Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN

Negara berkewajiban melayani setiap warga negara dan penduduk untuk


memenuhi hak dan kebutuhan dasarnya dalam kerangka pelayanan publik yang
merupakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka
pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
bagi setiap warga dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif
yang disediakan oleh pelayanan publik.

Penyelenggara pelayanan publik adalah setiap institusi penyelenggara


negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang
untuk kegiatan pelayanan publik dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata
untuk kegiatan pelayanan publik. Puskesmas merupakan salah satu penyelenggara
pelayanan publik dibidang kesehatan.

Membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik yang dilakukan


penyelenggara pelayanan publik merupakan kegiatan yang harus dilakukan seiring
dengan harapan dan tuntutan seluruh warga negara dan penduduk tentang
peningkatan pelayanan publik. Sebagai penyelenggara pelayanan publik puskesmas
harus dapat mewujudkan batasan dan hubungan yang jelas tentang hak, tanggung
jawab, kewajiaban dan kewenangan seluruh pihak terkait dengan penyelenggaraan
pelayanan publik; mewujudkan sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang layak
sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik; melakukan
pelayanan publik sesuai peraturan perundang-undangan; memberikan perlindunagn
dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Oleh karena itu salah satu cara dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan
publik, maka pemerintah melakukan penilaian citra pelayanan publik.
BAB II

GAMBARAN UPT PUSKESMAS CILIMUS

A. Gambaran Umum UPT Puskemas Cilimus

UPT Puskesmas Cilimus adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan


Kabupaten Garut yang bertanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan serta
berperan dalam menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar
memperoleh derajat kesehatan yang optimal.

Dengan demikian UPT Puskesmas Cilimus merupakan salah satu UPT


Puskesmas yang berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan
kesehatan, pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan
kesehatan strata pertama.

Upaya yang diselenggarakan di UPT Puskesmas Cilimus terdiri dari Upaya


Kesehatan Wajib dan Upaya Kesehatan Pengembangan. Upaya Kesehatan Wajib
merupakan upaya kesehatan yang dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas di
Indonesia, upaya ini memberikan daya ungkit paling besar terhadap keberhasilan
pembangunan kesehatan melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),
serta merupakan kesepakan global dan nasional. Upaya Kesehatan Pengembangan
adalah upaya kesehatan yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan
yang ditemukan di masyarakat setempat serta disesuaikan dengan kemampuan
puskesmas. Upaya Kesehatan Pengembangan ditetapkan bersama Dinas
Kesehatan Kabupaten dengan mempertimbangkan masukan dari masyarakat.
Upaya kesehatan yang diselenggarakan di UPT Puskesmas Cilimus, terdiri dari:
a. Upaya kesehatan masyarakat Esensial
1) Promosi Kesehatan dan UKS
2) Kesehatan Lingkungan
3) KIA-KB UKM
4) Gizi UKM
5) Pencegahan dan pengendalian Penyakit
6) Perawatan Kesehatan Masyarakat (PERKESMAS)
b. Upaya kesehatan Masyarakat Pengembangan
1) Kesehatan Jiwa
2) Kesehatan Gigi Masyarakat
3) Kesehatan Tradisional
4) Kesehatan Olah raga
5) Kesehatan indera
6) Kesehatan Lansia
7) Kesehatan Kerja
c. Upaya Kesehatan Perorangan
1) Pemeriksaan Umum
2) Kesehatan Gigi dan Mulut
3) KIA-KB UKP
4) Unit Gawat Darurat
5) Gizi UKP
6) Apotek/Farmasi
7) Laboratorium
d. Upaya jejaring Pelayanan Kesehatan
1) Unit Bidan Desa
2) Puskesmas Pembantu
3) Puskesmas Keliling
Agar upaya kesehatan terselenggara secara optimal, maka puskesmas harus
melaksanakan manajemen yang baik. Manajemen puskesmas adalah rangkaian
kegiatan yang dilaksanakan secara sistematik untuk menghasilkan output yang
efektif dan efisien, dimana manajemen terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan
pengendalian yang menjadi satu kesatuan saling terkait dan berkesinambungan.

