Anda di halaman 1dari 27

BUKU

PANDUAN
DASAWISMA
Kit Dasawisma Tim Penggerak
Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Keluarga
BUKU
PANDUAN
DASAWISMA
Kit Dasawisma Tim Penggerak
Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Keluarga

BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 1


DAFTAR ISI
POKJA II 26
• Program Prioritas 27
• Program Unggulan 28
• Tujuan 28
• Bentuk Kegiatan 29
DASAWISMA 5 POKJA III 30
Pengertian Dasawisma 6
• Program Prioritas 31
Kelembagaan Dasawisma 7
• Program Unggulan 32
• Persyaratan Ketua Kelompok Dasawisma 8
• Tujuan 32
• Tugas dan Fungsi Ketua Kelompok 8
• Bentuk Kegiatan 32
Dasawisma
POKJA IV 34
• Mendata 9
• Program Prioritas 35
• Alur Pendataan 9
• Program Unggulan 36
• Aplikasi Dasawisma 10
• Tujuan 36
• Cara Mendata 10
• Bentuk Kegiatan 37
• Tiga Kelompok Data 10
RPTRA 38
• Tahapan Pengisian Data 11
• Deskripsi 38
• Tahap I (Persiapan) 12
• Tujuan 38
• Tahap II (Pelaksanaan) 12
• Bentuk Kegiatan 38
• Tahap III (Verifikasi) 12
• Contoh Pola Kemitraan 39
• Tahap IV (Pelaporan) 12
Kelembagaan dan Administrasi TP PKK DKI 41
• Etika Pendataan Dasawisma 14
Jakarta
• Menggerakkan 16
• Pembentukan Kelembagaan PKK 42
• Menyampaikan Informasi 16
• Bagan Struktur PKK Provinsi DKI 42
Manfaat Dasawisma 17
Jakarta

TP PKK DKI JAKARTA 19 • Bagan Mekanisme Gerakan PKK 43


Visi dan Misi 20 di Kelurahan
10 Program Pokok PKK 22 • Kelompok – Kelompok PKK 42
POKJA I 24 • Kelompok PKK RW 42
• Program Prioritas 25 • Kelompok PKK RT 43
• Program Unggulan 25 • Alur Pembinaan TP PKK Provinsi 44
• Tujuan 25 • Hierarki Fungsi Gerakan PKK 45
• Bentuk Kegiatan 25 • Administrasi PKK 46
• Administrasi Umum 46
• Administrasi Keuangan 48

2 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 3


DASAWISMA
4 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 5
PENGERTIAN KELEMBAGAAN
DASAWISMA DASAWISMA
Struktur Kelompok
Apakah yang Dasawisma
dimaksud
dengan
Dasawisma?
KETUA

Dasawisma adalah kelompok


yang dibentuk dalam lingkup RT
terdiri dari 10 – 20 rumah yang
disesuaikan dengan situasi dan
kondisi setempat. ANGGOTA
(Terdiri dari 10 - 20 Rumah)
Pembentukan Dasawisma perlu
merata di setiap wilayah. Setiap
rumah dalam lingkup RT, adalah
Proses Pemilihan Ketua Kelompok Dasawisma
anggota Dasawisma.
(Kader Dasawisma)
1. Ketua Kelompok Dasawisma PKK atau 2. Calon yang diajukan harus berdomisili di
yang biasa disebut Kader Dasawisma RT tempat ia tinggal.
dipilih di setiap RT atas usul dan 3. Kader Dasawisma disahkan dengan
musyawarah melalui forum pertemuan Keputusan Lurah.
warga yang diusulkan oleh Ketua
4. Kader Dasawisma dikukuhkan oleh Lurah
Kelompok PKK RT.
selaku ketua pembina TP PKK Kelurahan.

6 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 7


PERSYARATAN 4. Menyerahkan pas foto (4x6) berwarna
dalam bentuk soft copy dan hard copy.
MENDATA
KETUA KELOMPOK 5. Memiliki surat keterangan dari RT/RW yang
menyatakan bahwa yang bersangkutan Kader Dasawisma mendata
kondisi warga, keluarga, dan juga
DASAWISMA
adalah warga setempat.
6. Memiliki surat keterangan dari kelurahan tempat tinggal yang berdomisili
yang menyatakan bahwa yang di Jakarta, baik yang sudah
1. Mengisi formulir registrasi diri untuk bersangkutan tidak menjadi kader lain
menjadi Kader Dasawisma. yang menerima dana APBD, contoh: Kader
maupun yang belum memiliki
Jumantik, Pengurus TP PKK, Pengurus RT/ KTP dan Kartu Keluarga.
2. Bersedia menandatangani pakta integritas
RW, dan Petugas Cacah Lapangan.
dan surat pertanggungjawaban mutlak di
atas materai. 7. Memiliki buku rekening Bank DKI. ALUR PENDATAAN
3. Memiliki KTP DKI Jakarta dan Kartu 1. Melaksanakan kunjungan dari rumah ke
Keluarga. rumah sesuai wilayah kerja.
2. Menghimpun data sesuai dengan format
yang telah ditentukan melalui tanya jawab
dengan warga yang dikunjungi.
3. Setiap Kader Dasawisma melakukan input
data rumah tinggal, data keluarga, dan

TUGAS DAN FUNGSI KETUA data warga dengan menggunakan Aplikasi


Dasawisma (SIM PKK), dengan satu

KELOMPOK DASAWISMA
username dan satu password untuk satu
Kelompok Dasawisma.
4. Pendataan dilakukan setiap kurun waktu
yang telah ditentukan sesuai dengan jenis
data yang diperlukan. Contoh: catatan Ibu
Menyampaikan hamil, melahirkan, nifas, ibu meninggal,
Mendata Menggerakkan
Informasi kelahiran bayi, bayi meninggal dan kematian
balita didata setiap bulan.

8 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 9


APLIKASI DASAWISMA TAHAPAN PENGISIAN DATA

CARA MENDATA
Aplikasi ini adalah tahap awal dalam
pembangunan Sistem Informasi Manajemen
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
(SIM PKK) Provinsi DKI Jakarta. Aplikasi ini
berbasis Android yang dapat diunduh langsung
di Play Store.

