Anda di halaman 1dari 9

PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA DAN PENGGUNAAN INTERNET

TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN


EKONOMI KELAS XI MIS SMA NEGERI 13 MEDAN T.P 2017/2018

Tio Silvia Silitonga, Dr. Widya Arwita, M.Pd., Halim Simatupang, M.Pd.
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Biologi, Universitas Negeri Medan

ABSTRAK

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar siswa kelas XI MIS SMA Negeri 13 Medan
T.P2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh yang positif dan signifikan antara
gaya belajar dan penggunaan internet terhadap prestasi belajar mata pelajar ekonomi siswa kelas XI MIS SMA
Negeri 13 Medan T.P 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 13 Medan yang beralamat di Jalan
Jalan Karya Bersama, Titi Kuning, Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20147. Penelitian ini adalah
penelitian kuantitatif. Populasi dari penelitian ni adalah seluruh siswa kelas XI MIS SMA Negeri 13 Medan T.P
2017/2018. Subjek penelitian ini adalah 149 siswa kelas XI MIS SMA Negeri 13 Medan. Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah angket atau kuesioner. Teknik analisi data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan uji
hipotesis. Berdasarkan hasil analisis uji t untuk variabel gaya belajar (X1) diperoleh t hitung > ttabel (6,402 > 1,659) dengan signifikan
0,000 dengan alpha 0,05%. Hal ini menunjukkan gaya belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar.
Untuk variabel penggunaan internet (X2) di peroleh thitung > ttabel (5,023
1,659) dengan signifikan 0,000 dan alpha 5%. Hal ini berarti bahwa pengguaan internet memiliki pengaruh yang
positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Selanjutnya untu uji F diperoleh nilai F hitung > Ftabel (99,496 > 3,08)
dengan alpha 5%. Sehingga dapat disimpulakan bahwa variabel gaya belajar (X1) dan variabel penggunaan internet
(X2) memiliki pengeruh yeng positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa (Y), dan hasil tersebut dapat
disimpulakn dalam hipotesis yang berbunyi ada pengaruh positif dan signifikan antara gaya belajar dan penggunaan
internet terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran ekonomi kelas XI MIS SMA Negeri 13 Medan T.P 2017/2018
diterima.

