Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR PUSTAKA

Agustiani, Hendriati. 2009. Psikologi Perkembangan. Edisi 2. PT Refika Aditama.


Bandung. Hlm. 24-25 dan 37-38

Ali, M; Asrori, M. 2006. Pengertian Remaja. Diakses 12 November 2016


<http://www.etheses.uin-malang.ac.id>

Armstrong. 1990. Pengertian Perilaku Merokok. Diakses 13 November 2016,


<http://nikenindriana106.blogspot.co.id>

Astuti. 2007. Pengertian Kepribadian. Diakses 11 November 2016,


<repository.umy.ac.id>

Budiharjo, P. 1997. Mengenal Teori Kepribadian Mutakhir. Diakses 14


November 2016, <http://www.repository.usu.ac.id>

Dalyono. 2002. Tahap Perkembangan Kepribadian. Diakses 14 November 2016,


<http://www.repository.usu.ac.id>

Dorland. 2002. Pengertian Kepribadian. Diakses 14 November 2016, http://www.


download.portalgaruda.org

Efri Widianti. 2007. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok. Diakses 14


November 2016, <www.umpalangkaraya.ac.id>

Febriliana, N.I. dkk, 2008. Hubungan Tipe Kepribadian dengan Sikap Remaja
Pria Tentang Merokok di SMK 2 Yogyakarta. Yogyakarta : Universitas
Gadjah Mada. Jurnal Psikologi. Vol. 24 No.4

Finaliasari. 2003. Zat yang Terkandung dalam Rokok. Diakses 13 November 2016,
<www.umpalangkaraya.ac.id>

Fitri, Fauzia. Hubungan Antara Stres dengan Perilaku Merokok Pada Mahasiswa
FPTK dan FPOK UPI Bandung. Skripsi. UPI Bandung. 2011

Harjanto, T. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok di Kalangan


Pelajar SMU N 1 Kartasura Jawa Tengah. Skripsi. UGM Yogyakarta.
2004.

Haryanto, A.G. dkk, 2000. Metode Penulisan Dan Penyajian Karya Ilmiah.
Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Hidayat. 2009. Definisi Kerangka Operasional. Diakses 15 November,


<http://www.andhi-ay.blogspot.com>

66
69

Hurlock, 1974. Peran keluarga dalam pembentukan kepribadian pada anak.


Diakses pada 20 Juni 2017,
<http://resya123.blogspot.co.id/2010/12/peran-keluarga-terhadap-
pembentukan.html>

Hurlock, 1980. Tugas Perkembangan Remaja.Diakses 11 November 2016.


<http://www.digilib.uinsby.ac.id>

Husaini, 2007. Bahan Kimia Pada Rokok. Diakses 20 November 2016,


<http://www.googlebook.co.id>

Kartono. 1980. Definisi Kepribadian. Diakses 30 April 2017,


<http://www.repository.usu.ac.id>

Kemenkes. 2013. Prevalensi Perokok di Indonesia. Diakses 10 November 2016,


<http://www.repository.usu.ac.id>

Kendal ; Hammen, 1998. Pengertian Perilaku Merokok. Diakses 1 Mei 2017,


<http://www.googlebook.co.id>

Komalasari, D; Helmi, A.F. 2000. Tahap dalam Perilaku Merokok, diakses 26


November 2016, <Fallenstarkawaii.blogspot.com/2010/01/tahap-dan-tipe-
perokok.html?m=1>

Levy. 1984. Pengertian Perilaku Merokok. Diakses 13 November 2016,


<http://nikenindriana106.blogspot.co.id>

Mulyadi. 2007. Cara Merokok. Diakses 13 November,


<http://nikenindriana106.blogspot.co.id>

Nasution. 2007. Faktor yang mempengaruhi Merokok Remaja, Diakses 10


November 2016, <http://www.repository.umy.ac.id>

Netty, C. 2004. Hubungan Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert Terhadap


Sikap dan Hubungan Seksual Usia Remaja pada Anak Jalanan di Rumah
Singgah Ceria Yogyakarta. Skripsi. UGM Yogyakarta

Notoatmodjo, Soekidjo. 1993. Domain Perilaku. Diakses 11 November 2016,


<https://duniakebidanan.wordpress.com>

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta:


Bineka Cipta

Nursalam. 2010. Konsep dan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta:


Salemba Medika.
69

Prasasti, R.A. 2011. Hubungan Antara Dimensi Kepribadian Bigfive dengan


Perilaku Merokok Pada Remaja Akhir. Skripsi. Universitas Islam Negeri
Syarif Hidayatullah Jakarta

Pratiwi. 2008. Perilaku Merokok. Diakses 13 November 2016,


<http://www.repository.usu.ac.id>

Purwanto. 2006. Faktor yang Mempengaruhi Kepribadian. Diakses 13 November


2016, http://www.pustakailmiah78.blogspot.co.id/2015/12/pustaka-ilmiah-
guru-dan-kepribadian_30.html?m=1

Santrock. 2003. Definisi Remaja. Diakses 11 November 2016,


<http://www.digilib.uinsby.ac.id>

Sari, dkk. 2003. Pengertian Perilaku Merokok. Diakses 12 November 2016,


<httpunikunik.wordpress.com>

Sarwono, S.W. 2010. Konsep Tentang Remaja. Dalam.Psikologi Remaja. Edisi 8.


PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Hlm. 24-25

Sheffield. 2000. Penyakit yang di Akibatkan Oleh Rokok. Di akses 10 November


2016, <http://www.docplayer.info/31884502.html>

Sirait, A. M, dkk. 2002. Perilaku Merokok di Indonesia. Buletin Penelitian


Kesehatan 30(3):139-152

Sitepoe. 2000. Bahan Kimia Pada Rokok. Diakses 12 November 2016


<http://www.repository.usu.ac.id>

Syafitri, E.N. 2013. Hubungan Tipe Kepribadian Introvert dan Ekstrovert dengan
Perilaku Kesehatan Remaja Di MAN Maguwoharjo Sleman Yogyakarta.
Yogyakarta : Jurnal Keperawatan Respati. Vol. 3 No. 3

Sugiyono. 2014. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta Bandung

Sumaatmadja. 2000. Pengertian Kepribadian. Diakses 12 November 2016,


<https://azenismail.wordpress.com>

Sunaryo. 2004. Psikologi Untuk Keperawatan. Edisi 1. Jakarta : EGC Penerbit


Buku Kedokteran. Hlm 13-28 dan 119

Suparyanto. 2011. Definisi Editing dalam Analisa Data. Diakses 15 November


2016, <http://www.dr-suparyanto.blogspot.com>

Suryabrata. 2002. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok. Diakses 10


November 2016, <http:www.repository.usu.ac.id>
69

Tarwoto dkk, 2010. Penyalahgunaan Napza Pada Remaja. Dalam. Kesehatan


Remaja problem dan solusinya. Aryani R. Salemba Medika. Bandung.
Hlm. 95-105.

Tarmidzi, D.S. 2012 Hubungan Antara Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan


Introvert Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Universitas
Indonesia. Skripsi. FIK UI

Weller. 2005. Pengertian Kepribadian. Diakses 12 November 2016,


<http://www.psychology.binus.ac.id>

WHO. 2011. Prevalensi Merokok. Diakses 10 November 2016,


<http://www.repository.usu.ac.id>

Widyastuti dkk, 2009. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya

Widoyoko 2012. Komponen Kepribadian. Diakses 12 Februari 2017,


<<http://www.repository.usu.ac.id>