B. Gambaran Umum Wilayah Kerja

Puskesmas Cilimus tediri dari 9 desa, terletak pada 7 kilometer menuju


Kecamatan Bayongbong kearah Barat dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit
dan 12 kilometer menuju ibukota Kabupaten Garut dengan jarak tempuh kurang lebih
30 menit kearah timur, jarak tempuh ke ibu kota provinsi 80 km dengan jarak yang
tempuh kurang lebih 3 jam. Dengan luas 697,754 Ha.
Secara administrasi Puskesmas Cilimus mempunyai Wilayah kerja terdiri dari
9 (sembilan) desa yaitu: Desa Sukarame, Desa Sukamanah, Desa Sirnagalih, Desa
Hegarmanah, Desa Salakuray, Desa Sukasenang, Desa Panembong, Desa
Karyajaya, Desa Mekarjaya. Dengan batas-batas sebagai berikut :
Sebelah Utara : Desa Cibunar
Sebelah Selatan : Gunung Cikuray
Sebelah Barat : Desa Bayongbong
Sebelah Timur : Desa Mangkurakyat
C. Pertumbuhan Penduduk dan Persebarannya

Berdasarkan data dari Profil Puskesmas Cilimus, jumlah penduduk di wilayah


kerja Puskesmas Cilimus tahun 2017 adalah 50.423 jiwa dengan jumlah penduduk
Laki-laki 24.618 jiwa dan Perempuan adalah 25.805 jiwa. Jumlah Kepala Keluarga di
wilayah kerja Puskesmas Cilimus adalah 15.112 KK.
Tabel 2.1. Keterjangkauan Pelayanan Kesehatan
di Wilayah Kerja Puskesmas Cilimus Kec. Bayongbong Kab. Garut

Jarak Rata-rata waktu

Luas terjauh dari tempuh dari


Jumlah Kelurahan/Desa ke
No Nama Desa Wilayah Kelurahan/
RT/RW Puskesmas
(dalam Ha) Desa ke
Puskesmas Roda 2 Roda 4

1 2 3 4 5 6 7

1 Sukarame 284.067 8 5 km 15 mnt 25 mnt

2. Sukamanah 173.895 11 5 km 15 mnt 25 mn

3. Sirnagalih 548.66 13 9 km 35 mnt 45 mnt

4. Hegarmanah 305.76 6 5 km 25 mnt 35 mnt

5. Salakuray 155.06 5 5 km 15 mnt 25 mnt

6. Sukasenang 289.76 5 7 km 30 mnt 40 mnt

7. Mekarjaya 295.76 7 10 km 40 mnt 50 mnt

8. Panembong 486.76 7 5 km 30 mnt 40 mnt

9. Karyajaya 316.16 6 7 km 30 mnt 42220


mnt

Jumlah 68 - - -

Sumber: Profil Puskesmas Cilimus Tahun 2018

Tabel 2.2. Jumlah Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Cilimus Tahun 2018

JUMLAH PENDUDUK
NO NAMA DESA TOTAL
L P

1 Sukarame 2625 2791 5416

2 Sukamanah 3273 3038 6309

3 Sirnagalih 4022 3685 7709


4 Hegarmanah 2257 2183 4440

5 Salakuray 2.255 2085 4340

6 Sukasenang 2634 2528 5162

7 Mekarjaya 2753 2631 5384

8 Panembong 3406 3287 6893

9 Karyajaya 2580 2390 4970

JUMLAH 25805 24618 50423

Sumber: UPTD KB Dan Pemberdayaan Perempuan Kecamatan Bayongbong

Dari tabel di atas terlihat bahwa jumlah penduduk berjenis kelamin laki-
laki lebih banyak di bandingkan dengan jumlah penduduk berjenis kelamin
perempuan yaitu jumlah laki-laki 25.805 sedangkan jumlah perempuan 24.618.
Jumlah penduduk Kecamatan Bayongbong secara keseluruhan adalah 50.423 jiwa.
BAB III

PRINSIP/INDIKATOR PENILAIAN KINERJA UKPP

I. KEBIJAKAN PELAYANAN UPT PUSKESMAS CILIMUS


A. Standar Pelayanan
Standar pelayanan di UPT Puskesmas Cilimus ditetapkan berdasarkan SK
Kepala UPT Puskesmas Cilimus tentang Jenis-Jenis Pelayanan di Puskesmas
Cilimus Nomor 002/SK-A/PKM-CLM/IV/2019 yang kemudian di tetapkan dalam SK
Kepala UPT Puskesmas Cilimus tentang Standar Pelayanan di UPT Puskesmas
Cilimus Nomor 003/SK-A/PKM-CLM/IV/2019.
a. Standar Pelayanan Pendaftran