Kata-kata kunci: Gaya Belajar, Internet, Prestasi Belajar Siswa

1
PENDAHULUAN
Pendidikan merupakan hal yang dengan cara menyampaikan materi secara
lisan dan mereka mendengarkan untuk bisa
sangat penting dalam rangka meningkatkan
memahaminya. Bahkan juga ada sebagian
kualitas sumber daya manusia, karena
peserta didik yang memilih untuk
keberhasilan dunia pendidikan merupakan
membentuk kelompok diskusi, karena
salah satu faktor penentu tercapainya tujuan
dengan berkelompok mereka beranggapan
pembangunan Nasional dibidang
bahwa akan lebih mudah dalam belajar.
pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan
bangsa. Output yang berkualitas yang Kita tidak bisa memaksakan seorang
anak harus belajar dengan suasana dan cara
didapat dari proses pendidikan sangat
yang kita inginkan, karena masing – masing
dipengaruhi oleh berhasil atau tidaknya
anak memiliki tipe atau gaya belajar
manusia dalam proses belajar mengajar.
sendiri. Kemampuan anak dalam
Keberhasilan dalam proses belajar mengajar
menangkap materi dan pelajaran
dapat diketahui salah satunya dari prestasi
tergantung dari gaya belajarnya.
belajar yang dihasilkan oleh peserta didik.
Setiap anak merupakan individu yang Perkembangan teknologi di zaman
unik, dimana masing – masing dari mereka sekarang tidak dapat dihindari lagi karena
mempunyai cara sendiri dalam melihat dunia. kemajuan teknologi akan terus berjalan
Ketika mereka melihat suatu kejadian pada
sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan,
suatu waktu yang bersamaan, tidak semua
teknologi memberikan banyak kemudahan
dari mereka akan menceritakan hal tersebut
bagi semua aspek kehidupan manusia baik
dengan cara yang sama. Seringkali yang
sosial, ekonomi, politik dan pendidikan.
Teknologi informasi merupakan salah satu
menjadi perbincangan dalam dunia
teknologi yang berkembang pesat melebihi
pendidikan bukanlah masalah tentang anak
bidang lainnya. Faktor penentunya adalah
dapat belajar atau tidak, akan tetapi tentang
semakin mudahnya mengakses informasi
bagaimana anak belajar dengan cara
ke seluruh dunia, dan infomasi tersebut
terbaiknya.
dapat diakses oleh siapa saja, dimana saja
Slameto (2016: 5) mengatakan
dan kapan saja.
bahwa Dalam keseluruhan proses
pendidikan di sekolah, kegiatan belajar Menurut Oetomo (2002: 52)
merupakan kegiatan yang paling pokok. Ini mengatakan bahwa perkembangan internet
berarti bahwa berhasil tidaknya pencapaian di Indonesia sebagai berikut: di Indonesia,
tujuan pendidikan banyak bergantung jaringan internet mulai dikembangkan pada
kepada bagaimana proses belajar yang tahun 1983 di Universitas Indonesia, berupa
dialami oleh siswa sebagai anak didik. UINet oleh Doktor Joseph Luhukay yang
ketika itu baru saja menamatkan program
Setiap anak memiliki lebih dari satu
doktor Filosofi Ilmu Komputer di Amerika
gaya belajar yang dipakai dalam usaha
Serikat. Jaringan itu dibangun selama
mencapai tujuannya. Apabila seorang guru
empat tahun.
dapat mengidentifikasikan kecenderungan
Menurut Supriyanto, (2007: 2) melihat
gaya belajar peserta didik maka akan
kegunaan internet dibidang pendidikan, yaitu
memberikan manfaat dalam mengembangkan
sebagai berikut: “internet di bidang
proses pembelajaran. Sebagian peserta didik
pendidikan sangat berguna dalam proses
lebih suka apabila guru mereka mengajar
belajar mengajar di sekolah, dimana para
dengan cara menuliskan apa yang dijelaskan
peserta didik dapat melengkapi ilmu
ke papan tulis. Dengan begitu mereka bisa
pengetahuannya, sedangkan guru dapat
membacanya dan kemudian berusaha untuk
mencari bahan ajar yang sesuai dan inovatif
memahaminya. Sebagian peserta didik yang
melalui internet”. Peserta didik dapat
lain lebih suka guru mereka mengajar
mencari apa saja di Internet, mulai dari
materi pelajaran hingga ilmu pengetahuan

