Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN

BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH


( BOS ) SMK TAMTAMA LAKBOK
TRIWULAN 2
TAHUN 2018

Disusun Oleh : Tim Pengelola BOS SMK Tamtama Lakbok

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT


DINAS PENDIDIKAN
CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH XIII
SMK TAMTAMA LAKBOK
JL. SMK Rt 07 Rw 02 Ds. Sukanagara Kec. Lakbok
KABUPATEN CIAMIS
2018
PENGESAHAN LAPORAN

Lakbok, Desember 2013

Kepala SMK Tamtama Lakbok,

RUSWANTO, ST. MM

Mengetahui,

Ketua Yayasan Ketua


SMK Tamtama Lakbok Komite Sekolah

Drs. MARIYO, MM H. S U R A T M A N

Menyetujui,
a.n Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis
Kabid Dikmen,

Drs. ADANG SUDRAZAT,MSI


Pangkat pembina IV/a
NIP : 19610809 199203 1 004
YAYASAN PENDIDIKAN TAMTAMA
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

SMK TAMTAMA LAKBOK


Jalan Kaum, Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, 46385, Kabupaten Ciamis
HP : 081327404788, e-mail : tamtamalakbok@yahoo.co.id

Nomor : 421.5 / / SMK.Tamtama / XII / 2013


Lampiran : 1 bendel
Perihal : Laporan Bantuan Operasional ( BOS ) SMK Tamtama lakbok Tahun 2013

Kepada
Yth : Kementrian Pendidikan Nasional
Di
Jakarta

Bersama ini kami sampaikan laporan Program Bantuan Operasioanl ( BOS ) SMK Tamtama
Lakbok Tahun 2013, dana bantuan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan
penyelenggaraan kegiatan Operasional SMK Tamtama Lakbok, sehingga penyelenggaraan
kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar.

Semoga Program Bantuan Operasioanl ( BOS ) SMK Tamtama Lakbok Tahun 2013, dapat
bermanfaat bagi kemajuan sekolah pada umumnya dan bagi peserta didik pada khususnya .
Atas segala bantuan dari semua pihak, sehingga terlaksananya kegiatan ini kami
mengucapkan banyak terima kasih.

Lakbok, Desember 2013


Mengetahui,
Komite Sekolah Kepala Sekolah

H. SURATMAN RUSWANTO, ST. MM


KATA PENGANTAR

Kami penjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan
kami anugerah besar berupa bantuan pemerintah dalam rangka peningkatan mutu sekolah
menengah kejuruan melalui Program Bantuan Operasioanl ( BOS ) SMK Tamtama Lakbok
Tahun 2013.yang digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan operasional SMK Tamtama
Lakbok, sehingga sekolah kami dapat menyelenggarakan kegiatan secara lebih baik.

Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait, yang
tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah banyak membantu terhadap kelancaran
penerimaan Program Bantuan Operasioanl ( BOS ) SMK Tamtama Lakbok Tahun 2013.

Besar harapan Kami untuk dapat memberikan keterangan atau laporan yang lengkap dan
terinci sesuai dengan petunjuk teknis/panduan pelaksanaan BOS SMK Tahun 2013, ke pihak
terkait sebagai rasa tanggung jawab kami terhadap amanat penggunaan dana Bantuan
Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2013.

Akhir kata yang dapat kami ucapkan adalah rasa terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada semua pihak yang sudah membantu kelancaran pemberian Bantuan Operasional
Sekolah (BOS) Tahun 2013.Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa membalas semua
kebaikannya.

Lakbok, Desember 2012


Ketua Komite SMK Tamtama Lakbok

H. S U R A T M A N
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL …………………………………………………………………… i
SURAT PERMNOHONAN …………………………………………………………… ii
HALAMAN PENGESAHAN …………………………………………………………. iii
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………. iv
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………… v
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………….. 1
A. Latar Belakang ……………………………………………………… 1
B. Tujuan……………………………………………………………….. 2
C. Sasaran ………………………………………………………………. 3
D. Hasil yang diharapkan ……………………………………………….. 3
E. Kriteria Siswa Miskin Yang Dibebaskan Dan/Atau Dibantu Dari
Tagihan Biaya Sekolah ……………………………………………….

BAB II PROFIL SEKOLAH DATA POKOK SMK TAMTAMA LAKBOK …… 5


BAB III PENGGUNAAN DANA PROGRAM R BOS SM ………………………. 11
BAB IV PENUTUP ………………………………………………………….….….. 13
LAMPIRAN – LAMPIRAN
BAB. I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Tingkat pendapatan orang tua mempunyai korelasi yang signifikan
terhadap pilihan sekolah. Orang tua yang mampu cenderung akan
menyekolahkan putra/putrinya di sekolah yang bermutu dengan biaya mahal.
Sebaliknya orang tua yang kurang mampu, akan menyekolahkan anak-anaknya di
sekolah yang mutunya kurang baik karena biayanya relatif murah dan terjangkau.

Konsep pendidikan untuk semua (education for all) memberikan


kesempatan yang seluas-luas kepada setiap individu untuk mendapat layanan
pendidikan bermutu sesuai dengan minat dan potensi siswa. Sesuai dengan
perkembangan jaman bahwa sekolah bermutu di dominasi oleh siswa dari
keluarga mampu, maka siswa miskin yang mempunyai minat dan potensi
kurang mempunyai kesempatan belajar di sekolah bermutu serta menutup
kesempatan mereka untuk merubahnya nasibnya dan status sosialnya.

