Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH

BENTUK DAN REDAKSI LAPORAN AUDITOR

Kelompok 9

Dhona Pratiwi 16080694027

Sri Arum Endang Setyowati 16080694049

Dimas Wahyu Rahardiyan 16080694065

S1AK16A

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2019
BENTUK DAN REDAKSI LAPORAN AUDITOR

ISA Pokok Bahasan Penjelasan ISA 700 untuk Alenia yang Bersangkutan
700.20 Harus tertulis Laporan auditor harus (dibuat) secara tertulis
700.21 Diberi judul Laporan auditor harus mempunyai (diberi) judul yang jelas
menandakan bahwa itu adalah laporan auditor independen
700.22 Harus
Laporan auditor harus dialamatkan
dialamatkan
700.23 Alenia pembuka Alenia pembukaan dalam laporan auditor harus:
a. Menyebutkan identitas dari entitas yang laporan
keuangannya diaudit
b. Menyebutkan bahwa laporan keuangan sudah diaudit
c. Merinci identitas setiap laporan dalam laporan keuangan
d. Merujuk ke ringkasan kebijakan akuntansi yang
signifikan dan informasi penjelasan lainnya
e. Menyebutkan tanggal atau periode yang diliput oleh
setiap laporan dalam laporan keuangan
700.24 Tanggung jawab Tanggung jawab manajemen atas laporan keuangan
manajemen
Bagian dari laporan auditor ini menjelaskan tanggung jawab
dari mereka yang ada di dalam organisasi yang bertanggung
jawab atas pembuatan laporan keuangan. Laporan auditor tidak
harus secara khusus merujuk kepada “manajemen”, melainkan
harus menggunakan istilah yang tepat dalam konteks kerangka
perundang-undangan di wilayah hukum (negara) tersebut.
Dalam beberapa wilayah hukum, referensi atau rjukan yang
tepat adalah mereka yang bertanggung jawab untuk urusan
governance
700.25 Gunakan istilah Laporan auditor harus memuat suatu bagian yang berjudul
yang tepat “Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan”. Istilah
“Manajemen” seyogianya diganti dengan istilah yang lebih tepat
(digunaan oleh entitas yang bersangkutan).
700.26 Penjelasan Laporan auditor harus menjelaskan tanggung jawab manajemen
tentang atas pembuatan laporan keuangan. Penjelasan itu harus
tanggung jawab menerangkan bahwa manajemen bertanggung jawab atas
manajemen pembuatan laporan keuangan sesuai dengan kerangka pelapotan
keuangan yang dianut, dan atas pengendalian intern yang oleh
manajemen) diputuskan (merupakan sesuatu yang) diperlukan
untuk memungkinkan pembuatan lapotan keuangan yang bebas
dari salah saji yang material, apakah karena kecurangan atau
kesalahan.
700.27 Penyajian yang Ketika laporan keuangan dibuat sesuai dengan kerangka
wajar penyajian wajar, penjelasan mengenai tanggung jawab
manajemen atas pembuatan laporan keuangan (di dalam laporan
auditor) harus menyebutkan (atau menggunakan frasa)
“pembuatan dan penyajian yang wajar dari laporan keuangan”
atau “penyajian laporan keuangan yang memberiikan gambaran
yang benar dan wajar”, sesuai keadaan yang tepat (artinya,
tergantung kerangka mana yang dipilih entitas).
700.28 Tanggung jawab Laporan auditor harus memuat suatu bagian yang berjudul
auditor “Tanggung Jawab Auditor”
700.29 Penjelasan Laporan auditir harus menjelaskan bahwa tanggung jawab
tentang auditor adalah untuk memberikan pendapat atau opini atas
tanggung jawab laporan keuangan berdasarkan audit (yang dilakukannya).
auditor
700.30 Audit Laporan auditor harus menyebutkan bahwa audit dilaksanakan
dilaksanakan sesuai ISA. Laporan auditor juga harus menjelaskan bahwa
sesuai ISA standar tersebut mengharuskan auditor menaati kewajiban etika
dan auditor merencanakan dan melaksanakan auditnya untuk
memperoleh asurans yang layak bahwa laporan keuangan yang
bebas dari salah saji yang material.
700.31 Penjelasan Laporan auditor harus menjelaskan mengenai suatu audit
tentang audit dengan menyatakan bahwa:
a. Suatu audit meliputi pelaksanaan prosedur untuk
memperoleh bukti audit mengenai angka – angka dan
pengungkapan dalam laporan keuangan
b. Prosedur yang dipilih-(nya) tergantung dari judgement-
