Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pegawai Negeri Sipil sebagai salah satu sumber daya manusia
yang mempunyai peranan strategis dalam menentukan keberhasilan
penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok PNS yang
mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai
kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh
dengan kesetiaan, ketaatan kepada Negara dan Pemerintah,
bermoral, bermental baik, professional, sadar akan tanggung
jawabnya sebagai pelaku atau pemberi pelayanan, serta mampu
menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negeri
dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada
instansi pemerintah sesuai dengan Undang- undang Nomor 5 Tahun
2014 tentang Aparatur Sipil Negara. ASN merupakan sebuah profesi
pelayanan publik maka ASN perlu membuat rancangan aktualisasi,
tidak terkecuali bidang pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di
RSUD sebagai sentral pelayanan kesehatan tingkat daerah. Serta
Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayan Publik,
untuk itu pegawai ASN harus memiliki karakter kepublikan yang kuat
dan mengaktualisasikannya dalam setiap langkah pelaksanaan
kebijakan publik.
Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Andi Abdurrahman Noor
Kabupaten Tanah Bumbu adalah salah satu rumah sakit yang ada di
Provinsi Kalimantan Selatan yang telah mendapat nilai akreditasi
Paripurna pada tahun 2017. Tujuan dari rumah sakit ini salah satunya
adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan pada masyarakat.
Tujuan tersebut dapat dicapai salah satunya dengan cara memberikan
pelayanan Transfusi Darah yang optimal sehingga pelayanan kepada
masyarakat yang cepat dan akurat akan berdampak terhadap

1
2

tercapainya derajat kesehatan masyarakat khususnya di Rumah Sakit


Umum Daerah dr. H. Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah
Bumbu.
Unit Transfusi Darah menurut Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 83 Tahun 2014 tentan g Unit Transfusi Darah, Bank Darah,
Rumah Sakit dan Jejaring Pelayanan Transfusi Darah adalah fasilitas
Pelayanan Kesehatan yang menyelenggarakan donor darah,
penyedia darah, dan pendistribusian darah. Penyelenggaraan
pelayanan transfusi darah di UTD meliputi kegiatan rekrutmen
pendonor, seleksi pendonor, pengambilan darah, pengolahan darah,
penyimpanan darah, pendistribusian darah dan pemusnahan darah.
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 tentang
Standar Pelayanan Transfusi Darah, Komponen darah yang
dikirimkan ke Rumah Sakit untuk transfusi harus diperiksa terhadap
golongan darah ABO dan Rhesus dan diuji saring (screening)
terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD).
Di Unit Transfusi Darah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H.
Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu, darah donor
sebelum didistribusikan harus dilakukan uji saring IMLTD. Uji saring
IMLTD yang dilakukan di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor
Kabupaten Tanah Bumbu terdiri dari pemeriksaan HIV, HCV, Sifilis
dan HBsAg. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan darah donor tersebut
kadang ditemukan hasil reaktif, sehingga darah donor tersebut tidak
dapat digunakan dan pendonor tersebut dilarang untuk mendonorkan
darahnya lagi. Namun, di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor
pendonor yang di nyatakan rekatif hasil uji saring IMLTD-nya belum
diberitahu akan keadaannya tersebut sehingga pendonor tersebut
kembali untuk donor darah ulang. Oleh karena itu penulis tertarik
untuk mengambil judul OPTIMALISASI PEMERIKSAAN UJI SARING
INFEKSI MENULAR LEWAT TRANSFUSI DARAH (IMLTD) PADA
DARAH PENDONOR DI RSUD DR. H. ANDI ABDURRAHMAN
NOOR KABUPATEN TANAH BUMBU.
3

B. TUJUAN
1. Bagi Penulis
a. Untuk memenuhi syarat kelulusan latsar CPNS Golongan II,
dimana peserta latsar harus membuat tugas aktualisasi
b. Untuk menjadi acuan dalam mengimplementasikan gagasan
inovasi kreatif pemecahan isu unit organisasi melalui nilai- nilai
dasar ANEKA dan nilai kedudukan dan peran PNS dalam NKRI.
2. Bagi Satuan Kerja
Untuk meningkatkan efektivitas program kerja yang ada
disatuan kerja, sehingga kinerja yang dihasilakn sesuai dengan
harapan organisasi.

C. ISU AKTUAL
Berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagai Teknisi Transfusi
Darah, dapat digambarkan isu- isu strategis dan permasalahan yang
mendesak dan harus diselesaikan/ dipecahkan. Rancangan
aktualisasi ini mengidentifikasi isu yang muncul pada instansi kerja
penulis, yaitu RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah
Bumbu bagian Unit Transfusi Darah (UTD). Isu yang saya ambil
adalah belum optimalnya uji saring infeksi menular lewat transfusi
darah pada darah pendonor di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor
Kabupaten Tanah Bumbu.

D. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup rancangan aktualisasi akan dilaksanakan di
wilayah kerja RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah
Bumbu, meliputi pekerjaan yang dilakukan oleh Teknisi Transfusi
Darah dengan menerapkan nilai-nilai akuntabilitas, nasionalisme, etika
publik, komitmen mutu dan anti korupsi sesuai dengan Sasaran Kerja
Pegawai (SKP), tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI). Adapun kegiatan
yang dilakukan oleh Teknisi Transfusi Darah dengan rencana
kegiatan, yaitu:
4

1. Melakukan pemeriksaan uji saring IMLTD dari darah donor


2. Merekap hasil pemeriksaan uji saring IMLTD
3. Menghubungi pendonor dengan hasil reaktif
4. Membuat media leflet tentang penyakit yang dapat menular lewat
transfusi darah
5. Memberikan informasi kepada pendonor tentang penyakit menular
6. Memberi rujukan pada pendonor untuk ke Dokter Spesialis