Anda di halaman 1dari 5

SERAH TERIMA (HANDOVER)ANTAR SHIFT

KEPERAWATAN

No Dokumen No. Revisi Halaman


/ / /2018 - dari 5

RUMKIT TK II PUTRI
HIJAU KESDAM
I/BB

Ditetapkan Oleh :
Kepala Rumkit Tk II Putri Hijau
SPO
(STANDAR TanggalTerbit
PROSEDUR Juni 2018
OPERASIONAL)
dr. Sukirman, Sp.KK, M.Kes
Letnan Kolonel Ckm NRP 32977

1. Serah terima antar shift keperawatan merupakan pola


komunikasi yang diterapkan dalam praktik keperawatan klinis
sehari-hari yang disampaikan dari perawat shift sebelumnya
kepada perawat shift berikutnya agar dapat memenuhi tujuan
organisasi, kontinuitas, konsistensi, dankeamananperawatan
PENGERTIAN
yang diberikan perawat kepada pasien.
2. Serah terima antar shift keperawatan meliputi proses transfer
informasi penting pasien, tanggung jawab utama dan
kewenangan perawat dari perawat shift sebelumnya
keperawat shift berikutnya.
Tujuan standar ini adalah untuk meningkatkan efektifitas
pelaksanaan serah terima antar shift keperawatan sehingga
memastikan kesinambungan perawatan dan keselamatan
pasien. Selain itu pelaksanaan serah terima sesuai standar
TUJUAN
dapat mengurangi kejadian pengulangan informasi saat Serah
terima, menghindari penyampaian informasi yang tidak relevan,
menghindari interupsi dan memfasilitasi perawat untuk
menyelesaikan pekerjaanya tepat waktu.
Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Rumkit Tk II Putri Hijau
Nomor : tentang Sasaran Keselamatan Pasien
KEBIJAKAN
dalam HANDOVER.

1. Di Nurse Station
a. Kepala ruang / Penanggung jawab shift membuka timbang
terima dengan mengucapkan salam
b. Kepalaruang / Penanggungjawab shift menanyakan
kesiapan masing-masing tim (Ka TIM shif sebelumnya
SERAH TERIMA (HANDOVER)ANTAR SHIFT
KEPERAWATAN

No Dokumen No. Revisi Halaman


/ / /2018 - dari 5

RUMKIT TK II PUTRI
HIJAU KESDAM
I/BB

sudah post conference dengan anggota timnya masing-


masing)
c. Kepala ruang / Penanggung jawab shift memimpin doa
d. Kepala ruang / Penanggungjawab shift melakukansafety
briefing di nurse station, yaitu mendiskusikan pasien
dengan kondisi khusus (pasien isolasi,high care, infeksi,
PROSEDUR terpasang restrain, pasien gaduh, gelisah), pejabat yang
dirawat, pegawai yang dirawat, complain pasien / keluarga,
kelengkapan dokumentasi keperawatan, ketersediaan
obat-obatan, atau alat kesehatan , masalah sarana
prasarana,dan hal-hal istimewa yang terjadi diruang
perawatan yang perlu ditindaklanjuti, petugas yang
bertugas pada tim code blue, dan tim evakuasi.
e. Kepalaruang / Penanggungjawab shift menanyakan pada
Ketua TIM dan PA apakah adahal yang perlu diklarikasi
atau kurang jelas kepada Ketua TIM shift sebelumnya
f. Apabila serah terima di nurse station dianggap jelas oleh
Ketua TIM dan PA shift yang akan berdinas, maka kepala
ruang / penanggungjawab shift memimpin teman-
temannya untuk melakukan serah terima keruang
perawatan atau bedside handover

2. Di Kamar Pasien (Bedside Handover)


a. Ketua TIM shift sebelumnya menyapa pasien dengan
ramah dan perhatian sambil menjelaskan tujuan
kedatangan mereka
b. Ketua TIM shift sebelumnya memperkenalkan
petugas/perawat yang bertugas berikutnya (KaRu, Ketua
TIM dan PA)
c. Ketua TIM danperawat associate (Shift sebelum dan shift
berikutnya) melakukan bedside handover. Ketua TIM shift
sebelumnya yang menyerah terimakan pasien,
melaporkan kondisi pasien yang menjadi
tanggungjawabnya dengan teknik komunikasi ISBAR3
(Identify, Situation, Background, Assesment,
Recommendation, Read-Back, Risk) berdasarkan data
SERAH TERIMA (HANDOVER)ANTAR SHIFT
KEPERAWATAN

No Dokumen No. Revisi Halaman


/ / /2018 - dari 5

RUMKIT TK II PUTRI
HIJAU KESDAM
I/BB

yang dicatat dalam rekam medik.

