Anda di halaman 1dari 2

POLIPEKTOMI

Nomor Dokumen : Nomor Revisi : Halaman :

1/2
Ditetapkan oleh
Tanggal Terbit : Direktur
STANDAR
OPERASIONAL 1 januari 2018
PROSEDUR
dr.M. Dhiyaul Mushhaf
NIK.01.08.01
PENGERTIAN Polipnasi adalah lesi abnormal yang berasal dari mukosa nasal atau
sinus paranasal (Brown, 2001). Polip merupakan suatu hasil akhir
dari berbagai proses penyakit di Cavumnasi. Intervensi bedah
digunakan terutama pada anak dengan polipnasi multiple atau
rinosinusitis kronis yang tidak berhasil dengan pengobatan
TUJUAN Sebagai acuan langkah-langkah untuk Polipektomi sangat efektif
untuk mengatasi nasal symptom, khususnya pada sejumlah kecil polip.
Sedangkan pada polipnasi multiple biasanya kekambuhannya tinggi.
KEBIJAKAN Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Asy Syfa’ Sambi Nomor :
586/06/SK.R.SAS/XII/2017 Tentang Panduan Pelayanan Bedah di
Rumah Sakit Umum Asy Syfa’ Sambi Byolali
PROSEDUR A. Persiapan
1. Penampilan petugas :
a. Periksa kerapihan pakaian seragam
b. Periksa kelengkapan atribut
2. Persiapan alat-alat
1. Lampu kepala
2. Pompa penghisap dengan kanulnya
3. Kain tampon adrenalin
4. Spekulum hidung dengan ukuran : 3,5 cm, 5 cm,7,5cm
dan 9 cm
5. Pinsethidung, ukuran 18 cm
6. tampon tang hidungukuran 18 cm, 21 cm, 23 cm
7. Snare polip, tipe Krause dan tipe Glegg
8. Forcep, tipe Hancle dan tipe Citelli
9. Kuret : - ujung lengkung bentuk oval (Coackly)

- ujung lengkung bentuk segitiga.


TAMPON PHARYNX
1. Mouth gag
2. Tanguespatel
3. Tampon tang
4. Tampon kasa
POLIPEKTOMI

Nomor Dokumen : Nomor Revisi : Halaman :

2/2
PROSEDUR
B. Pelaksanaan
1. Tidurkan penderita posisi terlentang, lakukan general anestesi
2. Desinfeksi hidung dan mulut, kemudian pasang duk steril dan
pasang tampon pharynx.
3. Amati pangkal polip, pasang snare dengan [bantuan speculum
hidung, telusuri polip sampai pangkalnya
4. Kuat kandanangkatSnare,bersihkan sisa polip dengan forcep
Citelli. Ambil Polip yang kecil dengan memakai polip tang.
5. Untuk antrochoanal pasang polip snare dengan bantuan tang
yang dimasukkan melalui mulut,
6. Lepaskan polip,lalu keluarkan massa polip melalui mulut , bila
Terlalu besar.
7. Kontrol perdarahan dan pasang tampon yang dibasahi dengan
betadine dan salep.
C. .Hal yang harus diperhatikan
Polipektomi adalah tindakan operatif terencana, sehingga penderita
harus dipersiapkan seoptimal mungkin untuk menghindari
kemungkinan yang mungkin timbul.
Karena polipnasi berkaitan erat dengan proses di dalam sinus
paranasalis, maka sebelum operasi diputuskan harus ditentukan
perlu tidaknya tindakan lanjutan dalam operasi tersebut seperti
ethmoidektomi, intra nasal antrostomi dan Cald Well Luc
antrostomi
UNIT TERKAIT  Unit Kamar Operasi
 SMF