Anda di halaman 1dari 2

MONITORING PASIEN SELAMA TRANSPORTASI KE RS LAIN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

1/2

Tanggal ditetapkan : Ditetapkan :


Direktur RSUD Leuwiliang

SOP
drg. Wiwik Wahyuningsih
Pembina TK I
NIP. 196405021992122001
Pemantauan pasien dalam keadaan gawat selama transportasi ke
PENGERTIAN
Rumah Sakit rujukan
Sebagai acuan pemantauan/observasi penderita gawat agar tepat
TUJUAN
dalam pemberian tindakan medis selanjutnya
Pelayanan yang cepat dan tepat akan menyelamatkan jiwa
KEBIJAKAN
seseorang
1. Penderita gawat harus diobservasi
2. Pengiriman pasien gawat dapat dilakukan ketika sudah
dalam keadaan stabil ABCnya
3. Observasi dilakukan setiap 5-15 menit sesuai dengan tingkat
kegawatannya
4. Observasi dilakukan paramedis perawat, bila perlu oleh
dokter
5. Hal hal yang perlu di observasi:
PROSEDUR
a. Keadaan umum penderita
b. Kesadaran penderita/GCS
c. Kelancaran jalan nafas (air way)
d. Kelancaran pemberian o2
e. Tanda-tanda vital
1) Tensi
2) Nadi
3) Suhu
MONITORING PASIEN SELAMA TRANSPORTASI KE RS LAIN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

2/2

4) Respirasi/pernafasan
5) SPO2
f. Kelancaran pemberian cairan infus/terapi obat
g. Intake dan output
6. Apabila hasil observasi menunjukkan keadaan penderita tidak
baik maka perawat harus lapor kepada dokter yang sedang
bertugas
7. Perkembangan penderita selama observasi dicatat di lembar
observasi penderita
UNIT TERKAIT Dokter dan perawat jaga UGD