Anda di halaman 1dari 11

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)


Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 1dari 11 27 Februari 2017

BAB III
KEMASAN

Diskripsi Singkat

Bab ini akan menguraiakn tentang pengertian Pengertian Kemasan,

Bahan kemasan, Tujuan kemasan, Fungsi kemasan, Persyaratan kemasan, Sifat

Kemasan, Merk dan Label.

Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

Mampu mengetahui pengertian Pengertian Kemasan, Bahan kemasan,

Tujuan kemasan, Fungsi kemasan, Persyaratan kemasan, Sifat Kemasan, Merk

dan Label.dengan memperhatikan nilai-nilai relegius,inspiratif, humanis, peduli,

inovatif, kreatif, sportif, jujur, adil.

A. Pengertian Kemasan

 Kemasan/packaging berasal dari kata package yang artinya

sepadan dengan kata kerja „membungkus‟ atau „mengemas‟ dalam

bahasa Indonesia, sehingga secara harfiah pengertian packaging

dapat diartikan sebagai pembungkus atau kemasan.

 Kemasan adalah seluruh kegiatan merancang dan memproduksi

bungkus atau kemasan suatu produk.


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 2dari 11 27 Februari 2017

 Kemasan meliputi tiga hal, yaitu merek, kemasan itu sendiri dan

label.

B. BAHAN KEMASAN

Bahan Kemasan Pengemasan secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu (1)

kemasan primer, (2) kemasan sekunder, dan (3) kemasan tersier.

1. Kemasan Logam

2. Kemasan Gelas

3. Kemasan Plastik

4. Kemasan Kertas

5. KemasanFleksibel

C. TUJUAN PENGEMASAN

1. Untuk memudahkan pengangkutan dan distribusi.

2. Pencegahan bahan makanan dari bakteri, mikroba bahkan suhu

udara

3. Pencegahan dari uap air yang dapat menyebabkan kehilangan

berat atau berubah bentuk.

4. Pencegahan dari kemungkinan kerusakan atau degradasi.


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 3dari 11 27 Februari 2017

5. Dapat memperpanjang masa simpan

D. FUNGSI KEMASAN

1. Mewadahi produk selama distribusi dari produsen hingga

kekonsumen,

2. Melindungi dan mengawetkan produk,

3. Sebagai identitas produk,

4. Meningkatkan efisiensi,

5. Melindungi pengaruh buruk dari luar, Melindungi pengaruh buruk

dari produk didalamnya

6. Memperluas pemakaian dan pemasaran produk

7. Menambah daya tarik calon pembeli

8. Sarana informasi dan iklan

9. Memberi kenyamanan bagi pemakai

E. PERSYARATAN KEMASAN

1. Kemampuan/daya membungkus yang baik untuk

memudahkan dalam penanganan, pengangkutan, distribusi,

penyimpanan dan penyusunan/ penumpukan.

2. Kemampuan melindungi isinya dari berbagai risiko dari luar,

misalnya perlindungan dari udara panas/dingin, sinar/cahaya


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 4dari 11 27 Februari 2017

matahari, bau asing, benturan/tekanan mekanis, kontaminasi

mikroorganisme.

3. Kemampuan sebagai daya tarik terhadap konsumen. Dalam

hal ini identifikasi, informasi dan penampilan seperti bentuk,

warna dan keindahan bahan kemasan harus mendapatkan

perhatian.

4. Persyaratan ekonomi, artinya kemampuan dalam memenuhi

keinginan pasar, sasaran masyarakat dan tempat tujuan

pemesan.

5. Mempunyai ukuran, bentuk dan bobot yang sesuai dengan

norma atau standar yang ada, mudah dibuang, dan mudah

dibentuk atau dicetak.

F. SIFAT SIFAT KEMASAN

1. Permeabel terhadap udara (oksigen dan gas lainnya).

2. Bersifat non-toksik dan inert (tidak bereaksi dan

menyebabkan reaksi kimia) sehingga dapat

mempertahankan warna, aroma, dan cita rasa produk yang

dikemas.

3. Kedap air (mampu menahan air atau kelembaban udara

sekitarnya).
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 5dari 11 27 Februari 2017

4. Kuat dan tidak mudah bocor.

5. Relatif tahan terhadap panas.

6. Mudah dikerjakan secara massal dan harganya relatif murah

G. MERK

 Merk dagang adalah sebuah nama, istilah, tanda simbol atau

desain atau kombinasi dari semuanya.

 Merk dagang dimaksudkan untuk mengidentifikasi produk atau jasa

dari seorang pedagang atau kelompok penjual dan untuk

membedakan dari produk atau jasa pesaing

Didalam merk sendiri terdapat 3 hal yang harus diketahui:

1. Nama Merk

Bagian dari suatu merk yang dapat dihafalkan atau diucapkan

2. Tanda Merk

Bagian dari merk yang dapat dikenali tetapi tidak dapat dilafalkan,

seperti simbol, desain atau semacamnya.

3. Merk dagang

Merk atau bagian dari suatu merk yang mendapat perlindungan

hukum karena mampu untuk memperoleh hak secara eksklusif.


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 6dari 11 27 Februari 2017

Sebuah merk dagang melindungi eksklusif penjual untuk

menggunakan nama merk dan tanda merk.

