Anda di halaman 1dari 4

Populasi/ person/problem Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja

putri di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati.


Berdasarkan hasil wawancara dengan remaja,
jumlah remaja putri adalah 42 orang. Peneliti
menggunakan uji hipotesis beda rata-rata 2
kelompok tidak berpasangan untuk menentukan
besar sampel, sehingga didapatkan hasil sebesar 15
orang untuk masing – masing kelompok kontrol
maupun kelompok perlakuan. Jumlah keseluruhan
besar sampel adalah 30 orang.
Problem : gangguan fisik pada wanita yang sedang
menstruasi berupa gangguan nyeri/kram perut.
Kram tersebut terutama dirasakan di daerah perut
bagian bawah menjalar ke punggung atau
permukaan dalam paha

Intervensi Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen


semu (Quasi Experiment Design) dengan jenis
desain adalah non equivalent control group design.
Jenis desain non equivalent control group design
dipilih oleh peneliti berdasarkan tujuan penelitian,
kemampuan peneliti dan data yang tersedia maka
desain ini yang paling tepat untuk digunakan dalam
penelitian ini. Adapun rancangan penelitian ini
adalah sebagai berikut : Teknik sampling yang
digunakan peneliti adalah purposive sampling yaitu
pengambilan sampel yang didasarkan pada suatu
pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti
sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi
yang sudah diketahui sebelumnya dengan cara
mengidentifikasi semua karakteristik populasi.
Pertimbangan penentuan sampel yang dibuat oleh
peneliti adalah sampel yang mengalami dismenore
primer.
Comparation Hal ini didukung juga penelitian oleh Martchelina
(2011) dengan judul “Pengaruh Senam Dismenore
Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Saat
Menstruasi Pada Remaja Putri Usia 12 – 17 Tahun
SMP 31 di Cipedak Kecamatan Jagakarsa”
Outcome Hasil penelitian dengan menggunakan uji
nonparametrik Mann-Whitney menunjukkan p-
value sebesar 0,041 dan karena p-value 0,041 <
(0,05), maka Ho ditolak yang berarti ada pengaruh
senam dismenore terhadap penurunan dismenore
pada remaja putri di Desa Sidoharjo Kecamatan
Pati, sehingga senam dismenore dapat digunakan
sebagai alternatif terapi non farmakologi untuk
penatalaksanaan dismenore.

2. Hasil Penelitian

No Komponen Aspek Hasil Analisa

1. Dimensi Substansif Dan Abstrak Abstrak memberikan


Teori informasi yang lengkap
yaitu latar belakang,
tujuan, metode, hasil,
kesimpulan dan saran

Pendahuluan

Kerangka teori Kerangka teori dalam


jurnal berkaitan dengan
masalah yang diteliti

Dimensi Desain Metodologi Penelitian Penelitian menggunakan


metode Quasi Experiment
Design

Sampel Teknik sampling yang


digunakan peneliti adalah
purposive sampling yaitu
pengambilan sampel yang
didasarkan pada suatu
pertimbangan tertentu
yang dibuat oleh peneliti
sendiri, berdasarkan ciri
atau sifat-sifat populasi
yang sudah diketahui
sebelumnya dengan cara
mengidentifikasi semua
karakteristik populasi.
Instrumen Peneliti melakukan
penelitian penelitian dengan
mengumpulkan lembar
observasi senam
disminore dan lembar
observasi skala nyeri
Analitik statik Analisa data dilakukan dengan
bantuan software SPSS dengan
uji nonparametrik Mann-
Whitney.

3 Dimensi Interpretasi Pembahasan Pada pembahasan


memberikan informasi
yang lengkap yaitu

4 Dimensi Etik Subjek remaja putri yang mengalami


Penelitian dismenore yang
berjumlah 42 orang

Dilema Etik dan Dalam penelitian tidak


Hukum ada dilema etik dan
hukum

Pelanggaran Dalam penelitian tidak


Prinsip Etik ada pelanggaran prinsip
etik.
5 Presentasi dan Penulisan Kejelasan Informasi dalam
Informasi penelitian sangat jelas dan
didukung oleh teori-teori
dan penelitian yang
dilakukan sebelumnya.
Teknik Penulisan Teknik penulisan dalam
jurnal sangat rapi, teratur
mulai dari judul, abstrak,
pendahuluan, metode,
hasil dan pembahasan
serta daftar pustaka.
(Sujarweni, Wiratna
V.2014.hal 20).
6 Daftar Pustaka Daftar pustaka yang
digunakan dalam
penelitian menggunakan
referensi terbaru 10 tahun
terakhir.
Daftar pustaka

Sujarweni, Wiratna, V..2014.Metodologi Penelitian


Keperawatan.Yogyakarta:Penerbit Gava Media.