Anda di halaman 1dari 20

SILABUS MATA PELAJARAN

Nama Sekolah : SMK/ MAK


Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa
Kompetensi Keahlian : Teknik Elektronika Industri
Mata Pelajaran : Pengendali Sistem Robotik
Durasi (Waktu) : 348 JP (@ 45 Menit)

Kelas/Semester : XI-XII / sm 1-2


3. KI-3 (Pengetahuan) :Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup
kerja Teknik Elektronika Industri pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
4. KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik
Elektronika Industri menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan
kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak
mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 1


Alokasi
Indikator Pencapaian
Kompetensi Dasar Materi Pokok Waktu Kegiatan Pembelajaran Penilaian
Kompetensi
(JP)
1 2 3 4 5 6
3.1 Memahami konsep 3.1.1. Membuat gambar  Perkembangan 8
fisika dasar yang blok diagram teknik rangkaian
berkaitan dengan udara kontrol terbuka (open terpadu dan
bertekanan loop) dan kontrol mikroprosesor
4.1 Memahami konsep tertutup (close loop). (teknologi
fisika dasar yang 3.1.2.Mengklasifikasikan semikonduktor).
berkaitan dengan udara perkembangan
• Perkembangan
bertekanan. rangkaian arsitektur Rangkaian
teknologi mikroprosesor arsitektur
4.1.1. Menginterpretasi
mikroprosesor
data hasil salah satu
pengukuran rangkaian
mikroprosesor berdasar
blok arsitekturnya
4.1.2. Melakukan
eksperimen pengukuran
dari salah satu
interpretasi data
berdasar blok arsitektur
mikroprosesor.
3.2 Memahami proses 3.2.1 Membedakan  Macam-macam 8
penyediaan udara operasi mikroprosessor komponen
bertekanan yang kering dalam system minimum sistem
dan bersih. (minimal system) dan mikroprosesor
4.2 Memahami proses system penuh (full • Perencanaan
penyediaan udara system) dari segi sistem
mikroprosesor
@2017, Direktorat Pembinaan SMK 2
bertekanan yang kering arsitektur (meliputi bus,
dan bersih. mikroprosessor memory map
3.2.2 Mengelompokkan dan address
secara blok diagram decoder,
mikroprosessor dalam memori,
system minimum pheriperal
(minimal system) dan input-output).
system penuh (full • Disain sirkuit
system) dari segi blok
arsitektur mikroprosessor
sederhana
diubah menjadi
tata letak
komponen
(component lay
outing)
3.3.1.Mengklasifikasikan
3.3 Memilih komponen-  Identifikasi 14
komponen pneumatik software pendukung Komponen-
untuk pemrograman
yang digunakan untuk komponen
system minimum
mengoperasikan suatu dalam system
mikroprosesor.
mesin. minimum
3.3.2.Mengklasifikasikan mikroprosessor
4.3 Menggambar komponen hardware
rangkaian sistem pendukung untuk
pneumatik satu silinder pemrograman system
dengan menggunakan minimum mikroprosesor.
komponen- komponen 4.3.1 Mengelompokkan
pneumatik. listing pemrograman
(antara program utama,
program bagian) pada

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 3


system minimum
mikroprosesor.
4.3.2 Membuat program
utama, dan program
bagian dari salah satu
aplikasi pengendalian
peralatan system
minimum mikroprosesor.

3.4.1 14
3.4 Menerapkan cara  Instruksi Operasi
Menginterpretasikan
mengatur kecepatan pada
instruksi-instruksi
silinder. Mikroprosessor
mikroprosessor dalam
4.4 Menggambar dalam bentuk
bahasa assembly.
rangkaian kontrol listrik 3.4.2 Mengklasifikasikan Flow Chart
dengan menggunakan
/Struktogram
instruksi mikroprosessor
komponen kontrol (yang
bahasa mnemonic.
listrik. diaplikasikan
4.4.1 Melakukan dalam bahasa
eksperimen assembly dan
pemrograman pada
bahasa mesin
mikroprosessor dengan “mnemonic”)
menggunakan instruksi
bahasa assembly
4.4.2 Melakukan
eksperimen
pemrograman pada
mikroprosessor dengan
menggunakan instruksi
bahasa mnemonic

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 4


3.5.1 Menganalisis
3.5 Menerapkan  Aplikasi Bahasa 18
instruksi-instruksi
komponen listrik yang Pemrograman
pemrograman
digunakan untuk Mikroprosessor
mikroprosessor dalam
Membuat rangkaian untuk pengendali
bahasa assembly untuk
elektropneumatik. Input/Output
aplikasi Input digital dan
4.5 Menggambar analog
rangkaian kontrol listrik
3.5.2 Menganalisis
dengan menggunakan
instruksi-instruksi
komponen kontrol
pemrograman
listrik.
mikroprosessor dalam
bahasa assembly untuk
aplikasi Output digital
dan analog
4.4.1 Melakukan
eksperimen
pemrograman pada
mikroprosessor dengan
menggunakan instruksi
bahasa assembly untuk
aplikasi Input digital dan
analog
4.4.2 Melakukan
eksperimen
pemrograman pada
mikroprosessor dengan
menggunakan instruksi
bahasa assembly untuk

