Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMP Harapan Nusantara Denpasar


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII / 2 (dua)
Materi Pokok : Peluang
Alokasi Waktu : 3 x Pertemuan (8 JP)

A. Kompetensi Inti
KI-1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI-3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata
KI-4 : Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator


3.13 Menjelaskan peluang 3.13.1 Mengidentifikasi peluang teoritik
empirik dan teoretik suatu 3.13.2 Menentukan peluang teoritik suatu kejadian
kejadian dari suatu 3.13.3 Mengidentifikasi peluang empirik.
percobaan 3.13.4 Menentukan peluang empirik suatu kejadian

4.13 Menyelesaikan masalah 4.13.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan


yang berkaitan dengan dengan peluang teoritik suatu kejadian dari
peluang empirik dan teoretik
suatu percobaan
suatu kejadian dari suatu
percobaan 4.13.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan peluang empirik suatu kejadian dari
suatu percobaan

C. Tujuan Pembelajaran

Pertemuan I
Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui demonstrasi, diskusi kelompok dan tanya jawab
peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian peluang teoritik dengan benar
2. Menentukan Ruang sampel dan titik sampel dengan tepat
3. Menentukan peluang teoritik suatu kejadian dengan benar
Pertemuan II
Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui diskusi kelompok dan tanya jawab
peserta didik dapat Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang teoritik suatu
kejadian dari suatu percobaan dengan tepat

Pertemuan III
Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui percobaan, diskusi kelompok dan tanya jawab
peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian peluang empiric dengan benar
2. Menentukan peluang empirik suatu kejadian dengan tepat
3. Menentukan frekuensi relatif kejadian dengan tepat
4. Menentukan frekuensi harapan suatu kejadian dengan tepat
5. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang empirik suatu kejadian dari suatu
percobaan tepat

Karakter yang ingin dicapai


Religius, jujur, bertanggung jawab, mandiri, rasa ingin tahu.

D. Materi Pembelajaran
1. Fakta
- Kejadian
- Titik sampel
- Ruang sampel
- Peluang
- Frekuensi Relatif
- Frekuensi Harapan
2. Konsep
- Peluang teoritik
- Peluang empirik
- Hubungan peluang teoritik dan peluang empirik
3. Prinsip
- Menentukan titik sampel
- Menentukan ruang sampel
- Rumus menentukan peluang suatu kejadian
- Rumus menentukan frekuensi relative
- Rumus menentukan frekuensi Harapan

4. Prosedur
- Menentukan ruang sampel kejadian dengan model pohon atau dengan tabel
- Menghitung peluang suatu kejadian
- Menghitung frekuensi relative
- Menghitung frekuensi Harapan

E. Pendekatan dan Model Pembelajaran


1. Pendekatan Pembelajaran : Saintifik
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Penemuan, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, Penugasan
Individu/Kelompok
F. Media Pembelajaran
1. Media: Papan tulis,spidol.
2. Alat: Dadu, kartu dan koin.

G. Sumber Belajar
1. Buku Siswa : Abdur Rahman As’ari, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron, Ibnu
Taufiq. 2017. Matematika / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- . Edisi Revisi.
Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( 274 hlm. : ilus. ; 25 cm.)
2. Buku Referensi : Bahan ajar atau Modul

H. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama: (3x40 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan Orientasi 10
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan menit
berdoa untuk memulai pembelajaran (Meminta
ketua kelas untuk memimpin doa)
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin dan meminta peserta didik untuk
menyiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk
proses pembelajaran, misalnya buku paket siswa
matematika kelas VII, pulpen, pensil, dan lainnya

Apersepsi
Memberikan pengetahuan awal tentang peluang
kepada siswa dengan pertanyaan-pertanyaan yang
mengarah pada penerapan teori peluang dalam
kehidupan sehari-hari.
Contoh Masalah
Pada suatu pertandingan sepak bola antara
timnas Indonesia melawan timnas Malaysia
terjadi salng serang antar kedua tim. Meskipun
begitu, hingga menit ke 90 belum ada satu gol
pun tercipta, sehingga skor masih 0 – 0. Timnas
Indonesia berpeluang memenangkan
pertandingan ketika mendapatkan hadiah
tendangan penalti saat menit perpanjangan.
Tendangan tersebut diambil oleh Ilham, yang
merasa siap untuk melakukan tendangan
penalti. Namun ternyata tendangan Ilham tidak
membuat goal. Akhirnya skor masih imbang
tanpa goal antara Indonesia dan malysia.
Setelah pertandingan tesebut banyak
pendukung timnas Indonesia membicarakan
pertandingan tersebut. Salah satunya Boaz dan
made.
Made : saya yakin kalau evan dimas yang
menendang saat tendangan penalty
pasti terjadi goal. Bagaimana
menurutmu Boaz?
Boaz : Iya, saya yakin peluang terjadinya goal
besar kalau evan dimas yang
menendang. Saya yakin 100 % goal.
Made : wah, bkan 100% aja Boaz, menurut
saya malah 200% goal karena
tendangannya hebat, dan indoesia
menang
Selanjutnya guru menanyakan :
Berdsarkan permasalahan yang diberikan, apakah
yang dimaksud dengan peluang?
Berikanlah contoh peluang yang lain dalam
kehidupan sehari hari?

