Anda di halaman 1dari 7

Balon Ilmiah

BAB 1 Pendahuluan

1.1 Latar belakang


Balon adalah suatu benda yang terbuat dari karet yang dapat ditiup dan akan mengembang
karena adanya tekanan gas. Balon biasa digunakan anak-anak saat bermain, balon juga dapat
dijadikan sebagai sarana penghias ruang saat akan mengadakan acara ulang tahun. Balon terbagi
menjadi dua macam, yaitu balon mainan dan balon udara.
Selama ini, banyak orang mengira balon hanya mengembang karena seseorang yang meniupnya.
Namun, balon juga dapat mengembang dengan adanya campuran cuka dan soda. Hal tersebut
tentunya lebih praktis, sederhana, dan mudah dilakukan.

1.2 Identifikasi masalah


1. Apakah balon ilmiah dapat mengembang dengan diberi campuran cuka dan soda?

1.3 Rumusan masalah


Rumusan masalah dalam penlisan ini adalah mengapa campuran cuka dan soda dapat
mengembangkan sebuah balon ilmiah ?

1.4 Tujuan dan manfaat


Tujuan dalam penulisan ini adalah :
1. Balon dapat mengembang melalui campuran cuka dan soda.
2. Balon tidak hanya mengembang dengan ditiup namun balon juga dapat mengembang dengan
campuran cuka dan soda.
Manfaat dalam penulisan ini adalah :
1. Menambah wawasan dan pengetahuan.
2. Memudahkan pekerjaan.

1.5 Kerangka pemikiran


Kerangka pemikiran dalam ini terdiri dari 3 bab yaitu BAB 1 berisikan pendahuluan yang
menjelaskan latar belakang dasar atau alasan pemilihan topik (judul), BAB II berisikan
pembahasan masalah yang menjelaskan landasan teori atau uraian-uraian materi, dan BAB III
berisikan kesimpulan dan saran yang menjelaskan kesimpulan dari apa yang telah ditulis dan
menuliskan saran untuk penulisan karya sastra ini khususnya bagi pembaca.

1.6 Metode penelitian


Metode penelitian ini adalah metode penelitian secara langsung dan pustaka.

BAB II Landasan teori

Balon adalah suatu benda yang terbuat dari karet yang dapat ditiup dan akan mengembang
karena adanya tekanan gas. Balon biasa digunakan anak-anak saat bermain, balon juga dapat
dijadikan sebagai sarana penghias ruang saat akan mengadakan acara ulang tahun. Balon terbagi
menjadi dua macam, yaitu balon mainan dan balon udara.
Asam cuka atau asam asetat adalah senyawa kimia organik yang dikenal sebagai pemberi rasa
asam dan aroma dalam makanan. Asam cuka seringkali ditulis dalam bentuk CH3COOH. Asam
cuka memiliki konstanta dielektrik yang sedang yaitu 6.2, sehingga ia bisa melarutkan baik
senyawa polar seperi garam anorganik dan gula maupun senyawa non-polar seperti minyak dan
unsur-unsur seperti sulfur dan iodin. Sifat kelarutan dan kemudahan bercampur dari asam asetat
ini membuatnya digunakan secara luas dalam industri kimia.
Soda kue atau natrium bikarbonat adalah senyawa yang larutannya dalam air bersifat basa lemah.
Soda kue digunakan tidak hanya sebagai bahan untuk memasak, tapi juga untuk pengobatan
(sebagai contoh obat gastrointestinal). Senyawa ini juga dibuat dalam tubuh kita. Senyawa ini
membantu menetralkan asam dalam tubuh kita (menetralkan asam lambung).
Selama ini, banyak orang mengira balon hanya mengembang karena seseorang yang meniupnya.
Namun, balon juga dapat mengembang dengan adanya campuran cuka dan soda. Hal tersebut
tentunya lebih praktis, sederhana, dan mudah dilakukan.

Membuat balon ilmiah

Alat dan Bahan :


1. Asam cuka
2. Baking soda atau soda kue
3. Botol air mineral 600 mL
4. Balon
5. Corong
6. Air

Ketika soda kue bercampur dengan cuka dan air, maka akan menghasilkan banyak gelembung-
gelembung udara. Gelembung udara tersebut merupakan gas yang dihasilkan dari pencampuran
soda kue, cuka, dan air. Gas tersebut dinamakan karbon dioksida (CO2). Nah, gas inilah yang
masuk ke dalam balon sehingga balon dapat menggelembung tanpa ditiup.

BAB III Kesimpulan


Dari hasil percobaan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa soda kue atau sodium bikarbonat
adalah basa, sedangkan cuka atau asam asetat adalah asam. Rekasi antara asam dan basa ini
disebut netralisasi. Dalam prosesnya reaksi ini menghasilkan karbon dioksida dan air. Karbon
dioksida yang dihasilkan akan membuat balon mengembang.