TIGA KELOMPOK DATA

Menu Login

10 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 11


1. TAHAP PERSIAPAN 2. TAHAP PELAKSANAAN 3. TAHAP VERIFIKASI 4. TAHAP PELAPORAN
Ketua Kelompok Dasawisma melakukan
Ketua TP PKK Provinsi menetapkan pendataan di wilayah kerja masing-masing Ketua RT memverifikasi pendataan Ketua TP PKK Kelurahan melakukan Evaluasi
jadwal penginputan pendataan Kelompok dengan cara: Dasawisma sesuai hasil kerjanya dan dan Rekapitulasi laporan hasil Pendataan
Dasawisma, dan menginstruksikan kepada melaporkan hasil verifikasi kepada Ketua Dasawisma yang sudah terverifikasi untuk
TP PKK Kota/Kabupaten Adminisrasi TP PKK Kelurahan. dilaporkan kepada Ketua TP PKK Kecamatan.
untuk mengkoordinasikan pelaksanaan Pendataan sesuai format yang sudah
ditentukan dan dilakukan melalui online bisa Jika data tidak terverifikasi, maka PKK
pendataan dasawisma di wilayahnya.
via Android (Download melalui Play Store RT mengoordinasikan kepada Ketua
dengan spesifikasi minimum OS: Kitkat). Kelompok Dasawisma untuk melakukan
pendataan ulang/perbaikan. Ketua TP PKK Kecamatan menerima
Data dihimpun melalui kunjungan rumah laporan hasil pendataan dasawisma dari TP
wawancara secara langsung kepada warga. PKK Kelurahan di wilayah kerjanya untuk
Ketua TP PKK Kota/Kabupaten
Administrasi menginstruksikan dan kemudian dievaluasi dan dilaporkan kepada
mengkoordinasikan TP PKK Kecamatan Ketua TP PKK Kota/Kabupaten Administrasi.
untuk melakukan pendataan di wilayahnya.
Ada dua jenis data yang perlu diisi, yakni data
yang diisi pada awal proses pendataan dan
data yang perlu diperbaharui secara berkala. Ketua TP PKK Kota/Kabupaten
Administrasi menerima laporan hasil
Ketua TP PKK Kecamatan pendataan dasawisma dari TP PKK
menginstruksikan dan mengkoordinasikan Kecamatan sesuai wilayah kerjanya untuk
TP PKK Kelurahan untuk melakukan dievaluasi dan dilaporkan kepada Ketua TP
pendataan di wilayahnya. Catatan ibu hamil, melahirkan, nifas, ibu
meninggal, kelahiran bayi, bayi meninggal PKK Provinsi.
dan kematian balita didata setiap bulan
(diperbaharui).

Ketua TP PKK Kelurahan menginstruksikan Ketua TP PKK Provinsi menerima laporan


dan menetapkan target pendataan hasil pendataan dasawisma dari TP PKK
kepada Kelompok Dasawima untuk Kota/Kabupaten Administrasi untuk
Jika kemudian hari diketahui data yang
melakukan pendataan di wilayah kerja dievaluasi dan dilaporkan kepada Gubernur
dikumpulkan tidak sesuai dengan fakta,
masing-masing. selaku Ketua Pembina TP PKK melalui
maka seluruh data yang telah dikumpulkan
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan
akan dianulir atau digugurkan.
Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi
DKI Jakarta selaku Sekretaris Pembina TP
PKK Provinsi DKI Jakarta.

12 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 13


ETIKA PENDATAAN DASAWISMA
Bagaimana cara yang baik untuk bersikap saat berkunjung
ke rumah sasaran?
1. Ketuk pintu atau pencet bel rumah tersebut.
Apa yang perlu dilakukan sebelum berkunjung untuk
2. Ucapkan salam saat bertemu dengan penghuni rumah.
mendata keluarga sasaran?
3. Perkenalkan diri (jika belum kenal dengan warga tersebut) dan sampaikan maksud dan
1. Membuat rencana kunjungan dengan membagi target waktu pelaksanaan sesuai tujuan dari kunjungan ini.
dengan jumlah sasaran. Contoh: Saya adalah Kader Dasawisma yang memiliki tugas berdasarkan surat
Contoh: keterangan Lurah untuk mendata kondisi warga, keluarga dan tempat tinggal masyarakat
Senin di RT ini. Jika diperkenankan saya meminta waktu Ibu atau Bapak selama kurang lebih
- Rumah A: Pukul 09.00 30-45 menit untuk tanya jawab. Data yang kami kumpulkan gunanya adalah untuk
- Rumah B: Pukul 13.00 mendapatkan keadaan riil di wilayah Jakarta yang nantinya diperlukan oleh Pemerintah
dalam membuat kebijakan.
2. Menentukan waktu kunjungan, dengan menanyakan kesediaan sasaran untuk
dikunjungi. Jika sasaran tidak berkenan pada waktu yang sudah ditentukan, kader 4. Masuk rumah jika sudah dipersilakan.
dan sasaran bisa menyepakati pilihan waktu lain. 5. Bersikap dan berbicara sopan saat tanya jawab.
6. Sampaikan pertanyaan dengan jelas.
7. Jawab dengan cara yang baik dan jelas jika ada pertanyaan dari warga sasaran.
8. Jika sudah selesai mengumpulkan data, ucapkan terima kasih atas waktu yang sudah
Apa yang perlu dipastikan sebelum berangkat kunjungan diluangkan dan juga partisipasi aktifnya dalam memberikan data yang diperlukan.
ke rumah sasaran?
1. Membawa surat keterangan dari Lurah tentang penunjukan sebagai Kader
Dasawisma. Hal apa yang dilarang dilakukan oleh Kader Dasawisma saat
2. Membawa surat pemberitahuan atau legalitas dari RT setempat. kunjungan ke rumah sasaran?
3. Sudah memiliki informasi username dan password untuk login Aplikasi Dasawisma.
1. Meminta fotokopi, salinan melalui media lain atau memotret KTP/KK/PBB dari warga di
4. Memastikan telepon genggam dalam kondisi baterai yang penuh dan cukup untuk
rumah sasaran. Kader hanya diperbolehkan meminta NOMOR KTP/KK/PBB pada saat
melakukan proses input data.
kunjungan lapangan.
5. Berpakaian yang sopan dan memakai atribut PKK yang ada.
2. Meminta dengan paksa data dari rumah sasaran.
6. Datang pada waktu yang sudah disepakati atau yang baik untuk bertamu.
3. Memaksa melakukan pendataan di saat warga sasaran kurang berkenan diwawancara.
4. Menebak jawaban.

