Anda di halaman 1dari 15

pectin

Erlangga Widya Putri


MBK 168010102
• Kata pektin berasal dari bahasa Yunani “ pectos” yang berarti
pengental atau pengeras atau pemadat.

• Pektin ditemukan oleh Vauquelin dalam jus buah sekitar 200


tahun yang lalu.

• senyawa polisakarida yang bisa larut dalam air dan


membentuk cairan kental (jelly) yang disebut mucilage atau
mucilagines

• Pektin merupakan asam poligalakturonat dengan rantai


linearnya terdiri dari atas unit asam D-galaktutonat yang
dihubungkan dengan
ikatan α (1-4).
• Pektin secara umum terdapat di dalam dinding sel primer tanaman,
khusunya disela-sela antara selulosa dan hemiselulosa

• Senyawa-senyawa pektin juga berfungsi sebagai bahan perekat


antara dinding sel yang satu dengan yang lain

• Bagian antara dua dinding sel yang berdekatan tersebut disebut


lamela tengah (middle lamella)

• Pektin berperan dalam transfer ion dan air, menentukan ukuran


lubang dinding sel dan pektin juga mencegah infeksi pada tanaman
dari patogen, kerusakan dan stress.
Pektin mengandung
• 75% asam galakturonat
• 30 dan 80% metil-esterifikasi

 Masing-masing cincin merupakan suatu molekul


dari asam poligalakturonat,

 300 – 1000 cincin seperti itu dalam suatu tipikal


molekul pektin, yang dihubungkan dengan suatu
rantai linier
Klasifikasi senyawa pectin
a. Asam pektat  gugus karboksil asam galakturonat dalam ikatan
polimernya tidak teresterkan. Di dalam jaringan tanaman terdapat dalam
bentuk kalsium atau magnesium pektat.

b. Asam pektinat disebut juga pektin, dalam molekulnya terdapat ester


metil pada beberapa gugus karboksil sepanjang rantai polimer dari
galakturonat.

c. Protopektin  istilah untuk senyawa-senyawa pektin yang tidak larut,


yang banyak terdapat pada jaringan tanaman yang muda. Jika dipanaskan,
protopektin dapat diubah menjadi pektin yang dapat terdispersi dalam air.
• Kandungan pektin beberapa jaringan
tumbuhan29
Bahan tumbuhan Kandungan pektin (%)
Bahan tumbuhan dan buah Kadungan pectin (%)
Kentang 2,5
Tomat 3
Apel 5-7
Ampas apel 15-20
wortel 10
Pulp bit gula 15-20
Albedo jeruk 30-35
Jenis pectin Berdasarkan kandungan
metoksilnya
• pektin berkadar metoksil tinggi (High Metoxyl
Pectin)mempunyai kandungan metoksil
minimal 7%
• pektin berkadar metoksil rendah (Low Metoxyl
Pectin mempunyai kandungan pektin
maksimal 7%
Manfaat pectin

 pelindung yang melapisi  menurunkan kolesterol


dinding lambung dan usus dalam darah,
 kelebihan pektin tidak  menghilangkan ion-ion
ikut terbuang bersama logam berat di dalam
feses (kotoran) dan akan tubuh,
tetap berada dalam  menstabilkan tekanan
sistem pencernaan. darah
 sebagai bahan pemberi  menyehatkan fungsi
tekstur pada makanan, pencernaan
 pektin digunakan dalam penyembuhan diare
 pektin digunakan sebagai emulsifier bagi preparat cair dan
sirup, obat diare pada bayi dan anak-anak, obat penawar
racun logam, dan bahan penyusut kecepatan penyerapan
bermacammacam obat serta bahan pelapis perban (pembalut
luka)
 pektin juga berperan dalam industri bahan makanan lainnya
seperti saos, kecap, mayonnaise, margarine, susu, minuman,
yoghurt, roti, bahan kosmetik dan industri tembakau
Cara kerja pectin
• Penyusun utamanya polimer asam D-galakturonat, yang berikatan
dengan α-1,4-glikosidik. Asam galakturonat memiliki gugus
karboksil yang dapat saling berikatan dengan ion Mg2+ atau Ca2+
sehingga berkas-berkas polimer “berlekatan” satu sama lain.
Garam-garam Mg- atau Ca-pectin dapat membentuk gel, karena
ikatan itu berstruktur amorf (tak terbentuk pasti) yang dapat
berkembang saat molekul air terjerat di antara ruang-ruang.

• Pektin mempunyai sifat terdispersi dalam air, dan seperti halnya


asam pektat. Dalam bentuk garam, pektin berfungsi dalam
pembuatan jeli dengan gula dan asam. Pektin dengan kandungan
metoksil rendah adalah asam pektinat yang sebagian besar gugusan
karboksilnya bebas tidak teresterkan. Pektin dengan metoksil
rendah ini dapat membentuk gel dengan ion-ion bervalensi dua.
Mekanisme Pektin sebagai antiinflamasi
• Proses penyembuhan luka, Pektin
memilikikemampuan mesntimulasi sel darah
putih (leukosit) untuk melakukan kemotaksis ke
dalamarea yang terluka
Paparan sel darah putih yang
semakin banyak ke dalam area yang terluka akan
semakin cepat memfagositosis kuman-
kuman atau bakteri di dalam luka, sehingga prose
s pembersihan luka akan semakin cepat dan jarin
ganyang mengalami luka tidak mengalami
kerusakan yang bertambah parah.
Mekanisme Pektin sebagai antibakteri
• Pektin memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat
bakteri S. Aureus dan S. Epidermidis yang dapat menyebabkan
infeksi
Pektin terdiri dari gula termasuk arabinose, rhamnose, glukosa
yang bisa mengikat dan menganggu permukaan sel bakteri tersebut
sehingga bisa menghambat pertumbuhan bakteri

• Mekanisme Pektin dalam pengecilan ukuran luka

Ekstrak pektin mampu memberikan efek moist pada


luka.Lingkungan yang moist mampu mempercepat proses
epithelisasi pada luka karena pasokanoksigen ke daam area luka
menjadi lebih banyak. Epithelisasi yang semakin baik akanmemicu
proses kontraksi luka yang efeknya adalah pengecilan area luka akan
menjadisemakin cepat.
terimakasih