Motivasi
 Peserta didik menerima gambaran tentang
pentingnya memahami teori peluang dan
penyelesaiannya dari masalah yang berkaitan
dengan teori peluang
 Menyampaikan Kriteria Ketuntasan Minimum
(KKM) yaitu 75.

Pemberian Acuan
 Guru mengelompokkan peserta didik secara
heterogen berdasarkan kemampuan akademik
setiap kelompok terdiri atas 4 orang.
 Peserta didik menerima informasi mengenai
mekanisme dalam proses pembelajaran.

Inti Model Discovery Learning 60menit

Stimulation (Pemberian rangsangan)


 Guru memberikan permasalahan yang telah
disiapkan untuk menemukan konsep peluang
teoretik. (mengamati, menanya, menalar)
Masalah 1
Jika dalam sebuah koin kita memisalkan pada
setiap sisi koin dengan Gambar (G) dan Angka (A)
Kemudian Adi melemparkan/ mengetos sebuah
koin sebanyak satu kali kemungkinan hasil yang
dapat terjadi adalah?

Masalah 2
Jika kita melemparkan /mengetos dua koin ( merah
dan kuning) sebanyak satu kali maka berapa
kemungkinan hasil yang dapat terjadi?

Masalah 3
Jika Jika kita melemparkan /mengetos sebuah dadu
dengan ditempel angka 1 sampai 6 pada masing-
masing sisinya sebanyak satu kali maka berapa
kemungkinan hasil yang dapat terjadi?

Masalah 4
Jika kita melemparkan /mengetos dua dadu dengan
ditempel angka 1 sampai 6 pada masing-masing
sisinya sebanyak satu kali maka berapa
kemungkinan hasil yang dapat terjadi?

Masalah 5
Jika kita melemparkan /mengetos sebuah koin dan
satu dadu dengan ditempel angka 1 sampai 6 pada
masing-masing sisinya sebanyaksatu kali maka
berapa kemungkinan hasil yang dapat terjadi?

Guru kemudian memberikan pertanyaan:


Berdasarkan permasalahan tersebut diskusikan
dengan kelompok kalian yang
- Yang manakah disebut titk sampel?
- Yang manakah disebut ruang sampel?
- Berapakah ruang sampel dari kejadian
melemparan 1 koin, 2 koin, 1 dadu 2 dadu dan
1 koin 1 dadu?

Problem Statement (identifikasi masalah)


 Peserta didik diminta mengamati dan
mendiskusikan masalah yang diberikan guru
mengenai peluang (mengamati)
 Peserta didik didorong untuk bertanya tentang apa
yang diamati. (menanya)

Data Collection (pengumpulan informasi)

 Peserta didik mencari dan mengumpulkan


informasi melalui membaca tentang peluang
teoritik. (mengumpulkan informasi)

Data Processing (mengolah infomasi)


 Setiap kelompok membaca bahan ajar dan
mengerjakan LKPD
 Melalui diskusi dalam kelompok, peserta didik
melakukan asosiasi terhadap permasalahan yang
disajikan dalam LKPD. (mengasosiasi)
 Peserta didik mengolah informasi dan menganalisa
soal yang telah disajikan dalam LKPD.

Verification (pembuktian)
 Peserta didik menentukan penyelesaian dan
menyajikan dalam LKPD.
 Beberapa peserta didik perwakilan dari masing-
masing kelompoknya mempersentasikan hasil kerja
kelompoknya. (mengkomunikasikan)

Generalization (menarik kesimpulan)


 Peserta didik dibimbing untuk menyimpulkan
berdasarkan hasil temuannya secara lisan atau
tertulis.
 Guru memberikan latihan soal kepada setiap
peserta didik untuk mengetahui tingkat penguasaan
terhadap materi yang telah dipelajari.