Kader Dasawisma wajib menjaga kerahasiaan data responden


karena kerahasiaan data dilindungi oleh undang-undang.

14 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 15


MENGGERAKKAN MENYAMPAIKAN INFORMASI
MANFAAT
DATA
2
Kader Dasawisma

DASAWISMA
memasukkan data yang
didapat melalui aplikasi
Dasawisma

3 Data Dasawisma
dikumpulkan dan diolah
oleh SKPD

1
Berdasarkan
data Dasawisma,
Kader Dasawisma melakukan daerah A
membutuhkan
pendataan langsung menjangkau pembangunan
masyarakat PAUD

Selain tugas mendata, Kader Kader Dasawisma juga


Dasawisma menggerakkan menyampaikan informasi ke
masyarakat agar lebih peduli masyarakat terkait program dan
terhadap pemeliharaan lingkungan kebijakan pemerintah.
sekitar dan juga terlibat aktif
dalam kegiatan kemasyarakatan PAUD ANGGREK
di wilayahnya.

6 4
Data Dasawisma
digunakan sebagai dasar
Masyarakat DKI Jakarta kebijakan pemerintah
menjadi lebih bahagia

5
Kebijakan yang dibuat
pemerintah menjadi
tepat guna dan tepat
sasaran

16 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 17


TIM PENGGERAK
PKK DKI JAKARTA

18 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 19


VISI & MISI MISI
TIM PENGGERAK
VISI PKK DKI JAKARTA
TIM PENGGERAK
1. Menjadi penggerak yang mengutamakan pelibatan
PKK DKI JAKARTA masyarakat dan pembelajar yang mampu beradaptasi
dengan perubahan zaman.

Terciptanya Ekosistem 2. Menjadi sumber rujukan data dalam penelitian,


pengembangan kebijakan, perencanaan program, dan

Keluarga Bahagia demi pengambilan keputusan.


3. Menumbuhkan karakter keluarga yang bahagia, aman,

terwujudnya Jakarta dan damai melalui penghayatan dan pengamalan


Pancasila serta semangat gotong royong.

yang Maju, Lestari, dan 4. Menumbuhkan lingkungan keluarga yang cerdas,


kreatif, sejahtera, dan mandiri melalui upaya pendidikan,
peningkatan keterampilan dan pengembangan kehidupan
Berbudaya. berkoperasi.
5. Menciptakan ketahanan keluarga melalui peningkatan
keterampilan dalam pengelolaan sandang, pangan, dan
rumah tangga yang sehat dan layak.
6. Menciptakan keluarga sehat melalui pembiasaan
pola hidup bersih dan sehat, peningkatan kelestarian
lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.
7. Memaksimalkan RPTRA sebagai Laboratorium PKK yang
merupakan pusat pembelajaran dalam pelaksanaan
10 program pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Keluarga dan Kewirausahaan Terpadu.

20 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 21


10 PROGRAM POKOK PKK

7. Kesehatan 8. Pengembangan Kehidupan


Berkoperasi
1. Penghayatan dan 2. Gotong Royong
Pengamalan Pancasila

9. Kelestarian Lingkungan 10. Perencanaan Sehat


Hidup

3. Pangan 4. Sandang

10 Program Pokok PKK tersebut


diturunkan pelaksanaannya ke
dalam empat kelompok kerja
(POKJA) yang berbeda.
5. Perumahan dan Tatalaksana 6. Pendidikan dan
Rumah Tangga Keterampilan

22 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 23


POKJA I PROGRAM PRIORITAS GOTONG ROYONG
1. Menumbuhkan kesadaran, kesetiakawanan
sosial, bertenggang rasa dan kebersamaan
PENGHAYATAN & PENGAMALAN serta saling menghormati antar umat
beragama.
PANCASILA
1. Mengoptimalkan peran orangtua yang 2. Memberdayakan lansia agar dapat menjaga
mengasuh dalam menerapkan Pola Asuh kesehatan fisik dan mental, kebugaran,
Anak dan Remaja dalam keluarga. keterampilan sehingga dapat melaksanakan
kegiatan secara produktif dan menjadi
2. Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) teladan bagi keluarga dan lingkungannya.
yang mencakup 5 (lima) unsur:
3. Berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan
• Kecintaan tanah air. bakti sosial, kegiatan Tentara Manunggal
• Kesadaran berbangsa dan bernegara. Membangun Desa (TMMD).

• Keyakinan atas kebenaran Pancasila.


• Kerelaan berkorban untuk Bangsa dan
Negara serta.
PROGRAM UNGGULAN
• Memiliki kemampuan awal bela Negara.
Pusat Informasi dan Konsultasi
3. Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM).
Keluarga (PIK Keluarga)
4. Pembinaan Karakter Keluarga.
5. Bina Keluarga (Pengembangan Balita,
1. Meningkatkan akses informasi bagi keluarga
Pendidikan Anak Usia Dini, Remaja dan
dalam rangka pemberdayaan keluarga.
Lansia).
2. Menyelenggarakan pelayanan informasi
6. Pemahaman tertib administrasi dalam
pemberdayaan keluarga.
rangka meningkatkan dan mewujudkan
tertib administrasi kependudukan di 3. Menyelenggarakan pelayanan konsultasi
keluarga. pemberdayaan keluarga.
4. Menyelenggarakan fasilitasi pelayanan
rujukan bagi keluarga yang menemui

POKJA I adalah kelompok kerja


hambatan dan masalah dalam
pemberdayaan keluarga.

yang melaksanakan program pokok 5. Meningkatkan kuantitas dan kualitas


pelayanan Pusat Informasi dan Konsultasi

penghayatan dan pengamalan


Keluarga.

pancasila dan nilai gotong royong.