NO. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum Permenkes nomor 128 tahun 2004 tentang


Konsep Dasar Puskesmas

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Melakukan registrasi di pendaftaran
untuk mendapatkan nomor antrian

3. Sistem, Mekanisme dan Prosedur SOP

4. Jangka Waktu Penyelesaian 5 menit

5. Biaya/tarif Rp. 8.000,-

6. Produk Pelayanan Membawa kartu berobat pasien ke setiap


unit pelayanan

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, meja, komputer, lemari kartu pasien

8. Kompetensi Pelaksana Pelaksana pendaftaran (SMA)

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 2 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan
13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli
Keselamatan Pelayanan

14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan

b. Standar Pelayanan Pemeriksaan Umum

NO. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum Undang-undang Nomer 29 tahun 2004


tentang Praktek Kedokteran

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Melakukan registrasi di pendaftaran
untuk mendapatkan nomor antrian

3. Sistem, Mekanisme dan Prosedur SOP

4. Jangka Waktu Penyelesaian 15 menit

5. Biaya/tarif -

6. Produk Pelayanan  Jasa pengobatan umum


 Membawa resep obat
 Jasa konsultasi
 Rujukan dengan membawa surat
rujukan

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, meja, stetoskop, termometer,


timbangan, alat ukur badan, dll.

8. Kompetensi Pelaksana  Dokter umum


 Perawat S1,Ners/ DIII

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 2 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan

13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli


Keselamatan Pelayanan
14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan

c. Standar Pemeriksaan Gigi dan Mulut

NO. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum Undang-undang Nomer 29 tahun 2004


tentang Praktek Kedokteran

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Melakukan registrasi di pendaftaran
untuk mendapatkan nomor antrian

3. Sistem, Mekanisme dan SOP


Prosedur

4. Jangka Waktu Penyelesaian Terlampir

5. Biaya/tarif Sesuai Perbub Garut nomor 1172 Tahun


2015

6. Produk Pelayanan  Jasa tindakan dan pengobatan gigi


 Membawa resep obat
 Jasa konsultasi
 Rujukan dengan membawa surat
rujukan

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, dental unit, tensi meter, alat dan


bahan habis pakai

8. Kompetensi Pelaksana  Dokter gigi


 Perawat gigi D III

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 2 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan

13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli


Keselamatan Pelayanan
14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan

d. Standar Pemeriksaan KIA-KB dan Persalinan

NO. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum Undang-undang Nomer 29 tahun 2004


tentang Praktek Kedokteran

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Melakukan registrasi di pendaftaran
untuk mendapatkan nomor antrian

3. Sistem, Mekanisme dan SOP


Prosedur

4. Jangka Waktu Penyelesaian Terlampir

5. Biaya/tarif Sesuai Perbub Garut nomor 1172 Tahun


2015

6. Produk Pelayanan  Jasa pengobatan dasar


 Membawa resep obat
 Jasa konsultasi
 Rujukan dengan membawa surat
rujukan

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, stetoskop, termometer, timbangan,


alat ukur badan, dll.

8. Kompetensi Pelaksana Bidan D IV/ D III

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 2 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan

13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli


Keselamatan Pelayanan

14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan


e. Standar Pelayanan UGD

NO. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum Undang-undang Nomer 29 tahun 2004


tentang Praktek Kedokteran

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Melakukan registrasi di pendaftaran

3. Sistem, Mekanisme dan SOP


Prosedur

4. Wak tu Tanggap Pelayanan 5 menit

5. Biaya/tarif Sesuai Perbub Garut nomor 1172 Tahun


2015

6. Produk Pelayanan  Jasa tindakan


 Membawa resep obat
 Rujukan dengan membawa surat
rujukan

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, alat medis

8. Kompetensi Pelaksana  Dokter umum


 Perawat S1/ D III

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 2 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan

13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli


Keselamatan Pelayanan

14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan

f. Standar Pelayanan Laboratorium

NO. KOMPONEN URAIAN


1. Dasar Hukum Undang-undang Nomer 29 tahun 2004
tentang Praktek Kedokteran

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Membawa rujukan dari pelayanan lain

3. Sistem, Mekanisme dan SOP


Prosedur

4. Jangka Waktu Penyelesaian Terlampir

5. Biaya/tarif Sesuai Perbub Garut nomor 1172 Tahun


2015

6. Produk Pelayanan Terlampir

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, mikroskop, cuntrifuge, pipet, obyer


glass, dll.