(nya), termasuk penilaian atas risiko salah saji yang
material dalam laporan keuangan apakah karena
kecurangan atau kesalahan. Dalam membuat penilaan
atas risiko, auditor mempertimbangkan pengendalian
intern yang relevan dengan pembuatan laporan keuangan
oleh entitasuntuk merancang prosedur audit yang tepat
untuk situas (yang dihadapi), tetapi bukan untuk tujuan
memberikan pendapat atau opini mengenai efektifnya
pengendalian intern sehubungan dengan audit atas
laporan keuangan, auditor shall wajib menghilangkan
frasa bahwa auditor mempertimbangkan pengendalian
intern bukan untuk tujuan memberikan pendapat
mengenai efektifnya pengendalian intern
c. Suatu audit juga mengevaluasi tepatnya kebijakan
akuntansi yang dipilih dan wajarnya estimasti akuntansi
yang dibuat manajemen, dan penyajian laporan
keuangan secara keseluruhan.
700.32 Penjelasan Ketika laporan keuangan dibuat sesuai dengan kerangkan
penyajian yang penyajian wajar, penjelasan mengenai audit dalam laporan
wajar auditor merujuk kepada “pembuatan dan penyajian yang wajar
dari laporan keuangan” atau “pembuatan laporan keuangan oleh
entitas, yang memberikan gambaran yang benar dan wajar”,
sesuai dengan kondisi yang tepat (artinya, tergantung kerangka
mana yang dipilih entitas).
700.33 Bukti audit Laporan auditor harus menyatakan apakah auditor percaya
sebagai dasar bahwa bukti audit yang diperolehnya (memang) cukup dan tepat
pendapat sebagai dasar pendapat atau opini.
700.34 Opini Laporan auditor harus memuat suatu bagian yang berjudul
“Opini”
700.35 Pendapat yang Ketika memberikan pendapat yang tidak dimodifikasi atas
tidak laporan keuangan dibuat sesuai dengan kerangka penyajian
dimodifikasi wajar, pendapat auditor harus, kecuali ditetapkan oleh ketentuan
perundang-undangan, menggunakan frasa, yang dipandang
ekuivalen dengan:
a. Laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, ... sesuai dengan (kerangka
pelaporan keuangan yang berlaku); atau
b. Laporan keuangan memberikan gambaran yang benar
dan wajar ... sesuai dengan (kerangka pelaporan
keuangan yang berlaku)
700.36 Pendapat yang Ketika memberikan pendapat yang tidak dimodifikasi atas
tidak laporan keuangan dibuat sesuai dengan kerangka kepatuhan,
dimodifikasi pendapat auditor harus menyatakan laporan keuangan dibuat,
dalam semua hal yang material, sesuai dengan (kerangka
pelaporan keuangan yang berlaku).
700.37 Jika bukan IFRS Jika rujukan mengenai kerangka pelaporan keuangan yang
berlaku, bukanlah IFRS yang dikeluarkan IASB atau IPSAS
yang dikeluarkan oleh IPSASB, pendapat auditor harus
menyebutkan identitas jurisdiksi asal dari kerangka tersebut
700.38 Auditor juga Jika auditor juga mempunyai tanggung jawab pelaporan lain
punya tanggung dalam laporan auditor atas laporan keuangan yang merupakan
jawab pelaporan tambahan atas tanggung jawab auditor menurut ISAs untuk
lain melaporkan atas laporan keuangan, tanggung jawab pelaporan
lain ini dicantumkan dalam bagian terpisah dari laporan auditor
yang harus diberi subjudul “Laporan mengenai Kewajiban
Hukum dan Regulatori lainnya”, atau dengan istilah lain yang
tepat, dalam isi dari bagian itu
700.39 Bagian terpisah Jika laporan auditor memuat suatu bagian terpisah mengenai
mengenai tanggung jawab pelaporan lain, maka judul, laporan-laporan,
tanggung jawab dan penjelasan yang disebutkan dalam alenia 23-37 harus
pelaporan lain ditempatkan di bawah subjudul “Laporan Auditor atas Laporan
Keuangan”. “laporan mengenai Kewajiban Hukum dan
Regulatori Lainnya” harus ditempatkan sesudah “Laporan
Auditor atas Laporan Keuangan”.
700.40 Ditandatangani Laporan auditor harus ditandatangani
700.41 Diberi tanggal Laporan auditor harus diberi tanggal tidak lebih awal dari
tanggal ketika auditor memperoleh bukti audit yang cukup dan
tepat sebaga dasar pendapatnya atas laporan keuangan, termasuk
bukti bahwa:
a. Semua laporan yang termasuk dalam laporan keuangan,