24 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 25


POKJA II PROGRAM PRIORITAS 10. Meningkatkan pengetahuan dan
kemampuan baca tulis, serta
membudayakan minat baca masyarakat
melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
PENDIDIKAN & KETERAMPILAN dan Sudut Baca bekerja sama dengan
1. Meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan instansi terkait.
keterampilan keluarga yang mempunyai
11. Meningkatkan kualitas pengelolaan kegiatan
anak balita mengenai tumbuh kembang
pemberdayaan ekonomi keluarga melalui
anak balita secara optimal.
keterampilan di bidang ekonomi produktif
2. Menyusun dan menyempurnakan modul dan kreatif.
pelatihan BKB dan PAUD dan mengadakan
pelatihan BKB dan PAUD. PENGEMBANGAN KEHIDUPAN
3. Meningkatkan pengetahuan Tim Penggerak BERKOPERASI
PKK dalam program PAUD Holistik 1. Memutakhirkan data basis dan pemetaan
Integratif bekerja sama dengan POKJA I, kelompok-kelompok UP2K-PKK.
POKJA III dan POKJA IV. 2. Penguatan atau pengembangan kelompok -
4. Meningkatkan mutu dan jumlah pelatih PKK kelompok UP2K-PKK.
dengan mengadakan pelatihan pelatih / 3. Meningkatkan sumber daya manusia atau
Training of Trainer (ToT). pengelola program UP2K – PKK dalam
5. Menyempurnakan modul-modul pelatihan upaya pengembangan program UP2K PKK.
keterampilan keluarga, TPK3PKK, 4. Pengembangan pemasaran hasil produksi
LP3PKK dan DAMAS PKK sesuai dengan UP2K-PKK melalui PKK Grossmart, pameran
perkembangan kelembagaan yang ada. dan kemitraan dengan instansi, kementerian
6. Meningkatkan dan menyuluh keluarga dan lembaga terkait.
tentang Wajib Belajar Pendidikan dua belas 5. Mengembangkan kreativitas Usaha Mikro
tahun (WAJAR 12 tahun). Kecil dalam upaya peningkatan produktivitas
7. Meningkatkan keterampilan kecakapan dan ekonomi keluarga.
hidup (Life Skills) dan pendidikan keluarga 6. Mendorong terbentuknya Koperasi yang
formal dan informal bekerja sama dengan berbadan hukum yang dikelola oleh Tim
instansi dan lembaga terkait. Penggerak PKK di setiap jenjang.
8. Meningkatkan pendidikan dan keterampilan 7. Memotivasi keluarga agar tahu, mau dan
keluarga serta pengembangan Keaksaraan
POKJA II adalah kelompok kerja
mampu menjadi anggota Koperasi untuk
Fungsional (KF) dengan pendampingan meningkatkan pendapatan keluarga.
melalui penyuluhan, orientasi dan pelatihan.

yang melaksanakan program pokok 9. Meningkatkan kapasitas tutor kejar Paket


A, B dan C melalui pelatihan bekerja sama
pendidikan dan keterampilan juga dengan instansi terkait.

pengembangan kehidupan berkoperasi.

26 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 27


PROGRAM UNGGULAN 3. Uji coba pengembangan model BKB PAUD
perkotaan.
4. Refreshing Penyegaran wawasan
BINA KELUARGA BALITA pendamping Kelompok BKB PAUD.
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 5. Peningkatan kualitas dan kualifikasi BKB
Suatu bentuk keterpaduan kegiatan antara PAUD.
BKB dan PAUD dalam memodifikasi proses
6. Peningkatan kapasitas kualifikasi dan
penyelenggaraan kegiatannya, baik yang
kompetensi pengelola BKB PAUD.
berkaitan dengan aspek sarana dan prasarana,
materi penyuluhan dan pembelajarannya. 7. Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan
Kelompok BKB PAUD.
Tujuan: 8. Pengadaan sarana dan prasarana PAUD ANGGREK
1. Mengumpulkan data basis pembinaan pelaksanaan kelompok BKB PAUD.
keluarga balita melalui BKB, Kelompok PAUD 9. Menjalin kerjasama dengan instansi
dan BKB-PAUD untuk mengetahui kebutuhan terkait dan organisasi profesi dalam upaya
layanan BKB PAUD. peningkatan kapasitas dan kesejahteraan
2. Membentuk kelompok BKB PAUD di RW kader BKB PAUD serta sarana Kelompok
sasaran sesuai kebutuhan. BKB PAUD.

3. Meningkatkan pengetahuan, sikap dan


perilaku kader yang akan memberikan UP2K (USAHA PENINGKATAN
pelayanan KIE BKB PAUD. PENDAPATAN KELUARGA)
4. Meningkatkan cakupan pelayanan
Semua kegiatan ekonomi yang diusahakan oleh
pembinaan dan peningkatan keluarga balita
keluarga baik perorangan maupun kelompok
melalui Kelompok BKB dan BKB-PAUD.
yang modalnya bersumber dari swadaya 4. Meningkatkan akses dan kemudahan bagi Bentuk Kegiatan:
5. Meningkatkan kepedulian stakeholder masyarakat, pemerintah, swasta, koperasi, dan keluarga sasaran untuk memasarkan hasil
1. Pendataan dan Pemetaan Kelompok UP2K
terhadap pelaksanaan BKB dan BKB-PAUD. sumber lain yang sah dan tidak mengikat. produknya.
PKK.
6. Mengintegrasikan BKB PAUD dengan 5. Meningkatkan akses dan kemudahan bagi
Tujuan: 2. Penjajakan kemitraan Kelompok UP2K PKK
kelompok-kelompok kegiatan lainnya di keluarga sasaran untuk mendapatkan
dengan LSM/Sektor Swasta/Perbankan.
tengah-tengah masyarakat. 1. Meningkatkan cakupan pelayanan Kelompok barang kebutuhan pokok yang berkualitas
UP2K PKK. dengan harga terjangkau. 3. Pelatihan Tenaga Pendamping Kelompok
UP2K PKK.
Bentuk Kegiatan: 2. Meningkatkan kemitraan dengan lembaga- 6. Menyediakan alat Teknologi Tepat Guna
lembaga permodalan baik pemerintah (TTG) bagi kelompok UP2K PKK terpilih/ 4. Pelatihan keterampilan teknis bagi pengurus
1. Pemutakhiran data basis kelompok BKB
maupun swasta. unggulan. kelompok UP2K PKK.
PAUD.
3. Meningkatkan pengetahuan, sikap dan 5. Penyediaan alat teknologi tepat guna bagi
2. Pembinaan Kelompok Kerja BKB PAUD
perilaku tenaga pendamping Kelompok Kelompok UP2K PKK Unggulan.
secara berjenjang.
UP2K PKK. 6. Pembentukan PKK Grossmart.