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 5


aplikasi Output digital
dan analog

3.6 Menerapkan katup 3.6.1. Memahami  Aplikasi 8


solenoid yang pengertian debugging perangkat
digunakan untuk dari pemrograman lunak untuk
Membuat rangkaian algoritma sederhana debugging
elektropneumatik. 3.6.2.Memahami Pemrogram
an
4.6 Menggambar diagram alir debugging
pemrograman Algoritma
rangkaian pneumatik
Mikroproses
satu silinder dengan 4.6.1.Mencoba sor
menggunakan debugging
komponen- komponen pemrograman dengan
pneumatik dan listrik algoritma dan diagram
alir dengan bantuan
perangkat lunak
4.6.2 Membuat failure
troubleshooting
(debugging)
pemrograman dengan
bantuan algoritma,
diagram alir, dan atau
software.
3.7.1 Mengidentifikasi
3.7 Memahami  Aplikasi Program 12
listing program
rangkaianlogikauntuk Input/Output
input/output dari
control pada Minimal
minimum system
elektropneumatik system
mikroprosessor
mikroprosessor

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 6


3.7.2 Mengidentifikasi
4.7 Menggunakan
listing komponen
konsep rangkaian logika
hardware blok
pada rangkaian
input/output dari
elektropneumatik.
minimum system
mikroprosessor
4.7.1 Memprogram untuk
pengendalian
input/output dari
minimum system
mikroprosessor
4.7.2 Merakit komponen
blok input/output
dari minimum
system
mikroprosessor
3.8.1 Mengidentifikasi 20
3.8 Menerapkan konsep
program aplikasi
rangkaian pengunci
pengendali level water
pada control listrik.
tower.
4.8 Merangkai dan 3.8.2 Mengidentifikasi
menjalankan silinder program aplikasi
dengan rangkaian pengendali traffic light
pengunci. system perempatan
4.8.1 Memprogram
program aplikasi
pengendali level water
tower.
4.8.2 Memprogram
program aplikasi

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 7


pengendali traffic light
system perempatan

3.9 Menerapkan 3.9.1.Mengklasifikasi blok 12


rangkaian silinder diagram dan arsitektur
dengan menggunakan rangkaian
timer listrik dan sensor mikrokontroller
tekanan. 3.9.2.Merencana
4.9 Merangkai dan arsitektur rangkaian
menjalankan silinder mikrokontroller dalam
dengan timer listrik dan bentuk blok diagram
sensor tekanan. 4.9.1.Menggambar
arsitektur rangkaian
mikrokontroller
4.9.2.Melakukan
eksperimen pengukuran
dari salah satu data
program sederhana
berdasar blok arsitektur
mikrokontroller.

3.10 Menerapkan 3.10.1 Mennganalisis 18


rangkaian kerja operasi blok
elektropneumatik input/output minimum
denganmenggunakan system mikrokontroller
4.10 Merangkai dan 3.10.2 Mengklasifikasi
menjalankan rangkaian komponen hardware
elektropneumatik dari blok input/output
dengan menggunakan minimum system
vakuum generator mikrokontroller

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 8


4.10.1 Memprogram
untuk pengendalian
input/output dari
minimum system
mikrokontroller
4.10.2 Merakit
komponen blok
input/output dari
minimum system
mikrokontroller
3.11.1 Mengklasifikasi 8
3.11 Menganalisi
listing program untuk
rangkaian pneumatic
operasi input/output
mesin sederhana
dari minimum system
dengan menggunakan
mikrokontroller
limit switch/ sensor
3.11.2 Mengklasifikasi
proksimiti.
listing komponen
4.11 Membuat hardware blok
rangkaian dan input/output dari
menjalankan mesin minimum system
elektropneumatik mikrokontroller
sederhana dengan 4.11.1 Mempresentasikan
menggunakan limit program untuk
switch/ sensor pengendalian
proksimiti. input/output dari
minimum system
mikrokontroller
4.11.2 Mengelompokkan
komponen berdasarkan
blok input/output dari