termasuk catatan atas laporan keuangan, sudah dibuat;
dan
b. Mereka mempunyai wewenang yang diakui sudah
menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas
laporan keuangan tersebut
700.42 Wilayah hukum Laporan auditor harus menyebutkan lokasi wilayah hukum
(yurisdiksi) dimana ia berpraktik
700.43 Unsur – unsur Jika auditor diwajiban oleh ketentuan perundangan dalam
laporan wilayah hukm tertentu untuk menggunakan bentuk sajian
(layout) atau redaksi (wording) tertenty dari laporan auditor,
laporan auditor harus merjuk ke ISA hanya jika laporan auditor
memasukkan sekurang-kurangnya unsur berikut.
a. Judul
b. Kepada siapa laporan dialamatkan, sesuai situasi dalam
penugasan
c. Alenia pengantar yang menyebutkan identitas laporan
keuangan yang diaudit
d. Penjelasan mengenai tanggung jawab manajemen (atau
istilah lain yang tepat, lihat alenia 24) atas pembuatan
laporan keuangan
e. Penjelasan mengenai tanggung jawab auditor untuk
memberikan pendapat atas laporan keuangan dan
lingkup audit, termasuk:
 Rujukan kepada ISA dan ketentuan perundang-
undangan; dan
 Penjelasan mengenai bahwa audit dengan standar
tersebut
f. Alenia pendapat berisi pemberian pendapat atas laporan
keuangan dan rujukan kepada kerangka pelaporan
keuangan yang digunakan untuk membuat (termasuk
menyebutkan identitad yurisdiksi asal dari kerangka
tersebut yang bukan IFRS atau IPSAS
g. Tanda tangan auditor
h. Tanggal laporan auditor
i. Alamat auditor
700.44 Audit sesuai Auditor mungkin mengaudit sesuai standar auditing yang
standar negara berlaku di negara tersebut, dan di damping itu ia mengaudit
yang sesuai ISA. Dalam hal ini, laporan auditor dapat merujuk kepada
bersangkutan ISA di samping standar auditing yang berlaku di negara
dan ISA tersebut, namun hanya jika:
a. Tidak ada pertentangan antara ketentuan/ persyaratan/
kewajiban dalam standar auditing yang berlaku di negara
tersebut dan yang sesuai dengan ISA yang menyebabkan
auditor; (i) memberikan pendapatn atau opini yang
berbeda, atau (ii) tidak mencantumkan alenia Penekanan
Akan Suatu Hal yang dalam situasi tertentu diwajibkan
ISA; dan
b. Laporan auditor sekurang-kurangnya memasukkan
unsur-unsur yang disebut dalam alenia 43 huruf (a)
sampai dengan (i) sewaktu auditor menggunakan
tampilan (layout) atau redaksi (wording) yang
diwajibkan oleh standar auditing yang berlaku di negara
tersebut. Rujukan kepada ketentuan perundang-
undangan di alenia 43 huruf (e) harus dibaca sebagai
rujukan kepada standar auditing yang berlaku di negara
tersebut. Laporan auditor, dengan demikian, harus
mengidentifikasi dengan standar auditing yang berlaku
di negara tersebut.
700.45 Audit sesuai Ketika lapotan auditor merujuk kepada standar auditing yang
standar negara, berlaku di negara tersebut dan ISA, laporan auditor harus
yuridiksi mengidentifikasi yurisdiksi asal dari standar auditing yang
berlaku di negara tersebut
700.46 Informasi Jika informasi tambahan tidak diwajibkan oleh kerangka
tambahan pelaporan keuangan yang digunakan untuk disajikan dalam
laporan keuangan yang diaudit, auditor wajib mengevaluasi
apakah informasi tambahan tersebut disajikan dengan cara yang
berbeda dari laporan keuangan yang diaudit. Jika informasi
tambahan tersebut tidak disajikan dengan cara yang berbeda dari
laporan keuangan yang diaudit, auditor wajib meminta kepada
manajemen untuk mengubah cara informasi tambahan yang
tidak diaudit itu disajikan. Jika manajemen menolaknya, auditor
wajib menjelaskan dalam laporan auditor bahwa informasi
tambahan tersebut tidak diaudit
700.47 Informasi Informasi tambahan yang tidak diwajibkan oleh kerangka
tambahan tidak pelaporan keuangan, namun disajikan sebagai bagian yang tidak
diwajibkan terpisahkan dari laporan keuangan karena tidak disajikan dengan
cara yang berbeda dari laporan keuangan yang diaudit, karena
sifatnya dan caranya disajikan, harus dicakup dalam laporan
auditor.

