Anda di halaman 1dari 1

Juli 2016

NAB/Unit : Rp 2,624.38
AUM: Rp 9,922,104,933.11
Fund Fact Sheet Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah

Profil Manajer Investasi Tujuan Investasi


PT BNI Asset Management adalah salah satu perusahaan efek terbesar di Indonesia Memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang stabil dalam jangka panjang
yang melakukan kegiatan usaha sebagai manajer investasi yang memiliki pengalaman kepada para pemodal yang berpegang pada syariah islam dengan hasil investasi yang
sejak 12 April 1995 dan merupakan anak perusahaan dari PT BNI Securities (99.90%). bersih dari unsur riba' dan gharar serta maisyir dengan menempatkan dana pada
PT BNI Asset Management telah mendapat ijin usaha sebagai Manager Investasi dari obligasi syariah yang diterbitkan perusahaan indonesia.
Bapepam-LK (No. KEP-05/BL/MI/2011 tanggal 7 Juli 2011). Saat ini, PT BNI Asset
Management mengelola 93 (sembilan puuh tiga) produk Reksa Dana.

Profil Risiko Investasi Kebijakan Investasi


-Tingkat Risiko : Moderat - Minimum 80% dan maksimum 98% pada efek pendapatan tetap yang bersifat
-Potensi Imbal Hasil : Moderat syariah dan instrumen pasar uang yang bersifat syariah
- Minimum 2% hingga Maksimum 20% di kas dan/ atau setara dengan kas

Alokasi Aset Obligasi Menurut Tenor


BNI-AM Dana Dompet Dhuafa VS Benchmark*
12% 5 - 10 Thn;
10% 6%
8%
> 10 Thn; 0%
6%
4%
2%
0%
-2%
-4%
< 5 Thn; 94%

Kinerja Bulanan Reksadana Kinerja Bulanan Benchmark*


Kinerja Reksadana Kinerja Benchmark*

* Benchmark : Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah (Infovesta Utama)


Tabel Kinerja Bulanan Kinerja Reksa Dana Pada Tanggal 29/07/2016
Alokasi Dana Investasi Periode
Periode Reksadana Benchmark* Reksadana Benchmark*
Aug-15 -0.48% -0.19% 1 Bulan 1.51% 2.41%
Sep-15 -1.15% -0.78% 3 Bulan 2.50% 3.11%
Oct-15 2.89% 1.81% 6 Bulan 6.74% 7.23%
Nov-15 0.83% 0.87% 93% 1 Tahun 10.42% 10.40%
Dec-15 -0.11% 0.27% Sejak Awal Tahun 8.31% 8.26%
Jan-16 1.48% 0.96%
7% 0%
Feb-16 0.94% 1.13% Profil Portofolio Obligasi
Mar-16 1.93% 1.40% Durasi Portofolio 2.42
Apr-16 1.22% 1.42% Kas & Deposito Syariah
YTM Portfolio 9.14%
May-16 0.04% -0.51%
Obligasi Syariah Negara
Jun-16 0.93% 1.19% Top 5 Efek Dalam Portofolio
Obligasi Syariah Korporasi
Jul-16 1.51% 2.41% Obligasi Syariah Korporasi BANK NAGARI SM 2/15
Obligasi Syariah Korporasi MAYBANK SUK.BK1-2/16
Obligasi Syariah Korporasi Sukuk Ijarah PLN II Tahun 2007
Obligasi Syariah Korporasi SUKUK MDRBH BKLJT I ADHI TAHAP II TAHUN 2013
Obligasi Syariah Korporasi SUMARCON SI BK1-2/14

Laporan Manajer Investasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada bulan Juli 2016 ditutup pada level 5,216 atau menguat sebesar 3.97% (MoM). Sepanjang bulan Juli,
investor asing mencatatkan total beli bersih sebesar Rp 11.86 triliun di pasar saham. Di sisi lain, pasar obligasi yang dicerminkan oleh Indonesia
Composite Bond Index (ICBI) ditutup di level 213 atau menguat sebesar 3.36% (MoM). Hingga akhir Juli, kepemilikan asing di surat berharga negara
(SBN) tercatat sebesar Rp 658 triliun atau naik Rp 14 triliun dari posisi akhir Juni sebesar Rp 644 triliun. Tingkat imbal ha sil pemerintah bertenor 10
tahun di bulan Juli ditutup di level 6.91% atau menurun dari posisi Juni pada level 7.42%. Sementara itu, nilai tukar Rupiah terhadap USD terapresiasi
sebesar 0.74% ke level 13,112 per Dollar AS.

Dari domestik, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 6.50% dikarenakan BI memandang level BI Rate saat ini masih memadai untuk memacu
perekonomian serta mendorong penurunan suku bunga perbankan. Inflasi bulan Juli tercatat sebesar 0.69% (MoM) dan 3.21% (YoY). Dari luar negeri,
pertumbuhan ekonomi China di 2Q’16 tercatat sebesar 6.7% atau lebih tinggi dari ekspektasi sebesar 6.6%. Sementara itu, untuk mendorong
perekonomiannya pemerintah Jepang meluncurkan stimulus sebesar 28 triliun Yen atau setara USD 265 miliar yang diantaranya aka n dikucurkan
melalui program belanja pemerintah pusat dan daerah serta program kredit.

Ke depan, Kami memandang kondisi pada semester II-2016 akan relatif lebih baik dengan katalis sbb: (1) Belanja pemerintah yang lebih agresif
khususnya sektor infrastruktur (2) Kebijakan pemerintah yang akomodatif untuk pertumbuhan ( pro-growth) seperti paket stimulus ekonomi 1 sd 12,
(3) tren penurunan suku bunga seiring terjaganya stabilitas makroekonomi. Hingga akhir tahun 2016, Kami memprediksi BI Rate akan berada di level
6.50%, yield obligasi 10 tahun 7.00%, dan level Rupiah/dolar di Rp 13,200-Rp 13,500,-. Risiko yang patut dicermati tahun 2016 adalah berlanjutnya
kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini, berlanjutnya perlambatan ekonomi China, meningkatnya ketidakpastian ekonomi global pasca Brexit, dan
penurunan harga komoditas dunia.

Investasi Pada Reksa Dana Rekening Pembelian


- Tanggal Penawaran : 23 April 2004 - Bank CIMB Niaga
- Minimum Investasi Rp 100.000,- Cabang Graha Niaga, Jakarta
- Perhitungan NAB/Unit : Harian a/c : 064-01-62922-00-3
a/n : BNI-AM DANA DOMPET DHUAFA
- Bank BNI Syariah
Cabang Jakarta Selatan, Capem Jakarta Pusat
Biaya Investasi a/c : 0091540325
- Pembelian : Maksimum 1.0% per Transaksi a/n : REKSADANA BNI DANA DOMPET DHUAFA
- Penjualan kembali : Nihil
- Pengalihan : 0.5%

Biaya Pengelolaan Bank Kustodi


- Manajer Investasi : Maksimum 1,50% per Tahun - PT BANK CIMB NIAGA TBK
- Bank Kustodian : Maksimum 0,25% per Tahun

PT BNI Asset Management Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.
Chase Plaza Lantai 6 Investasi melalui reksa dana mengandung resiko. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja serupa dimasa yang akan datang.
Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana dapat naik atau turun sesuai dengan pergerakan harga pasar portofolio reksa dana yang bersangkutan.
Jl. Jend. Sudirman Kav.21, Jakarta - 12920 Sumber Data : Bloomberg & BNI Asset Management
Telp : (021) 2996 9646
Fax : (021) 2996 9647
Email : customerservices@bni-am.co.id
www.bni-am.co.id