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 9


minimum system
mikrokontroller
3.12 Menerapkan 3.12.1 12
gambar rangkaian Menginterpretasikan
elektropneumatik instruksi-instruksi
dengan silinder lebih mikrokontroler dalam
dari satu C++ atau Visual Basic
4.12 Merangkai dan 3.4.2 Mengklasifikasikan
mengoperasikan instruksi mikrokontroller
rangkaian dalam C++ atau Visual
elektropneumatik Basic
dengan silinder lebih 4.4.1 Melakukan
dari satu. eksperimen
pemrograman pada
mikrokontroller dengan
menggunakan bahasa
C++ atau Visual Basic
4.4.2 Melakukan
eksperimen
pemrograman pada
mikrokontroler dengan
menggunakan instruksi
bahasa dalam C++ atau
Visual Basic

3.13 Menganalisis 3.13.1 Menganalisis 12


rangkaian instruksi-instruksi
elektropneumatikdenga pemrograman
n control berurutan. mikrokontroler dalam
4.13 Membuat dan bahasa C++ atau Visual
mengoperasikan
@2017, Direktorat Pembinaan SMK 10
rangkaian Basic (VB) untuk aplikasi
elektropneumatik Input digital dan analog
dengan kontrol 3.13.2 Menganalisis
berurutan. instruksi-instruksi
pemrograman
mikrokontroler dalam
bahasa C++ atau Visual
Basic (VB)
4.13.1 Melakukan
eksperimen
pemrograman pada
mikrokontroler dalam
bahasa C++ atau Visual
Basic (VB) untuk aplikasi
Input digital dan analog
4.4.2 Melakukan
eksperimen
pemrograman pada
mikrokontroler dalam
bahasa C++ atau Visual
Basic (VB) untuk aplikasi
Output digital dan
analog.

3.14 Mengevaluasi 8
3.14.1. Memahami
Rangkaian pneumatic pengertian debugging
dan electropneumatic dari pemrograman
4.14 Melakukan evaluasi algoritma sederhana
pada rangkaian

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 11


pneumatik dan 3.14.2.Memahami
elektropneumatik diagram alir debugging
pemrograman
4.14.1.Merencanakan
debugging
pemrograman algoritma
dan diagram alir dengan
bantuan perangkat lunak
4.14.2 Membuat failure
troubleshooting
(debugging)
pemrograman dengan
bantuan algoritma,
diagram alir, dan atau
software.
3.15 Memahami 3.15.1 Mengelompokkan 18
beberapa macam listing program
robot/modular input/output dari
production system minimum system
(mps) yang diam mikrokontroler
ditempat. 3.15.2
4.15 Menunjukkan Mengklasifikasikan
beberapa macam komponen hardware
robot/mps dan bagian- blok input/output dari
bagiannya. minimum system
mikrokontroller
4.15.1 Memprogram
untuk pengendalian
input/output dari

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 12


minimum system
mikrokontroller
4.15.2 Merakit
komponen blok
input/output dari
minimum system
mikrokontroller
3.16 Memahami 3.16.1 Mengidentifikasi 20
komponen-komponen program aplikasi
utama pada robot/mps. pengendali traffic light.
4.16 Melakukan 3.16.2 Mengidentifikasi
pemeriksaan fungsi program aplikasi
komponen-komponen pengendali system belt
yang digunakan pada conveyor
robot. 4.16.1 Memprogram
program aplikasi
pengendali traffic light.
4.16.2 Memprogram
program aplikasi
pengendali system belt
conveyor

3.17 Memahami data 3.17.1.Mengklasifikasi 20


teknikkomponen- blok diagram dan
komponenutamapada arsitektur rangkaian
robot/mps mikrokontroller
4.17 Menggunakan 3.9.2.Merencana
komponen-komponen arsitektur rangkaian
yang layak untuk mikrokontroller dalam
bentuk blok diagram

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 13


digunakan pada 4.17.1.Menggambar
robot/mps. arsitektur rangkaian
mikrokontroller
4.17.2.Melakukan
eksperimen pengukuran
dari salah satu data
program sederhana
berdasar blok arsitektur
mikrokontroller.

3.18 Membaca diagram


rangkaian robot/mps.
4.18 Menggambar
diagram rangkaian
robot/mps.
3.19 Menggambar
diagram rangkaian
robot/mps.
4.19 Menjalankan
mesin sesuai prosedur
dan melakukan
tindakan pengamanan
jika terjadi kegagalan
operasi
3.20 Memilih peralatan
kerja dan komponen
yang digunakan.
4.20 Merakit
komponen-komponen
menggunakan peralatan
@2017, Direktorat Pembinaan SMK 14
yang sesuai dan
dengan bantuan
gambar konstruksi,
rangkaian pneumatik
dan elektrik menjadi
sebuah robot/mps.
3.21 Memahami
macam-macam
pemeriksaan yang
dilakukan sebelum
menjalankan
robot/mps.
4.21 Melakukan
monitoring terhadap
komponen mesin,
sambungan kabel,
alamat I/O kendali
elektronik dan
pasangan mekanik.
3.22 Membuat ???/
Merancang program
robot/mps secara
manual.
4.22 Mengoperasikan
robot/mps sesuai hasil
rancangan program
manual.
3.23 Membuat??/
Merencana program
robot/mps secara
otomatis
@2017, Direktorat Pembinaan SMK 15
4.23 Mengoperasikan
robot/mps sesuai hasil
rancangan program
otomatis.
3.24 Memahami jenis-
jenis system control
untuk robot mobile.
4.24 Menentukan??/
Membuat eksperimen
sistem kontrol untuk
sistem aplikasi robot
mobile sesuai keperluan
dan tujuan robot mobile
3.25 Memahami jenis-
jenis sensor padasistem
robot mobile
4.25 Menentukan??/
Melakukan percobaan
jenis sensor untuk
sistem aplikasi robot
mobile sesuai keperluan
dan tujuan robot mobile
3.26 Memahami jenis-
jenis actuator
padasistem robot
mobile
4.26 Menentukan??/
Melakukan uji coba
jenis aktuator untuk
sistem aplikasi robot