28 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 29


POKJA III PROGRAM PRIORITAS
PANGAN
SANDANG
1. Membudayakan perilaku berbusana
sesuai dengan moral budaya Indonesia
1. Sosialisasi Gerakan Halaman, Asri, Teratur, dan meningkatkan kesadaran masyarakat
Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK dalam mencintai produksi dalam negeri (Aku Cinta
pemenuhan kebutuhan pangan keluarga Produksi Indonesia).
dengan mengoptimalkan lahan pekarangan 2. Pengembangan Pola Pendampingan kepada
dengan Tanaman Pangan dan Tanaman Usaha Kecil Mikro (UKM) dalam mengakses
Produktif yang bernilai ekonomi keluarga. sumber pendanaan dan pemasaran
2. Mendukung tercapainya gerakan percepatan bekerjasama dengan institusi terkait dunia
keanekaragaman konsumsi pangan. usaha.

3. Mengoptimalkan HATINYA PKK dengan 3. Memasyarakatkan pakaian adat di kalangan


tananam pangan dan tanaman produktif remaja pada acara tertentu.
(bernilai ekonomis tinggi), minimal untuk
memenuhi keperluan dan tabungan keluarga
serta meningkatkan Tanaman Obat Keluarga PERUMAHAN DAN TATA
(TOGA). LAKSANA RUMAH TANGGA
4. Mengembangkan industri pangan rumah 1. Memasyarakatkan pemanfaatan sumber
tangga dan mengadakan penyuluhan daya energi dan Teknologi Tepat Guna (TTG)
orientasi dan pelatihan untuk menunjang dalam mendukung kebutuhan, sarana dan
pemasaran. prasarana dalam rumah tangga.
5. Mendorong tumbuhnya kesadaran 2. Sosialisasi rumah sehat layak huni kepada
masyarakat untuk mengkonsumsi makanan masyarakat melalui pembinaan keluarga
yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman sehat.
serta Halal (B2SAH).
3. Meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan tentang Tata Laksana Rumah
Tangga dalam harmonisasi kehidupan
keluarga termasuk penghuni rumah susun.
4. Meningkatkan penerapan pola hidup/
perilaku bagi penghuni rumah susun.
5. Mendukung pelaksanaan program bedah
POKJA III adalah kelompok kerja rumah dalam upaya rumah sehat layak huni
bagi keluarga pra sejahtera.

yang melaksanakan program pokok


pangan, sandang, dan tata laksana
dalam rumah tangga.

30 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 31


PROGRAM UNGGULAN Bentuk Kegiatan:
1. Pendataan dan pemetaan potensi keluarga
dan masyarakat dalam Pemanfaatan Tanah
HATINYA PKK Pekarangan (PTP).

HATINYA PKK adalah upaya pemberdayaan 2. Advokasi, informasi dan sosialisasi rumah
dan penyejahteraan keluarga dalam bidang sehat layak huni, PTP HATINYA PKK dan
pangan, sandang, perumahan, dan tatalaksana Pola Makan 3B (Beragam, Bergizi, dan
rumah tangga agar terwujud ketahanan keluarga Berimbang).
(keluarga sehat, produktif, sejahtera, maju, dan 3. Pembentukan Poktan HATINYA PKK.
mandiri).
4. Pembinaan dan pelatihan keterampilan
teknis pengelola dan pelaksana Poktan
Tujuan:
melalui penerapan teknologi tepat guna
1. Meningkatkan cakupan peserta kelompok secara berjenjang.
kegiatan (Poktan) Hatinya PKK di setiap RW.
5. Peningkatan kualitas dan kuantitas
2. Meningkatkan kesadaran keluarga untuk kelompok kegiatan HATINYA PKK melalui
membangun dan memelihara pekarangan pengembangan sentra-sentra tanaman
yang hijau, dan bermanfaat di sekitar rumah. dan komposting untuk ketahanan pangan
keluarga.
3. Meningkatkan kepedulian dan
kegotongroyongan keluarga dalam 6. Pengadaan sarana dan prasarana
memanfaatkan halaman/pekarangan untuk pelaksanaan kelompok kegiatan Hatinya
budidaya tanaman produktif, tanaman hias, PKK.
tanaman sayur dan tanaman obat keluarga.
7. Monitoring dan evaluasi kegiatan Hatinya
4. Meningkatkan penyuluhan dan pemanfaatan PKK.
tanaman obat dan Ketahanan Pangan
Keluarga.
5. Meningkatkan kreativitas kelompok kegiatan
dan keluarga dalam memanfaatkan
teknologi tepat guna untuk hidup
berkualitas, aktif dan produktif.
6. Mengembangkan sentra-sentra tanaman
produktif, tanaman hias, tanaman sayuran
dan tanaman obat keluarga di seluruh
wilayah Provinsi DKI Jakarta.
7. Meningkatkan kualitas, kuantitas dan
kontinuitas ketahanan pangan keluarga.

32 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 33


POKJA IV PROGRAM PRIORITAS • Advokasi, Komunikasi dan Mobilisasi
sasaran dalam pelaksanaan Imunisasi
Dasar Lengkap serta peningkatan
kesadaran dan kemauan masyarakat
KESEHATAN untuk pencegahan penyakit menular
1. Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan dan tidak menular serta Sosialiasasi
Sehat (PHBS) dalam rumah tangga sebagai Asuhan Mandiri dalam keluarga melalui
gaya hidup sehari-hari untuk mewujudkan pemanfaatan pengelolaan Hasil Taman
keluarga kecil, bahagia, sejahtera dalam Obat Keluarga dan akupresur.
mewujudkan generasi yang sehat melalui 10
3. Mendukung dan berperan aktif dalam
indikator PHBS.
mewujudkan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI)
2. Pembinaan peran serta masyarakat dalam baik gizi kurang atau gizi lebih, seperti :
upaya penurunan Angka Kematian ibu
• Kualitas gizi pada BUMIL yang
(AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka
Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan
Kematian Balita (AKBa) melalui :
mengukur Lingkar Lengan Atas (LILA).
• Pembinaan Program Perencanaan
• Penanggulangan Gangguan Akibat
Persalinan dan Pencegahan Komplikasi
Kekurangan Garam Yodium (GAKY).
(P4k): GSI, KP Ibu.
• Suplementasi zat gizi.
• Pembinaan Pelaksanaan Imunisasi
Dasar Lengkap dan Imunisasi Rutin. • Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
• Pembinaan pelaksanaan pencatatan • Penyuluhan Pemberian ASI eksklusif
ibu hamil, kelahiran, kematian bayi, selama 6 (enam) bulan.
kematian balita, dan kematian ibu hamil,
• Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-
melahirkan dan nifas. (SIP Posyandu).
ASI).
• Melaksanakan program di bidang
• Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
kesehatan dengan sosialisasi upaya
bagi Balita, Lansia di Posyandu.
peningkatan kemauan dan kemampuan
keluarga dalam mewujudkan “Keluarga • Pemberian Makanan Tambahan
Sadar Sehat” dengan mendorong bagi Anak Sekolah (PMTAS); Upaya
keluarga untuk memahami Pola Hidup penambahan kalori (Protein, Karbohidrat,
Sehat dalam keluarga dengan mencegah Lemak, Vitamin, Mineral, Air) di sekolah.

