Anda di halaman 1dari 3

PERMINTAAN AMBULANS DI LUAR PELAYANAN ORANG SAKIT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

01 1/2

Tanggal Terbit : Di tetapkan oleh


Direktur RSUD Leuwiliang

SPO
drg. Wiwik Wahyuningsih
Pembina TK I
NIP. 196405021992122001
Suatu aturan yang menetapkan tata cara peminjaman/permintaan
ambulans yang berkaitan dengan kegiatan diluar pelayanan orang
PENGERTIAN
sakit untuk mendukung kegiatan masyarakat umum
Memberikan dukungan pelayanan kesehatan untuk kegiatan yang
TUJUAN
diselenggarakan oleh masyarakat umum
Surat Ketetapan Direktur RSUD Leuwiliang tentang kebijakan
KEBIJAKAN
transportasi ambulans Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang

1. Pihak pemohon/pengguna mengirim surat permintaan yang di


tujukan ke Direktur RSUD Leuwiliang
2. Sekretariat membuat disposisi di tujukan ke Customer Service
3. Dari customer service disposisi dilanjutkan ke Bagian Umum
4. Dari Bagian Umum disposisi dilanjutkan ke Bagian Fasilitas untuk:
 Persiapan personil
 Persiapan ambulans
PROSEDUR
 Persiapan alkes dan matkes
5. Dari Bagian Fasilitas disposisi dilanjutkan ke Customer Service
6. Dari Customer Service disposisi dilanjutkan ke Sekretariat
 Pembuatan surat perintah/surat jalan
7. Customer Service membuat surat jawaban ke pemohon
8. Jalankan perintah sesuai jadwal
PERMINTAAN AMBULAN DUKES

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :

00 2/2

1. Direktur RSUD Leuwiliang


2. Kepala Bagian Umum
UNIT TERKAIT
3. Instansi Pemohon
PERMINTAAN AMBULANS

No. Dokumen No. Revisi Halaman

01 1/2

Tanggal Terbit : Di tetapkan oleh


Direktur RSUD Leuwiliang

SPO
drg. Wiwik Wahyuningsih
Pembina TK I
NIP. 196405021992122001
Suatu aturan yang menetapkan tata cara permintaan ambulans yang
berkaitan dengan pelayanan orang sakit untuk transfer antar Rumah
PENGERTIAN Sakit yang berkaitan dengan alih rawat maupun pemeriksaan lebih
lanjut
TUJUAN Memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan orang sakit
Surat Ketetapan Direktur RSUD Leuwiliang tentang kebijakan
KEBIJAKAN
transportasi ambulans Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang

1. Adanya permintaan ke Bagian Pendaftaran melalui telepon


ataupun langsung dari ruang perawatan atau keluarga pasien
2. Petugas Pendaftaran mencatat di buku permintaan ambulans dan
menghubungi sopir ambulans serta menyiapkan personil yang
PROSEDUR
akan berangkat
3. Pemohon menyelesaikan administrasi ke kasir
4. Ambulans bergerak sesuai permintaan
1. Ruang Perawatan
2. Unit Gawat Darurat
UNIT TERKAIT 3. Ambulans
4. Kasir