8. Kompetensi Pelaksana Analis Kimia DIII

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 1 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan

13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli


Keselamatan Pelayanan

14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan

g. Standar Pelayanan Kefarmasian

NO. KOMPONEN URAIAN

1. Dasar Hukum PP No. 51 tahun 2009 tentang Pekerjaan


Kefarmasian

2. Persyaratan Pelayanan  Pasien datang sendiri atau diantar


keluarga
 Pasien membawa surat resep dari
pelayanan lain

3. Sistem, Mekanisme dan SOP


Prosedur

4. Jangka Waktu Penyelesaian  Obat jadi: 10 menit


 Racikan: 25 menit

5. Biaya/tarif -

6. Produk Pelayanan  Pelayanan resep obat


 Pelayanan informasi obat
 Konseling
 Penyuluhan obat

7. Sarana, Prasarana/fasilitas ATK, meja racik mortar stamper, gelas


ukur, pengaduk kaca,dll.

8. Kompetensi Pelaksana  Apoteker


 Asisten apoteker D III

9. Pengawasan Internal Kepala Puskesmas Cilimus

10. Penanganan Pengaduan, Saran Kotak saran


dan Masukan

11. Jumlah Pelaksana 3 orang

12. Jaminan Pelayanan Adanya komitmen pelayanan


diselenggarakan sesuai standar
pelayanaan

13. Jaminan Keamanan dan Pelayanan bebas pungli


Keselamatan Pelayanan

14. Evaluasi Kinerja Pelaksana Monitoring dan evaluasi setiap 6 bulan

B. Maklumat Pelayanan

1. Maklumat Pelayanan

MAKLUMAT PELAYANAN DI UPT PUSKESAMAS CILIMUS

“Dengan ini kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai


standar pelayanan yang telah ditetapkan dan apabila tidak menepati janji ini, kami
siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”

2. Informasi Publikasi Maklumat Pelayanan


Maklumat pelayanan dipublikasikan dengan cara infomasi maklumat tercetak
(print out) yang ditempatkan di setiap unit pelayanan.

C. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

1. SK Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan (SOP AP)

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan


mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, maka di UPT
Puskesmas Cilimus sudah dibuat dan diterbitkan Standar Operasional Prosedur
Administrasi Pemerintahan yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Kepala UPT
Puskesmas Cilimus Nomor 006/SK-A/PKM-CLM/IV/2019 tentang Standar
Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan.

2. Jenis-jenis SOP AP

Jenis-jenis SOP AP yang ada di UPT Puskesmas Cilimus meliputi:

1. SOP AP Pengendalian Surat Masuk


2. SOP AP Pengendalian Surat Keluar
3. SOP AP Pengarsipan Dokumen
4. SOP AP Cuti Pegawai
5. SOP AP Penyusunan Daftar Urut Kepangkatan
6. SOP AP Surat Tugas
7. SOP AP Pembuatan Surat Kenaikan Berkala
8. SOP AP Pengelolaan/penyimpanan Kartu Rekam Medis
9. SOP AP Pendaftaran
10. SOP AP Rawat Jalan
11. SOP AP Pelayanan Unit Gawat Darurat

D. SURVEI KEPUASAN MASYARKAT (SKM)

1. SK Tim Pengelolaan Survei Kepuasan Masyarakat

Di Puskesmas Cilimus telah dibentuk tim pengelolaan survei kepuasan


masyarakat melalui Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Cilimus Nomor
007/SK-A/PKM-CLM/IV/2019 tentang Tim Pengelolaan Survei Kepuasan
Masyarakat.

2. Dokumen Hasil Survei Kepuasan Masyarakat


Dokumen hasil survei kepuasan masyarakat tahun 2018 terlampir dalam
lampiran dokumen ini.

3. Informasi Publikasi hasil Survei Kepuasan Masyarakat

Informasi publikasi hasil survei kepuasan masyarakat tercetak (print out) yang
ditempatkan di setiap unit pelayanan.