POKJA IV adalah kelompok dan menanggulangi penyakit menular


(seperti diare, TBC, infeksi paru lainnya,
7. Optimalisasi kegiatan Posyandu yang
terintegrasi dengan layanan dasar

kerja yang melaksanakan


malaria, HIV/AIDS) dan tidak menular masyarakat dalam upaya pencapaian
(seperti kanker, diabetes, hipertensi). program Desa Siaga (mensosialiasikan

program pokok kesehatan, • Mendukung program pencegahan dan kesadaran donor darah dan ambulan
deteksi dini kanker pada perempuan desa) serta peningkatan Kualitas Kader
Posyandu melalui Sosialisasi modul
kelestarian lingkungan hidup,
(kanker payudara dan kanker leher
rahim). pelatihan kader Posyandu bekerjasama
dengan institusi terkait.
dan perencanaan sehat. • Mengembangkan Posyandu Lansia.
• Mengembangankan Posbindu.

34 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 35


B. KELESTARIAN LINGKUNGAN • Meningkatkan kemampuan perencanaan
kehidupan keluarga sehari-hari dengan
HIDUP cara membiasakan menabung, untuk
keseimbangan pemasukan dan pengeluaran
Lingkungan Bersih dan Sehat keuangan keluarga, asuransi, BPJS.
• Sosialisasi dan menanamkan kebiasaan • Mendukung kegiatan Kesatuan Gerak
memilah sampah dan pembuatan PKK KB-KES dalam upaya meningkatkan
komposting pada skala lingkungan (sampah cakupan hasil pelayanan KB-KES.
organik dan non organik) serta Bahan
• Meningkatkan penyuluhan kesehatan
Berbahaya dan Beracun (B3).
reproduksi bagi remaja dan calon pengantin.
• Meningkatkan pengetahuan dan
kemampuan masyarakat untuk
menggunakan air bersih, jamban sehat, dan
memelihara kesehatan lingkungan melalui
PROGRAM UNGGULAN
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
• Memasyarakatkan Lubang Resapan Biopori
POSYANDU
(LRB) untuk mencegah genangan dan
Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber
resapan air.
Daya Masyarakat (UKBM) yaitu dari, oleh, untuk,
dan bersama masyarakat.
Kelestarian Lingkungan Hidup
Tujuan:
• Sosialisasi kualitas lingkungan dan
pemukiman, kebersihan dan kesehatan 1. Memperkuat pengelolaan Posyandu, yaitu:
pada pemukiman yang padat, dalam rangka • Meningkatkan kepedulian dan peran
terwujudnya kota bersih dan sehat. serta sektor terkait/stakeholder dalam
• Pembinaan kelestarian lingkungan hidup peningkatan mutu dan cakupan
melalui pembinaan keluarga dalam rangka pelayanan Posyandu.
optimalisasi upaya mencegah dampak • Meningkatkan pengetahuan, sikap
pemanasan global (global warning). dan keterampilan unsur pembina dan 6. Meningkatkan pencapaian klasifikasi 4. Kemitraan pelayanan Posyandu.
• Mendukung program penanaman pohon pengelola Posyandu pada semua Posyandu Mandiri dan selanjutnya
sebagai paru-paru kota dan pencegahan tingkatan dalam meningkatkan 5. Pengembangan Manajemen Pengelolaan
mengembangkan menjadi Posyandu Mandiri
polusi udara. stratifikasi Posyandu. Posyandu.
Terintegrasi.
2. Mengoptimalkan kinerja kader Posyandu. 6. Pelatihan kader dan pengelola Posyandu.

Perencanaan Sehat 3. Mengintensifkan pelayanan KB dan 7. Pelayanan Posyandu yang terintegrasi


Bentuk Kegiatan: dengan poktan-poktan di PKK.
Kesehatan.
• Meningkatkan penyuluhan tentang 1. Updating dan pengolahan data Posyandu.
pentingnya pemahaman dan kesertaan 4. Mensinergikan pelayanan kemasyarakatan
dalam program Keluarga Berencana menuju dalam satu pengelolaan. 2. Pengadaan sarana dan prasarana Posyandu.
keluarga yang berkualitas. 5. Meningkatkan kualitas dan cakupan 3. Promosi Posyandu melalui media massa
pelayanan kemasyarakatan di Posyandu. dan media elektronik.

36 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 37


RPTRA
(RUANG PUBLIK
TERPADU
RAMAH ANAK)

RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Tujuan: Bentuk Kegiatan: • Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) dan
adalah ruang terbuka untuk aktivitas warga Pusat Infomasi dan Konsultasi Remaja (PIKR).
setempat yang memadukan implementasi 1. Sebagai taman terbuka publik, wahana • Kegiatan 10 (sepuluh) Program Pokok PKK,
pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dengan permainan dan tumbuh kembang anak. termasuk di dalamnya PIK Keluarga, BKB- • Perpustakaan Ramah Anak.
Program Kota Layak Anak. PAUD, HATINYA PKK, Posyandu, UP2K dan • Kegiatan olahraga masyarakat yang ramah
2. Menjadi pusat pengembangan komunitas
SIM PKK. anak.
yang berfungsi sebagai wadah interaksi
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak berfungsi warga, pusat pembelajaran, pelatihan, dan • PKK Grossmart bertujuan :
sebagai Laboratorium PKK yang merupakan • Kegiatan kreatif anak.
pengembangan.
Pusat Data dan Informasi, Pusat Kegiatan, a) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. • Kegiatan forum anak.
Pusat Pembelajaran, Pusat Komunitas dan 3. Sebagai pusat pelayanan dan rujukan serta
b) Menampung dan mendisplay hasil • Kegiatan Kesenian dan Kebudayaan
Pusat Layanan. Hal ini merupakan salah satu percontohan dari pengembangan berbagai
ekonomi kreatif UP2K PKK, UPPKS, masyarakat.
bentuk dari program kemitraan yang berfokus kelompok kegiatan (Poktan) 10 Program
pada upaya peningkatan dan penguatan Kewirausahaan Terpadu dan masyarakat
Pokok PKK yang mendukung terpenuhinya 24 • Kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi untuk
pemberdayaan keluarga. sekitar RPTRA.
(dua puluh empat) indikator Kota Layak Anak. masyarakat.
• Kegiatan Lansia.