Penutup 10
1. Peserta didik dengan bimbingan guru membuat menit
rangkuman materi yang telah dipelajari secara
bersama-sama.
2. Peserta didik dan guru melaksanakan refleksi.
3. Guru menugaskan Peserta didik untuk mengerjakan
tugas individu.
4. Peserta didik diminta untuk mempelajari materi
yang akan dipelajari pertemuan berikutnya yaitu
menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
peluang teoritik suatu kejadian dari suatu
percobaan

Pertemuan Kedua: (2x40 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
waktu
Pendahuluan Orientasi 10 menit
1. Melakukan pembukaan dengan
salam pembuka dan berdoa untuk
memulai pembelajaran (Meminta
ketua kelas untuk memimpin doa)
2. Memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin dan meminta
peserta didik untuk menyiapkan
perlengkapan yang diperlukan
untuk proses pembelajaran,
misalnya buku paket siswa
matematika kelas VII, pulpen,
pensil, dan lainnya

Apersepsi
1. Mengingatkan kembali materi pada
pertemuan sebelumnya yaitu
menentukan titik sampel dan ruang
sampel
2. Menanyakan tugas yang tidak
dapat diselesaikan

Motivasi
Peserta didik menerima gambaran
tentang pentingnya memahami teori
peluang dan penyelesaiannya dari
masalah yang berkaitan dengan
peluang dalam kehidupan sehari-hari

Pemberian acuan
Peserta didik menerima informasi
mengenai mekanisme dalam proses
pembelajaran.

Inti Model Discovery Learning 60 menit

Stimulation (Pemberian rangsangan)


 Guru memberikan permasalahan
yang telah disiapkan untuk
menemukan menyelesiakan
permasalahan nyata yang berkaitan
dengan peluangsuatu kejadian
(mengamati, menyanya, menalar)

Masalah 1
Jika Sebuah dadu dilemparkan sekali,
berapakah peluang munculnya :
- mata dadu bilangan ganjil
- mata dadu bilangan prima
Masalah 2
Jika dua buah dadu dilemparkan sekali,
berapakah peluang munculnya :
- mata dadu yang bilangan genap
pada dadu I dan bilangan prima
pada dadu II
- mata dadu yang jumlahnya 10

Problem Statement (identifikasi


masalah)
 Peserta didik diminta mengamati
masalah yang diberikan guru pada
LKPD mengenai menyelesaikan
permasalahan teori peluang dalam
kehidupan sehari-hari.
(Mengamati)
 Peserta didik didorong untuk
bertanya tentang apa yang diamati.
(Menanya)

Data Collection (pengumpulan


informasi)
 Peserta didik mencari dan
mengumpulkan informasi tentang
menyelesaikan permasalahan
terkait teori peluang.
(mengumpulkan informasi)

Data Processing (mengolah


infomasi)
 Setiap kelompok mengerjakan
bahan ajar dan LKPD
 Melalui diskusi dalam kelompok,
peserta didik melakukan asosiasi
terhadap permasalahan yang
disajikan dalam LKPD.
(mengasosiasi)
 Peserta didik mengolah informasi
dan menganalisa soal yang telah
disajikan dalam LKPD.

Verification (pembuktian)
 Peserta didik menentukan
penyelesaian dan menyajikan
dalam LKPD.
 Beberapa peserta didik perwakilan
dari masing-masing kelompoknya
mempersentasikan hasil kerja
kelompoknya.
(mengkomunikasikan)

Generalization (menarik
kesimpulan)
 Peserta didik dibimbing untuk
menyimpulkan berdasarkan hasil
temuannya secara lisan atau
tertulis.
 Guru memberikan latihan soal
kepada setiap peserta didik untuk
mengetahui tingkat penguasaan
terhadap materi yang telah
dipelajari.

Penutup 1. Peserta didik dengan bimbingan guru 10 menit


membuat rangkuman materi yang telah
dipelajari secara bersama-sama.
2. Peserta didik dan guru melaksanakan
refleksi.
3. Guru menugaskan Peserta didik untuk
mengerjakan tugas individu.
4. Peserta didik diminta untuk
mempelajari materi yang akan
dipelajari pertemuan berikutnya yaitu
menentukan peluang empiric suatu
kejadian, frekuensi harapan dan
frekuensi relative serta menyelesaikan
permasalahan terkait peluang empirik

Pertemuan Ketiga: (3x40 menit)


Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
waktu
Pendahuluan Orientasi 10 menit
1. Melakukan pembukaan dengan
salam pembuka dan berdoa untuk
memulai pembelajaran (Meminta
ketua kelas untuk memimpin doa)
2. Memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin dan meminta
peserta didik untuk menyiapkan
perlengkapan yang diperlukan
untuk proses pembelajaran,
misalnya buku paket siswa
matematika kelas VII, pulpen,
pensil, dan lainnya

Apersepsi
1. Mengingatkan kembali materi pada
pertemuan sebelumnya yaitu materi
menentukan peluang suatu kejadian
2. Menanyakan tugas yang tidak
dapat diselesaikan

Motivasi
Peserta didik menerima gambaran
tentang pentingnya memahami
peluang empirik dan penyelesaiannya
dari masalah yang berkaitan dengan
kehidupan sehari-hari

Pemberian acuan
Peserta didik menerima informasi
mengenai mekanisme dalam proses
pembelajaran.