Saran :
Untuk melakukan percobaan di atas bacalah perintah dengan seksama dan di bimbing oleh guru
atau orang tua.
Balon yang dapat Meniup Sendiri

Tujuan :
Untuk mengetahui gas hasil reaksi dari cuka dengan soda kue sehingga menyebabkan
balon dapat meniup sendiri.

Landasan Teori :
Pada reaksi kimia satu zat atau lebih dapat diubah menjadi zat baru. Sesuai dengan
percobaan ini asam cuka (CH3COOH) direaksikan dengan soda kue (NaHCO3) menghasilkan
gas CO2, berarti telah terjadi reaksi kimia yang mengakibatkan terbentuknya gas dengan cara
perubahan kimia, karena menghasilkan jenis zat baru. Hal ini dibuktikan melalui pengamatan
ketika dicampurkan antara asam cuka dan soda kue terjadinya buih, sehingga balon yang tadinya
kecil menjadi besar, karena disebabkan gas CO2 dari hasil reaksi tersebut.

Alat dan Bahan :


 Botol plastik besar
 Cuka
 Soda Kue
 Balon
 Corong
 Benang/karet gelang

Gambar alat dan bahan :


Cara Kerja :
1) Menuangkan cuka ke dalam botol yang telah disiapkan hingga ¾ bagian.

2) Memasukkan soda kue ke dalam balon menggunakan corong, sampai separuh bagian dari balon.

3) Menjepir leher balon, lalu rentangkan mulutnya, sehingga mulut botol dapat masuk ke
dalamnya.

4) Memasukkan soda kue ke dalam botol dan tercampur dengan cuka sambil memegang balon.
Menahan agar botol tahan pada tempatnya ketika muncul gelembung-gelembung udara.
5) Melepaskan balon dari mulut botol setelah balon mengembang maksimal, lalu mengikat ujung
balon menggunakan karet.

Hasil :
Setelah air cuka bercampur dengan soda kue, terbentuklah gelembung-gelembung gas
yang banyak yang menyebabkan balon menjadi besar atau tertiup. Setelah percobaan, saat di
sentuh permukaan botol terasa dingin dari pada sebelum percobaan.
Pembahasan :
Campuran soda kue dengan cuka menghasilkan gelembung-gelembung gas. Gelembung-
gelembung gas tersebut adalah gas karbondioksida. Campuran cuka dengan soda kue dapat
dirumuskan sebagai berikut :
NaHCO3(s) + CH3COOH(aq) → CH3COONa(aq) + CO2(g) + H2O(l).
Cuka merupakan asam sedangkan soda kue merupakan basa. Setelah kedua larutan ini di
campur, pH nya menjadi netral
Hasil dari reaksi cuka dengan soda kue menghasilkan gas karbondioksida yang dapat
mendorong gas oksigen diatasnya sehingga lama kelamaan balon yang tadinya kecil akan
berubah menjadi lebih besar.
Reaksi yang terjadi antara cuka dengan soda kue ini merupakan reaksi endoterm, karena
setelah cuka dan soda kue dicampurkan ke dalam botol, permukaan botol terasa dingin. Ini
karena terjadi perpindahan panas atau kalor dari lingkungan ke sistem sehingga suhu lingkungan
berkurang dan menyebabkan suhu pada permukaan botol terasa dingin. .

Pertanyaan :
1) Gas apa yang dihasilkan dari campuran cuka dengan soda kue ?
Jawab :
Gas yang dihasilkan dari reaksi cuka dengan soda kue adalah gas karbondioksida (CO2).

Kesimpulan :
1) Asam asetat (cuka) merupakan asam lemah dan dapat bereaksi dengan garam karbonat.
2) Soda kue dan cuka bereaksi menghasilkan gas CO2 yang dapat membuat balon meniup sendiri.
3) Reaksi yang terjadi antara campuran soda kue dan cuka merupakan reaksi endoterm.
4) Setelah reaksi, pH larutan menjadi netral.

Kali ini kita akan melakukan percobaan sederhana membuat balon tanpa kita harus meniupnya.
Bahan-bahan ini bisa didapatkan dengan mudah di rumah kita.

Bahan :

1. Cuka (umumnya kadar yang dijual di warung sekitar 25 %)


2. baking soda atau soda kue
3. botol
4. balon
5. Corong
6. Gunting dan Tali

cara kerja

1. Isi botol mineral dengan air cuka hinga 1/4 tinggi botol
2. Masukkan 1 bungkus soda kue ke dalam balon dengan bantuan corong
3. Dengan tanpa menjatuhkan soda kue ke botol, pasang balon ke mulut botol
4. masukkan baking soda yang di dalam balon ke botol dengan mengoyang-goyang balon
5. Segera setelah tercampur, gas akan muncul dari larutan dan membuat balon mengembang
tanpa harus ditiup
6. Jika telah mencapai ukuran yang diinginkan maka ikat balon dan lepaskan dari mulut
botol