38 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 39


KELEMBAGAAN DAN Bagan Mekanisme Gerakan PKK di Kelurahan

ADMINISTRASI TP PKK
DKI JAKARTA
Garis Tugas
Ketua Pembina Garis Koordinasi
Garis Konsultasi

Tim Penggerak PKK dibentuk di tingkat : Hubungan kerja antara Tim Penggerak
• Provinsi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
• Kota/Kabupaten Provinsi DKI Jakarta dengan Kota/Kabupaten Ketua
Administrasi, Kecamatan, dan Kelurahan adalah Pembina
• Kecamatan
bersifat konsultatif, koordinatif dan hierarkis.
TP PKK Para Wakil Ketua
• Kelurahan

Bagan Struktur TP PKK Provinsi


Garis Tugas
Ketua Pembina Garis Koordinasi
Bendahara Sekretaris
Garis Konsultasi

Pokja I Pokja II Pokja III Pokja IV


Ketua
Pembina
Penasehat
TP PKK Para Wakil Ketua
Kelompok Kelompok Kelompok Kelompok Kelompok
PKK RW PKK RW PKK RW PKK RW PKK RW

Bendahara Sekretaris Poksus


Para Wakil Bendahara Para Wakil Sekretaris
RPTRA

Kelompok Kelompok Kelompok Kelompok Kelompok


PKK RT PKK RT PKK RT PKK RT PKK RT

Pokja I Pokja II Pokja III Pokja IV

Ketua Ketua Ketua Ketua


n n n n n
Wakil Ketua Wakil Ketua Wakil Ketua Wakil Ketua Kelompok Kelompok Kelompok Kelompok Kelompok
Sekretaris Sekretaris Sekretaris Sekretaris 10 - 20 10 - 20 10 - 20 10 - 20 10 - 20
Rumah Rumah Rumah Rumah Rumah
Anggota Anggota Anggota Anggota

Catatan: Penasehat dapat diadakan di Provinsi Kota/Kabupaten bila diperlukan

40 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 41


KELOMPOK – KELOMPOK
PKK
Guna mendekatkan jangkauan pembinaan bersifat sukarela, mau membangun dan secara
kepada keluarga-keluarga dibentuk kelompok- sadar berkomitmen untuk melakukan kegiatan
kelompok PKK di tingkat RW, RT dan bersama dalam rangka perubahan lingkungan.
Dasawisma. Pengurus kelompok kegiatan

Kelompok PKK RW

Ketua
Kelompok PKK RT

Bendahara Sekretaris
Ketua

Anggota I Anggota II Anggota III Anggota IV

PIK Keluarga BKB PAUD HATINYA PKK Posyandu Balita


Kelompok Simulasi
Majelis Ta’lim
Kelompok Simulasi
Kejar Paket A
Kelompok Simulasi
PTP
Posyandu Lansia
Posyandu Remaja
Bendahara Sekretaris
BKL Kejar Paket B K3PK Kelompok Simulasi
BKR Kejar Paket C UPPKS Gosbindu
PAAR KF KWT GSI
PAR UP2K RW Siaga TUGAS DAN FUNGSI KELOMPOK PKK 4. Sebagai penerus informasi dari kelompok
Pokja Kusuma UPPKS KP (Kelompok RT: di atasnya (PKK RW) maupun Dasawisma
Forum Anak Pra Koperasi Pendukung) Ibu kepada PKK RW dan pemerintah.
1. Membantu mendata Dasawisma bersama
Kader Dasawisma. 5. Menjadi pemerhati lingkungan di
2. Membuat rekapan catatan data dan wilayahnya.
TUGAS DAN FUNGSI KELOMPOK PKK 3. Membina Kelompok Pemberdayaan dan kegiatan warga. 6. Menjadi penyuluh, motivator, dan penggerak
RW: Kesejahteraan Keluarga RT dan Dasawisma. 3. Membuat rekapan data ibu hamil, masyarakat agar mau dan mampu
1. Menggerakan. 4. Melaksanakan kegiatan. melahirkan, nifas, meninggal, kelahiran bayi, melaksanakan 10 Program Pokok PKK di
bayi meninggal, dan kematian balita (setiap wilayahnya.
2. Menyuluh. 5. Menyelenggarakan Pertemuan Rutin bulan).
Kelompok PKK RW 3 (tiga) bulan sekali.

42 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 43


ALUR Tim Penggerak PKK HIERARKI Hubungan kerja antara Tim Penggerak PKK Provinsi
DKI Jakarta dengan Kota/Kabupaten Administrasi,

PEMBINAAN FUNGSI
Kota/Kabupaten Kecamatan, dan Kelurahan adalah bersifat konsultatif,
koordinatif dan hierarkis. Berdasarkan Keputusan
Rakerda hierarki fungsi Gerakan PKK di Provinsi DKI

TP PKK GERAKAN
Jakarta sebagai berikut :

PROVINSI Tim Penggerak PKK


Kecamatan
PKK • Membuat Kebijakan
• Mengajukan Pergub/KebGub/Ingub
• Pembinaan bagi Anggota Tim Penggerak •