Peranan Program Bantuan Operasioanl ( BOS ) SMK Tamtama Lakbok


Tahun 2013 dalam konteks tersebut di atas adalah memberikan keadilan dan
kesempatan kepada siswa di SMK Tamtama Lakbok untuk memperoleh
layanan pendidikan bermutu dan berkualitas.

SMK Tamtama Lakbok sebagai salah satu satuan pendidikan yang


melaksanakan uji kompetensi harus mempersiapkan diri dengan cara
melengkapi bahan maupun peralatan. Sebagai salah satu sekolah swasta, masih
memiliki bahan maupun peralatan yang kurang dari standar baik kualitas
maupun kuantitasnya. Diperlukan dana yang cukup besar guna mengadakan
bahan maupun peralatan untuk keperluan tersebut. Oleh karena itu, dengan telah
digulirnya dana Bantuan Operasioanl ( BOS ) SMK Tamtama Lakbok Tahun 2013
maka diperuntukan untuk menyelenggaraakan Kegiatan operasional di SMK
Tamtama Lakbok sehingga berjalan lebih baik.
Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional mengamanatkan bahwa Sistem Pendidikan Nasional harus mampu
menjamin pemerataan kesempatan pendidikan dan peningkatan mutu serta
relevansi pendidikan untuk menghadapi tantangan perubahan kehidupan lokal,
nasional dan global.
Untuk mencapai tujuan Program tersebut, pemerintah telah menyusun
Program Bantuan Operasional ( BOS ) Sehingga dengan adanya program ini para
siswa dapat terus membiayai sekolah sampai lulus, dan program Wajib Belajar 12
tahun dapat terlaksana tanpa adanya halangan apupun.

B. Tujuan
Secara umum program BOS SM bertujuan untuk mewujudkan layanan
pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat
dalam rangka mendukung Rintisan Program Wajib Belajar 12 Tahun.
Sedangkan secara khusus bertujuan:
1. Mengurangi angka putus sekolah SM
2. Meningkatkan Angka Partisipasi Kasar ( APK ) siswa SM
3. Membebeaskan ( Free Waive ) dan/atau Membantu ( Discount Free )
tagihan biaya sekolah bagi Siswa Miskin SM
4. Mewujudkan keberpihakan Pemerintah ( Affimative Action ) bagi siswa
miskin di Bidang Pendidikan SM.
5. Memberikan kesempatan yang setara ( Equal Appourtunity ) bagi siswa
miskin SM untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan
bermutu.

Adapun penggunaan dana BOS SM, yaitu dari sisi penerimaan (revenue)
dialokasikan untuk membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount
fee) tagihan biaya sekolah bagi siswa miskin. Sedangkan dari sisi pengeluaran
(expenditure), sekolah dapat menggunakan dana untuk biaya operasional
sekolah non personalia (Permendiknas No. 69 Tahun 2009) yang bertujuan
untuk peningkatkan mutu sekolah antara lain:

1. Pembelian/penggandaan buku teks pelajaran;


2. Pembelian alat tulis sekolah yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran;
3. Penggandaan soal dan penyediaan lembar jawaban siswa dalam kegiatan
ulangan dan ujian;
4. Pembelian alat dan bahan habis pakai seperti: bahan praktikum;
5. Biaya pembinaan siswa/ekstrakulikuler seperti Pramuka, Palang Merah
Remaja (PMR), Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Karya Ilmiah Remaja (KIR)
olah raga, kesenian, lomba bidang akademik, dan pembinaan keagamaan.
6. Biaya uji kompetensi bagi siswa SMK yang akan lulus;
7. Biaya praktek kerja industri untuk siswa SMK;
8. Biaya pemeliharaan dan perbaikan ringan sarana prasarana sekolah;
9. Biaya daya dan jasa sekolah seperti internet, listrik, dan telepon, air;
10. Biaya penyusunan dan pengiriman laporan;
11. Penggandaan formulir penerimaan siswa baru.

C. Sasaran
Program ini mempunyai Sasaran :
1. Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing tinggi diseluruh
Lapisan Masyarakat di Indonesia khususnya di Kecamatan Lakbok.
2. Tidak ada Siswa yang Putus Sekolah sehingga dapat menyelesaikan Sekolah
tanpa berpikir mahalnya biaya pendidikan di SMA/SMK.
3. Menyiapkan tenaga kerja yang memadai dan sesuai kebutuhan di Dunia
Usaha / Dunia Industri.

D. Hasil yang diharapkan ( Indikator Keberhasilan )


1. Siswa dapat melaksanakan Proses Belajar dengan tenang tanpa memikirkan
Biaya Pendidikan yang mungkin belum dibayarkan
2. Siswa dapat merasakan layanan pembelajaran di Sekolah Menengah karena
tersedianya sarana dan Prasarana Praktik yang lengkap di Sekolah.
3. Siswa dapat menyelesaikan pendidikan sampai LULUS tanpa ada Siswa yang
Putus Sekolah selama Proses Pendidikan di SMA/SMK.
4. Setelah LULUS dari SMA/SMK siswa dapat bersaing dalam mencari pekerjaan
karena mendapatkan ijazah yang bisa dijadikan syarat untuk melamar
pekerjaan yang lebih baik dibandingkan kalau hanya Lulusan SMP/MTs saja