II. PROFESIONALISME SDM


A. KOMPETENSI PELAKSANA PELAYANAN
1. Daftar Urut Kepangkatan
Jumlah tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Cilimus tahun 2019 tercatat 42
orang yang terdiri dari 20 orang PNS, 1 orang PTT, 2 orang TKK, 14 honorer dan 5
orang tenaga magang. Untuk daftar urut kepangkatan terdapat dalam lampiran
dokumen ini.
2. Rekapitulasi Data STR Diklat dan Sertifikasi
Untuk data STR diklat dan sertifikasi terdapat dalam lampiran dokumen ini.
B. RESPONSIBILITAS
PELAYANAN PEMERIKSAAN UMUM

NO. JENIS LAYANAN TARGET

1. Cakupan rawat jalan 100%

2. Pemberian pelayanan medis (dokter 90%


dan dokter gigi)

3. Waktu tunggu pelayanan rawat jalan 15 menit

4. Waktu tunggu pelayanan MTBS 20 menit

5. Lama pendaftaran pasien 5 menit

6. Lama waktu pencarian rekam medis 5 menit

7. Kelengkapan informed consent pada 100%


tindakan medis yang dilakukan

8. Kepuasan pasien 100%


PELAYANAN PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT

NO. JENIS PEMERIKSAAN WAKTU

1. Perawatan 10 menit

2. Pencabutan gigi tetap 30 menit

3. Scaling 60 menit

4. Curetage 10 menit

5. Pencabutan gigi sulung 10 menit

6. Penambalan 30 menit

7. Pengobatan oral 10 menit

PELAYANAN PEMERIKSAAN KIA-KB DAN PERSALINAN

NO. JENIS PEMERIKSAAN WAKTU

1. Pemeriksaan Ante Natal Care (ANC) 10 menit

2. Pemeriksaan Post Natal Care (PNC) 15 menit

3. Pemeriksaan Manajemen Terpadu Bayi 10 menit


Muda (MTBM)

4. Pelayanan imunisasi 10 menit

5. Pelayanan KB suntik 10 menit

6. Pemasangan implant 15 menit

7. Pencabutan implant 30 menit

8. Pemasangan IUD 30 menit

9. Pencabutan IUD 15 menit

10. Pemeriksaan USG 10 menit


PELAYANAN GAWAT DARURAT

NO. JENIS LAYANAN TARGET

1. Waktu tanggap pelayanan 5 menit

2. Kematian pasien <24 jam 0%

PELAYANAN LABORATORIUM

NO. JENIS PEMERIKSAAN WAKTU

1. Golongan darah 5 menit

2. Haematologi rutin 15 menit

3. Haematologi lengkap 60 menit

4. Kimia darah 30 menit

5. Test narkoba 30 menit

6. Immunologi 30 menit

7. Gula darah sewaktu 5 menit

8. Specimen sputum 45 menit

9. Urin rutin 30 menit

10. PP test 5 menit

11. Feses rutin 30 menit

PELAYANAN KEFARMASIAN

NO. JENIS LAYANAN TARGET

1. Ketersediaan obat sesuai kebutuhan 100%

2. Ketersedian obat sesuai fornas 100%

3. Ketersedian obat generik 100%

4. Penggunaan obat generik 100%

5. Tidak adanya obat hilang, rusak dan 100%


kadaluarsa

6. Waktu tunggu pelayanan obat jadi 10 menit

7. Waktu tunggu pelayanan obat racikan 25 menit

8. Tidak adanya kejadian kesalahan 100%


pemberian obat

9. Pelayanan informasi obat kepada 100%


pasien

10. Rekonstitusi sirup kering 100%

C. KREDIBILITAS/INTEGRITAS
1. Kode Etik dan Perilaku Kerja

NILAI-NILAI PELAKSANA PELAYANAN

1. Adil dan tidak deskriminatif


2. Cepat, tanggap dan cermat
3. Profesional
4. Bertanggung jawab
5. Berintegritas
6. Santun dan ramah
7. Berjiwa melayani

KEWAJIBAN PELAKSANA PELAYANAN

1. Melayani dengan baik setiap permohonan layanan.


2. Menetapkan prinsip kehati-hatian, ketelitian dan kecermatan dalam
memeriksa kelengkapan dokumen/rujukan/rekomendasi yang dipersyaratkan
dalam pemberian pelayanan.
3. Memberitahukan dengan santun dan profesional apabila terdapat kekurangan
dalam hal pengajuan permohonan layanan.
4. Menyelesaikan pelayanan dalam tenggang waktu yang telah ditentukan di
dalam Standar Pelayanan Publik dan Standar Operasional Prosedur.
5. Menyimpan rahasia negara dan/atau rahasia jabatan yang diembannya
selama dan sesudah menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

LARANGAN PELAKSANA PELAYANAN

1. Meminta sesuatu dari pemohon pelayanan di luar yang telah ditentukan.


2. Menerima sesuatu dari pemohon pelayanan dengan maksud agar diberikan
kemudahan mengurus permohonan dan/atau sebagai pengganti untuk
menutup kekurangan persyaratan yang telah ditentukan.
3. Meminta dan/atau menerima sesuatu dari penerima pelayanan dengan
maksud agar diberi kemudahan dan/atau toleransi kelebihan muatan yang
telah ditentukan.
4. Menjanjikan kemudahan pemberian layanan dengan mengharapkan
pemberian imbalan.
5. Mempersulit pemberian layanan dengan maksud untuk mendapatkan imbalan
dari pemohon.
6. Bertindak diskriminatif dalam memberikan pelayanan.