2
umum semuanya bisa di cari di internet. belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Sedangkan guru bisa mencari informasi Minimum (KKM) pada mata pelajaran
yang dapat dijadikan bahan untuk ekonomi yaitu 75. Terlihat dari tabel
mengajarkan materi kepada peserta dibawah ini:
didiknya selain dari buku. Berdasarkan hasil observasi awal
Penggunaan Internet sebagai media memperoleh data yang menunjukkan bahwa
pendidikan dapat dianggap sebagai suatu prestasi belajar siswa yang mencapai KKM
hal yang sudah jamak digunakan di adalah 39.6% (59 orang) sedangkan yang
kalangan pelajar. Karena itu pemerintah tidak mencapai KKM adalah 60.4% (90
seharusnya menganjurkan agar setiap orang). Hal ini melihatkan bahwa prestasi
sekolah- sekolah menjadikan Internet belajar pada mata pelajaran ekonomi masih
sebagai sarana untuk belajar selain dari rendah. Peneliti menduga prestasi belajar
buku dan agar mampu menjadi solusi yang masih rendah ini disebabkan oleh
dalam mengatasi masalah yang selama ini beberapa faktor diantaranya tidak
terjadi, misalnya minimnya buku yang ada menggunakan gaya belajar yang tepat dan
di perpustakaan, keterbatasan tenaga ahli, tidak memanfaatkan akses internet untuk
jarak rumah dengan lembaga pendidkan, keperluan belajar. Secara keseluruhan tidak
biaya yang tinggi dan waktu belajar yang semua kelas memiliki hasil belajar yang
terbatas. Begitu juga dengan penggunaan rendah, namun diantara semua kelas ada
internet oleh peserta didik di SMA Negeri juga kelas yang memiliki hasil belajar yang
13 Medan sebagai alat dalam menggali sangat rendah, perbedaan tersebut terjadi
informasi yang berupa pendidikan, akan akibat karena tidak semua peserta didik
dapat membantu siswa dalam mencari mampu menerapkan gaya belajar yang
sumber belajar dalam proses pembelajaran. sama dan menggunakan internet hanya
Prestasi belajar peserta didik untuk sumber belajar.
ditentukan oleh kemampuan individu yang Berdasarkan latar belakang masalah
bersangkutan. Prestasi belajar erat diatas peneliti teertarik untuk melakukan
kaitannya dengan kemampuan dalam penelitian yang berjudul: “Pengaruh Gaya
menangkap, mengerti dan menerapkan Belajar Siswa dan Penggunaan Internet
pengetahuan yang mereka peroleh dalam terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata
menyelesaikan masalah yang ada. Banyak Pelajaran Ekonomi Kelas XI MIS SMA
anak menurun prestasi belajarnya di Negeri 13 Medan T. P 2017/2018”.
sekolah, karena di rumah maupun di
sekolah anak dipaksa belajar tidak sesuai TINJAUAN TEORITIS
dengan gaya belajarnya dan anak Gaya Belajar
memanfaatkan internet bukan sebagai Menurut Felder dan Brent (2005: 58)
sumber belajar. Pada dasarnya Anak akan mengakatakan bahwa gaya belajar adalah
mudah menguasai materi pelajaran karakteristik perilaku kognitif, afektif, dan
dengan menggunakan gaya belajar mereka psikologis yang berfungsi sebagai indikator
masing – masing, serta jika pemanfaatan yang relatif stabil tentang bagaimana
internat digunakan untuk hal yang tepat peserta didik memandang, berinteraksi
maka prestasi belajar anak tidak akan dengan, dan merespons lingkungan belajar.
menurun. Menurut Uno (2016: 180) mengatakan
Berdasarkan hasil pengamatan yang bahwa gaya belajar merupakan: dengan gaya
dilakukan selama Program Praktik belajar, peserta didik akan lebih mudah
Lapangan Terpadu (PPLT) dan observasi memahami pelajaran. Sebagian peserta didik
awal di SMA Negeri 13 Medan pada mata lebih suka pendidik mereka mengajar dengan
pelajaran ekonomi mendapatkan bahwasanya cara menulis pelajaran di papan tulis lalu
masih ada beberapa siswa yang belum memahaminya. Akan tetapi, sebagian peserta
mampu mencapai prestasi belajar yang baik, didik yang lain lebih suka mengajar dengan
dimana masih ada siswa yang menyampaikan dengan

