus memahami maksud dari
masing-masing rambu dan poster tersebut. Masing-masing rambu mempunyai maksud
tersendiri. Rambu dengan warna biru bersifat mandatori, rambu dengan warna kuning
menandakan peringatan, rambu dengan warna putih merah menandakan larangan, rambu
dengan warna merah menandakan peralatan pemadam kebakaran dan rambu dengan
warna hijau menandakan informasi umum.

Rambu dan poster dipasang ditempat kerja disesuaikan dengan bahaya yang ada di
tempat kerja tersebut. Sebagai contoh di dekat tempat mesin gerinda dipasang rambu
anjuran memakai alat pelindung diri kaca mata, ear plug dan sarung tangan.

Jadi dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari kita perlu memperhatikan rambu yang ada
di sekitar kita, setelah kita mengerti selanjutnya kita harus mengikuti semua yang
disyaratkan oleh rambu tersebut. Hal ini dimaksudkan agar kita bisa mencegah terjadinya
kecelakaan, penyakit akibat kerja dan pencemaran.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 49


WEEKLY SAFETY TALK

TOPIK SAFETY TALK

Perlindungan Mesin

Target : Anda harus mengerti,memahami dan dapat melaksanakan hal ini .

ISI MATERI
Perlindungan mesin dimaksudkan untuk melindungi bagian merin yang bergerak dengan
pengaman dari kemungkinan untuk menyebabkan cidera bagi manusia.

Pemberian pengaman akan mencegah masuknya bagian tubuh tenaga kerja ke semua
tempat atau daerah berbahaya selama proses atau kegiatan berlangsung.

Pengaman telah didesain agar tidak mngganggu jalannya kegiatan, tidak menghalangi
pelumasan, pemeriksaan, penyetelan dan perbaikan.

Sebagai contoh : mesin gerinda dilengkapi dengan pengaman percikan yang dapat
melindungi agar percikan dari material yang digerinda tertahan oleh pengaman tersebut.
Pada bagian yang berputar dari mesin dipasang pelindung agar tangan atau bagian tubuh
tidak terjepit atau terkena putaran mesin.

Karena fungsinya maka kita tidak boleh melepas atau memindahkan pengaman mesin.
Pengaman mesin hanya boleh dipindahkan pada waktu dilakukan perbaikan pada mesin
dan pada waktu melakukan perbaikan mesin harus dipasang lock out dan tag out.

Jadi karena pelindung mesin dapat melindungi kita dari kemungkinan cidera yang
diakibatkan karena bagian mesin yang berputar. Laporkan jika menemui pelindung mesin
yang mengalami kerusakan.
INCIDENT RECALL

Waditra R.S – SHE Corporate 50

Anda mungkin juga menyukai