Inti Model Discovery Learning 60 menit


Stimulation (Pemberian rangsangan)
 Guru memberikan permasalahan
yang telah disiapkan untuk
menemukan menyelesiakan
permasalahan nyata yang berkaitan
dengan peluang empiric dan
penyelesaian masalah dalam
kehidupan sehari-hari (mengamati,
menyanya, menalar)
Masalah 1
Amelia, Budi, Citra, dana, Erik dan Fitri
mendapat tugas kelompok dari gurunya
untuk menemukan peluang empirik
suatu percobaan. Mereka melakukan
percobaa dengan menggelindingkan satu
dadu sebanyak 120 kali. Mereka
membagi tugas untuk mencatat
kemunculan dadu hasil
penggelindingan.
Amelia bertugas mencatat setiap mata
dadu “1” yang muncul
Budi bertugas mencatat setiap mata
dadu “2” yang muncul
Citra bertugas mencatat setiap mata
dadu “3” yang muncul
Dana bertugas mencatat setiap mata
dadu “4” yang muncul
Erik bertugas mencatat setiap mata dadu
“5” yang muncul
Fitri bertugas mencatat setiap mata dadu
“6” yang muncul
Setelah menggelindingkan sebanyak
120 kali, mereka merekap catatan
mereka dalam suatu tabel. (Tabel
terlampir)

Problem Statement (identifikasi


masalah)
 Peserta didik diminta mengamati
masalah yang diberikan guru pada
LKPD mengenai menyelesaikan
permasalahan peluang empirik
dalam kehidupan sehari-hari.
(Mengamati)
 Peserta didik didorong untuk
bertanya tentang apa yang diamati.
(Menanya)

Data Collection (pengumpulan


informasi)
 Peserta didik mencari dan
mengumpulkan informasi tentang
menyelesaikan permasalahan
terkait teori peluang.
(mengumpulkan informasi)

Data Processing (mengolah


infomasi)
 Setiap kelompok mengerjakan
bahan ajar dan LKPD
 Melalui diskusi dalam kelompok,
peserta didik melakukan asosiasi
terhadap permasalahan yang
disajikan dalam LKPD.
(mengasosiasi)
 Peserta didik mengolah informasi
dan menganalisa soal yang telah
disajikan dalam LKPD.

Verification (pembuktian)
 Peserta didik menentukan
penyelesaian dan menyajikan
dalam LKPD.
 Beberapa peserta didik perwakilan
dari masing-masing kelompoknya
mempersentasikan hasil kerja
kelompoknya.
(mengkomunikasikan)

Generalization (menarik
kesimpulan)
 Peserta didik dibimbing untuk
menyimpulkan berdasarkan hasil
temuannya secara lisan atau
tertulis.
 Guru memberikan latihan soal
kepada setiap peserta didik untuk
mengetahui tingkat penguasaan
terhadap materi yang telah
dipelajari.

Penutup 1. Peserta didik dengan bimbingan guru 10 menit


membuat rangkuman materi yang telah
dipelajari secara bersama-sama.
2. Peserta didik dan guru melaksanakan
refleksi.
3. Guru menugaskan Peserta didik untuk
mengerjakan tugas individu.
4. Peserta didik diminta untuk
mempelajari materi yang sudah
dipelajari untuk semua KD untuk
persiapan evaluasi/ulangan harian

I. Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran


1. Penilaian dalam Kompetensi Pengetahuan (Kognitif) :
a. Teknik Penilaian:
1. Sikap : Observasi dan jurnal
2. Pengetahuan : Tes Tertulis
3. Keterampilan : Unjuk Kerja
b. Bentuk Penilaian:
1. Sikap : Lembar observasi sikap disiplin dan kerjasama (Lampiran 1)
2. Pengetahuan : Soal essay (Lampiran 2)
3. Keterampilan : Rubrik Prestasi (Lampiran 3)
c. Remidial
1. Pembelajaran remidial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas.
2. Tahapan pembelajaran remidial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal),
atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
d. Pengayaan
1. Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pengayaan sebagai berikut:
 Siswa yang mencapai nilai n(ketuntasan) < n < n(maksimum) diberikan materi
masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.
 Siswa yang mencapai n > n (maksimum) diberikan materi melebihi cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Mengetahui, Mataram, 9 juli 2019


Kepala SMP Harapan Nusantara Guru Mapel Matematika.
Denpasar

(Ni Putu Pariastini, S. Pd)


( I Putu Ariyasa, S.Si )