3
cara lisan dan mereka mendengarkannya dampak positif (baik) dan negatif (buruk).
untuk bisa memahaminya. Di bawah ini adalah beberapa dapat baik
Tidak semua orang mengikuti cara dan buruk terhadap kehadiran internet.
yang sama. Masing- masing orang Menurut Oetomo (2002, 60-61) Tujuan
menunjukkan perbedaan. Gaya belajar penggunaan internet bagi pelajar dalam
sangat berkaitan erat dengan pribadi dunia pendidikan: a) Mencari informasi, b)
seseorang, yang tentu dipengaruhi oleh Berkomunikasi/Jejaring sosial,
pendidikan dan riwayat perkembangannya. Sebagai sarana pembelajaran, d) Sebagai
Dengan mengetahui gaya belajar peserta sarana untuk mencari Beasiswa baik diluar
didiknya, guru dapat menyesuaikan gaya maupun didalam sekolah , dan e) Internet
mengajarnya dengan kebutuhan peserta sebagai sarana pendidikan jarak jauh.
didiknya, sehingga peserta didik semuanya Sebagai media pendidikan, manfaat internet
dapat memperoleh cara yang efektif menurut Rahardjo (dalam Fahmi, 2012: 32-
baginya. adalah sebagai berikut: 1)Akses ke sumber
Secara umum gaya belajar manusia informasi , 2) Akses ke pakar 3) Media
dibedakan ke dalam tiga kelompok besar, kerjasama.
yaitu gaya belajar visual, gaya belajar
auditorial dan gaya belajar kinestetik. 1) Prestasi Belajar
Gaya belajar visual adalah gaya belajar Menurut Setiawan (2016: 1) prestasi
dengan cara melihat, mengamati, belajar adalah penguasaan pengetahuan
memandang, dan sejenisnya, 2) gaya belajar atau keterampilan yang dikembangkan
auditorial adalah memperoleh informasi melalui mata pelajaran, lazimnya
dengan memanfaatkan alat indera telinga, 3) ditunjukkan dengan nilai tes atau angka
gaya belajar kinestetik adalah memperoleh nilai yang diberikan oleh guru. Menurut
informasi dengan mengutamakan indera Nawawi dalam Susanto (2013: 5) prestasi
perasa dan gerakangerakan fisik. belajar adalah tingkat keberhasilan siswa
dalam mempelajarai materi pelajaran di
Internet sekolah yang dinyatakan dalam skor yang
Menurut Astuti (dalam Pibriana, diperoleh dari hasil tes mengenai sejumlah
2017: 105) Internet adalah alat penghubung materi pelajaran tertentu.
antara organisasi dan pelanggannya, Dapat disimpulkan bahwa prestasi
sehingga tercipta sebuah organisasi baru belajar merupakan hasil atau bukti usaha
secara virtual. Menurut Setiadi dan ulum yang telah diberikan oleh guru setelah
(2010: 3) menyatakan bahwa internet seorang siswa mengikuti proses belajar
merupakan: secara harfiah, Internet berasal mengajar dalam kurun waktu tertentu.
dari tiga kata, yaitu inter, connection, dan Prestasi belajar tersebut berupa nilai-nilai
networking. Inter merupakan singkatan dari dan dilaporkan dalam bentuk rapor siswa,
international, Connection mempunyai arti ‘ baik berupa nilai ulangan, ujian, nilai mid
semester, nilai akhir semester, ataupun nilai
hubungan’, dan Networking berarti
ujian akhir sekolah.
“jaringan”. Jadi, Internet adalah teknologi
Berhasil atau tidaknya siswa dalam
yang menghubungkan beberapa komputer
proses pembelajaran disebabkan oleh
atau beberapa jaringan komputer di seluruh
beberapa faktor yang mempengaruhi
dunia untuk berkomunikasi tanpa batasan
pencapaian hasil belajarnya. Syah (2003: 97)
ruang dan waktu.
membedakan faktor-faktor tersebut
Internet telah memberikan
menjadi tiga macam yaitu:
kontribusi yang sangat besar bagi
Faktor internal (dari dalam siswa),
perkembangan dunia. Kehadiran internet
yakni keadaan jasmani dan rohani
telah menghapus batas dan jarak terhadap
siswa. Dapat dikatakan adanya
akses informasi. Bagaimanapun juga,
bakat khusus (pembawaan)
perkembangan internet bisa memberi
seseorang pada suatu bidang yang

4
dipelajarinya yang menyebabkan 149 orang jumlah populasi penelitian,
prestasi belajar tinggi atau berdasarkan rumus diatas maka
sebaliknya. didapatkan sampel dalam penelitian ini
Faktor eksternal (dari luar siswa), yakni sebanyak 108 orang.
kondisi lingkungan disekitar siswa.
Mutu pelajaran, adanya kesesuaian Teknik Analisi Data
antara jenis pelajaran yang Analisis Regresi Linier Berganda
diberikan dengan kebutuhan. Untuk melihat pengaruh variabel
Faktor kompetensi guru dalan bebas (X1 dan X2) terhadap variabel terika
mengajar dalam artian cara maka digunakan analisis regresi berganda.
menyampaiakan materi yang Regresi berganda merupakan analisis yang
diajarkan kepada siswa. digunakan untuk mengetahui seberapa
Faktor pendekatan belajar (approch to besar pengaruh variabel bebas yang
learning), yakni jenis upaya belajar jumlahnya lebih dari satu terhadap variabel
siswa yang meliputi strategi dan terikat. Analisis regresi berganda
metode yang digunakan siswa inidigunakanuntukmelihat
untuk melakukan kegiatan pengaruh kreativitas belajar dan
pembelajaran. pemanfaatan media belajar terhadap
prestasi belajar (Y). Adapun persamaan
regresi berganda tersebut ialah:
METODOLOGI PENELITIAN Y = a + b1X1 + b2X2 + e
Lokasi Penelitian (Sugiyono, 2016)
Lokasi penelitian ini adalah SMA Keterangan:
Negeri 13 Medan yang terletak di Jalan Y= Hasil Belajar
Karya Bersama, Titi Kuning, Medan Johor, a= Nilai Konstan
Kota Medan, Sumatera Utara 20147. b1= koefisien regresi X1
X1= Gaya Belajar
Populasi dan Sampel b2= koefisiekn regresi X2
Menurut Sugiono (2016:80) populasi X2= Penggunaan Internet
adalah wilayah generalisasi yang terdiri e = error
atas : obyek atau subyek yang mempunyai
kualitas dan karakteristik tertentu yang Pengujian Hipotesis Secara Parsial(Uji t)
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari Uji t digunakan untuk menguji
dan kemudian ditarik kesimpulannya. Yang apakah terdapat pengaruh dari variabel-
menjadi populasi dalam penelitian ini variabel bebas X1 dan X2 secara parsial
adalah seluruh siswa kelas XI MIS SMA terhadap variabel Y (terikat) rumus
Negeri 13 Medan Tahun Pelajaran menggunakan:
2017/2018 yang terdiri dari 4 kelas yaitu XI = √
−2