Laporan auditor mengomunikasikan informasi berikut kepada pembacanya.

1. Tanggung jawab manajemen


2. Tanggung jawab auditor dan penjelasan mengenai audit
3. Audit dilaksanakan sesuai dengan ISA
4. Kerangka pelaporan keuangan yang digunakan
5. Opini auditor atas laporan keuangan

Bentuk laporan auditor dipengaruhi oleh:

1. Kerangka pelaporan keuangan yang digunakan


2. Persyaratan tambahan yang mungkin ada, seperti yang ditetapkan dengan ketentuan
perundangan; dan
3. Adanya informasi tambahan

Laporan auditor diberi judul “Independent Auditor’s Report” atau “Laporan Auditor
Independen” dan pemberian judul untuk setiap alenia diharuskan sebagai berikut.

1. Laporan atas Laporan Keuangan


2. Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan
3. Tanggung Jawab Auditor
4. Opini

Judul untuk alenia lain, jika ada, yaitu sebagai berikut.

1. Penekanan pada Hal-hal Tertentu


2. Laporan atas Ketentuan Perundangan dan Regulatori Lainnya
Contoh Laporan Auditor WTP

1. Laporan auditor dengan pendapat WTP dalam kerangka penyajian yang wajar

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


[Penerima Laporan]

Kami telah mengaudit laporan keuangan ABC, yang terdiri atas neraca tanggal 31 Desember
20X1, serta laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut, serta ringkasan kebijakan akuntansi yang signifikan dan
informasi penjelasan lainnya.

Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan


Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan sesuai dengan IFRS, dan
atas pengendalian intern yang menurut manajemen diperlukan untuk menyusun laporan
keuangan yang bebas dari salah saji yang material, yang disebabkan oleh kecurangan atau
kesalahan.