HAK PELAKSANA PELAYANAN

Hak bagi pelaksana pelayanan publik adalah segala hak yang melekat pada dirinya
sebagai aparatur sipil negara sesuai peraturan perundangan yang berlaku, dan bagi
tenaga honorer sesuai dengan yang ditetapkan dalam materi kontrak antara yang
bersangkutan dengan instansi induk.

2. Pemberian Penghargaan

Jenis penghargaan yang diterapkan di Puskesmas Cilimus:

1. Bagi pegawai puskesmas: mendapat prioritas pelatihan yang dibiayai oleh


puskesmas
2. Bagi kader puskesmas: mendapat sertifikat kader teladan

3. Pemberian Sanksi

Jenis sanksi yang diterapkan di Puskesmas Cilimus:

1. Untuk ASN ketentuannya diatur dalam PP nomer 53 tahun 2010


2. Sanksi berupa teguran baik lisan maupun tulisan
3. Sanksi berupa pemutusan hubungan kerja

4. Budaya Pelayanan/Budaya Organisasi

BUDAYA PELAYANAN

BUDAYA KERJA: 5R

1. Ringkas: memisahkan segala sesuatu yang diperlukan dan menyingkirkan


yang tidak diperlukan dari tempat kerja.
2. Rapi: menyimpan barang sesuai dengan tempatnya.
3. Resik: membersihkan tempat/lingkungan kerja, mesin/peralatan dan barang-
barang agar tidak terdapat debu dan kotoran.
4. Rawat: mempertahankan hasil yang telah dicapai pada 3R sebelumnya
dengan membakukannya (standardisasi).
5. Rajin: terciptanya kebiasaan pribadi karyawan untuk menjaga dan
meningkatkan apa yang sudah dicapai.

TATA NILAI: RAMAH, PROFESIONAL DAN TERBUKA

1. RAMAH:
Cara hidup yang paling baik melaksanakan 5S (senyum, salam, sapa, sopan,
santun) bersikap ramah kepada orang lain.
Ramah harus menguasai seni percakapan:
a. Ucapkan terima kasih di depan umum, memberikan pujian sangat berguna
khususnya di dalam situasi yang melibatkan unsur pelayanan
b. Lakukan kontak mata
c. Perkenalkan diri
d. Ajukan pertanyaan terbuka
e. Berikan pujian
f. Carilah kesamaan
g. Amatilah hal-hal yang membuat bersemangat
2. PROFESIONAL:
Semua karyawan wajib berperilaku profesional antara lain:
a. Kompeten dalam bidangnya
b. Memiliki semangat jiwa
c. Senantiasa berupaya meningkatkan diri
d. Memiliki kemampuan profesional dan mengetahui batas-batas
kemampuan diri
3. TERBUKA:
Semua karyawan wajib berupaya memajukan transparansi antara lain dengan
cara:
a. Mendorong informalitas dan keterbukaan dalam komunikasi disemua
tingkatan
b. Membangun suasana saling percaya di antara karyawan
c. Saling menghormati, berpikiran terbuka dan memiliki etika kerja yang
tinggi
III. SARANA PRASARANA
A. TEMPAT PARKIR
.....................................
B. RUANG TUNGGU
.....................................
C. TOILET
.......................................
D. AREA BERMAIN ANAK
.........................................
E. FOTO COPY
.........................................
F. FRONT OFFICE
...........................................
IV. SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIK
- Petugas pengelola SIPP
- Ruang/tempat SIPP
V. KONSULTASI DAN PENGELOLAAN PENGADUAN
A. SARANA DAN MEDIA KONSULTASI
..........................................
B. PENGELOLAAN HASIL PENGADUAN
............................................
VI. INOVASI PELAYANAN PUBLIK
DOKUMENTASI PROFOSAL INOVASI
.........................................