MIS 1 40 orang, XI MIS 2 36 orang , XI MIS 3


38 orang, dan XI MIS 4 35 orang dengan Keterangan
jumlah 149 orang. thitung = Nilai t
Sampel adalah sebagian dari = Nilai koefisien regresi
populasi yang dapat mewakili seluruh n= Jumlah sampel
populasi untuk dapat dijadikan sumber
data atau sumber informasi dalam suatu Pengujian Hipotesis Secara Simultan (Uji
penelitian (Arikunto, 2014: 117). F)
Pengambilan sampel dalam penelitian ini Uji F digunakan untuk menguji
menggunakan teknik proporsional random tingkat signifikan secara bersama-sama
sampling, yaitu mengambil sebagian pengaruh variabel bebas X1 dan X2 terhadap
populasi dari tiap kelas dengan proporsi
secara acak. Berdasarkan rumus slovin dari 5
variabel terikat. Untuk menguji hipotesis pertama diterima artinya ada pengaruh
secara simultan digunakan rumus : 2
gaya belajar terhadap prestasi belajar mata
pelajaran ekonomi kelas XI MIS SMA
/
ℎ =
(1 − 2 )/ ( − − 1)

Keterangan: Negeri 13 Medan T.P 2017/2018.


Fhitung = nilai yang dihitung Berdasarkan nilai diatas thitung X2
R2 = koefisien determinasi mempunyai nilai sebesar 5,478 dengan nilai
k = jumlah varibel bebas signifikan 0,000 yang sesuai dengan
n = jumlah sampel persyratan sigifikan < 0,05. Sementara ttabel
pada n = df – 1 = (108 -1) = 107 pada tingkat
Uji Koefisien Determinasi (R2) signifikan α = 0,05. Dengan demikian nilai
Uji koefisien determinasi (R2) thitung sebesar 5,478 > nilai ttabel 1,659. Dari
digunakan untuk melihat besarnya pengaruh prnjelasan diatas dapat disimpulkan thitung
atau sejauh mana sumbangan variabel bebas ttabel (5,478 > 1,659) dan taraf sigifikan
terhadap variabel terikat dengan adanya 0,000 < 0,05. Berdasarkan uji hipotesis
regresi linier berganda. Jika R2 yang secara parsial dapat disimpulkan bahwa
diperoleh mendekati 1 maka dapat dikatakan hipotesis kedua diterima artinya ada
semakin kuat model tersebut menerangkat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi
variabel bebas terhadap variabel terikat, belajar mata pelajaran ekonomi kelas XI
demikian pula sebaliknya (0 MIS SMA Negeri 13 Medan T.P 2017/2018.
R2 < 1). Rumus koefisien determinasi:
R2 = Ry(1,2) x 100% Uji Hipotesis Secara Simultan (Uji F)
Bahwa hasil Fhitung 109,906 dengan
Keterangan : taraf signifikan 0,000 dengan nilai Fhitung >
Ry(1,2) = koefisien regresi berganda. Ftabel (109,906 > 3,08) dimana Ftabel
diperoleh dengan signifikan 95% dan α = 5%
HASIL DAN PEMBAHASAN dan df = n-2-1 = 105. Karena nilai signifikan
Regresi Linier Berganda 0,05 (0,000 < 0,05) dan Fhitung > Ftabel maka
Dari hasil pengolah data diatas dapat disimpulkan hipotesis ketiga diterima
diperoleh koefisien regresi linier berganda artinya ada pengeruh positif dan signifikan
untuk X1 = 0,420 X2= 0,355 dan konstanta antara gaya belajar dan penggunaan internet
regresi 14,789 sehingga dapat dibuat terhadap Prestasi belajar siswa Mata
persamaan sebagai berikut: Pelajaran Ekonomi Kelas XI MIS SMA Negeri