Menerbitkan Keputusan/Instruksi/Edaran/Pengumuman
Membuat Kep Pemberhentian dan Perangkat Ketua TP PKK
TP PKK Pembuat
PKK yang dilaksanakan sendiri oleh Tim Provinsi Kebijakan Kota/Kabupaten
• Melaksanakan SMEP, ToT dan Pelatihan
Penggerak PKK maupun bekerja sama • Melaksanakan Rakerda PKK
• Melaksanakan Rakor PKK
dengan Ketua Pembina atau mitra kerja
(lembaga/perusahaan).
Tim Penggerak PKK • Melaksanakan Kebijakan TP PKK Provinsi
• Melaksanakan Supervisi, Monitoring, Kelurahan • Menerbitkan Keputusan Pengangkatan dan Pemberhentian
Anggota TP PKK Kecamatan dan Kelurahan
Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) secara TP PKK Pelaksana • Mengajukan Peraturan Walikota/Bupato, Kep Walikota/Bupati,
Kota/Kab. Kebijakan dan Instruksi Walikota/Bupati
berkala di bidang Kelembagaan, Program • Menerbitkan Keputusan. Instruksi, Edaran, Pengumuman TOT,
Pelatihan, Sosialisasi, Pembinaan Kecamatan
dan Administrasi. • Mengelola Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK melalui
Walidata Kota/Kabupaten
• Melaksanakan Pertemuan rutin di Tim
Penggerak PKK Provinsi/Kota/Kabupaten/
• Koordinator Pelaksana Kegiatan
Kecamatan/Kelurahan setiap bulan dengan Kelompok PKK Koordinator • Pembentukan dan Pengangkatan Ketua TP PKK Kelurahan
TP PKK • Menerbitkan Keputusan, Instruksi, Edaran, Pengumuman,
seluruh Anggota Tim Penggerak PKK Pelaksana
RW Kecamatan
Kegiatan
Pelatihan, Sosialisasi, Pembinaan Kelurahan
Provinsi/Kota/Kabupaten/Kecamatan/ • Mengelola Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK melalui
Walidata Kecamatan
Kelurahan/Ketua Kelompok PKK RW.
• Melaksanakan Pertemuan Rutin di • Penangung jawab sekaligus Pelaksana Kegiatan
• Mengajukan pada Lurah/Ketua Pembina tentang Kep.
Kelompok PKK RW setiap 3 (tiga) bulan Pembentukan Kelompok PKK RW, RT dan Dasawisma dan
Kelompok Kegiatan PKK
sekali dengan seluruh Pengurus Kelompok Penanggung • Mengelola Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK melalui
PKK RW, Ketua Kelompok PKK RT dan Ketua TP PKK Jawab Walidata Kelurahan

Kelompok Dasawisma. Kelompok PKK Kelurahan Pelaksana •



Menerbitkan Kep. Lomba PKK
Menerbitkan Surat Tugas
Kegiatan
RT • Melakukan Pelatihan, Sosialisasi, Pembinaan Kelompok PKK
RW,RT dan Dasawisma
• Penunjukan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK • Melaksanakan kegiatan 10 Program Pokok di RPTRA sebagai
sebagai Koordinator Wilayah RW. Labratorium PKK yang merupakan Pusat Kegiatan dan
Pembelajaran Masyarakat
• Pembinaan Kelompok PKK RW, Kelompok
PKK RT, Kelompok Dasawisma maupun • Melaksanakan Kegiatan
TP PKK Pelaksana • Sosialisasi
kelompok- kelompok kegiatan PKK seperti RW & RT Kegiatan • Pembinaan Kelompok PKK RT dan Dasawisma
PIK Keluarga, Kelompok BKB PAUD, Kelompok • Pemanfaatan RPTRA sebagai tempat kegiatan masyarakat

HATINYA PKK, UP2K, dan pelaksanaan Dasawisma


• Mendata : Kondisi Keluarga/Warga, Rumah/Bangunan Tempat
keterpaduan Poktan di RPTRA. Mendata Tinggal Keluarga, Individu dan Lingkungan sekitar
TP PKK • Menggerakkan: mendorong anggota Kelompok Dasawisma
dan
Darmawisata untuk berpartisipasi dalam kegiatan 10 Program Pokok PKK
Menggerakkan
dan Program Pemerintah DKI Jakarta

44 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 45


ADMINISTRASI PKK
*Jadwal Kegiatan Bulanan dan Tahunan

JADWAL KEGIATAN TP PKK TAHUN 2019


ADMINISTRASI • Buku Notulen BULAN JANUARI UNSUR KEGIATAN MINGGU TANGGAL

UMUM
SEKRETARIAT
Digunakan untuk mencatat MINGGU 7 14 21 28
SENIN 1 8 15 22 29
jalannya rapat/pertemuan POKJA I
SELASA 2 9 16 23 30
serta hasil-hasilnya pada RABU 3 10 17 24 31
Buku Wajib adalah: setiap rapat/pertemuan POKJA II
KAMIS 4 11 18 25
• Buku Daftar Anggota Tim yang diselenggarakan/diikuti JUM'AT 5 12 19 26

Penggerak PKK dan Kader oleh TP PKK. Setiap notulen SABTU 6 13 20 27 POKJA III

PKK. harus ada tanda tangan


POKJA IV
pimpinan rapat. 1 Januari : Tahun Baru
Digunakan untuk mencatat
daftar nama Anggota TP
PKK dan Kader PKK.

• Buku Inventaris
Digunakan untuk mencatat
• Buku Agenda Surat Keluar daftar barang yang dimiliki
oleh TP PKK setiap jenjang.
Digunakan untuk mencatat
surat-surat keluar.

• Buku Agenda Surat Masuk • Buku Kegiatan

Digunakan untuk mencatat Digunakan untuk mencatat


surat-surat masuk. setiap kegiatan yang
diadakan/diikuti oleh TP
PKK setiap selesai kegiatan.
Apabila yang bertugas
terdiri dari beberapa orang,
• Buku Keuangan
maka yang tanda tangan
Digunakan untuk mencatat cukup satu orang saja
jumlah penerimaan dan yang merupakan ketua dari
jumlah pengeluaran kelompok tersebut dengan
anggaran untuk kegiatan TP mencantumkan seluruh
PKK. nama-nama pelaksana
lainnya.

46 KIT DASAWISMA BUKU PANDUAN DASAWISMA - PKK DKI JAKARTA 47


ADMINISTRASI
KEUANGAN
• Pengelolaan keuangan Tim Penggerak
PKK dilakukan oleh Bendahara dengan
tugas dan fungsi membukukan,
mengeluarkan, menyimpan dan menyusun
pertanggungjawaban uang yang diterima
dan dikeluarkan serta menyimpan surat
berharga.
• Penerimaan uang untuk dan atas nama
Tim Penggerak PKK dilakukan oleh Ketua
selanjutnya uang diteruskan kepada
Bendahara disertai bukti penerimaan sesuai
peraturan yang berlaku.
• Penggunaan dana Tim Penggerak PKK
dilaksanakan melalui proses perencanaan
dengan menyusun program kerja dan
anggaran yang disetujui dan ditetapkan
dalam rapat pleno Tim Penggerak PKK.

48 KIT DASAWISMA
Sekretariat TP PKK Provinsi DKI Jakarta
Gedung PKK Melati Jaya, Jl. Kebagusan Raya No. 42,
Kebagusan, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, 12550.