H. LABEL

 Label merupakan suatu bagian dari sebuah produk yang membawa

informasi verbal tentang produk atau tentang penjualannya.

 Label dapat berupa bagian dari sebuah kemasan (pembungkus

atau dapat merupakan etiket lepas yang ditempel pada produk.

 Label merupakan suatu bagian dari sebuah produk yang membawa

informasi verbal tentang produk atau tentang penjualannya.

 Label dapat berupa bagian dari sebuah kemasan (pembungkus

atau dapat merupakan etiket lepas yang ditempel pada produk.

Type Label

 Label merk (Brand label) : merk yang diletakkan pada produk atau

kemasan

 Label tingkatan kualitas (Grade label) : tanda yang

mengidentifikasikankualitas produk apakah dalam bentuk huruf

atau yang lain.

 Label deskriptif : informasi obyektif tentang penggunaan,

konstruksi, pemeliharaan, penampilan dan ciri lain dari produk.


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 7dari 11 27 Februari 2017

BAB IV

PEMASARAN

Diskripsi Singkat

Bab ini akan menguraiakn tentang pengertian pemasaran, Bauran

pemasaran, Beberapa hal Penyebab Kegagalan Produk Baru

Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

Mampu mengetahui pengertian pemasaran, Bauran pemasaran,

Beberapa Hal Penyebab kegagalan Produk Baru dengan memperhatikan

nilai-nilai relegius,inspiratif, humanis, peduli, inovatif, kreatif, sportif, jujur,

adil.

A. PENGERTIAN PEMASARAN

Pemasaran (marketing) merupakan hal yang sangat mendasar sehingga

tidak dapat dilakukan sebagai fungsi yang terpisah”. Pemasaran

sebenarnya lebih dari sekedar mendistribusikan barang dari produsen ke

konsumen. Proses pemasaran telah terjadi dan dimulai jauh sebelum

barang-barang diproduksi.
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 8dari 11 27 Februari 2017

Pengertian Pemasaran Menurut Definisi Para Ahli:

1. Menurut Kotler (2004:7), “Pemasaran adalah suatu proses sosial

dan manajerial yang didalam individu dan kelompok mendapatkan

apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan,

menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan

pihak lain.”

2. Menurut Boyd, dkk (2000:4), “Pemasaran adalah suatu proses yang

melibatkan kegiatan-kegiatan penting yang memungkinkan individu

dan perusahaan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan

inginkan melalui pertukaran dengan pihak lain”.

3. Menurut Downey (2002:3), ”Pemasaran didefenisikan sebagai

telaah terhadap aliran produk secara fisik dan ekonomik dari

produsen melalui pedagang perantara sampai ke tangan

konsumen”.

B. BAURAN PEMASARAN

1. Produk

 Menyajikan barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan

dan keinginan pembeli .

 Perhatikan bagaimana selera konsumen lakukan penelitian


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 9dari 11 27 Februari 2017

2. Price

 Menetapkan harga jual barang atau jasa sesuai

dengan kesediaan pembeli untuk membayarnya

 Bukan harga yang murah saja atau yang mahal saja

tetapi harga yang tepat.

 Menentukan harga yang tepat bergantung pada :

faktor harga pokok barang, faktor kualitas barang,

faktor daya beli masyarakat, faktor persaingan, faktor

konsumen yang dituju

3. Place

Mengusahakan agar barang atau jasa dapat tersedia di tiap tempat

yang terdekat dengan pembeli kapan saja mereka membutuhkannya

4. Promotion

Memberitahu pembeli atas tersedianya barang atau jasa yang

bersangkutan di pasar.

Meyakinkan konsumen bahwa barang/jasa tersebut dapat memberikan

kepuasan.
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 10dari 11 27 Februari 2017

Beberapa Cara Promosi

 Potongan Harga

 Membuat Ikalan dan Reklame

 Penjualan Kredit

 Pemberian contoh Barang

 Pameran – pameran

 Menjadi sponsor

 Undian/pemberian kupon

C. PRODUK

Apa yang akan dijual ?

Produk

Inti Produk -------------------------------- Manfaat/jasa inti

Wujud Produk--------------------------------------- Kemasan, mutu, corak

Produk yang disempurnakan----------------------------- Jaminan,pelayanan

purna jual. Pengiriman dan kredit


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
Kantor: Komplek Simpang 5 Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

FORMULIR MUTU
BAHAN AJAR/DIKTAT
No. Dokumen No. Revisi Hal Tanggal Terbit
FM-01-AKD-07 02 11dari 11 27 Februari 2017

KONSEP A-I-D-A + S

A = Attention (mengundang perhatian )

I = Interest (bangkitkan keinginan )

D = Desire to buy (bangkitkan untuk membeli )

A = Action to buy (lakukan pembelian )

S = Satisfaction ( kepuasan)

D. BEBERAPA HAL PENYEBAB KEGAGALAN PRODUK BARU

1. Riset pemasaran yang kurang baik

- terlalu gegabah

- terlalu optimis

- kekurangan pengetahuan akan motif

2. dan kebiasaan membeli konsumen

3. Masalah teknis dalam desain produk

4. Meluncurkan produk ke pasar pada waktu yang kurang tepat.

5. Pengelolaan yang kurang baik