= 14,798 + 0,420 1 + 0,355 2 13 Medan T.P 2017/2018.

Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji t)


Berdasarkan nilai diatas thitung X1 Uji Koefisien Determinasi (R2)
mempunyai nilai sebesar 6,604 dengan nilai Bahwa diperoleh nilai R squre
signifikan 0,000 yang sesuai dengan sebesar 0,677 yang berarti 0,677 x 100% =
persyratan sigifikan < 0,05. Sementara ttabel 67,7% yang berarti bahwa varabel bebas
pada n = df – 1 = (108 -1) = 107 pada tingkat mempunyai kontribusi sebesar 67,7%. Hal
signifikan α = 0,05. Dengan demikian nilai ini menunjukkan bahwa kemampuan
thitung sebesar 6,604 > nilai ttabel 1,659. Dari variabel bebas dapat menjelaskan variabel
prnjelasan diatas dapat disimpulkan thitung terikat sebesar 67,7%. Dengan demikan
ttabel (6,604 > 1,659) dan taraf sigifikan 0,000 Prestasi Belajar di Pengaruhi oleh gaya
< 0,05. Berdasarkan uji hipotesis secara parsial belajar dan penggunaan internet sebesar
dapat disimpulkan bahwa hipotesis 67,7% sisanya 32,2% dipengaruhi oleh
faktor-faktor lainnya.