Tanggung Jawab Auditor


Tanggung jawab kami ialah memberikan opini atas laporan keuangan berdasarkan audit
kami. Kami melaksanakan audit kami sesuai dengan ISA. Standar – standar ini
mengharuskan kami mematuhi kewajiban etika serta merencanakan dan melaksanakan audit
untuk memperoleh asurans yang layak mengenai apakah laporan keuangan bebas dari salah
saji yang material.
Suatu audit meliputi pelaksanaan prosedur – prosedur untuk memperoleh bukti audit tentang
angka – angka dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Prosedur yang dipilih tergantung
pada pertimbangan auditor, termasuk penilaian risiko mengenai salah saji yang material
dalam laporan keuangan, yang disebabkan oleh kecurangan atau kesalahan. Dalam
melaksanakan penilaian risiko tersebut, auditor mempertimbangkan pengendalian intern yang
relevan bagi perusahaan dalam menyusun laporan keuangannya. Pertimbangan auditor
mengenai pengendalin intern ini adalah untuk merancang prosedur audit yang tepat, namun
bukan untuk tujuan memberikan pendapat mengenai efektifnya pengendalian intern
perusahaan. Suatu audit juga meliputi evaluasi mengenai tepatnya kebijakan akuntansi yang
digunakan dan kelayakan estimasi akuntansi yang dibuat manajemen, dan evaluasi mengenai
penyajian laporan keuangan.
Kami percaya bahwa kami telah memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat sebagai dasar
pemberian pendapat audit kami.

Opini
Menurut pendapat kami, laporan keuangan tersebut di atas menunjukkan secara wajar (atau
memberikan gambaran yang benar dan wajar), dalam segala hal yang material, posisi
keuangan ABC pada tanggal 31 Desember 20X1, serta hasil usaha dan arus kasnya untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan IFRS.

[Tanda tangan auditor]

[Tanggal laporan auditor]

[Alamat auditor]
2. Laporan auditor dengan pendapat WTP dalam kerangka kepatuhan

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


[Penerima Laporan]

Kami telah mengaudit laporan keuangan CDE, yang terdiri atas neraca tanggal 31 Desember
20X1, serta laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut, serta ringkasan kebijakan akuntansi yang signifikan dan
informasi penjelasan lainnya.

Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan


Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan sesuai dengan [Undang –
Undang Nomor XYZ tahun 200X], dan atas pengendalian intern yang menurut manajemen
diperlukan untuk menyusun laporan keuangan yang bebas dari salah saji yang material, yang
disebabkan oleh kecurangan atau kesalahan.

Tanggung Jawab Auditor


Tanggung jawab kami ialah memberikan opini atas laporan keuangan berdasarkan audit
kami. Kami melaksanakan audit kami sesuai dengan ISA. Standar – standar ini
mengharuskan kami mematuhi kewajiban etika serta merencanakan dan melaksanakan audit
untuk memperoleh asurans yang layak mengenai apakah laporan keuangan bebas dari salah
saji yang material.
Suatu audit meliputi pelaksanaan prosedur – prosedur untuk memperoleh bukti audit tentang
angka – angka dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Prosedur yang dipilih tergantung
pada pertimbangan auditor, termasuk penilaian risiko mengenai salah saji yang material
dalam laporan keuangan, yang disebabkan oleh kecurangan atau kesalahan. Dalam
melaksanakan penilaian risiko tersebut, auditor mempertimbangkan pengendalian intern yang
relevan bagi perusahaan dalam menyusun laporan keuangannya. Pertimbangan auditor
mengenai pengendalin intern ini adalah untuk merancang prosedur audit yang tepat, namun
bukan untuk tujuan memberikan pendapat mengenai efektifnya pengendalian intern
perusahaan. Suatu audit juga meliputi evaluasi mengenai tepatnya kebijakan akuntansi yang
digunakan dan kelayakan estimasi akuntansi yang dibuat manajemen, dan evaluasi mengenai
penyajian laporan keuangan.
Kami percaya bahwa kami telah memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat sebagai dasar
pemberian pendapat audit kami.

Opini
Menurut pendapat kami, laporan keuangan CDE untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 20X1 dibuat, dalam segala hal yang material, sesuai dengan Undang – Undang
Nomor XYZ Tahun 200X.

[Tanda tangan auditor]

[Tanggal laporan auditor]

[Alamat auditor]