 Identifikasi (Identify) :
 Penanggungjawab pelaksanaan handover
 Nama Perawat yang menyampaikan informasi
(perawatdari shift sebelumnya)
 Tim penerima informasi (shift yang berdinas
selanjutnya)
 NamaPasien
 Situasi(Situation)
 Lokasi pasien (Nomorkamar dan nomor Bed)
 Alasan masuk rumah sakit
 Keluhan saat ini
 Diagnosa medis
 Masalah keperawatan
 Riwayat (Background)
 Riwayat medis (perkembangan penyakit selama
perawatan)
 Riwayat bedah (surgical)
 Riwayat alergi
 Asuhan keperawatan yang telah diberikan
 Penilaian (Assessment)
 Tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi,
pernafasan, suhu, saturasi oksigen, waktu
capillary refill)
 Hasil pemeriksaan lab
 Penilaian klinis perawat saat ini (apakah masalah
keperawatan sudah tercapai, tercapai sebagian
atau belum tercapai)
 Penilaian klinis lainnya selama perawat berdinas
termasuk semua informasi atau tugas yang sudah
dilaksanakan.
 Rekomendasi (Recommendation, didokumentasi
pada form handover)
 Sebutkan tugas apa yang harus diselesaikan atau
di follow up oleh perawat dishift berikutnya (jenis
SERAH TERIMA (HANDOVER)ANTAR SHIFT
KEPERAWATAN

No Dokumen No. Revisi Halaman


/ / /2018 - dari 5

RUMKIT TK II PUTRI
HIJAU KESDAM
I/BB

tindakan/ tes/ prosedur yang direncanakan)


 Rekomendasi tindakan keperawatan yang harus
dilakukan oleh perawat pada shift berikutnya.
 Pembacaan Ulang(Red Back)
Perawat shift yang akan bertugas selanjutnya (yang
menerima informasi) secara verbal mengulang kembali
informasi penting terkait pasien yang disampaikan oleh
perawat (yang menyampaikan informasi) dari shift
sebelumnya)
Risiko (Risk)
 Menyampaikan informasi terkait masalah/ isu
keselamatan pasien yang berdampak bagi pasien
atau staf
 Pasien: risiko jatuh, pasien dengan nama yang
sama, risiko membahayakan diri sendiri, pasien
dengan keadaan yang memburuk
 Profesi : ada perawat baru yang belum familiar
dengan lingkungan atau prosedur
 Proses : ada peralatan baru (apakah semua
perawat familiar dengan alat tersebut)
 Patient feedback : tekait complain pasien
d. Ikutsertakan pasien dan keluarga, pasien diberi
kesempatan untuk klarifikasi dan bertanya saat proses
handover )
e. Tetap menjaga kerahasiaan pasien terkait informasi
sensitive (hasil tes darah, informasi penyakit menular,
isu psikiatri, perintah DNR, masalah keluarga atau
masalah lain yang pasien minta untuk dirahasiakan)
f. Pengecekan keamanan pasien meliputi keamanan
lingkungan dan alat-alat yang digunakan diantaranya:
 Bel pasien dalam jangkauan
 suksion, oksigen dan alat lain bekerja dan mudah
diakses
 Perban, cairan IV dan infusion pumps sudah aman
 Kerapihan dan kemudahan akses untuk mobilisasi
 Pengecekan lain (rel tempat tidur, ketinggiandll)
SERAH TERIMA (HANDOVER)ANTAR SHIFT
KEPERAWATAN

No Dokumen No. Revisi Halaman


/ / /2018 - dari 5

RUMKIT TK II PUTRI
HIJAU KESDAM
I/BB

Segera lakukan perbaikan jika ditemukan kesalahan

g. Ketua TIM bersama perawat pelaksana (shift sabelum


dan berikutnya) melengkapi catatan yang dibuat pada
periode shift tersebut
h. Kepala ruang dan rekan-rekannya pamitan kepada
pasien untuk melihat pasien yang lain
i. Setelah selesai melakukan bedside handover kesemua
pasien, Ketua Tim dan perawat pelaksana sebelum dan
berikutnya kembali ke nurse station

3. Di Nurse Station (dapat dilakukan sebelum/sesudah bedside)


a. Kepala ruang / Penanggungjawab shift mengklarifikasi
hasil validasi data
b. Laporan timbang terima ditandatangani ketua TIM/ PJ
shift (sebelum dan berikutnya)
c. Reward kepala ruang kepada perawat yang telah
menyelesaikan tugas dan yang akan bertugas
d. Timbang terima di tutup oleh kepala ruang atau
penanggung jawab shift

UNIT TERKAIT Instalasi Rawat Inap, IGD, dan ICU

Beri Nilai