6
Pembahasan sebesar 67,7%. Hal ini menunjukkan bahwa
Berdasarkan hasil analisis data kemampuan variabel bebas dapat
pengujian hipotesi pengaruh gaya belajar menjelaskan variabel terikat sebesar 67,7%.
terhadap prestasi belajar adalah positif, yang Dengan demikan Prestasi Belajar di
berarti bahwa semakin tinggi atau tepat gaya Pengaruhi oleh gaya belajar dan
belajar yang diterapakn siswa maka semakin penggunaan internet sebesar 67,7% sisanya
tinggi pula prestsi belajar yang diperoleh 32,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor
Siswa kelas XI MIS SMA Negeri 13 lainnya.
Medan T.P 2017/2018, begitupun Dengan demikian semakin tepat
sebaliknya, setelah dilakukan uji pemilihan gaya belajar dan semakin tepat
signifikansi dengan uji t di peroleh thitung juga penggunaan internet sebagai sumber
6,604 yang kemusian dibandingkan dengan belajar, maka semakin tinggi prestasi
ttabel pada taraf signifikan 5% yaitu sebesar belajar siswa, begitu juga sebaliknya.
1,659 . hal ini menunjukakan 6,604 > 1,659
dan taraf signifikan 0,000 < 0,05 sehingga SIMPULAN DAN SARAN
variabel gaya belajar memberikan pengaruh Berdasarkan regresi linier berganda
signifikan terhadap prestsi belajar. maka dapat disimpulakn bahwa gaya belajar
Berdasarkan hasil analisis uji siswa dan penggunaan internet
hipotesis pengaruh penggunaan internet berpengaruh secara positif dan signifikan
terhadap prestasi belajar adalah terhadap prestasi belajar siswa pada mata
berpengaruh positif, yang berarti semakin pelajaran ekonomi kelas XI MIS SMA
tinggi penggunaan internet sebagai sumber Negeri 13 Medan T.P 2017/2018.
belajar maka semakin tinggi pula prestasi Variabel gaya belajar (X1) dimana
belajar yang di peroleh siswa kelas XI MIS nilai thitung > ttabel 6,604 > 1,659 dapat
SMA Negeri 13 Medan T.P 2017/2018 disimpulkan variabel gaya belajar
begitupun sebaliknya. Setelah dilakukan uji memberikan pengaruh positif dan
signifikansi dengan uji t diperoleh thitung signifikan terhadap prestsi belajar siswa
5,478 yang kemudian dibandingkan dengan pada mata pelajaran ekonomi kelas XI MIS
nilai ttabel dengan taraf signifika 5% yaitu SMA Negeri 13 Medan T.P 2017/2018.
sebesar 1,659. Hal ini menunjukkan bahwa Variabel Penggunaan Internet (X2)
5,478 > 1,659 dan taraf signifikan 0,000 < dimana nilai thitung > ttabel 5,478 > 1,659
0,05 sehingga variabel penggunaan internet dapat disimpulkan penggunaan internet
memberikan pengaruh signifikan terhadap mrmberikan pengaruh positif dan
prestasi belajar. signifikan terhadap prestasi belajar siswa
Berdasarkan hasil analisis diperoleh pada mata pelajaran ekonomi kelas XI MIS
bahwa pengujian hipotesi seacar simulta atau SMA Negeri 13 Medan T.P 2017/2018.
uji F dimana Fhitung 109,906 dengan taraf Secara simultan (uji F) nilai Fhitung
signifikan 0,000 dengan nilai Fhitung > Ftabel Ftabel (109,906 > 3,08) artinya ada pengeruh
(109,906 > 3,08) dimana Ftabel diperoleh positif dan signifikan antara gaya belajar
dengan signifikan 95% dan α = 5% dan df = n- dan penggunaan internet terhadap Prestasi
2-1 = 105. Karena nilai signifikan , 0,005 (0,000 belajar siswa Mata Pelajaran Ekonomi Kelas
< 0,005) dan Fhitung > Ftabel maka dapat XI MIS SMA Negeri 13 Medan T.P
disimpulkan hipotesis ketiga diterima artinya 2017/2018.
ada pengeruh positif dan signifikan antara Sedangkan pengujian regresi linier
gaya belajar dan penggunaan internet berganda menunjukkan bahwa hasil R
terhadap Prestasi belajar siswa Mata Pelajaran Square sebesar 67,7%. Dengan demikan
Ekonomi Kelas XI MIS SMA Negeri 13 Medan Prestasi Belajar di Pengaruhi oleh gaya
T.P 2017/2018. belajar dan penggunaan internet sebesar
R squre sebesar 0,677 yang berarti 67,7% sisanya 32,3% dipengaruhi oleh
0,677 x 100% = 67,7% yang berarti bahwa faktor-faktor lainnya.
varabel bebas mempunyai kontribusi

