Anda di halaman 1dari 2

Menggunakan Ceramah yang Efektif?

Fakta tentang Metode Ceramah


Berbicara panjang lebar mengenai mata pelajaran di depan kelas yang banyak dilakukan oleh
guru melalui metode ceramah kadang kala membuat bosan dan kurang menarik bagi para siswa,
kata-kata yang terus diulang, intonasi suara yang tidak jelas, volume suara yang tidak
menjangkau kelas ditambah lagi jam pelajaran setelah istirahat dengan kondisi perut kenyang
menambah semakin mengantuk bahkan bisa tertidur.

Metode mengajar dengan ceramah perlu direncanakan dengan baik, karena metode mengajar ini
merupakan penyampaian informasi dari guru kepada siswa.Tujuan dari metode ceramah pada
dasarnya adalah agar siswa mengetahui informasi yang disampaikan dan untuk mengingat materi
yang pernah diajarkan.
Lalu bagaimana menjadikan ceramah yang menarik dan efektif ?

Ada dua faktor yang harus disiapkan jika guru menggunakan metode ceramah ini yaitu Faktor
Teknis dan Non Teknis .Adapun untuk Faktor Teknis antara lain ;
1. Volume suara yang dapat menjangkau dalam kelas
2. Intonasi dengan turun naiknya suara dapat menarik perhatian
3. Menggunakan komputer / laptop dengan presentasi audio visual
4. Alat peraga sederhana yang dapat dibawa ke kelas
5. Lembar Kerja / Handout terhadap materi yang disampaikan
6. Adanya tanya jawab
7. Kombinasikan dengan ice breaker
8. Mengevaluasi ceramah yang disampaikan dapat melalui alat rekam agar menjadi evaluasi
dimana kelemahan dan kekurangannya
9. Evaluasi dapat melalui pertanyaan langsung kepada siswa tentang materi yang disampaikan
10. Berikan kuis atau pertanyaan-pertanyaan spontan

Sementara untuk faktor Non Teknis antara lain;


1. Untuk jam pelajaran istirahat dimana kondisi siswa dalam keadaan perut kenyang lebih mudah
mengantuk 2. Ada ulangan sebelumnya atau sesudahnya ini juga merupakan masalah non teknis
yang dapat mengganggu konsentrasi siswa ketika guru akan memberikan ceramah.

Faktor non teknis ini perlu kebijaksanaan guru untuk memberikan waktu sekitar 10 menit untuk
melepaskan kepenatan setelah ulangan atau waktu sebelum bel berbunyi untuk mempersiapakan
ulangan mata pelajaran berikutnya. Dengan bahasa yang penuh pengertian dan efektif insya
Allah fokus dan konsentrasi paras siswa kepada ceramah yang akan guru sampaikan lebih
efektif.

Sumber : Buku NYALAKAN KELASMU (20 Metode Mengajar dan Aplikasinya ) karya Sigit
Setyawan.