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 16


mobile sesuai keperluan
dan tujuan robot mobile
3.27 Memahami
carapemasangandanper
akitankomponen-
komponen mobile robot
sesuai manual
instruksiatau data
teknis
4.27 Melakukan
pemasangan dan
perakitan komponen-
komponen mobile robot
sesuai manual instruksi
atau data teknis
3.28 Memahami
tindakan pengamanan
kegagalan operasi
mobile robot
4.28 Menerapkan??/
Melakukan tindakan
pengamanan kegagalan
operasi mobile robot
3.29 Menerapkan
testing and
Commisioning pada
sistem robot mobile
4.29 Melakukan
troubleshoot pada
modul dan komponen
robot mobile
@2017, Direktorat Pembinaan SMK 17
3.30 Menerapkan
troubleshoot pada
modul dan komponen
robot mobile
4.30 Melakukan
troubleshoot pada
modul dan komponen
robot mobile
3.31 Memahami sistem
robot mobile untuk
aplikasi industri
4.31 Membangun robot
mobile untuk aplikasi
industri

3.32 Menerapkan
rangkaian kontrol
dengan komponen
hydraulic
4.32 Membuat
rangkaian kontrol
dengan komponen
hydraulic
3.33 Menganalisa
rangkaian kontrol yang
terdiri dari PLC,
pnuematic dan
hydraulic.
4.33 Menguji rangkaian
kontrol yang terdiri dari

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 18


PLC, pnuematic dan
hydraulic.

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 19


Keterangan Pengisian Format Silabus
Nama Sekolah : diisi nama SMK yang bersangkutan.
Bidang Keahlian : diisi nama Bidang Keahlian sesuai Spektrum Keahlian PMK berdasarkan Kepdirjen Nomor 4678/D/KEP/MK/2016.
Kompetensi Keahlian : diisi nama Kompetensi Keahlian sesuai Spektrum Keahlian PMK berdasarkan Kepdirjen Nomor
4678/D/KEP/MK/2016.
Mata Pelajaran : diisi nama mata pelajaran sesuai Struktur Kurikulum berdasarkan Kepdirjen Nomor 130/D/KEP/KR/2017.
Durasi (Waktu) : diisi jumlah waktu mata pelajaran secara keseluruhan.
KI-1 : diisi rumusan Kompetensi Inti 1 yang dirujuk sesuai Mata Pelajaran yang bersangkutan.
KI-2 : diisi rumusan Kompetensi Inti 2 yang dirujuk sesuai Mata Pelajaran yang bersangkutan.
KI-3 : diisi rumusan Kompetensi Inti 3 yang dirujuk sesuai Mata Pelajaran yang bersangkutan.
KI-4 : diisi rumusan Kompetensi Inti 4 yang dirujuk sesuai Mata Pelajaran yang bersangkutan.
Kolom 1: diisi nomor dan rumusan pasangan KD yang dipindahkan dari format KI dan KD mata pelajaran yang bersangkutan.
Kolom 2: diisi dengan rumusan IPK yang merupakan rincian standar minimal kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik.
Kolom 3: diisi dengan Materi Pokok yang harus dipelajari oleh peserta didik untuk menguasai KD berdasarkan IPK. Khusus untuk materi
mata pelajaran peminatan kejuruan (C2 dan C3) dapat mempertimbangkan KUK dan batasan variabel/lingkup variabel/range of
variabel SKK yang diacu.
Kolom 4: diisi dengan Alokasi Waktu jam pelajaran yang disediakan untuk mempelajari pasangan KD.
Kolom 5: diisi dengan pokok-pokok proses pembelajaran berpendekatan saintifik sesuai dengan karakteristik pasang KD
Kolom 6: diisi dengan Aspek, Pendekatan, dan Teknik Penilaian yang disarankan.

@2017, Direktorat Pembinaan SMK 20