7
Saran Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur
Berdasarkan hasil penelitian yang Penelitian suatu Pendekatan
telah diuraikan dan disampaikan, maka Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
diperoleh beberapa cara yang dilakukan
untuk dapat meningkat prestasi belajar Arikunto, Suharsimi. 2015. Dasar-dasar
siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi
MIS SMA Negeri 13 Medan T.P 2017/2018, Aksara
yaitu:
Pertama, Bagi siswa diharapkan DePorter & Hernacki. 2016.
disaat proses belajar mengajar dapat Quantum Learning. Bandung:
menggunakan gaya belajar yang sesuai Kaifa
dengan kepribadian agar materi yang
dismapaikan guru dapat diterima dengan Fahmi, Yusri. 2012. “Akses Intenet Untuk
baik. Sekolah Di Indonesia”. Jurnal Iqra’.
Kedua, Bagi guru hendaknya Volume 6 Nomor 01. Hlm. 29 – 37
memperhatikan bagaimana gaya belajar
masing-masing siswa, dari hal tersebut Felder, M Richard, dan Brent, Rebecca.
guru dapat melakukan pemetaan gaya 2005. “Understanding Student
belajar siswanya dan pada akhirnya dapat Differences”. Journal of Engineering
menyusun strategi belajar mengajar yang Education. Volume 9. Nomor 1
sesuai pada kelas tersebut. Guru hendaknya
juga lebih memperhatikan akses internet Gilakjani, P Abbas. 2012. “Visual,
siswa, apakah para siswa disekolah benar- Audiotory, Kineastetic Learning
benar menggunakan internet sebagai Styles and Their Impact On English
sumber belajar atau untuk hal-hal lain yang Language Teaching”. Journal of Sties
tidak menunjang pembelajaran bagi siswa. Education. Volume 2 Nomor 1
Ketiga, Bagi sekolah hendaknya
menyediakn fasilitas yang memadai seperti Hamalik, Oemar. 2006. Perencanaan
akses internet guna menunjang kegiatan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan
pembelajaran. Sistem, Jakarta: PT. Bumi Aksara
Keempat, Untuk peneliti selanjutnya
dapat meneliti variabel-variabel lain seperti Hamsar. 2017. Pengaruh Gaya Belajar
perhatian orang tua, mmetode mengajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX
guru, fasilitas belajar, dan hal-hal lain yang Pada Mata Pelajaran IPA Madrasah
dapat memepengaruhi prestasi belajar Tsanawiyah Alaudin Pao-Pao. Skripsi.
siswa. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
UIN Alauddin Makassar
DAFTAR PUSTAKA
Aji, Supriyanto. 2007, Pengantar Teknologi Jamal, Saipul. Peningkatan Hasil Belajar
Informasi, Jakarta : Penerbit Salemba Siswa Menggunakan Model
Infotek. Pembelajaran Peer Teaching Berbasis
Masalah Pada Perakitan Komputer
Anas, Aswar, dan Munir, P Nilam. 2013. Kelas X TKJ di SMK 4 Jeneponto”.
“Pengaruh Gaya Belajar VAK Skripsi. Fakultas Tenik Universitas
terhadap Hasil Belajar Matematika Negeri Makassar, Desember 2015
Siswa”. Jurnal Prosiding Seminar
Nasional. Volume 2 Nomor 1. Hlm.
233 – 240

8
Universitas Negeri Semarang
Kamal. 2013. “Peningkatan Hasil Belajar
Siswa pada Mata Pelajaran Teknik Sutedjo, Oetomo Dharma, dan Budi.
instalasi Listrik dengan Model 2002. e-Education Konsep, Teknologi
Pembelajaran Talking Stick SMK danAplikasi Internet Pendidikan.
NEGERI 8 JENEPONTO”, Skirpsi. Yogyakarta: Andi Yogyakarta
Fakultas Teknik Universitas Negeri
Makassar, Sudjana, Nana. 2005. “Penilaian Hasil
Proses Belajar Mengajar”. Bandung :
Mansur. Mengenal Gaya Belajar Peserta Sinar Baru Algesindo.
Didik. http://www.lpmpsulsel.
Diakses pada tanggal 23 Maret 2018 Sudjana, Nana dan Ibrahim. 2001.
“Penelitian dan Penilaian Pendidikan”.
Pibriana, Desi. 2017. “Analisis Pengaruh Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Penggunaan Internet Terhadap
Minat Belajar Mahasiswa (Studi Sugiono. 2016, Metode penelitian Kualitatif,
Kasus:Perguruan Tinggi di Kota Bandung: Alfabeta
Palembang)”. Jurnal Jatisi. Volume
3 Nomor 2. Maret 2017. Hlm. 104 – Syah, Muhibbin, 2003. Psikologi Belajar,
115 Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Setiadi, Arif Julianto & Ulum, Bahrul. 2010. Uno B, Hamzah. 2016. Orientasi Baru
dalam Psikologi Pembelajaran,
Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Bumi Aksara
Jakarta. Pusat Perbukuan
Kementerian Pendidikan Nasional WSN. Situs sejarah internet di Indonesia.
(BSE) https://id.wikipedia.org/wiki/Seja
rah_Internet_Indonesia diakses 15
Sultoni Ahmad. 2013. Pengaruh maret 2017 12.00
Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber
Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa WSN. Situs data pengguna internet tahun
Kelas XI IPS SMA N 1 Wiradesa 2016.http://goukm.id/data-
Kabupaten Pekalongan T.P 2011/2012. pengguna-internet-di-indonesia-
Skripsi. Fakultas Ekonomi 2016/ diakses 14 maret 19.04